close
METRO JABODETABEK

SEORANG MANTAN DOSEN DITEMUKAN DALAM KONDISI TEBUJUR KAKU DAN SUDAH MEMBUSUK DI KEDIAMANNYA

Foto : Doc.hms.bks.

BEKASI, PRN.id – Telah ditemukan mayat seorang laki-laki atas nama Janus MH Manus sudah dalam keadaan membusuk di kediamannya Jl.Singgalang 3 blok B6 No.53 Rt.06/14 Kel.Jatirahayu Kec.Pondok Melati Kota Bekasi. Selasa (09/01) sekitar pukul 17:00 WIB.

Menurut identitas nya, korban adalah seorang pensiunan Dosen bernama lengkap Janus WSH. Manus, kelahiran Tondano (11 Januari 1984) dengan alamat Jl. Singgalang 3 Blok B6 No.53 RT.06 RW.014 Kel. Jatirahayu Kec. Pondok Melati Kota Bekasi.

Hal ini diketahui oleh Budiyanto (72) salah satu warga dengan terciumnya bau tidak sedap/busuk yang berasal dari rumah Janus. Karena kecurigaannya soal bau tidak sedap tersebut, diapun mencoba naik pagar ke rumah Janus untuk mengecek dan mengintip dari jendela dengan menggunakan senter. Sekilas terlihat ada orang sedang tergeletak di lantai dalam dekat pintu Utama sudah membengkak dan Hitam.

Mengetahui hal tersebut Budiyanto segera memanggil Bondan Ricky R (59) selaku Ketua RT di wilayah tersebut untuk melihat korban kemudian menghubungi pihak Kepolisian Polsek Pondok Gede.

Tak berselang lama, Petugas Polsek Pondok Gede tiba Pkl. 19.30 WIB. Setelah melakukan olah TKP dan identifikasi, menghubungi unit Identifikasi Polrestro Bekasi Kota untuk kemudian mengevakuasi Korban meninggal dunia yang diduga karena sakit dengan menggunakan Ambulance untuk dibawa ke RS Polri Kramatjati Jakarta Timur.

Menurut keterangan warga sekitar Korban tinggal sendiri sejak 30 tahun lalu serta tidak pernah menikah, Korban tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar dan Warga terakhir kali melihat Korban pada Hari Rabu Tanggal 03 Januari 2018 pada saat sedang memperbaiki mobilnya di garasi rumahnya.

Setelah dilakukan olah TKP, petugas kemudian menghubungi unit indentifikasi untuk evakuasi mayat korban lalu membawanya ke RS.Polri Kramatjati Jakarta Timur guna di autopsi. (put/hms).

Tags : BekasiPolsek Pondok Gede
putri pena

The author putri pena

Leave a Response

*