close
HUKUM

Kuat Dugaan Kasus Pencurian Bajai adalah Rekayasa

3 Saksi yang dihadirkan JPU tidak ada yang memberatkan terdakwa

PRN DEPOK – Kasus pencurian bajai yg saat ini sedang proses di persidangan menjadi perhatian para awak media, Hari senin tgl 4 nov 2019.

Sidang lanjutan, JPU menghadirkan 3 orang saksi, Saksi 1 atas nama Trisna selaku pemilik bajai di cecer pertanyaan oleh kuasa hukum terdakwa, Edy Cahtjono. SH.

Dalam kesaksian, Trisna mengatakan tidak tau siapa pencurinya, tetapi saksi menerangkan dan memunculkan 2 orang yg diduga kuat pelaku pencurian, yang pertama saksi Trisna menyebut nama Suhana dan yang ke 2 menyebut nama Endong.

Sementara ketika kuasa hukum bertanya apakah saksi mengenal 3 terdakwa yg ada dihadapannya saksi menjawab kenal, apakah mereka pencuri bajai ? saksi jawab bukan, kuasa hukum Edy Cahtjono, SH. punya keyakinan dan menduga bahwa ke 3 orang terdakwa itu korban rekayasa Polsek Cakung.

Hal ini sangat beralasan, pasalnya pelaku pencurian bajai tersebut masih dalam pengejaran alias DPO.

Masih dalam keterangan kuasa hukum, menurutnya kliennya bisa bebas pasalnya ke 3 saksi yg di hadirkan JPU tidak satupun memberatkan terdakwa, yang lebih tercengang lagi dipersidangan terungkap berdasarkan kesaksian pemilik bajai bahwa bajai tersebut masih dalam kridit.

Muncul dugaan lain dalam perkara ini diduga keras kasus ini adalah kejahatan pasal 36 fidusia, UU no 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia, yang di lakukan oleh pemberi fidusia. Pungkas Kuasa Hukum. (Ujang).

Tags : DepokSaksi Tidak Paham

Leave a Response

*