close

PRN TRENGGALEK – Kemeriahan gema takbir menandai akhir penghujung ramadhan 1440 H,suasana malam dihari kemenangan bagi umat muslim yang jatuh pada hari Selasa, 04 Juni 2019.

Dimana masyarakat muslim khususnya yang ada di Trenggalek juga ikut meramaikan malam penuh kemenangan dengan mengumandangkan takbir di masjid serta mushola, tak ketinggalan Rodiyan ayahanda Arrum Melly warga dusun.Sumber Rt.12 Rw.06 Desa.Ngulan Wetan Kecamatan Pogalan yang ditemui awak media saat berangkat bersama Nanda ke mushola sambil membawa ambengan juga ikut meramaikan suasana malam takbiran.

Rodiyan mengatakan, ia mendapat amanat dari putrinya yang lagi diluar negeri Taiwan yang kebetulan lebaran tahun ini belum bisa pulang untuk menyalurkan bantuan, santunan dan zakat fitrah kepada masyarakat yang kurang beruntung ditemani Nanda cucu kesayangan yang baru mudik.

Bantuan Bunda Arrum Melly Peduli Berbagi Sesama yang di salurkan lewat Nanda bersama kakeknya ini membagikan santunan beserta zakat fitrah kepada tetangga dekat.

Arrum Melly saat dihubungi melalui jaringan seluler mengatakan, bantuan berupa santunan dan zakat fitrah adalah wujud dari kepedulian kami sekeluarga, menyerahkan zakat fitrah sebagai kewajiban umat Islam sebagai penyuci harta dan hati di bulan yang fitri ini, Arrum berharap kepada semua keluarganya bisa menjadi Muzakki yang dalam artian pemberi zakat, membayar zakat fitrah suatu kewajiban sebagai muslim yang dapat melatih kepekaan serta kepedulian kepada sesama yang membutuhkan uluran tangan.

Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap umat muslim yang mampu dan berkecukupan secara finansial, Allah SWT memberikan kemuliaan kepada hambanya yang memberikan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim.disinggung tentang zakat fitrah, ia menambahkan, zakat fitrah termasuk rukun islam.

Pertama, mengucap dua kalimat syahadat, Kedua, mendirikan salat, Ketiga, puasa pada bulan ramadan,  Keempat, mengeluarkan zakat, Kelima, Menunaikan haji.

“Alhamdulillah di penghujung bulan Ramadan 1440 H, Arrum Melly peduli bisa memberi santunan kepada tetangga dan masyarakat yang kurang beruntung peduli dalam berbagi kepada sesama tersebut diharapkan tidak hanya di bulan ramadan saja, nantinya akan dilakukan di luar bulan ramadan,” jelasnya menggakhiri sambungan telephone.

Zakat fitrah diserahkan Rodian dan Nanda kepada mustahik zakat,yaitu orang-orang yang berhak menerima zakat dari muzakki, mustahik zakat terbagi dalam delapan golongan, fakir, miskin, amilin, muallaf, riqob, gharimin, fi sabililah, dan ibnu sabil.

“Semoga apa yang kita berikan santunan dan zakat fitrah ini mendapatkan Rahmat-Nya. serta bermanfaat buat keluarga kami dan yang menerima santunan beserta zakat fitrah bisa saling merasakan dalam menyambut kesucian Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah,” tuturnya Rodiyan mengakhiri sambil menggajak awak media Pena Rakyat News Minum kopi bersama (bamb/atin)

Tags : Kepedulian Lewat ZakatTrenggalek

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: