close
HUKUM

Dirasa Tidak Becus Urus Sertifikat, Warga Gruduk Kantor Desa Sambirejo

PRN NGANJUK – Warga geruduk kantor desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Haji Joko (50) dia menjadi Korban pemerasan dan penipuan oleh perangkat desa Badri.

Awalnya Haji Joko mempercayakan proses sertifikat tanah kepada oknum perangkat desa dalam pengurusan sertifikat itu sejak 10 agustus 2017 tapi hingga kini tidak jelas hasilnya, padahal dia telah memenuhi biaya sertifikat tanah yang di oleh Badri 5 juta rupiah.

Saya sudah menunggu lama mas, tapi masih belum ada hasilnya sama sekali padahal uang biaya sudah kami berikan semua;” kata Haji Joko.

Hal senada juga di katakan Sunoto (70) warga Sambirejo Kecamatan Tanjunganom dia mengeluarkan biaya proses pengurusan Sertifikan tanah kepada Badri perangkat desa bayar 10 juta juga di serahkan sejak tahun 2017 lalu.

“Saat itu kami percaya sekali proses pengurusan sertifikat tanah yang di janjikan lebih cepat makanya kami diminta bayar, apalagi dia sebagai perangkat desa katanya lebih mudah dan cepat mengurusnya,” kata Sunoto.

Setelah biaya pengurusam sertifikat tanah dibayar semua menurut Haji Joko selalu beralasan masih dalam proses setelah 2 tahun tidak ada jawaban atau kepastian dari Badri.

Di depan kantor desa Badri mengatakan terkait masalah proses pengurusan sertifikat tanah milik warga.

“Masih dalam proses mas kami tidak bisa menentukan kapan jadinya dan Kami juga kenal wartawan di Nganjuk dan ada teman juga jadi wartawan teman waktu SMA” Pungkasnya,(Tb/TIm).

Tags : NganjukUang Sertifikat Digelapkan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: