close
KABAR JATIM

“Festival Garam” Mengangkat Identitas Sumenep Sebagai Produksi Garam

PRN SUMENEP – Festival Garam adalah sebuah festival yang digagas untuk mengangkat kembali Citra pulau Madura sebagai pulau Garam khusus di kabupaten Sumenep, maka dari itu Pemkab Sumenep bersama PT.Garam Persero menggelar Opening Festival Garam yang di selenggarakan di Kota Kuno Kalianget, Sumenep ujung timur Pulau Garam Madura, Jum’at 16/08/2019.

Opening Festival Garam tersebut di hadiri oleh, Bupati Sumenep di wakili oleh Asisten Perekonomian dan Penyuluhan IR. Moh. Hermantomo H, Dirut PT.Garam Persero di wakili, Kepala Disparbud Sumenep, Camat Kalianget, Koramil Kalianget, Kapolsek Kalianget, Organisasi perangkat desa se-kabupaten Sumenep, para Tokoh Ulama dan segenap para undangan serta masyarakat sekitar.

Kegiatan dalam Kesenian Festival Garam tersebut diantaranya; ngontel sepeda kuno, pertunjukan tari topeng, pameran foto foto kota kuno yang berada di Kalianget, hiburan dan penampilan Orkes Keroncong.

Romantisme Kalianget sebagai pusat industri garam perlu di bangkitkan kembali karena Madura sebagai pulau garam perlu di citrakan kembali, kita tauh bahwa garam tidak bisa kita pandang dari Spek perekonomiannya saja, karena bagi para petani garam Madura, garam adalah memiliki nilai nilai spiritual dan stuktural, sebab Kalianget ini dibangun sebagai muara muara pemasok garam garam dari petani garam yang ada di kabupaten Sumenep,

Petani garam tersebut memiliki keahlian keterampilan yang diwariskan dari leluhur nenek moyangnya terdahulu, Oleh karena itu kesenian Festival garam ini mau ditradisikan dan dikemas dengan berbagai sebagai wacana yang bisa menarik para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dalam Sambutan Asisten Perekonomian dan Penyuluhan IR. Moh. Hermantomo H, menyampaikan bahwa, Atas nama Pemerintah kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasih kepada panitia yang baru pertama kali ini menyelenggarakan Festival Garam dan kepada semua pihak yang telah mendukung.

“Pemerintah kabupaten Sumenep sangat mengapresiasi dan mendukung penuh atas terselenggaranya kegiatan Festival Garam tersebut.” Tutur IR. Moh. Hermantomo.

Masih dalam sambutan IR. Moh. Hermantoro bahwa, Semua kegiatan tersebut adalah bukti di perhatikannya oleh Pemkab Sumenep karena kesenian festival Garam ini sebagai salah satu bentuk Event Visit Sumenep 2019, karena ada beberapa nilai positif yang harus kita tegakkan pada Festival Garam ini, yang pertama mengangkat kembali indititas Kabupaten Sumenep dan Madura khususnya sebagai produksi Garam,

“Festival Garam ini sebagai momintum untuk melekatkan kembali jalinan silaturahim semua pihak ditengah gencarnya pembangunan di segala bidang dalam kebersamaan agar semua yang kita harapkan bisa tercapai”, ucapnya.

” Dan juga untuk melestarikan sekaligus menjadikan potensi sejarah dalam budaya sebagai destinasi pariwisata di kabupaten Sumenep, karena kota Sumenep penuh dengan sejarah yang luar biasa, kota tua di Kalianget ini adalah salah satu contoh bahwa di kabupaten Sumenep memiliki nilai sejarah yang sangat luar biasa, kawasan kota tua merupakan kota mederen pertama yang ada di Madura yang pernah menjadi kota pelabuhan tersibuk di selat Madura ini”. Imbuhnya.

Karena dari itu Semua harus membangkitkan kembali semangat untuk lebih maju di masa mendatang, olleh karena itu satukan langkah dan tekat untuk memajukan sektor wisata di Sumenep, serta menyamakan tekat dalam semua aspek pembangunan Sumenep khususnya di kawasan Kalianget ini. (erfandi)

Tags : Mengangkat CitraSumenep

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: