close
HUKUM

Penerimaan PKH ‘Disunat Oknum’ Dinsos Ngawi Turun Tangan

PRN NGAWI –  Polemik PKH desa GandongPRN NGAWI – Program PKH yang bertujuan mengurangi kemiskinan menjadi polimik di desa Gandong kecamatan Bringin kabupaten Ngawi. Permasalahannya diduga akibat adanya aduan salah satu warga penerima PKH desa Gandong yang kebingungan akibat kurangnya Konfirmasi pendamping dan Ketua PKH setempat. Jumat (12/07/2019)

Dari pengakuan warga yang tak ingin disebut namanya mengungkapkan” Satu keluarga saya mendapatkan dua kartu PKH dengan nama penerima yang berbeda, yang mana saat keluar pertahap setiap tahap hanya salah satu nama yang dananya cair dan itu pun di gilir namanya pertahap. tanpa konfirmasi yang tepat membuat saya bingung selanjutnya saya cerita pada anak saya untuk di pertanyakan kepada pengurus PKH.”

Dari kejadian tersebut desa Gandong gaduh. Dinsos turun tangan dilapangan kroscek dengan pengaduan yang ada. Kadin Dinsos Tri Pujo Handono mengungkapkan kepada Media Pena Rakyat News

“Betul memang terjadi mis komunikasi dan kesalahan dari pendamping yang kurang sosialisali serta tidak mengikuti peraturan salah satunya adalah Ketua kelompok yang ditunjuk adalah oknum Kasun dalam peraturanya seharusnya salah satu dari penerima PKH.”

Dari kejadian dilapangan yang memicu gaduhnya program PKH di Desa Gandong Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi. Dinsos memberi sangsi setelah diadakanya kroscek lapangan yang mengarah pada kesalahan petugas dilapangan atau pendamping PKH .

Tambah kadin Dinsos “Bahwa PKH adalah program pemerintah dengan prosedur . Adanya kejadian ini harapanya semua warga masyarakat Ikut serta bersama mengawasi jika ada penemuan lapangan yang mengganjal dan tidak sesuia baiknya langsung di tanyakan agar program berjalan lancar sesuai prosedur. Dinsos akan terus berupaya agar tidak ada tindak menyimpang di lapangan dan program sesuai dengan regulasinya.”(wx)

Tags : Dana PKH DisunatNgawi

Leave a Response

*