close

PRN MOJOKERTO – Disaat para pekerja diperusahaan lain pada terima Tunjangan Hari Raya ( THR) para security PT LION SUPERINDO DC Mojokerto terancam gigit jari.

Kemelut ini berawal dari dugaan kurangnya transparansi managent outshorching  PT. Mitra Jua Abadi yang kantornya tidak jelas dimana, semua dikelola oleh kordinator lapangan yang notabennya anggota TNI AD berinisial ABS.

Dalam rekrutmen awal sampai diterimanya pekerja keamanan atau security menurut HB (inisial, red) dirinya sampai bekerja selama 5 bulan ini belum pernah menanda tangani MoU atau kontrak kerja apapun.

Bahkan diawal masuk pendaftaran menjadi security, HB dikenakan biaya Rp.2.500.000.- dengan dalil untuk mendapatkan seragam, dari hal inilah HB meragukan legalitas outshorching PT MITRA JUA ABADI.

“ini mau lebaran semua karyawan mendapat gaji dan tunjangan atau THR namun kami para penjaga keamanan perusahaan malah terancam tidak mendapat apa-apa” keluh salah satu security yang tidak bersedia di sebut namanya.

Terlihat kemarahan yang memuncak pada korlap PT MJA ABS, pasalnya terdapat salah satu security melaporkan kejadian ini ke Disnaker dan pihak Disnaker langsung menegor pihak Superindo yang diwakili Dipasuta selaku manager PT LION SUPERINDO DC Mojokerto.

Dari informasi yang dihimpun redaksi Dipasuta telah menjelaskan kepada pihak Disnaker bahwa semua karyawan telah diberikan THR.

Keterangan berbalik disampaikan oleh ABS selaku korlap yang juga anggota TNI Korem Mojokerto, dikesempatan breifing seluruh anggota security (27/5) ABS menegaskan bahwa dari 25 anggota hanya 12 anggota yang mendapat THR dengan alibi yang tidak terima THR masa kerjanya belum genap 1 tahun.

Ketegangan dikalangan anggota security sempat memuncak mengingat diawal masuk sudah harus setor dana 2.5 sampai 3 juta ditambah status karyawan juga tidak jelas dan tidak adanya kontrak kerja, mebuat para penjaga keamanan perusahaan ini ragu untuk meneruskan pekerjaannya. Bersambung… (sh07).

Tags : Kisruh Karyawan KeamananMojokerto

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: