close
KABAR JATIM

UNTUK MENANGKAL REDIKALISME PEMKAB SUMENEP MENGELAR DIALOG LINTAS AGAMA

PRN SUMENEP Dengan kondisi perkembangan jaman bangsa yang sudah serba modern saat sekarang ini agar tidak terjadi konflik di masyarakat antar beragam dan demi menjaga kerukunan antar umat beragama demi keutuhan NKRI, Pemkab Sumenep melalui Forum Komonikasi Umat Beragama (FKUB) menggelar Dialog Lintas Agama tahun 2019 dan sekaligus Pengukuhan pengurus Forum Pemuda Komonikasikan Umat Beragama (FPKUB) 2019 yang digelar di aula Hotel Utami, Sumenep, Madura, Sabtu 14/09/2019.

Dalam pantauan awak media PRN Sumenep, kegiatan Dialog lintas Agama dan pengukuhan pengurus FPKUB tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim, M.Si, TNI Serdan V/Brawijaya Letkol Inf. Drs. Didi Suryadi, M.AP, (Sebagai Nara sumber), Dandim 0827/ Sumenep, Letkol Inf. Ato Sudiatna, Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, Ketua FPKUB Sumenep, Jajaran Muspika Kecamatan, Para tokoh agama, Tokoh Masyarakat dan Siswa-Siswi dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan Dialog lintas Agama tersebut digelar oleh Pemkab Sumenep melalui FKUB yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antar para tokoh Agama dalam rangka menjaga kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama di kabupaten sumenep, guna
menetralisir atas potensi kejadian perpecahan dan konflik antar beragama, Suka dan kelompok di masyarakat, Terutama dengan berkembangnya jaman di era digital ini atas informasi dan kejadian di ekspos berupa berita dan Video di dalam Hp dan Internet yang belum tentu bisa membuktikan kebenarannya, yang nantinya akan bisa mengasut dan mempengaruhi khususnya bagi para generasi muda sebagai penerus bangsa.

Dari sambutan Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan bahwa, dari kegiatan Dialog lintas antar Agama tersebut harus bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif tidak sekedar cuma ada nama FPKUB, akan tetapi juga harus banyak melakukan terobosan-terobosan guna dalam rangka menciptakan dan menjaga kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama di kabupaten sumenep.

“Dengan adanya kegiatan ini Kami sangat mengapresiasi terhadap kepengurusan FPKUB yang baru terlantik, dapat terus dan banyak melakukan kegiatan dan terobosan-terobosan yang harus dilakukan kepengurusan baru. Sebab yang baru tidak sama dengan tahun yang lalu.” Ucap A. Busyro Karim.

Selain itu A. Busyro Karim menyampaikan bahayanya di jaman digital sekarang ini ideologi transnasional yang paling nyata dirasakan oleh semua kalangan masyarakat adalah adanya alat komunikasi Hp dan Internet, karena segala informasi langsung bisa di dapat tanpa tau kebenarannya pastinya akan menyesatkan masyarakat yang akan menimbulkan gerakan radikalisme dan perpecahan dalam keutuhan NKRI.

“contoh paling nyata masyarakat sekarang bangun tidur langsung pegang hp dan membuka Internet untuk mengetahui informasi dan berita terbaru’, Tutur Bupati Sumenep.

Dan Mahfud Rahman, Ketua FPKUB Kabupaten Sumenep dalam sambutannya memaparkan bahwa kerukunan antar beragama saat ini di kabupaten Sumenep masih dalam kondusif dan saling menghormati. Karena itu FPKUB harus sering melakukan dialog antar tokoh Agama yang harus dilakukan rutin setiap 1 bulan sekali guna untuk terciptanya kerukunan antar umat beragama.

“ FPKUB harus mengadakan sosialisasi dan pembinaan di setiap Kecamatan agar keutuhan NKRI terus dijaga dan dipelihara sebagai harga mati, berjalan dengan baik. Melalui tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama untuk memberikan contoh kepada masyarakat.” Pintanya.

Kegiatan Dialog Lintas Agama Tahun 2019 ini yang digelar Pemkab Sumenep dipimpin langsung oleh Letkol Inf. Drs. Didi Suryadi, M.AP, Pabandya Bhakti TNI Serdan V/Brawijaya dari Surabaya. (erf)

Tags : Menangkal RadikalSumenep

Leave a Response

*