close
HUKUM

Buntut dari Terlalu Percaya Kepada Pembantu, 18 Juta Disikat Melalui ATM

PRN Jombang –  Kacang lupa kulitnya, peribahasa itu cocok buat pria dengan nama Ega Prayoga dari dusun Kwayuhan desa Pucangro kecamatan Gudo kabupaten Jombang, Pasalnya dia nekat mencuri Kartu ATM dan menarik uangnya untuk keperluan sehari-hari.

Ironisnya, Kartu ATM yang di curinya itu milik sang majikan nya sendiri dan pelaku mengetahui nomor Pin kartu ATM Bank BRI dengan mudah, dan pada hari sabtu tanggal 15 mei 2019 pukul 09’00 wib pelaku mencuri kartu ATM BRI cabang Badas kecamatan Badas kabupaten Kediri atas nama korban Sri Reni yang beralamat dusun Sumberjo Rt 01 Rw 01 desa Jombok kecamatan Ngoro kabupaten Jombang.

Kejadian ini di kuatkan dengan saksi Sukamto 34 tahun dan Jumiati tetangga korban. dengan hilangnya kartu ATM tersebut korban mengalami kerugian Rp 18 juta.

Bermula pada saat korban mengambil uang dengan menggunakan buku tabungan Bank BRI karena kartu ATM baru di ketahui hilang dan ternyata dari jumlah saldo dari buku tabungan berkurang. Serta merta si korban meminta print out kepetugas Bank BRI cabang Badas dan kemudian melapor ke Polsek Ngoro.

Dari laporan Sri Reni langsung di tindak lanjuti anggota Unit Reskrim Polsek Ngoro melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi dari petugas Bank BRI untuk mengetahui lokasi penarikan uang sesuai dengan kodenya di print out buku tabungan.

Kemudian di dapat rekaman cctv di ATM depan pabrik Venesia Bareng bahw tersangka sedang melakukan penarikan uang. Kemudian pada hari Jum’at tanggal 17 mei 2019 pukul 00’30 wib anggota Unit Reskrim Polsek Ngoro berhasil menangkap pelaku di rumah mertua nya di dusun Jlopo desa Tebel kecamatan Bareng kabupaten Jombang.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Ngoro guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil di amankan 1 unit hp merk Samsung tipe J5 warna hitam yang di beli dari hasil uang curian, helm standart warna krem merk MAX dan foto hasil rekaman cctv dari ATM Bareng.

“Atas laporan dari si korban kami langsung mengadakan penyelidikan perkara kemudian dengan cepat anggota Unit Reskrim Polsek Ngoro bisa kami tangkap dan kami jebloskan ke sel tahanan Polsek Ngoro untuk di adakan proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan perbuatan tindak pidana pencurian sebagaimana di maksud pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun”. Imbuh Kapolsek Ngoro. (gianto)

Tags : JombangTerlalu Percaya

Leave a Response

*