close

PRN SUMENEP – Kepala Pasar Kota (KPK) Abdul Hamid, SOS M.Si Konsisten dan Tegas untuk penertiban dan penataan pada pedagang asongan dan lapak Pasar Tradisional “Pasar Anom Baru” Jl. Trunojoyo Desa Kolor Sumenep Madura Jawa Timur yang meraih Penghargaan Piala Aduipura dari Pemerintah Pusat Melalui Kementrian Lingkungan Hidup RI Tahun 2017 Silam.

Pengelolah pasar Abddul Hamid sudah melaksanakan pembongkaran paksa pada pedagang lapak di taman bundaran hari kamis 14 Sebtember 2017 silam, namun sampai sekarang pedagang lapak dampak kebakaran tetap saja tidak mau pindah dari tempatnya.

Ketua paguyuban Soni menegaskan pada media 27 juli 2018 saya sudah melayangkan surat kepada Bupati Sumenep 22 September 2017 tembusan ke Kadis Perindag dan Ketua Komisi B DPRD Sumenep dengan Tujuh Poin.

Diantaranya salah satuh poin , akses menuju lokasi los blok A sulit dijangkau pengunjung dan lahan los ukurannya yang terlalu sempit 1m X 1.2m. dengan pendiriannya yang kuat Soni dan teman temannya tidak ada kesadaran untuk pindah walaupun dapat merugikan oranglain yang ada di pasar anom baru.

Pengelolah Pasar Kota juga menghimbau dan menegaskan penertiban namun ketua paguyuban pedagang asongan tetap membangkan dan melanggar pada surat pernyataannya sendiri yang di tulis di hadapan para petugas yang berwenang dilingkungan pemerintahan kabupaten Sumenep.

Ketua paguyuban pedagang asongan H. Rakib menyampaikan kepada media 27 juni 2018, dari 67 pedagang ini sudah tertib dan nyaman pungkasnya.

Ketua paguyuban yang tidak ada kata – kata lain kesadaran diri untuk memahaminya dalam makna isi surat pernyataannya tersebut kepada media, padahal banyak yang dilanggar diantaranya, pedagang asongan diharuskan pasang payung dan tidak boleh meninggalkan dagangannya di pasar. Bersambung Edisi Berikutnya (Ridhawi)

Tags : Pasar KotaSumenep
putri pena

The author putri pena

Leave a Response

*