close
MATA LELAKI

Hotel Slamet Jadi Saksi Bisu Hubungan Oknum PNS dan Wanita Yang Dibilang “BADHEK”

Foto Paijo (PNS) dan NR dikaburkan

Mojokerto,  PRN.id – Seperti orang tidak berpendidikan dan tidak bermoral seorang oknum pejabat Pemkab Mojokerto di mediasi terkait polemik hubungan gelapnya dengan Pemandu Lagu (purel) malah berencana melaporkan kekasihnya dan wartawan yang memediasi masalahnya.

Upaya yang dilakukan Paijo (bukan nama sebenarnya, red) sungguh sangat licik dan memalukan, pasalnya bukannya menyadari kesalahannya yang telah merayu dan membuat angin sorga terhadap NR (inisial) seorang penata rias  dan pemandu lagu yang dijadikan wanita kumpul kebonya selama 4 tahun, malah Paijo seakan tidak mau melepas dan berniat hendak melaporkan ke Polisi dengan tuduhan yang tidak jelas.

Berawal dari NR yang memiliki tekat kuat ingin keluar dari dekapan Paijo yang menguasai dirinya selama 4 tahun dan hal itu sulit untuk dilakukan karena Paijo selalu mengancam dan intimidasi maka NR meminta bantuan kepada wartawan untuk memediasi terkait hubungannya.

“saya sudah gak kuat mas jadi pemuas nafsu Paijo terus, masalahnya selain hubungan kami tanpa status dia (Paijo, red) juga arogan dan pelit banget dengan saya, janji-janjinya aja besar” ringkasan ucapan NR kepada pena rakyat news.

Namun yang paling disesali oleh NR adalah perihal Whatsapp yang dikirim Paijo kepada NR, karena WA Paijo sangat merendahkan harga diri NR. Berikut seklumit WA Paijo kepada NR.

Mangkane TOBAT O, dijak kawin siri yo g gelem, yo sampek bosok sik pancet BADHEK …..mu lak ngondol trs, wes tuwek wes wayahe mari g ngondol ae” (kalimat bahasa jawa sesuai WA Paijo kepada NR.

Mangkanya kamu tobat, diajak nikah siri tidak mau, ya sampai rusak ya tetap bau tidak enak ….mu kalau nakal terus, sudah tua waktunya berhenti tidak nakal terus” (terjemahan dalam bahasa Indonesia). Titik-titik dalam kalimat diatas tidak pantas ditayangkan.

Lebih lanjut NR menerangkan dalam pengaduannya, sebagai wanita simpanan dirinya berharap dapat kehidupan yang layak buat anak-anaknya karena selama berhubungan dengan Paijo dirinya tidak dapat bekerja secara bebas, namun hal itu hanya angan-angan saja sebab Paijo sangat perhitungan.

Hal ini juga dibenarkan oleh teman akrap Paijo yang juga seorang PNS di salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto sebut saja Parno (bukan nama sebenarnya, red), Parno menuturkan hal ini saat bertandang ke kantor redaksi Pena Rakyat News beberapa hari yang lalu.

“ya pantas mas kalau NR minta lepas dari Paijo, wong memang Paijo pelit banget, ngasih apa-apa ya diminta lagi, la terus buat apa hubungan sama orang seperti itu” ringkasan ucapan Parno.

Selanjutnya NR dan tim media ini akan meminta pendapat dan petunjuk kepada pihak terkait apakah beberapa WA Paijo kepada NR ini termasuk melanggar Undang-undang ITE, sebab NR bermaksud akan melaporkan Paijo kepada pihak yang berwajib karena WA Paijo dirasa sangat merendahkan harga diri NR. (sh07).

Tags : MojokertoPNS Selingkuh
putri pena

The author putri pena

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: