close
NUSANTARA

Peresmian Airlangga Hartarto Sebagai Ketua Umum Di Tunda

Foto : Doc.Tim PRN.

JAKARTA, PRN.id – Hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (MUNASLUB), Partai Golkar menunda pengukuhan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum hingga besok, Rabu, 20 Desember 2017. Penundaan terjadi karena muncul perdebatan mengenai opsi masa jabatan ketua umum.

“Adapun pandangan mengenai periodesasi. Ada tiga opsi, yaitu sampai tahun 2019, ada yang tahun 2019 plus bisa diperpanjang dengan persetujuan rapimnas, dan tahun 2022,” ujar ketua umum definitif Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam Rapat Paripurna Munaslub di JCC, Senayan, Jakarta. Selasa (19/12).

“Perdebatan tidak hanya menyangkut masa jabatan ketua umum terpilih, tetapi juga masalah-masalah lain. Secara keseluruhan terdapat 14 poin spesifik yang mengemuka dari forum hari ini,” jelasnya.

Seluruh pandangan itu selanjutnya dibahas dalam rapat internal DPP. Munaslub besok akan menyampaikan pandangan umum terkait masalah-masalah itu, termasuk mengenai rencana perombakan kepengurusan di DPP.

Kendati batal mengukuhkan ketua umum, ada beberapa kesimpulan yang telah diambil dalam rapat paripurna munaslub hari ini. “Rapat Paripurna memberikan mandat kepada ketua umum sebagai formatur tunggal untuk melakukan revitalisasi dan restrukturisasi kepengurusan,” katanya.

Mengenai siapa saja bakal digusur, menteri perindustrian ini enggan untuk mengungkapkan. Dia hanya mengakui bahwa pergantian pengurus sangat dimungkinkan terutama untuk anggota atau kader yang tidak aktif di partai.

Untuk diketahui, agenda paripurna munaslub adalah untuk mendengarkan pandangan umum dari pengurus DPD tingkat I, DPD tingkat II, hingga ormas pendiri dan yang didirikan Golkar. Salah satu isu krusial yang dibahas adalah masa jabatan Airlangga sebagai ketua umum Golkar.

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono mengakui, pengukuhan Airlangga diskors karena timbulnya perbedaan pendapat pemilik suara di munaslub soal masa jabatan. Meskipun seluruh pemilik suara forum munaslub menyepakati Airlangga sebagai ketua umum, namun mereka tak satu suara soal periode jabatan tersebut.

“Besok akan ada tanggapan oleh pak Airlangga. Kalau soal pengukuhan itu masalah waktu saja karena sudah dinyatakan mendukung tidak ada masalah. Tinggal ketok saja,” kata Agung. (put/tim).

Tags : Jakartamunaslub Golkar
putri pena

The author putri pena

Leave a Response

*