close
KABAR JATIM

Harapan Masyarakat Pengguna Jalan Poros Ambrol Dusun Krajan Tegaren Segera Dibenahi

PRN TRENGGALEK – Hampir 6 bulan lebih warga desa Tegaren kecamatan Tugu kabupaten Trenggalek menikmati jalan penghubung antar Kabupaten trenggalek-ponorogo juga yang menghubungkan di tiga desa Winong-Tegaren-Tempuran ambrol tergerus hujan deras di sisi badan jalan.

Jalan poros yang berada dilokasi Rt.01 Rw.01 dusun Krajan Desa Tegaren ini,melalui pantauan awak media PRN Jum’at (18/7) titik lokasi ambrol disisi badan jalan sepanjang sekitar 48,5 meter dan tinggi sekitar 4 meter ini sangat mengawatirkan keselamatan masyarakat yang melintasi jalan poros penghubung Kabupaten ini bisa sewaktu-waktu ambrol.

Yanto salah satu penguna jalan yang melintas saat di wawancarai awak media PRN menjelaskan,mau gimana lagi mas,jalan ini biasa kami lewati,biarpun kerusakan sudah terlalu lama dengan perasaan yang was-was kami melewati jalan ini,harapan saya semoga secepatnya pihak pihak terkait bisa memperbaikinya, sehingga masyarakat pengguna jalan bisa menggunakan jalan penghubung ini tanpa perasaan cemas serta was-was.ujar nya mengakhiri.

Saat dikonfirmasi diruangannya Heri Supriyanto Kades Tegaren Kecamatan Tugu mengatakan bahwa terjadinya ambrol badan jalan yang ada di Rt 01 Rw 01 dusun Krajan disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa bulan yang lalu.

“ya begitulah mas jalan penghubung di dua kabupaten ini sangat mengawatirkan,sering kali masyarakat bertanya kepada kami,terus kami mau membangun, menganggarkan dana terlalu besar dan kapasitas desa tidak mampu untuk menganggarkan pembangunan diatas 300jt lebih.

Karena dengan dengan besaran anggaran tersebut akan berimbas kepembangunan desa kami.jadi kami mengajukan proposal ke Dinas terkait supaya dibantu dan ditindak lanjuti”, jelasnya.

Hendrik Sekdes yang berada disampingnya menambahkan,kami sudah menghitungnya tapi anggarannya sangat besar,jadi bisa menghambat pembangunan desaTegaren jika dana kita fokuskan di situ.dengan adanya bencana atau musibah ambrolnya jalan penghubung yang menghubungkan akses jalan dua kabupaten ini kapasitas desa jelas tidak bisa membangun dengan nominal anggaran 300 an juta ke atas.

Semoga Dinas terkait bisa merespon serta menindaklanjuti proposal yang telah kami ajukan mas,terang Sekdes yang masih muda ini penuh harap. (bamb/atin)

Tags : Harapan MasyarakatTrenggalek

Leave a Response

*