close
KABAR JATIM

Bansos Raskin 2019 Di Desa Kalianget Barat Tidak Seutuhnya Untuk Orang Miskin.

PRN SUMENEP – Bantuan Sosial (Bansos), Pogram Keluarga Harapan (PKH) dan Beras miskin (Raskin)/Rastra Tahun 2019 masih belum menyentuh se utuhnya untuk masyarakat miskin dan Janda Janda Tua Lanjut usia (Lansia), hususnya di desa Kalianget barat kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, di Ujung Timur Pulau Garam Madura, Minggu 05/05/2019.

Pemerintah Pusat telah mengganggarkan dana sekitar Rp. 30,8 triliun di RAPBN 2018 untuk dua jenis program bantuan bagi warga miskin, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Program terakhir merupakan bentuk baru penyaluran bantuan Beras Sejahtera (Rastra) secara non-tunai.

Sedangkan Pemerintah terus melakukan menambah jumlah kepesertaan PKH dari 6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di 2017 menjadi 10 juta pada 2018. Tapi di desa Kalianget barat masih banyak masyarakat miskin yang tidak tersentuh oleh pogram tersebut, diduga Daftar Penerima Manfaat (DPM) untuk Bansos hanya sistem tunjuk aja tidak melakukan survei langsung melihat kondisi masyarakat yang sebenarnya.

Pada bulan 03 Tahun 2018, Suharto kepala desa Kalianget barat Saat di temui oleh awak media PRN Sumenep Bersama Aktivis Masyarakat di rumahnya telah berjanji akan melakukan revisi tentang DPM Raskin/Rastra di bulan 10 Tahun 2018.

” Sabar ya Nanda, bulan 10 tahun 2018 saya akan ajukan hususnya untuk Janda janda lanjut usia (Lansia) seperti hatija”, ucap Kades kalianget barat.

Tapi setelah di telusuri kedinas sosial Sumenep data revisi DPM tersebut hanya jalan ditempat, karena dari desa tidak menyertakan KTP dan KK.

” Sudah ada pengajuan untuk revisi DPM dari desa kalianget barat tapi sampai saat ini tidak melengkapi KTP dan KK nya, sehingga kami tidak bisa memproses,” Kata Zaini Kabid, diruang kepala Dinsos, 13/03/2019.

Sedangkan Aminullah Kadis Dinsos Sumenep juga berjanji akan mempertaruhkan SK nya Demi memperjuangkan hak masyarakat miskin, asalkan dari desa sudah melengkapi persyaratan nya, Tp sampai sekarang DPM Raskin/Rastra untuk 2019 tidak ada perubahan, hususnya untuk Janda janda Lansia seperti salah satunya Hatijah yang hidupnya hanya bersandar pada anak putrinya berstatus janda yang masih menanggung anak satu yang masih duduk di bangku sekolah yang gak pernah mendapatkan Bansos, yang cuma dengan penghasilan menjual bensin eceran dan tokoh kecil sekadarnya. (erfandi).

Tags : Pembagian Rastra Kurang TepatSumenep

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: