close
KABAR JATIM

KORPRI Harus Mampu Berperan Menjaga Kode Etik dan Standard Profesi

PRN BLITAR – Sekitar 3.000 pegawai di lingkup Pemkab Blitar bersama Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI)  Kabupaten  Blitar menggelar pengajian dan Siraman Rohani di Pendopo Sasana Adi Praja, Pemkab Blitar. Selasa (21/05/2019).

Dengan mengusung Tema Siraman Rohani

“Merajut Jiwa Nasionalisme Dan Menumbuhkan Nilai-Nilai Kekeluargaan Bagi Anggota KORPRI Kabupaten Blitar”,  acara tersebut di awali dengan penampilan seni dari grup Sholawat AL-FIRDAUS dari korwil pendidikan kecamatan Srengat yang di lanjutkan dengan penampilan paduan suara dari anggota KORPRI Kabupaten Blitar.

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo, turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, Forkopimda Kabupaten Blitar, ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Blitar, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah se-Kabupaten Blitar, dan ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar.

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo, saat di wawancara mengatakan bahwa, acara Siraman Rohani tersebut merupakan agenda rutin Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar, yang bertujuan agar ASN mampu bekerja dengan produktifitas tinggi dan bisa melaksanakan tugas dengan lebih efektif dan efisien di bulan Suci Ramadhan.

“Saya sangat mengapresiasi tinggi kegiatan semacam ini. Semoga setiap tahun KORPRI selalu mengadakan kegiatan semacam ini. Apalagi tahun ini diselenggarakan di bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan maghfiroh. Saya berharap KORPRI ke depan semakin kuat dan berprestasi dalam melayani kepentingan masyarakat Kabupaten Blitar berlandaskan iman dan ketaqwaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Marhaenis mengungkapkan, supaya KORPRI untuk bisa lebih mengambil peran positif yang nyata dalam membantu Pemerintah Kabupaten Blitar dalam rangka menyelenggarakan masyarakat yang religius, masyarakat yang taat kepada ajaran agama masing-masing, dan pada akhirnya kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Blitar lebih harmonis dan kondusif.

Marhaenis juga mengajak KORPRI Kabupaten Blitar untuk lebih memantapkan fungsi KORPRI sebagai organisasi perekat persatuan bangsa.

“Tetap jaga netralitas dalam bertugas, terus tingkatkan semangat profesionalitas dalam pelayanan publik dan kepedulian sosial yang religius,” tandasnya.

Siraman Rohani yang dibawakan oleh KH. DR.Syukron Dzazilan dari Surabaya itu berjalan sukses. Hal tersebut terbukti dari besarnya antusias anggota KORPRI Kabupaten Blitar dan seluruh peserta yang hadir di acara tersebut.

Marhaenis berharap ada ilmu dan keteladanan yang bisa di ambil dalam Siraman Rohani tersebut.Bisa berdampak besar dan nyata bagi kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Blitar.

“KORPRI harus mampu memberikan keteladanan bagi masyarakat,serta mampu menjadi perekat bagi seluruh umat dan bangsa. Selain itu KORPRI harus mampu berperan menjaga kode etik dan standard profesi dalam mewujudkan KORPS pemersatu bangsa”. Pungkasnya. (Adv/hms/gus/PRN)

Tags : BlitarJaga Kode Etik

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: