close

PRN LAMPUNG TIMUR – Proyek kementrian desa yang turun melalui program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat (P3MD) kepada desa Negara Ratu dengan nilai Rp. 551.517.000.- untuk pembangunan drainase dipastikan menuai tanda tanya besar dan terindikasi bermasalah.

Proyek drainase sepanjang 1995 meter ini semestinya selesai dikerjakan dengan waktu 6 bulan pada tahun anggaran 2018, namun seperti terlihat pada pantauan wartawan pena rakyat news di dusun Jati Mulyo desa Negara Ratu kecamatan Batanghari Nuban Lampung Timur, pekerjaan belum selesai dan material proyek juga masih berserakan menumpuk di pinggir jalan mengganggu aktifitas warga.

Sementara menurut warga sebut saja Slamet (bukan nama sebenarnya, red) dirinya dan warga desa lain sangat tergannggu dengan tumpukan material proyek yang semestinya selesai di bulan desember 2018 lalu.

Masih dalam keterangan Slamet, dirinya sudah mencoba menemui Agus selaku Kepala desa Negara Ratu, namun sayangnya tidak pernah dapat ditemui baik dirumah atau di kantornya.

Untuk memastikan hal ini, wartawan pena rakyat news mencoba untuk menemui kepala desa Negara Ratu juga gagal bahkan mencoba menemui perangkat desa yang lain juga terkesan menghindar dari wartawan.

Melihat fakta dilapangan dapat dipastikan proyek senilai setengah milyat ini diduga bermasalah dan terindikasi adanya penyimpangan, diharapkan penegak hukum khususnya pihak Kejaksaan Negeri Lampung Timur tanggap menyikapi temuan ini.

Jurnalis : Darwin.

Tags : Lampung TimurProyek Desa Bermasalah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: