close
Uncategorized

KURANG DARI 10 JAM , RESKRIM POLSEK NGORO BERHASIL UNGKAP CURAS TERHADAP NENEK 74 TAHUN

KURANG DARI 10 JAM , RESKRIM POLSEK NGORO BERHASIL UNGKAP CURAS TERHADAP NENEK 74 TAHUN.

PRN Mojokerto – Satuan Unit reskrim polsek Ngoro kembali menuai prestasi yang gemilang. Kurang dari 10 jam berhasil mengungkap tindak kejahatan yang disertai kekerasan yang terjadi di dusun glatik desa watesnegoro kecamatan Ngoro.

Atas dasar laporan perangkat desa Watesnegoro tentang adanya tindak pencurian yang disertai dengan kekerasan yang menimpa nenek GIni (74 th) yang beralamat disusun Glatik desa Watesnegoro minggu (26/5/2019)

Begitu mendapatkan laporan dari warga atas kejadian curas, Reskrim polsek Ngoro yang dipimpin oleh IPDA Selimat langsung bergerak cepat dengan olah TKP serta mencari keterangan dari para saksi sehingga dapat dilakukan penangkapan terhadap pelaku curas terhadap nenek 74 tahun.

Pelaku yang berinisial ZH (24th) alias Cinul yang beralamatkan di dusun kecapangan Ngoro selaku eksekutor serta YN yang beralamatkan di dusun Glatik desa Watesnegoro kecamatan Ngoro yang menjadi inisiator, dan menyuruh suaminya untuk mengambil barang milik korban. Kedua pelaku merupakan pasangan suami istri ini serta masih berstatus saudara dengan korban (bibi).

Dari perbuatan kedua pelaku , korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai 10 juta

Peran YN yg mempunyai inisiatif dan yang menyuruh suaminya untuk mengambil barang milik korban dan ikut membuang pakaian pelaku di sungai porong yang digunakan saat melakukan pencurian.

Dari tangan pelaku didapatkan sebagai Barang Bukti:
– 1 (satu) potong kalung emas dg berat 15,400 gram
– 1 (satu) buaj lionting emas dg berat 4,300 gram
– 2 (dua) lembar surat pembelian perhiasan emas dari toko emas Kidang Mas porong.
– Uang tunai Rp. 239.000,- (dua ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah)
– 1 (satu) unit spd motot Honda GL MAX warna hitam, no polisi : W 2804 ZS

Dari keterangan kanit reskrim ngoro IPDA Selimat, Pelaku merupakan suami istri yang sudah lama tidak bertegur sapa dengan korban yang masih merupakan Bibinya sendiri dan ketika mendengar korban baru mengambil uang dari keponakannya.

Selanjutnya kedua pelaku merencanakan pencurian dan pelaku atas nama ZH, ketika situasi aman langsung menyelinap masuk ke kamar korban kemudian memukuli korban dan membekap mulut korban, selanjutnya menarik kalung emas yang dikenakan korban serta mengambil uang milik korban yang disimpan di dalam almari, setelah berhasil mengambil barang barang milik korban selanjutnya pelaku mengunci kamar korban dan melarikan diri melalui pintu belakang rumah korban.

Dengan kronologi , Bahwa korban ibu GINI (74) tinggal sendirian di rumahnya, dan sekira pukul 22.00 WIB, korban terbangun dan buang air kecil di kamar mandi belakang, selesainya kemudian korban masuk ke kamarnya dan begitu korban berbaring untuk tidur di tempat tidur, tiba tiba korban di tarik dari dalam kolong tempat tidurnya oleh pelaku selanjutnya pelaku yang memakai cadar di mukanya serta menggunakan kaos tangan tersebut menanyakan uang milik korban sambil memukuli kepala korban dan dada korban serta saat itu pelaku menyumpal mulut korban dengan sepotong kain agar korban tidak berteriak.

Sementara pelaku mengambil uang korban kurang lebih Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah) didalam almari serta menarik kalung emas berikut liontin emas dg berat kurang lebih 20 gram yang dipakai korban, setelah mengambil barang barang milik korban, selanjutnya pelaku mengunci kamar tidur korban selanjutnya melarikan diri melalui pintu belakang dan sekira pukul 22.30 WIB korban berteriak dan terdengar oleh tetangganya, selanjuthya pintu dibuka secara paksa oleh tetangga, atas kejadian tsb korban mengalami luka memar pada dahi dan dada sebelah kiri serta kerugian material berupa 1 kalung seberat 15,400 gram dan 1 buah liontin as seberat 4,300 gram, berikut uang kurang lebih Rp. 600.000,- jadi total kerugian kurang lebih sebesar Rp. 10.000.000,-

Kini pelaku dan Barang bukti dibawa ke Polsek Ngoro guna proses penyidikan lebih lanjut. (timbul).

Tags : MojokertoNenek Tak Berdaya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: