close
LAWAN KORUPSI

Anggaran Besar Hasil “NOL”, Curah Hujan Jadi Sasaran Kesalahan

Fraksi P3/PPP Dari Komisi III DPRD Sumenep Angkat Bicara Terkait Persoalan Proyek PU Cipta Karya

PRN Sumenep – Terkait pekerjaan proyek PU Cipta Karya kabupaten Sumenep atas pembangunan saluran Drainase/ Gorong-gorong di kawasan perkotaan ke kali Peteran dengan APBD 2018 senilai Rp 3.8 Milyar olleh PT. INNECO WIRA SAKTI HUTAMA, masih menjadi Persoalan.

Pembangunan saluran Drainase/ Gorong Gorong tersebut yang dirancang untuk mengurangi terjadinya banjir di lokasi perkotaan, sampai saat ini kondisi banjir malah dimana dan jalan yang ada di atas Gorong Gorong masih bergelombang seperti ombak di lautan yang di akibatkan karena ada di beberapa titik ambles kebawah yang katanya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, kata Kadis PU. Cipta karya Sumenep Bambang Irianto yang tempo hari sudah diberitakan di media PRN.

” Pekerjaan terbaru sudah benar sesuai dengan perencanaan di RAB, cuma karena disebabkan curah hujan yang tinggi sehingga terjadi ambles dibeberapa titik” kata Bambang.

Dari Persoalan tersebut salah satu Anggota DPRD kabupaten Sumenep, Juhari Komisi III dari Fraksi P3 Angkat Bicara di saat diwawancarai oleh awak media Pena Rakyat News (PRN) di ruang tempat kerjanya, Senin 11/02/2019.

” Kami sudah mewarning dari perencanaannya seperti apa…?, Karena banjirnya malah bertambah banjir di mana-mana, saya selaku legislatif juga bertanya tanya kenapa banjirnya kok malah bertambah disetiap ada hujan.” Tutur Juhari.

Masih dalam keterangan Juhari,, ,”Bahasa saya bukan seperti apa Kepada perencanaan, tapi sebelum dibangun dan sampai dibangun banjirnya malah kemana mana dan bangunannya tidak beres malah kerusakan bangunan tersebut berpindah pindah titiknya.” Imbuhnya.

Oleh sebab itu seharusnya Dinas terkait harus mengambil tindakan untuk melakukan langkah langkah kongkrit bagaimana pembangunan tersebut tidak bertele-tele dan harus bertindak tegas.

Harapan Juhari kepada Eksekutif harus cepat, tepat, tangkap, untuk mengeksikusi kerena mereka punya otoritas untuk menghibau agar pekerjaan pembangunan tersebut tidak amburadul.

“Karena proyek pembangunan Drainase Gorong Gorong tersebut anggarannya besar dan pekerjaannya tidak boleh asal asalan harus sesuai dengan RAB yang sudah direncanakan dan tidak boleh asal ditembel.” Harapannya. (erfandi).

Tags : Proyek Asal AsalanSumenep

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: