close

BISNIS, EKONOMI

BISNIS, EKONOMI

PRO PETANI : Bantaeng Bakal Pasok Hasil Pertanian ke Samarinda

PRN BANTAENG — Ini kabar baik untuk petani yang ada di Bantaeng. Pemerintah Kota Samarinda menjajaki kerja sama jual beli hasil pertanian dengan Pemkab Bantaeng. Dengan begitu, hasil pertanian dari Bantaeng akan dibeli dengan harga yang mahal oleh Pemkot Samarinda.

Hal itu tertuang dalam penandatangan perjanjian kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng. Kerja sama itu tertuang dalam petikan MoU tentang Pemenuhan Pasokan, Distribusi dan Kualitas Bahan Pangan Segar serta Peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP).

MoU itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda, Marwansyah, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Rahmania yang juga merupakan Plt. Dinas Pertanian Bantaeng. Proses penandatanganan kerja sama itu disaksikan oleh Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat, 30 Agustus 2019, Pagi.

Kadis Ketahanan Pangan Kota Samarinda, Marwansyah pada kesempatan itu menyampaikan harapan agar produksi pangan Kabupaten Bantaeng bisa masuk ke Kota Samarinda. Dia berharap, dengan perjanjian kerja sama itu, masyarakat Samarinda bisa menikmati pangan dengan harga yang lebih murah.

“Mengingat harga terendah cabai di Samarinda mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Itupun masih menjadi rebutan,” ujarnya.

Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin mengatakan bahwa Bantaeng tentu akan memperoleh sejumlah keuntungan melalui kesepakatan ini. Terkhusus dalam hal peningkatan kesejahteraan para petani.

“Ini adalah salah satu bentuk komitmen Pemerintah Daerah yang serius ingin mengurus kehidupan masyarakat. Kami akan terus mendorong dan membuka ruang terkait apapun itu yang akan membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” jelas dia.

Disebutkan bahwa rombongan Pemerintah Kota Samarinda selanjutnya akan melakukan kunjungan ke beberapa kebun milik petani di Bantaeng. Kunjungan itu juga sekaligus menikmati beberapa wisata alam yang ada di Bantaeng.(*syam)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

Buah Naga Sang Primadona Desa Ngadirejo.

PRN Magetan ,Pemerintah Kabupaten Magetan mengelar Bazar produk UMKM dalam rangkaian HUT RI ke 74. Bazar ini dibuka oleh Bupati Magetan Dr. Drs H Suprawoto SH, MSi Senin 19/8/2019

Yang menarik dari Bazar produk UMKM ini adalah adanya stand Buah naga di stand no 3 dekat panggung utama dimana terdapat produk Unggulan dari desa Ngadirejo Kecamatan Kawedanan yaitu buah Naga.

Menurut Galih Purnama salah seorang Petani buah naga asal Ngadirejo menuturkan”Buah naga kami ini jenis mawar dimana buahnya berwarna merah dan rasanya sangat manis, selain itu produk yang dihasilkan ini mampu bertahan selama 20 hari setelah panen. ”

Didesa Ngadirejo terdapat 9 lokasi perkebunan buah Naga . Keunggulan buah naga ini adalah minim perawatan dan tidak mengenal musim dan tiap bulan panen.

Abu Sofyan ketua kelompok tani buah Naga desa Ngadirejo menuturkan “Buah naga ini sangat mudah dalam perawatannya selain mudah kami juga siap dalam mendampingi petani yang akan menanam buah naga, mulai pembibitan sampai berbuah kami siap mendampingi. “ujarnya.

Bagi petani Magetan yang mau bekonsultasi bisa menghubungi no 085730417102.Buah naga ini sangat minim dalam pengairan. Dan sangat cocok ditanam di lahan yang kering serta daerah yang kurang produktif.

Kepada Pena rakyat News Abu Sofyan ketua kelompok tani buah naga desa Ngadirejo berharap agar Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab Magetan memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada petani buah naga agar lebih bisa produktif lagi. Dan kedepan perkebunan buah Naga di desa Ngadirejo ini sangat memungkinkan untuk dijadikan tempat agro wisata petik buah Naga di wilayah kab Magetan untuk melengkapi destinasi wisata di kab Magetan.

Video kegiatan ini bisa di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan (jurnalis: Beni Setyawan)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

Prestasi Mahasiswa KKN 49 UMM Malang, Limbah Plastik Diolah Menjadi Paving Block.

MALANG – Limbah plastik yang sangat sulit diurai alamiah, telah menimbulkan masalah di sejumlah daerah di Indonesia. Untuk itu, kini keberhasilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur sebagai generasi bangsa Indonesia telah menciptakan pemikiran yang cermelang, yang awalnya limbah plastik tersebut tidak bisa bermanfaat kini telah bisa di olah menjadi paving block atau conblock.

Menurut penjelasan dari Ketua Divisi Ekonomi KKN 49 UMM, Arief Elfandi, Pengolahan limbah plastik itu dilakukan para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 49 Divisi Ekonomi di Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang Jawa Timur. Kegiatan pengolahan plastik tersebut dilakukan para mahasiswa bersama dengan masyarakat dan aparat desa, Jum’at 9 Agustus 2019 malam.

“Banyaknya limbah sampah plastik yang berserkan di lingkungan Desa Kemiri ini dapat merusak ekosistem lingkungan desa. Itulah alasan utama mahasiswa KKN 49 UMM untuk mencetuskan program unggulan mengolah limbah sampah plastik menjadi sebuah inovasi paving block,” ujar Ketua Divisi Ekonomi KKN 49 UMM, Arief Elfandi.

Masih dalam keterangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM itu menambahkan, selain sebagai solusi alternatif pengurai limbah plastik, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu menjadi sumber tambahan pendapatann masyarakat desa, serta menjadi Badan Usaha Dilik Desa (BUMDES) Kemiri.

Di tempat yang sama, mahasiswa KKN 49 UMM Divisi Ekonomi, Adil Abdul Hakim menambahkan, untuk memproduksi 1 buah paving block, diperlukan 1 kg sampah plastik yang dicampur dengan 1 kg pasir, lalu dicampur oli bekas.

“Masak oli bekas hingga mendidih, kemudian masukkan limbah sampah plastik ke dalam tungku berisi oli panas. Kemudian, jika sudah mencair keseluruhan plastik masukkan pasir lalu aduk hingga menyatu,” ujar Adil Abdul Hakim.

Selanjutlanya, lanjut mahasiswa Fakultas Teknik Informatika UMM itu, masukkan campuran plastik dan oli bekas tersebut ke dalam cetakan paving block.

“Kami sangat senang karena bisa berbagi teknik pengolahan paving blok ini, apalagi kami juga mendapat dukungan antusias dari para Ketua RT dan Ketua RW Desa Kemiri, para perangkat desa Kemiri, pejabat TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terakhir), DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kepanjen Malang, serta dosen pembimbing Ibu Ririn,” papar Adil Abdul Hakim lagi.

Sementara itu, Kepala Desa Kemiri, Wijiati mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada para mahasiswa KKN 49 UMM, karena telah memaparkan inovasi pengolahan limbah plastik dan oli bekas kepada para perangkat desa.

“Saya sangat senang dan berterima dengan adanya ide inovasi pengolahan sampah plastik menjadi paving block ini, yang mana sampah merupakan PR bagi kita semua. Dan saya berharap ke depan sampah ini bisa menjadi sampah berkah atau pun sampah rupiah yang dapat menambah penghasilan bagi masyarakat Desa Kemiri, untuk pemasaranya mungkin nanti akan di bantu oleh BUMDES,” ujar Wijiati. (win/widhi/Erf)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

Pacing Kabupaten Ngawi Gunakan Dana Desa Untuk Proyek Pembangunan TPT

PRN NGAWI – Prioritas penggunaan dengan (DD) Dana Desa di bidang infrastruktur terus dimanfaatkan untuk pembangunan desa, tak terkecuali desa Pacing yang terus membenahi infrastrukturnya.

TPT (Talut Penahan Tanah) dibuat di dusun Kerso Rt 02 Rw 03 desa Pacing Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi dengan anggaran DD tahun 2019.Sabtu (27/07/2019).

Ungkap Kades Pacing Digdo Budi Santoso saat dikonfirmasi “Salah satu upaya pencegahan erosi tanah ketika terus diguyur hujan yaitu melalui pembangunan talud selain itu juga berfungsi memperkuat badan jalan, terutama bila badan jalan tersebut memiliki beda tinggi dengan tanah di sekitarnya.

Dirasa jalan tersebut sedikit demi sedikit mmenglami erosi maka Desa pacing beserta masyarakat sepakat untuk mengarahkan Dana Desa tahun 2019 diantaranya untuk pembutan TPT di dusun Kerso.”

Desa dengan adanya pembangunan TPT diharapkan akan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, selanjutnya akan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat desa setempat yang telah memanfaatkan bantuan pemerintah terutama DD (Dana Desa) tahun ini.(wx)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

DISPARPORA : Gelar Pameran Wisata Beserta Produk Unggulan di Hari Jadi Ngawi ke-661

PRN, Ngawi – Dalam rangka hari jadi Ngawi ke-661 Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) untuk ke dua kalinya mengelar Pameran wisata dan produk unggulan. Acara yang berlangsung 3 hari 19 – 21 Juli 2019 ini mengambil tema “Kita jadikan semangat gotong-royong dan keterpaduan sebagai kekuatan untuk mengoptimalkan potensi Negeri Ngawi Ramah”.

Dalam pembukaan acara pada 19 juli pukul 07.00 WIB berlangsung meriah. Dihadiri oleh Bupati Ngawi dan wakil Bupati beserta forkopimda yang secara resmi acara dibuka oleh Bupati Budi sulistyono yang akrab di panggil Kanang dengan pemukulan bambu bersama-sama.

Dalam sambutanya Kadin Disparpora Rahmad Didik Porwanto mengatakan “acara ini digelar dalam rangka hari jadi Ngawi ke-661 dan mengenalkan wisata Ngawi beserta produck unggulannya.Adapun dalam acara ini di ikuti oleh beberapa stan dengan pameran produck unggulan Ngawi yakni Stan Dinas Pariwisata, Stan Lembaga Permasyarakatan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Mikro Batik dan Kayu, Dinas Pertanian, Dinas Pangan dan Perikanan, kuliner dan marchandise.

Selain itu pihak panitia acara juga menyediakan spot foto yang Menarik, seperti Gapura Benteng Van Den Bosch yang dikasih gambar Presiden Jokowi, ada juga spot foto di rumah kurcaci, dan spot-spot lainnya. Berbagai hiburan juga disediakan seperti musik, lomba fashion, lomba mewarnai dan modif motor.

Bupati Ngawi Kanang dalam sambutanya menyatakan “Ngawi mempunyai wisata yang tak kalah banyak serta menarik dibanding dengan kabupaten sekitar.Agenda ini adalah wujud pengenalan wisata dan produck kabupaten Ngawi agar nanti kedapan makin banyak dikenal dan di kunjungi wisatawan luar maupun daerah.”

Harapannya dengan adanya pameran wisata dan produck unggulan kali ini Ngawi akan menjadi kota yang menarik minat untuk dikunjungi. Mengingat, geliat visi Ngawi menuju kota potensi wisata yang setiap desa di Ngawi sekarang berlomba-lomba mengenalkan dan menggali potensinya terkait wisata, budaya dan lain-lain. (wx)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

KEMENTAN RI MELALUI DISPERTAHORTBUN SUMENEP MELAKUKAN PROGRAM UPPO UNTUK MENSEJAHTERAKAN PETANI.

PRN SUMENEP – Untuk memberikan kesejahteraan dalam pertumbuhan perekonomian bagi para petani di Sumenep, Kementerian Pertanian Republik Indonesia (KEMENTAN RI) melalui Dispertahortbun terus memberikan program kepada petani, seperti memberikan bantuan pembangunan Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO) Kepada Kelompok Tani di kabupaten Sumenep. Kamis 12/07/2019.

Program ini dilakukan oleh KEMENTAN RI melalui Dispertahortbun guna untuk mendukung penyediaan pupuk organik secara mandiri, sehingga petani dapat memproduksi dan menggunakan pupuk secara insitu. Sehingga petani di Sumenep bisa mandiri, mengirit biaya untuk produksi pertaniannya.

Bantuan pembangunan Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO), ini diberikan kepada empat kelompok tani (poktan) yang ada di empat kecamatan. Diantaranya: kecamatan Manding, Pasongsongan, Rubaru dan Guluk-guluk.

Kecamatan ke empat penerima bantuan UPPO ini sudah dilakukan survey monitoring dan evaluasi (Monev) lokasi, termasuk kelayakannya. Ini dilakukan sinergi oleh Ibu Ir. Dewi Taliroso MM M.Si dari Direktorat Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, Komisi II DPRD dan Dispertahorbun Kabupaten Sumenep. Program ini sangat disupport oleh komisi yang membidangi pertanian tersebut.

Dalam kesempatan ini Arif Firmanto Kabid Sarpras dan Penyuluhan Dispertahortbun Sumenep menjelaskan, bahwa Ke empat lokasi penerima bantuan UPPO ini yang diberikan kepada kelompok Tani sudah dilakukan pengecekan dan dinilai layak.

“Dipastikan empat poktan ini menerima paket Bantuan UPPO ini karena Sudah melakukan Survei dan layak untuk mendapatkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam pertumbuhan perekonomiannya di dalam memproduksi pertanian, ” Tutur Arif Firmanto.

“ketika program UPPO ini Sudah dilakukan harapan kami semoga bisa memberikan kemandiri kepada petani, seperti biaya produksi tanaman baik padi atau lainnya bisa ditekan, alias tidak terlalu mahal, ” Imbuhnya.

Tidak hanya itu Arif Firmanto juga menjelaskan, paket bantuan UPPO ini berupa 8 ekor sapi, bangunan rumah pembuatan kompos, bangunan kandang ternak, alat pengolah pupuk organik (APPO) dan kendaraan roda tiga.

“Insya Allah bantuan ini akan disalurkan pada Agustus kepada penerima, ” Imbuhnya.

Menurut Arif Firmanto bantuan ini bisa mendukung peningkatan produksi, produktifitas serta mutu hasil produksi pertanian, “Yang terpenting dengan bantuan ini, pendapatan petani makin meningkat sehingga kesejahteraan bisa lebih terjamin. Ini cita-cita yang diinginkan pemerintah, ” harapnya.

Untuk itu bagi kelompok Tani yang menerima bantuan ini hendaknya memanfaatkan secara maksimal. Sehingga, keberadaanya memberikan manfaat bagi sekitar, dan Gunakan sesuai pemanfaatannya agar semua harapan pemerintah dalam menyalurkan bantuan ini tercapai. (erfandi)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

PERTANI : Selalu Tampil Dengan Produk Pertanian Bermutu Tinggi

PRN PERTANI – Prestasi terus diraih oleh Perusahaan Umum Milik Negara (BUMN) PT PERTANI PERSERO khususnya dalam upaya meningkatkan hasil dan pruduk pertanian.

Dalam kesempatan yang lalu produk pertanian Jawa Tengah menyandang gelar di kancah perdagangan dunia, yaitu melepas ekspor 44 ton edamame ke Belanda melalui Tanjung Emas Semarang. (3/7)

Lebih lanjut menurut Ganjar Pranowo selaku Gubenur Jawa Tengah saat melepas ekspor 44 ton edamame ke Belanda dihadiri Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, Inspektur Jenderal Kementan, Justan Riduan Siahaan, Direktur Kepabeanan, Fadjar Dhonny, Sekretaris BKIPM, Septiama dan para pelaku usaha, merasa bangga dengan jerih payah dari semua pihak sehingga produk pertanian Jawa Tengah mendapatkan predikat istimewa.

Edisi kali ini PT PERTANI PERSERO menampilkan beberapa produk pertanian unggulan di beberapa wilayah Jawa dan daerah lainnya sebagai bukti kerja keras PT PERTANI PERSERO dan para petani… (yan/sh07).

baca selengkapnya