close
BISNIS, EKONOMI

750 PORSI KALDO KOKOT DI HARI JADI KOTA SUMENEP MENCATAT REKOR DUNIA

PRN SUMENEP –  DiHari Jadi kota Sumenep yang ke-750, Pemkab Sumenep melalui Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep menggelar Festival Kuliner Sumenep dan Festival Topeng dalang remaja selama 2 hari Sabtu dan Minggu 12-13/10/2019. Di bumi Sumekar Ujung timur Pulau Garam Madura.

Pada hari Minggu 13/10/2019, di acara Festival Kuliner Sumenep Pemkab Sumenep melalui Dinas terkait menyajikan 750 Porsi Kaldo Kokot kepada masyarakat Sumenep dan pengunjung dalam rangka memperingati Hari Jadi kota Sumenep yang ke-750, berhasil mencatat rekor Dunia, karena dinilai sukses 750 porsi Kaldu Kokot, kuliner khas Sumenep dalam Sumenep Heritage Culinary Festival (Sheculfest) terbanyak di Dunia dan mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Pada kegiatan tersebut didalam acara pemberian penghargaan, Paulus Pangka, SH, Ketua Umum dan Pendiri LEPRID, menyampaikan bahwa, 750 Porsi Kaldu Kokot yang di sajikan di kota Sumenep ini merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah. Dan berhasil menciptakan rekor dunia, sehingga Pemkab Sumenep berhak untuk mendapatkan Piagam penghargaan dari LEPRID.

Paulus Pangka, SH, menyampaikan bahwa, penyajian kuliner khas Sumenep Kaldo Kokot sangat tepat bila pemerintah memiliki misi untuk menarik para wisatawan berkunjung ke kota keris ini yang berada di Ujung timur Pulau Garam Madura

“Melihat data yang Sudah kami terima, 80% bagi wisatawan yang mau berkunjung ke daerah objek wisata memilih karena mencari kuliner khas daerah nya. 20% Para wisatawan hanya mencari keindahan alam dan lain-lainnya,” Tutur Paulus Pangka, SH.

Ditempat yang sama A. Busyro Karim Bupati Sumenep menjelaskan bahwa, 750 porsi Kaldo Kokot yang di sajikan ini karena kita menyesuaikan angkak hari jadi kota Sumenep yang ke-750,
“Pemerintah kabupaten Sumenep masih Sanggup menyajikan lebih dari angka 750 Porsi. Karena kokot (kaki sapi) di Sumenep mudah terjangkau, karena kita menyesuaikan angka Hari Jadi Sumenep ke-750”, Kata A. Busyro Karim.

Masih keterangan A. Busyro Karim, Semua kegiatan ini bukan hanya sekedar untuk mencatat rekor dunia, tapi Pemerintah kabupaten Sumenep berupaya untuk mengangkat kuliner ciri khas Sumenep ke masyarakat luas di luar Sumenep. “Diadakan Kegiatan Festival Kuliner Sumenep ini, pemkab Sumenep ingin mengangkat kuliner khas Sumenep agar bisa semakin terkenal di luar Sumenep, supaya nanti bila masyarakat luar daerah berkunjung ke Kabupaten Sumenep pasti akan mencari kuliner Kaldu Kokot, sehingga juga bisa dikenali sampai manca negara”, Tutupnya.

Dan acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam penghargaan rekor dari LEPRID kepada A. Busyro Karim selaku Bupati Sumenep, juga memberikan penghargaan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro, SE, sebagai rekor penyajian kaldu kokot dan tidak lepas juga Penghargaan LEPRID sebagai penyelenggara dinilai sukses melaksanakan kuliner khas Sumenep, Kaldu Kokot, Piagam tersebut diberikan kepada Arif Firmantto, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sumenep. (Erfandi)

Tags : Rekor MuriSumenep

Leave a Response

*