close
KABAR JATIM

Diberitakan Dengan Judul “Terkesan Sarang Preman Oknum RSI “Nantang” Duel Wartawan Sedang Liputan” Pihak RSI Garam Kalianget Layangkan Hak Jawab

bukti surat hak jawab RSI Garam Kalianget diterima 14/8/19.

PRN SUMENEP – Sangat disayangkan berawal dari upaya awak media untuk investigasi dan mengumpulkan data Atas dugaan kejanggalan laporan di Polsek Kalianget terkait Pemukulan kepada ibu hamil 8 bulan DEVI DWITASARI (Pelapor), pertanggal 16/07/2019 s/d Tanggal 25/07/2019 belum ada pemanggilan atau proses tindak lanjut kepada pelaku pemukulan yang dilakukan oleh Salah satu karyawan dari PT. Garam Persero, muncul perselisihan dan kesalah pahaman antara beberapa awak media dengan oknum RSI Garam Kalianget perihal klarifiksi visum et repertum. (bukti rekaman, vidio dll tersimpan

Adalah suatu etika kejurnalisan untuk menghargai suatu hak jawab, namun patut disayangkan bagi pekerja PERS media memoonline.id tayang senin, 05 agustus 2019 pukul 16.24 yang telah menjastice  media penarakyatnews.id tidak memuat hak jawab dan menuduh media Pena Rakyat News bodong, tanpa adanya komfirmasi terhadap redaksi, padahal diketahui surat yang dilayangkan oleh pihak RSI Garam Kalianget kepada redaksi terkait hak jawab tertanggal 3 agustus 2019 dan baru diterima dari jasa pengiriman di Redaksi pena rakyat news hari Rabo, 14/8/2019 pukul 14.15 wib.

HAK JAWAB DANN HAK KOREKSI DARI RSI GARAM KALIANGET :

Sesuai dengan pasal 5 ayat 1, 2 dan 3 Jo pasal 17 ayat 12 huruf a maka kami memberikan hak jawab dan hak koreksi atas pemberitaan tersebut diatas.

  1. Bahwa pemilihan judul tersebut tidak memperhatikan asas praduga tak bersalah sesuai dengan kode etik jurnalistik yang mana harus ada konfirmasi klarifikasi dan pendalaman serta tidak mennnjastice sebelum ada konfirmasi dan klarifikasi.
  2. Bahwa dalam berita tersebut terkesan tanpa sebab tiba-tiba karyawan RSI garam Kalianget menghalangi wartawan untuk liputan padahal kesalahpahaman ini terjadi tidak dengan tiba-tiba tanpa sebab melainkan ada sebab yaitu wartawan saudara atas nama Erfandi yang datang ke kantor meminta hasil visum et repertum dalam (VER) dan telah dijelaskan bahwa VER itu bagian dari rekam medik dan merupakan bukti hukum dan itu dibuat atas permintaan penyidik jadi yang memiliki VER adalah penyidik.
  3. Bahwa VER bisa dibuka atas permintaan penyidik POLRI dan untuk kepentingan penyidikan. VER bisa dibuka di luar hal tersebut hanya untuk orang bersangkutan. (yang di visum).
  4. Bahwa saudara erfandi telah bersikeras mau minta VER dan minta bertemu kepala humas karena hari Sabtu pejabat struktural tidak ada (libur) dan yang disarankan kembali lagi pada hari Senin dan saudara Erfandi mau mengambil gambar di dalam rumah sakit RSI garam Kalianget yang kemudian diberi tahu oleh petugas bahwa pengambilan gambar di dalam rumah sakit harus seijin manajemen atau keluarga pasien jika di situ Sedang ada pasien yang dirawat.
  5. Bermula dari miss komunikasi dan Misinterpretasi terhadap Aturan ini muncullah keributan dan kesalahpahaman ini.
  6. Bahwa saudara Erfandi telah mengatakan kepada petugas yang melarang mengambil gambar di dalam tersebut dengan perkataan “kamu seperti preman’ dan bahasa “digaji berapa kamu’ dengan nada tinggi.
  7. Bahwa pemberitaan tersebut tanpa ada konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak RSI garam Kalianget.
  8. Bahwa tiba-tiba ada berita kedua bahwa pihak kami Telah dilaporkan ke polisi oleh saudara Erfandi.
  9. Dalam berita juga ditulis dengan redaksi “persoalan oknum RSI garam Kalianget yang berlagak preman dan sok kebal hukum yang menghambat tugas wartawan dan juga melecehkan profesi wartawan dengan sikap dan perkataan yang tidak sopan di depan umum” ini cenderung menuduh tanpa ada klarifikasi konfirmasi dan pendalaman kepada pihak kedua manapun, paling tidak kepada atasan karyawan tersebut dan cenderung menghakimi tanpa ada asas praduga tak bersalah sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Demikian surat hak jawab dan hak koreksi ini kami sampaikan sesuai peraturan yang berlaku guna untuk meluruskan berita yang sudah beredar di masyarakat, kami berterima kasih atas saran kritik dari semua pihak untuk perbaikan kami kedepan Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Kepala Bagian Humas Koma ADM Dan SDI Yanti Ariyatin. (hak jawab diterima redaksi rabo, 14/8/2019 pukul 14.15 wib).

Tags : Sengketa PersSumenep

Leave a Response

*