close
NUSANTARA

Pengukuhan Sako Pengayoman Lapas/Rutan Banda Aceh dan Aceh Besar

PRN Banda Aceh – Dalam rangka menunjang program pembinaan pada Lapas/Rutan diwilayah Kemenkumham Aceh dilaksanakan pengukuhan Sako Pengayoman yang merupakan satuan komunitas dari gabungan beberapa gugus depan yang terdapat di Lapas/Rutan. Begitu pula di Lapas/Rutan sekitar banda aceh dan aceh besar dibentuk gugus depan pramuka yang sekalgus dilakukan pengukuhan oleh Ketua Kwarcab Aceh Besar, Tengku Raden Sulaiman. Jum’at/20-09.

Dihadiri oleh Kakanwil kemenkumham Aceh, Kadiv Administrasi , pengurus pramuka aceh besar dan para andalan pramuka serta danramil dan kapolsek ingin jaya.

Tengku Raden sulaiman yang biasa disapa Ampoman dalam sambutannya mengatakan bahwasanya kegiatan kepramukaan bukan hanya dilakukan di sekolah-sekolah saja, namun sekarang sudah masuk ke dalam Lapas/Rutan, karena di dalam kegiatan kepramukaan banyak manfaatnya dalam menumbuhkan sikap dan kepribadian yang baik sesuai dengan tri satya pramuka dan dasadarma di pramuka

“ pramuka bukan hanya latihan tepuk tangan dan bersenang senang saja, namun ada yang lebih di dalam kegiatannya terutama untuk membentuk kepribadian manusia yamg memiliki karakter dan memiliki disiplin yang tinggi dalam kesehariannya, sehingga banyak manfaatnya yang bisa diperoleh,” ujarnya

T. Raden Sulaiman juga menambahkan dengan kegiatan kepramukaan akan menumbuhkan sikap kebersamaan, untuk saling bekerjasama di dalamnya sehingga mereka yang ikut pramuka memiliki sikap tolong menolong antar sesama dan saling mengasihi apalagi mereka yang di dallam Lapas/Rutan diharapkan bisa menerapkan pengetahuannya didalam kepramukaan selama menjalani pidana di dalam sehingga setelah bebas nanti mereka bisa benar benar siap kembali untuk ikut membangun di masyarakat,” jelas Ampoman.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Lilik Sujandi dalam kesempatan yang sama berpesan kepada seluruh ketua mabigus dan pembina kepramukan di Lapas/Rutan agar bisa me jadi Role model baik bersikap maupun bertindak di dalam Lapas/Rutan bagi petugas lain dan anggota pramuka terutama warga binaan yang ikut di dalamnya. Yang lebih penting Lapas/Rutan harus bisa mendekatkan diri ke masyarakat dengan kegiatan yang positif sehingga masyarakat dan Lapas/Rutan akan semakin baik hubungannya karena mereka warga binaan ini nantinya akan kembali ke masyarakat dan bisa bermanfaat setelah bebas natinya.

“ warga binaan di Lapas/Rutan kita berikan pengetahuan kepramukaan dengan pengetahuan hukum sehingga nantinya mereka bisa menjadi penyuluh hukum yang handal setelah bebas kelak, karena selama di dalam Lapas/Rutan mereka dibekali pengetahuan mengenai hukum yang bisa digetok tularkan ke masyarakat nantinya,” harap LiLik Sujandi.

Dengan pembentukan sako pengayoman yang diikuti oleh setiap Lapas/Rutan seluruh Wilayah Aceh diharapkan akan membantu program pembinaan yang ada di Lapas/Rutan yang bisa memberikan aura positif sehingga Lapas /Rutan akan tercipta situasi yang aman dan kondusif.

“insyaallah bulan oktober nanti kita buat acara kegiatan pramuka seluruh Lapas/Rutan se Aceh dengan berbagai kegiatan baik perlombaan ketangkasan dan ketrampilan maupun keberanian belajar menjadi penyuluh hukum sehingga keberadaan sako pengayoman ini benar benar akan bermanfaat nantinya. (red)

Tags : AcehSako Pengayoman

Leave a Response

*