close
NUSANTARA

Penyuluhan Terpadu dan Sosialisasi UU ITE Radikalisne Disatuan Jajaran Korem 141/tp Bantaeng

PRN BANTAENG – Pada hari Rabu tanggal 4 September 2019 pukul 08.00 Wita di Aula Kodim 1410/Btg Jln. Dahlia No. 02 Kel. Pallantikang Kec. Bantaeng Kab. Bantaeng telah di laksanakan penyuluhan terpadu sosialisasi undang-undang ITE dan bahaya paham radikalisme di satuan jajaran Korem 141/tp Tahun Anggaran 2019.

Dalam moment spesial ini turut hadir Letkol Czi Tambohule Wulaa, S.I.P (Dandim 1410/Btg), Mayor Chk Darwis, S.H, Lettu Inf yapet Appang ka bintal korem 141/tp, Sri Nengsih (ketua persit kartika chandra kirana cab XXVII Kodim 1410/Btg, Para Danramil Kodim 1410/Btg
Para perwira staf Kodim 1410/btg, Personel Kodim 1410/Btg, Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXVII Kodim 1410/Btg Koorcab Rem 141/Toddopuli XIV/Hsn dan lainnya tak kurang dari 100 orang.

Dalam sambutannya Dandim 1410 memberikan arahan tentang pentingnya memahami UU ITE dan bahaya paham radikalisme.

Ditambahkan dalam arahan Mayor Chk Darwis, SH tentang ITE yang intinya
Proses yang berkelanjutan yang harus senantiasa tanggap terhadap berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat, bahwa globalisasi informasi telah menempatkan Indonesia
sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia sehingga mengharuskan pengelolaan Informasi dan Transaksi Elektronik di tingkat nasional sehingga pembangunan Teknologi Informasi dapat dilakukan secara optimal, merata, dan menyebar ke seluruh lapisan masyarakat guna mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bahwa perkembangan dan kemajuan Teknologi Informasi yang demikian pesat telah menyebabkan perubahan kegiatan kehidupan manusia dalam berbagai bidang yang
secara langsung telah memengaruhi lahirnya bentuk-bentuk perbuatan hukum baru;

Lanjut bahwa penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi harus terus dikembangkan untuk menjaga, memelihara,
dan memperkukuh persatuan dan kesatuan nasional berdasarkan
kepentingan nasional.

Sementara pengarahan Lettu Inf Yapet Appang tentang bahaya paham radikalisme yang Faktor pemikiran radikalisme dapat berkembang karena adanya pemikiran bahwa segala sesuatunya harus dikembalikan ke agama
Sudah menjadi kodrat manusia untuk bertahan hidup, danketika terdesak karena masalah ekonomi maka manusia dapat
melakukan apa saja, termasuk meneror manusia lainnya, Faktor Politik Adanya pemikiran sebagian masyarakat bahwa seorang pemimpin negara hanya berpihak pada pihak tertentu, mengakibatkan
munculnya kelompok-
kelompok masyarakat yang
terlihat ingin menegakkan
keadilan.

Kelompok-kelompok
tersebut bisa dari kelompok sosial, agama, maupun politik. Alih-alih menegakkan keadilan,
kelompok-kelompok ini
seringkali justru memperparah keadaan. ucapnya (syam)

Tags : BantaengSosialisasi UU ITE

Leave a Response

*