close

PRN SUMENEP – Menurut informasi yang dihimpun masuk dan kaburnya Kapal SPOB/ Mini tanker yang bertuliskan kede di sisi kapal ‘KS/BU 115 GT.112/02-17 REG BU-IV/0066’, dan ‘PT. PELITA PETROLIUM INDONESIA TRANSPORTIR BBM $ AGEN NIAGA UMUM, KODE IZIN USAHA MIGAS: 05, (AD-AL). 03.19.(20.00).911, PT.CAHAYA UJUNG BELINGKATPERUSAHAAN NIAGA UMUM BBM INDUSTRI, KODE IZIN USAHA MIGAS: INU 05.NW.03.20.19.166’, dari Banjarmasin ke Dermaga Kebun Dadap, kec.Saronggi, kabupaten Sumenep, bersandar pada hari Rabu 28/08/2019 dan kabur pada hari Sabtu malam 31/08/2019. Diduga memuat BBM jenis solar.

Menurut hasil investigasi awak media PRN Sumenep, kepala sabandar Kalianget SUPRIYANTO S.HM.H, menerangkan Prosedur aturan kapal berlayar, bahwa sebelum kapal tersebut masuk ke suatu wilayah harus ada Laporan Kedatangan Kapal (LKK), yang dilakukan agen untuk memberitahukan bahwa ada kapal yang mau masuk ke perairan wilayah Sumenep dan nantinya akan diarahkan oleh petugas sabandar kapal mau di tempatkan dimana, itu menurut secara prosedural.

“Tetapi kapal SPOB/mini tanker tersebut tiba-tiba masuk langsung ke dermaga Kebundadap kecamatan Saronggi kabupaten Sumenep sudah tanpa prosedur dan kapal tersebut berlayar dari Banjarmasin tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB), itupun di Sumenep tidak ada agen, dari itu sabandar telah melakukan tugas pengawasannya dan Setelah di cek tidak ada SPB” Ucap Supriyanto kepada awak media PRN Sumenep diruang kerjanya, Senin 09/09/2019.

“Sabandar sudah melakukan pemanggilan kepada Nahkoda yang bernama MULYADI (32th) Jl.Tembus Mantuil, KOMP.Bumi Basirih Permai RT.019, RW.002, Basirih Selatan, kec. Banjarmasin Selatan dan KKM nya sekaligus menyerahkan dokumen kapal kepihak Sabandar Kalianget. dari semua itu Kapal tersebut sudah melanggar pasal 323 UU no 17 tahun 2008, yang didalamnya dikenakan sangsi penjara 5th dan denda uang Rp.1M,” Imbuh Supriyanto.

Masih dalam keterangan Sabandar kapal tersebut setelah di BAP oleh pihak sabandar ditemukan bermasalah dan melanggar UU, setelah itu Kapal tersebut melarikan diri dari dermaga kebun Dadap, sehingga pihak sabandar melaporkan kejadian tersebut kepada SatPol airud Kalianget secara tertulis, setelah Kapal tersebut melarikan diri pada hari Sabtu malam, 31/08/2019,

“Sebelumnya kami sudah melakukan Laporan secara lisan kepada Pol air Kalianget mas sebelum kapal tersebut melarikan diri, kami sudah melakukan prosedur, kami berharap Pol air yang ada di seluruh wilayah Indonesia bisa bekerja maksimal untuk menangkap dan memproses secara hukum bila kapal tersebut ketemu”, Tutup Supriyanto.

Sedangkan hasil wawancara dengan KaSat Polair Kalianget AKP Ludwi, Tempo hari mengatakan bahwa Selama ada kejadian Kapal tanker yang memuat BBM jenis solar di dermaga kebun Dadap belum mengetahui karena seminggu kebelakang masih fokus pada kegiatan kegiatan laka laut di Masalembu.

“Informasi terjadinya kapal tanker yang memuat BBM jenis solar tersebut sama sekali belum mengetahui, karena seminggu kebelakang ini sibuk dengan laka laut mas”, Ucap AKP Ludwi, di ruang kerjanya. Senin 02/09/2019.

“Setelah ada informasi seperti ini kami akan melakukan patroli untuk mengecek dulu atas kebenarannya dan setelah kita cek nanti baru kami tindak lanjuti Kalau nanti emang disaat patroli kita temui kapal tanker tersebut ada penyimpangan atau pelanggaran UU terkait memuat BBM jenis solar akan kami proses dan tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku.” Tutup Akp ludfi yarsa pramono.

Dan Juga hasil konfirmasi dengan kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti SH melalui seluler memastikan tidak ada laporan terkait kapal tanker yang mengisi BBM jenis solar tersebut, sedangkan pengisian BBM jenis solar ke kapal tanker tersebut masuk wilayah hukum Polres Sumenep.

“[3/9 18.14] AKP Widiarti SH.  kasubag Humas: Semua ditangani oleh syahbandar Kalianget, Polres tidak menangani

[3/9 18.41] AKP Widiarti SH.  kasubag Humas: Untuk laporan ke polres tidak ada”, Jawaban Wa dari AKP Widiarti SH. 03/09/2019.

[5/9 14.06] Erfandi (encong): Mohon info,
Apakah sampai saat ini pihak sabandar atau pihak Polsek Saronggi blm ada laporan ke polres Sumenep Ndan🙏🙏

[5/9 21.01] AKP Widiarti SH.  kasubag Humas: Tidak ada mas”, WA dengan Widiarti SH, 05/09/2019.

Tags : Kapal SPOBSumenep

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: