close
HUKUM

14 Nelayan Kopedi Terkena Musibah, Mencari Keadilan Melalui Advokat

PRN SUMENEP – Bermula dari musibah yang menimpa 14 perahu nelyan milik warga Desa Kopedi kec. Bloto yang pecah bekeping keping dan tidak mendapat bantuan dari pemerintah setempat, ahirnya mereka bersemakat meminta bantuan perlindungan Advokasi dengan tujuan jika ada persoalan sosial ataupun persoalan hukum yang menimpa rakyat ini bisa teratasi.

Atas kejadian musibah yang menimpa pada nelayan Kopedi, Moh, Hasan. SH, dirinya merasa terpanggil untuk memberikan penyuluhan dan advokasi terhadap sedikitnya 75 orang,

” Diri saya terpanggil untuk memberi advokasi dan penyuluhan hukum, karena ingin membantu memberi pencerahan kepada rakyat jelata yang jarang disentuh oleh kekuasaan dan bahkan terkadang termarjinalkan., ”Yang pasti, kami datang dengan maksud dan tujuan yang ikhlas, untuk berbagi pengetahuan dan pencerahan dan kami datang tidak mempunyai dan motif atau bernuansa politik”, Tutur Moh. Hasan kepada awak PRN. Sabtu 12/01/2019.

Lebih jauh Moh, Hasan bertutur, bahwa awalnya nuraninya merasa terpanggil karena mereka sedang dilanda kesusahan yang menimpa pada sedikitnya 14 perahu yang pecah dihantam ganasnya gelombang di Desa Kopedi yang tidak mendapat perhatian dari pemerintah dengan layak.

“Mereka hanya dibantu selembar silimut perorangnya. Sedangkan kebutuhan mereka ingin memperbaiki perahunya yang luluh lantak agar mereka bisa melaut lagi dan menafkahi keluarganya kembali seperti sedia kala. Pemerintah mestinya tanggap dan cepat membantunya,” Ucap Moh Hasan.

Bukan hanya itu saja, ia tidak tanggung tanggung Moh. Hasan bertekat untuk membantu nelayan Kopidi dan ia bakal segerah membentuk suatau Badan Usaha Milik Rakyat (BUMIRA) dengan kepersertaan modal secara gotong royong yang tujuannya mewujudkan meningkatkan perekonomian warga, khususnya warga Kopedi dan sekitarnya.

Ditambahkan kometar Hasan, ” sudah saatnya para nelayan menjadi pemin di kampung halamannya sendiri dan bukan hanya menjadi penonton saja. “Yang pada gilirannya nanti kami akan mengusulkan pada instansi terkait untuk mendapatkan Asuransi di JASINDO. “Secepatnya juga kami akan kembangkan ke dan harus memiliki Asuransi jiwa, agar hidupnya menjadi terjamin anak anaknya,” pungkasnya.

Jurnalis : Erfandi.

Tags : Perlindungan HukumSumenep
putri pena

The author putri pena

Leave a Response

*