close
HUKUM

Hutan Wilangan “Dijarah” Oknum Mantan Kades Lancar Bertahun-Tahun

PRN NGANJUK – Ilegal Logging adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang merupakan bentuk ancaman faktual disekitar perbatasan yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari otoritas setempat, dan kasus ini menjadi prioritas penegakan hukum di wilayah Indonesia dan dunia.

Namun pemandangan berbeda terpantau dari awak media Pena Rakyat News,  beberapa hari tim investigasi PRN mendalami dan ingin melihat secara langsung  dugaan ilegal logging di wilayah hutan Wilangan Nganjuk.

Pada jumat tgl 26/4/19 jam 05.15 wib tim mendapati di jalan tembusan atau yang sering disebut warga Ngudian adalah “Tol Tikus” jalan dari hutan menuju ke rumah oknum mantan kepala desa sebut saja DM (inisial) yang menurut keterangan warga adalah seorang pengepul kayu jati ‘curian’ dari hutan Wilangan.

Dari keterangan beberapa orang warga Ngudian yang saat kumpul di pos ronda,  bernyanyi nyaring bahwa sebenarnya warga Ngudian sudah resah sejak lama, bahkan pernah hal ini dilaporkan namun sampai saat ini aktifitas penebangan dan jual beli kayu jati dengan DM  tetap lancar jaya.

“berapa saja kayu jati masuk pasti ditampung sama pak Saelan mas sebab dia punya usaha meubel” ungkap warga Ngudian yang tidak bersedia disebut namanya.

Terkait hal ini tim investigasi mendapati keraguan pada keterangan DM karena menurutnya bisnis ini sudah kerjasama dengan pihak perhutani,  namun anehnya DM tidak dapat menunjukkan bukti surat-surat resmi dari perhutani, sedangkan saat tim komfirmasi kepada kepala desa Ngudian yang baru, tim setwlah menunggu 2 jam tidak ditemui.

Investigasi akan tetap dilanjutkan kepada Perhutani wilayah Madiun dan pihak Polres Nganjuk sebab adaikata hal ini benar pelaku dapat dikenakan PP No.28 Tahun 1985 Tentang Perlindungan Hutan dan UU No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Bersambung.  (megi)

Tags : Hutan DijarahNganjuk

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: