close
Foto esklusif PRN Plengsengan saat ambrol

Diprediksi pekerjaan proyek asal-asalan dan terjadi mark up, plengsengan tak ada kekuatan dan ambrol 15 meter.

PRN MOJOKERTO – Maraknya proyek pembangunan yang dianggarkan untuk desa tahun lalu belum dapat dikatakan berhasil, pasalnya disana sini banyak element masyarakat yang menyoroti parahnya hasil pembangunan yang diduga menggunakan anggaran DD tahun lalu sangat kurang maksimal hasilnya.

Seperti halnya yang saat ini kita pantau di kawasan plengsengan kali Gembolo dusun Guwo desa Jabontegal kec. Pungging, plengsengan yang baru dibangun dan umurnya belum genap satu tahun sudah ambrol sepanjang 15 meter melorot masuk sungai.

Menurut warga sebut saja Wahab bukan nama sebenarnya, pada saat mulai pembangunan plengsengan dulu, galian tanahnya kurang dalam, dan dalam pekerjaan pemasangan batu, campuran semennya kurang, sehingga kurang bangunan plengsenganya kurang berkwalitas. Ungkap Wahab yang mengetahui langsung pelaksanaan proyek saat itu.

Senada juga disampaikan oleh Drs. Bambang Purwoko selaku kordinator LSM ARAK, dirinya memantau sejak lama proyek dimaksud, proyek itu terkesan ‘BODONG’ sebab tidak adanya papan nama, sehingga tidak mengetahui proyek bantuan dari mana dan berapa anggarannya, hal ini menunjukkan bahwa pemerintahan yang terkait tidak transparan dan terkesan dagelan saja dalam penggunaan uang rakyat ini. Papar Bambang.

Sampai diturunkan berita ini awak media belum dapat komfirmasi dengan pihak desa Jabontegal. Bersambung… (tim).

Tags : MojokertoPlengsengan Jebol

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: