close
HIBURAN, SENI & BUDAYA

MEMBERIKAN NUANSA BARU DI MALAM IDHUL ADHA, PEMKAB SUMENEP MENGGELAR TAKBIR AKBAR KELILING.

PRN SUMENEP, Idul Adha pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah juga dikenal dengan sebuatan “Hari Raya Haji”, dimana kaum muslimin yang sedang menunaikan haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah. Mereka semua memakai pakaian serba putih dan tidak berjahit, yang di sebut pakaian ihram, melambangkan persamaan akidah dan pandangan hidup, mempunyai tatanan nilai yaitu nilai persamaan dalam segala segi bidang kehidupan. Tidak dapat dibedakan antara mereka, semuanya merasa sederajat. Sama-sama mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Perkasa, sambil bersama-sama membaca kalimat talbiyah.

Disamping Idul Adha dinamakan hari raya haji, juga dinamakan “Idul Qurban”, karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Bagi umat muslim yang belum mampu mengerjakan perjalanan haji, maka ia diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Jika kita menengok sisi historis dari perayaan Idul Adha ini, maka pikiran kita akan teringat kisah teladan Nabi Ibrahim, yaitu ketika Beliau diperintahkan oleh Allah SWT untuk menempatkan istrinya Hajar bersama Nabi Ismail putranya, yang saat itu masih menyusu.

Pada malam ini dalam menyambut Hari Raya IDUL ADHA 1940 H, Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan Nuansa baru kepada masyarakat Sumenep dengan menggelar festival Takbir Akbar keliling yang berstat dari Rumah Dinas Bupati kearah timur terus belok kanan sampai berputar menuju finis depan Masjid Jamik Agung Sumenep, di ujung timur pulau garam Madura, Sabtu malam 10/08/2019.

Takbir Akbar keliling tersebut berjumlah 55 Peserta yang terdiri 41 Peserta dari OPD Sumenep, 11 Peserta dari Lembaga Pendidikan dan 3 Peserta dari Ormas dengan hadiah utama 4jt Rupiah, yang langsung dibuka resmi oleh A. Busyro Karim Bupati Sumenep dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kapolres Sumenep beserta jajarannya, Seketaris Daerah, Pimpinan OPD, BUMD, Lembaga kemasyarakatan, ketua PKK, dan segenap undangan yang hadir.

Dalam Sambutan Bupati Sumenep menjelaskan bahwa Pemerintah kabupaten Sumenep menggelar lomba Takbir keliling untuk memberikan nuansa baru kepada masyarakat Sumenep dalam menyambut Hari Raya IDUL ADHA 1940 H,

“Untuk Tahun kali ini Pemkab Sumenep berbeda menyambut Hari Raya IDUL ADHA 1940 H, untuk memberikan nuansa baru kepada masyarakat Sumenep Pemerintah kabupaten Sumenep menggelar dengan Lomba Takbir keliling, yang biasanya sebelumnya Pemerintah kabupaten Sumenep menggelar Takbir dengan duduk bersama di depan Masjid Agung Sumenep.” Ucap A. Busryo Karim.

Pada malam ini Pemkab Sumenep memberikan sesuatu yang berbeda tapi dengan tujuan yang sama, yang bertujuan untuk menggelorakan takbir takbir di tengah tengah masyarakat untuk menyambut datangnya hari raya Idul Adha ini dan Kegiatan malam hari ini adalah bagian dari kita semua untuk mengingatkan ajaran ajaran agama Islam pada masyarakat Sumenep dan ini juga adalah bagian dari kearifan lokal yang ada di Sumenep.

“Pemerintah kabupaten Sumenep akan terus berusaha memberikan yang terbaru kepada masyarakat Sumenep agar bisa menarik dan mencitai kepada ajaran ajaran Islam guna mendekatkan diri kepada Allah SWT,” Kata Bupati.

“kepada masyarakat Sumenep tidak hanya dengan Takbir keliling saja, tapi di masjid masjid, langgar, dan dirumah masyarakat harus juga mengomandangkan Takbir untuk mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.” Harapan Bupati Sumenep.

Tags : Idhul Adha SumenepPemkab SumenepSumenep

Leave a Response

*