close

PRN MADIUN – Kabupaten Madiun meman berupaya menghimpun perguruan yang ada dalam satu wadah jargon, logo, dan kegiatan mengemuka kegiatan diawali launching logo Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia senin 22/10/2018.

Terdapat 14 perguruan yang tergabung di dalamnya antara lain Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo, Persaudaraan Setia Hati Terate, Persaudaraan Rasa Tunggal, Persaudaraan Sehati, Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, Cempaka Putih, Pagar Nusa, Pro Patria, IKS Kera Sakti, Merpati Putih, OCC Pangastuti, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Pandan Alas dan Persinas Asad.

Keberadaan Pencak Silat Madiun bakal semakin tergarap ke depan, bagaimana tidak seni beladiri warisan leluhur itu dinguri uri berbagai pihak, Pemerintah Kota Madiun dengan jargon Madiun Kampung Pesilat saat berdirinya Paguyuban Pencak Silat tahun 2013 lalu, kini Kabupaten Madiun meluncurkan Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia harapanya kebradaan perguruan silat di kota maupun kabupaten Madiun semakin berkembang ke depan.

Kata Bupati Madiun Ahmad Dawawi “ini harapanya akan menjadi tonggak kebersamaan semua perguruan semua jadi rukun kalau semua rukun bukan tidak mungkin belasan perguruan yang ada ini bisa berkembang, bukan hanya di tanah air tapi hingga dunia internasional, saat menghadiri Festival Pencak Silat Seni Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia di alun alun Reksogati Minggu malam 28/10/2018.

Sekda Kota Madiun Rusdiyanto mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Pemkab Madiun ini semakin melengkapi wadah wadah yang sudah ada,mulai paguyuban Pencak Silat, IPSI, dan lain lain seperti diketahui keberadaan belasan perguruan pencak silat ini juga terkemas apik di Kota Madiun dengan Paguyuban Pencak Silat dengan jargon Madiun Kampung Pesilat.

Paguyuban Pencak Silat digagas AKBP Anom Wibowo Kapolres Madiun Kota saat itu, bedanya hanya ada 11 perguruan yang tergabung di dalam paguyuban.

Perguruan yang tergabung belum termasuk Persaudaraan Sehati, Cempaka Putih dan Pagar Nusa kebradaan wadah baru ini bakal semakin melengkapi dalam upaya melestarikan khasanah budaya di Kota dan Kabupaten Madiun.

Saya rasa ini bagus semua tujuanya baik semakin banyak yang memberikan perhatian lebih, pastinya juga akan semakin baik harapanya ungkap sekda saat menghadiri acara bersama Forpimda.

Kebersamaan ini tetlihat saat kirab 1.400 pesilat jumat 26/10/2018 ratusan pendekar dari masing masing perguruan tumplek blek dalam satu kegiatan. Nyatanya beerjalan lancar aman damai dan indah tentunya.

Reporter : Toni

Tags : MadiunPesilat Unggulan
putri pena

The author putri pena

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: