close
HUKUM

SUCIPTO KASUS PENYEBAR BERITA BOHONG, DIJEMPUT PETUGAS KERENA DI SANGKA MAU DIBERI HADIAH.

PRN SUMENEP, Sucipto adalah Masyarakat yang keberadaannya tidak mampu dan sebagai tulang punggung keluarga yang merawat ibunya yang sudah sangat tua, saudaranya yang janda dan juga menanggung ponakannya yang yatim, karena yang begitu rendah dengan pendidikan dan pengetahuan tentang penyebaran berita bohong, Sucipto adalah korban penyebaran berita bohong yang mengkopy di grup WA lalu di-posting di akun FB nya sendiri.

Karena ketidak taunya tentang menyebarkan berita bohong itu, atas pelapor dengan inisial AS warna Sumenep, Sehingga Sucipto di tahan di Polres Sumenep. 08/07/2019.

Supyadi bersama teman teman wartawan dan aktivis yang ada di Sumenep merasa terpanggil dan mendatangi kantor Polres Sumenep untuk menyikapi kasus yang menimpah Sucipto.

Menurut keterangan Supyadi advokat (Pengacara dari Sucipto), menyampaikan sesuai dari penjelasan ibunya Sucipto, bahwa Sucipto dijemput oleh petugas karena mau di beri hadiah dari Dinas Sosial.

” Ya Menurut cerita dari orang ibunya, Sucipto dijemput kerumahnya, sepengetahuan ibunya dijemput karena ada hadiah dari Dinas sosial,” tutur Supyadi kepada wartawan. Kamis 11/07/2019.

Masih dalam keterangan Supyadi,
” dan kemudian petugas yang menjemput Sucipto mengambil 4hp yaitu, milik Sucipto, milik Ibunya, milik Saudaranya yang janda dan milik anak yatim yang diasuh oleh Sucipto”, Imbuhnya.

Terhadap penjemputan Sucipto itu keluarga baru tau ke esokan harinya bahwa yang menjemput itu dari pihak kepolisian, mengetahui dari persoalan itu karena melihat dipemberitaan, rami rami kami akhirnya semua tau, Dan kami semua mendatangani rumahnya sehingga kami tau dengan kondisi rumah nya yang sangat memprihatikan tergolong orang yang tidak mampu dan kondisi ibunya sudah sangat tua

“Karena kami menyadari bahwa penyebaran berita bohong itu menjadi prioritas polri bahwa itu salah, kami sudah mengakui dan kami bersama ibunya mewakili Sucipto telah melakukan permintaan maaf melalui video, Semoga pelapor bisa terketuk hatinya”, harapan Supyadi mewakili keluarga.

Atas informasi bahwa Sucipto di jemput oleh petugas kepolisian karena mau dikasih hadiah oleh Dinsos, beberapa wartawan berusaha datang ke kantor Humas Polres Sumenep untuk mengkonvermasi, tapi kasubag Humas polres Sumenep tidak ada ditempat.

Sehingga melakukan konfirmasi melalui telepon seluler, AKP Widiarti S,SH, kasubag Humas Polres Sumenep malah tidak mengetahui bahwa ada informasi tentang Sucipto mau dikasih hadiah oleh dinas Sosial.

“Ini kami baru tau dari sampean kalau mau dikasih hadiah dari dinas sosial, kami ingin konfirmasi dulu ke penyidik dan mohon waktunya.” Jawab Akp Widiarti S,SH. Kamis, 11/07/2019.

Sehingga berita ini tanyang masih belum ada keterangan lebih lanjut dari Humas polres. (erfandi)

Tags : Dijemput PaksaSumenep

Leave a Response

*