close

Lhoknga – Warga Binaan Cabang Rutan Lhoknga sebanyak 52 orang menerima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri. Rabu/05-06.

Kepala Cabang Rutan Lhoknga, Priyo Tri Laksono mengatakan bahwasanya Remisi Khusus diberikan pada hari besar keagamaan yang dianut oleh Narapidana dan Anak Pidana yang bersangkutan. Jika terdapat lebih dari satu macam hari besar keagamaan dalam setahun untuk suatu agama tertentu, maka akan dipilih hari besar yang paling dimuliakan oleh penganut agama yang bersangkutan.

Begitu pula pada hari raya idul fitri ini dikhususkan bagi warga binaan yang memeluk agama islam. Remisi diberikan sebagai penghargaan negara kepada umat yang beragama. Untuk pemberian remisi hari raya ini ada beberapa macam pengurangan masa pidananya dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari dan paling banyak 2 bulan semua tergantung masa pidananya minimal sudah melewati masa 6 bulan menjalani pidana.

“Pada Dasarnya setiap Narapidana dan Anak Pidana berhak mendapatkan Remisi. Remisi dapat diberikan kepada Narapidana dan Anak Pidana yang telah memenuhi syarat yaitu : berkelakuan baik; dan
telah menjalani masa pidana lebih dari 6 (enam) bulan. Persyaratan berkelakuan baik ini harus dibuktikan dengan: tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir, terhitung sebelum tanggal pemberian Remisi dan telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh LAPAS dengan predikat
baik” Terang Kacabrutan.

Di Cabang Rutan Lhoknga pada remisi hari raya idul fitri ini terdapat 52 warga binaan yang mendapakan pengurangan masa pidana.

“14 orang mendapat 15 hari, 32 orang mendapat 1 bulan dan 6 orang mendapat 1 bulan 15 hari” ungkapnya.

Kemudian diantara 52 orang ini ada 1 narapidana yang mendapatkan remisi khusus 2 atau istilahnya RK 2, yaitu atas nama Irfan Supriyanto bin Muhammad tindak pidana Narkotika/Pasal 112 KUHP,  pidana 5 tahun dan denda Rp. 1.000.000.000,00 Sub 0 Thn 3 bulan 0 Hari Kurungan Penjara. Remisi khusus 2 ini diberikan narapidana yang sudah memenuhi persyaratan dan dengan pengurangan masa pidananya tersebut tepat pada tanggal hari raya yang bersangkutan dibebaskan.

“jadi RK 2 ini diberikan kepada narapidana yang setelah diberikan pengurangan masa pidana yang bersangkutan dinyatakan bebas pada hari itu juga, namun irfan masih ada denda dan tidak dibayar, jadinya yang bersangkutan menggantinya dengan pidana kurungan selama 3 bulan” jelas Priyo

Dengan pemberian remisi kepada warga binaan ini diharapkan memberikan semangat kepada mereka sehingga bisa berlomba lomba untuk berbuat baik selama di dalam dengan mentaati aturan yang ada dan menjauhi apa yang dilarang di dalam Lapas/Rutan sehingga akan membantu warga binaan menghirup udara bebas tepat sesuai dengan waktunya tanpa terkendala oleh hukuman disipilin maupun pelanggaran tata tertib. (red).

Tags : AcehRemisi Buat Narapidana

Leave a Response

*