close
HUKUM

Hotel Asri ‘L O S S’ Tidak Perlu Identitas Buat Chek-In

Foto Dok.PRN : Kamar Hotel Asri tempat meninggalnya korban tanpa idetitas

Karena tidak tertibnya management, orang meninggal dikamar hotel Asri tidak diketahui identitasnya.

Mojokerto, Penarakyatnews – Entah sanksi apa yang tepat buat pengusaha hotel Asri di kawasan Raya by pass Mojokerto ini, pasalnya diduga pengawasan dan tata tertib hotel sepertinya diabaikan oleh pihak management hotel Asri.

Kurang lebih satu tahun yang lalu telah terjadi kejadian adanya orang meninggal di kamar hotel C-5 yang menurut karyawan hotel asri asal Bondowoso korban saat itu laki-laki yang diduga keracunan obat karena terlihat mulutnya berbusa.

Dan hari ini minggu 24/12/17 telah diketahui korban meninggal jenis kelamin laki-laki di Hotel Asri kamar F-5 dan hebatnya lagi juga tidak diketahui identitasnya, saat diketahui korban meninggal sudah berbau busuk yang diperkirakan sudah beberapa hari tak bernyawa dikamar hotel.

Senada juga disampaikan oleh Kusaini salah satu Karyawan atau penjaga hotel sip malam saat dikomfirmasi di ruang recepsionis hotel Asri, Kusaini mengakui bahwasannya korban meninggal mulai masuk hotel (chek-in) pada tanggal 19/12/17 tanpa diminta identitas apapun oleh pihak hotel.

“percuma mas diminta identitas wong biasanya identitasnya itu fiktif” pembelaan Kusaini.

Masih dalam keterangan Kusaini, awal masuk korban bersama dengan seorang perempuan yang juga tidak diketahui identitasnya dan saat si perempuan ini keluar hotel juga penjaga hotel tidak mengetahui kapan keluarnya, yang diketahui pihak penjaga hotel bahwa kamar F-5 tertutup dan terkunci karena setiap jam 12 siang aturannya harus melapor diperpanjang apa tidak.

Melihat fakta ini Mardiyanto, SH salah satu pengacara di Mojokerto berpendapat lain, ini sudah jelas-jelas pihak Hotel Asri telah lalai dalam hal aturan hotel atau tata tertib hotel, pasalnya dalam ketentuan tata tertib hotel Asri point nomor 2 sudah dijelaskan “Tamu hotel wajib memberikan data diri yang sebenar-benarnya”  dengan kata lain apa yang dikatakan Kusaini tersebut tidak tepat, terkesan Kusaini dan rekan-rekan penjaga hotel memberikan kemudahan kepada siapapun untuk singgah di Hotel Asri dan dapat berbuat apapun walaupun tamu laki dan perempuan bukan suami istri.

Sampai berita ini diturunkan pihak dari Hotel Asri masih dalam pemeriksaan Polres Kota Mojokerto. (sh07).

Tags : Hotel AsriMojokerto
putri pena

The author putri pena

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: