close

KABAR JATIM

KABAR JATIM

Luar Biasa… Kanit Idik III Polres Sumenep Memiliki Suara Emas

PRN SUMENEP, Setiap malam Minggu adalah malam yang indah bagi pemuda pemudi dan juga bagi orang yang sudah berkeluarga untuk jalan jalan dan nongkrong memanjakan pasangan bersama anak nya untuk menghibur diri.

Tidak terlepas juga MIFTAHOL RAHMAN,SH. dengan panggilan akrabnya Iib, Kanit Idik III Anggota dari Polres Sumenep bersama Istri dan anaknya menikmati malam Minggu dan ngopi bareng bersama teman teman wartawan dan keluarganya di kafe Geslim Sumenep di ujung timur pulau garam Madura, Sabtu 20/07/2019.

Dalam pertemuan ngopi bareng dengan wartawan, MIFTAHOL RAHMAN,SH. (Iib) Tampil di atas pentas menyumbangkan dua buah lagu dangdut untuk menghibur para pengunjung yang hadir, ususnya untuk anak dan istri tercintanya. dengan judul lagu yang dipersembahkan untuk Istri tercintanya ‘HANYA SATU’.

Tak disangka sangka Iib, Kanit Idik III Polres Sumenep Ternyata memiliki suara dangdut banget menyanyikan lagu dangdut duet ‘HANYA SATU’ , sampai sampai salah satu pengunjung di Geslim beranjak dari tempat duduknya untuk menyawer Iib Kanit Idik III, karena suaranya dangdut banget. (erfandi).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Ikan Dewa Penghuni baru Telaga Sarangan

PRN Magetan – Sarangan Sabtu, 20 Juli 2019 – Guna memotivasi dan memacu kesadaran masyarakat dan pelaku usaha peternakan dan perikanan di wilayah Kabupaten Magetan, serta memberikan informasi yang lebih luas kepada masyarakat tentang usaha peternakan dan perikanan sehingga akan meningkatkan konsumsi protein hewani, Pemerintah kabupaten Magetan ,melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar “Gebyar Peternakan dan Perikanan 2019”

Meskipun cuaca diliputi kabut tebal para peserta senam pagi yang diikuti oleh segenap anggota forkopimda, petani, peternak dan pelajar SD di lapangan Singolangu sangat antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan . Mulai dengan penanaman tanaman untuk pakan ternak sampai jalan santai menuju finish di telaga Sarangan.

Peserta jalan sehat dihibur oleh Taruna Taruni Marching Band dari Politeknik Perikanan Sidoarjo.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Drh. Kustini dalam sambutannya mengatakan ” Tujuan digelarnya acara ini guna memostivasi dan memacu dan kesadaran masyarakat dalam membangun peternakan dan perikanan, meningkatkan pelaku usaha peternakan dan perikanan, memberi informasi lebih luas pada masyarakat tentang usaha peternakan dan perikanan, mengukur pertumbuhan dan kemajuan pembangunan peternakan dan perikanan, serta meningkatkan konsumsi protein hewani” ujarnya.

Bupati Magetan Dr. Drs. Suprawoto.SH, M.Si. mengatakan ” kegiatan ini selain sebagai media sosialisasi dan pengenalan tentang ikan dan manfaat ikan dalam upaya meningkatkan konsumsi ikan bagi masyarakat Magetan juga diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar ikan dan produk ikan khususnya di Kabupaten Magetan yang berdampak pada kesejahteran masyarakat baik pembudidayaan sampai pengolahan produk perikanan. Untuk itu harus kita dukung untuk dilanjutkan dan dikembangkan karena kegiatan ini merupakan salah satu upaya mensukseskan program pemerintah yaitu “Membangun Generasi yang Sehat, Kuat dan Cerdas” serta peningkatan ketahanan pangan melalui gemar makan ikan.” Tutur Bupati.

Kepala Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Syarief Widjaja menuturkan “Kami dari kementrian sangat bangga atas apa yang dilakukan oleh Bupati dan kepala dinas Perikanan dan peternakan kab Magetan ,kami akan menjadikan Sarangan ini model atau percontohan di Indonesia bagaimana rakyat beserta pimpinannya secara bersama sama mencoba mengangkat kembali Ikan dewa (Torsoro) yang dulu merupakan ikan yang hidup danau Sarangan kembali menjadi lestari.Yang unik ikan dewa saat musim bertelur akan naik ke hulu sungai jadi kedepan akan bisa menjadi atraksi wisata yang unik di Sarangan. “ujarnya

Kegiatan ini diakhiri dengan pelepasan burung merpati dan 10.000 ikan Dewa /ikan Torsoro di danau Sarangan. Video kegiatan ini bisa di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan (Jurnalis Beni Setyawan)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Harapan Masyarakat Pengguna Jalan Poros Ambrol Dusun Krajan Tegaren Segera Dibenahi

PRN TRENGGALEK – Hampir 6 bulan lebih warga desa Tegaren kecamatan Tugu kabupaten Trenggalek menikmati jalan penghubung antar Kabupaten trenggalek-ponorogo juga yang menghubungkan di tiga desa Winong-Tegaren-Tempuran ambrol tergerus hujan deras di sisi badan jalan.

Jalan poros yang berada dilokasi Rt.01 Rw.01 dusun Krajan Desa Tegaren ini,melalui pantauan awak media PRN Jum’at (18/7) titik lokasi ambrol disisi badan jalan sepanjang sekitar 48,5 meter dan tinggi sekitar 4 meter ini sangat mengawatirkan keselamatan masyarakat yang melintasi jalan poros penghubung Kabupaten ini bisa sewaktu-waktu ambrol.

Yanto salah satu penguna jalan yang melintas saat di wawancarai awak media PRN menjelaskan,mau gimana lagi mas,jalan ini biasa kami lewati,biarpun kerusakan sudah terlalu lama dengan perasaan yang was-was kami melewati jalan ini,harapan saya semoga secepatnya pihak pihak terkait bisa memperbaikinya, sehingga masyarakat pengguna jalan bisa menggunakan jalan penghubung ini tanpa perasaan cemas serta was-was.ujar nya mengakhiri.

Saat dikonfirmasi diruangannya Heri Supriyanto Kades Tegaren Kecamatan Tugu mengatakan bahwa terjadinya ambrol badan jalan yang ada di Rt 01 Rw 01 dusun Krajan disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa bulan yang lalu.

“ya begitulah mas jalan penghubung di dua kabupaten ini sangat mengawatirkan,sering kali masyarakat bertanya kepada kami,terus kami mau membangun, menganggarkan dana terlalu besar dan kapasitas desa tidak mampu untuk menganggarkan pembangunan diatas 300jt lebih.

Karena dengan dengan besaran anggaran tersebut akan berimbas kepembangunan desa kami.jadi kami mengajukan proposal ke Dinas terkait supaya dibantu dan ditindak lanjuti”, jelasnya.

Hendrik Sekdes yang berada disampingnya menambahkan,kami sudah menghitungnya tapi anggarannya sangat besar,jadi bisa menghambat pembangunan desaTegaren jika dana kita fokuskan di situ.dengan adanya bencana atau musibah ambrolnya jalan penghubung yang menghubungkan akses jalan dua kabupaten ini kapasitas desa jelas tidak bisa membangun dengan nominal anggaran 300 an juta ke atas.

Semoga Dinas terkait bisa merespon serta menindaklanjuti proposal yang telah kami ajukan mas,terang Sekdes yang masih muda ini penuh harap. (bamb/atin)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Pembangunan Pro Rakyat Untuk Memajukan Karangtengah Sejahtera

PRN TRENGGALEK – Bukti nyata dan keberhasilan pembangunan di desa semakin terlihat semenjak dikucurkannya Dana Desa (DD) beberapa tahun belakangan ini dari pemerintah pusat yang langsung dikelola masing-masing desa. Sehingga desa bisa melaksanakan pembangunan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing desa yang berbeda-beda.

Tak ketinggalan seperti desa yang lain, desa Karangtengah kecamatan Panggul kabupaten Trenggalek giat melaksanakan pembangunan diberbagai bidang dengan berbagai macam sumber anggaran terutama dari Dana Desa (DD).

Desa Karangtengah dengan jumlah penduduk 4763 Jiwa ( KK 1588 ) terdiri dari 5 dusun terbagi 46 Rt dan 13 Rw, masing-masing dusun Banaran, dusun Krajan, dusun Karangtengah, dusun Kuyam,serta dusun Ngijen. Desa yang berada diwilayah kecamatan Panggul ini Merupakan sebuah desa yang barada di barisan pegunungan selatan. Karangtengah , Batas-batas wilayah Utara Desa Depok, Barat Kabupaten Pacitan, Desa Terbis Selatan Desa Besuki Timur dengan Komoditi desa Karangtengah adalah: cengkeh, ketela, nilam, pinus, padi, kedelai, jagung, mangga, pete, dsb
mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, sebagian pedagang, dan pegawai negeri (guru, bidan, mantri, dsb).

Saswito Kades Karangtengah saat ditemui awak media Pena Rakyat News diruangnya menuturkan,ia bersama Pemdes berusaha melayani masyarakat dengan sebaik-baiknyamemperbaiki sistim administrasi desa yang baik dan benar sesuai aturan yang ada.,dalam mengambil kebijakan setiap program apapun berdasarkan hasil musyawarah serta mengajak tokoh masyarakat dan warga masyarakat desa karangtengah mempunyai rasa memiliki agar terciptanya suasana yang kondusif, aman tentram dan damai dikarangtengah tercinta ini.

Lanjut Saswito,” selain kegiatan pemberdayaan masyarakat juga kita laksanakan,kami juga membangun infrastruktur desa melalui rabat jalan,pengaspalan jalan,sehingga roda perputaran ekonomi dimasyarakat semakin maju , dengan adanya fasilitas jalan yang bagus semakin mempercepat serta mempermudah akses masyarakat karangtengah dalam geliat ekonomi menuju masyarakat sejahtera bisa tercapai.

Semua juga tahu permasalahan untuk desa yang berada diwilayah pegunungan adalah infrastruktur yang jauh dari memadai, sementara perekonomian bisa berjalan lancar kan harus didukung infrastruktur yang bagus, makanya pembangunan fisik masih menjadi prioritas desa Karangtengah untuk dibangun,” terang Saswito Kades yang sangat bersahabat ini.

Menambahkan Indriyanti Kasun karangtengah,TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Karangtengah telah melaksanakan kegiatan Pembangunan Pengaspalan Jalan di Dusun Karangtengah Rt.006 rw.002 Jalan Lingkar Desa.

Kegiatan pembangunan ini menggunakan sumber dana dari DD (dana desa) tahun anggaran 2019, dengan panjang 850 m lebar 2,5 dengan total anggaran Rp.240 Juta.

Dikonfirmasi terpisah Sumarji Sekdes Karangtengah, melalui progam pembangunan mengedepankan kebersamaan untuk masyarakat dalam membangun serta menuju terciptanya kemajuan disegala bidang di Karangtengah ini kami terus mensupport.kedepannya pemdes serta warga masyarakat terus bisa bersinergi bekerja bersama sama menjaga dan merawat insfrastruktur yang telah dibangun tersebut, sehingga untuk menuju masyarakat yang sejahtera bisa terwujud dan desa semakin maju,sesuai progam bapak kades Karangtengah pembangunan Pro Rakyat,Harap sekdes yang murah senyum ini. (bamb/atin)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Pembekalan Kepala Desa di Magetan Jelang Pilkades Serentak 2019.

PRN Magetan – Pemkab Magetan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa gelar Pembekalan Kepala Desa dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2019,yang dilaksanakan di aula Hotel Bintang Magetan Senin 15/7/2019.

Dalam pembekalan selama 2 hari 15-16 Juli 2019 ini dibuka oleh Bupati Magetan, Dr Drs H Suprawoto SH MH.Dalam sambutannya Bupati Magetan menjelaskan tujuan dan maksud mengapa Magetan perlu adanya pilkades yang menggunakan E-voting . “Saya ingin agar gelaran Pilkades ini selain sukses pelaksanaan juga harus berdampak ekonomi sehingga kedepan Magetan juga akan menjadi rujukan bagi daerah lain akan mengunakan E-voting dalam pilkades di daerah mereka”tuturnya.

Bupati menambahkan “kita tidak ingin momentum pilkades di Magetan akan hilang dengan sia sia tanpa ada makna lebih, oleh karena itu dalam gelaran pilkades serentak 2019 ini kita akan melakukan Pilkades sistem E Voting dengan melakukan di desa yang jumlah pemilihnya paling banyak sehingga kedepan akan ada evaluasi bersama keuntungan desa yang melakukan E-voting dan yang tidak.Setiap kecamatan akan diambil 1 desa dengan ketentuan tersebut ” ujarnya.

Drs. Iswahyudi Yulianto M.S kepala dinas PMD Kab Magetan kepada Pena Rakyat News menuturkan ” Dalam gelaran pilkades serentak ini Bapak Bupati menginginkan agar E voting dilakukan dengan harapan untuk meminimalkan konflik dalam pilkades yang akan dilaksanakan, Selain itu pelaksanaan E Voting di minimal satu desa tiap kecamatan akan menjadi bahan pembelajaran kepada masyarakat .”tandasnya. Video kegiatan ini bisa di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan (Jurnalis:Beni Setyawan)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Rapat Paripurna, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018

PRN TULUNGAGUNG – DPRD Tulungagung menggelar rapat paripurna dengan agenda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018. Rapat paripurna di laksanakan di Gedung utama GRAHA WICAKSANA lantai II kantor DPRD Tulungagung. Senin,(15/07/2019).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono, S.E. M.S.i, dihadiri Plt. Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo, bersama para kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, serta seluruh fraksi DPRD Tulungagung.

Dalam rapat paripurna tersebut, seluruh fraksi di DPRD Tulungagung menerima dan menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018, yang beberapa waktu lalu disampaikan Plt. Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M.

Namun demikian, delapan fraksi di DPRD Tulungagung  juga memberi catatan di antaranya yang di sampaikan oleh Fendy Yuniar, M.S.E., juru bicara Fraksi PAN, yang meminta Pemerintah kabupaten Tulungagung untuk betul-betul membuat perencanaan sesuai dengan skala priupaten, agar tidak ada anggaran yang tidak terserap dan menyebabkan adanya Silpa.

“Selain itu kita berharap agar pemerintah daerah menertibkan pula oknum yang masih melakukan pungutan liar dana BOS di sekolah swasta,” ucapnya.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono, S.E. M.S.i, ini juga mengagendakan pembacaan laporan panita kerja (Panja) DPRD Tulungagung terkait tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI,  laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Tulungagung dan penyampaian Raperda DPRD Tulungagung masa sidang III tahun sidang V (periode Mei sampai dengan Agustus 2019).

Anggota Panja DPRD Tulungagung, Faruuq Tri Fauzi, M.P.d.I., yang membacakan rekomendasi Panja DPRD Tulungagung tersebut menyampaikan,  dalam melaksanakan tugasnya, panja telah melakukan rapat dengan TAPD dan OPD terkait di lingkup Pemkab Tulungagung, serta melakukan studi banding dan memberi rekomendasi.

“Hasil pembahasan dengan TAPD dan OPD di antaranya, pengelolaan rekening dan kas bendahara di lingkup Pemkab Tulungagung belum tertib serta penatausahaan dan pencatatan aset tetap Pemkab Tulungagung belum memadai,” jelasnya.

Lebih lanjut Faruuq menyatakan, rekomendasi dari Panja DPRD Tulungagung yang harus dilaksanakan Plt. Bupati Tulungagung, salah satunya adalah agar Plt. Bupati Tulungagung, memerintahkan Kepala BPKAD, untuk mengkaji dan menyusun revisi Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Uang Daerah Kabupaten Tulungagung, dan Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pembukaan dan Penutupan Rekening SKPD pada bank umum.

Plt. Bupati Tulungagung, Drs.Maryoto Bhirowo, M.M., pada sambutannya menyatakan akan melaksanakan evaluasi yang telah dilakukan dewan.

“Kami akan bekerja lebih baik lagi, sehingga hasil WDP (wajar dengan pengecualian) akan kembali menjadi WTP (wajar tanpa pengecualian),” tandasnya.

Selain memberikan sambutan, Plt. Bupati, Maryoto Bhirowo, dalam rapat paripurna juga menyampaikan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 dan menandatangani berita acara persetujuan bersama kepala daerah dan DPRD Tulungagung terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018.

Di akhir acara rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Imam Kambali, S.E. M.S.i., mengumumkan nama-nama anggota DPRD Tulungagung yang masuk dalam keanggotaan panitia khusus (pansus). Pansus tersebut akan membahas sembilan raperda pada masa sidang III tahun sidang V bersama tim asistensi pembahas raperda Pemkab Tulungagung.

Jurnalis : (fit/gus/PRN.TA)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Dinas Pangan dan Perikanan Berikan Sosialisasi Perkembangan Gizi dan Kesehatan

PRN NGAWI – Mengacu perkembangan generasi emas sosialisasi pengembangan gizi dan kesehatan di lakukan dinas pangan dan perikanan Kabupaten Ngawi.

Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Ngawi melalui Bidang Komsumsi dan Keanekaragaman Pangan mengadakan sosialisasi atau pelatihan pengembangan taman posyandu kepada kader posyandu yang sudah menerima hibah dan calon penerima hibah tahun 2019. Senin (15/07/2019)

Sosialisasi bertujuan agar peserta memahami bahwa gizi yang wajib untuk di berikan pada generasi emas tentunya memperhatikan segi kesehatan makanan yang menjadi salah satu hal penting tak bisa dipisahkan maka bergisi dan sehat menjadi mekanisme pemberian makanan komsumsi bagi anak-anak yang perlu terus di sosialisasikan.

Maraknya makanan yang banyak mengandung formalin dan tidak baik bagi perkembangan tubuh Kabid Komsumsi dan Keanekaragaman Pangan Agus Priyo Santoso dalam sambutanya mengungkapkan “Kita harus hati-hati dalam memberikan gizi kepada anak generasi emas sekarang.

Selain bergizi kesahatan merupakan hal yang harus kita sikapi bersama, melalui sosialisasi ini harapannya pemberian makanan pada anak harus memperhatikan segi kesehatan seperti komposisi makanan yang akan di berikan harus bergizi dan sehat semisal bebas dari formalin , pewarna makanan tekstil dan sebagainya”

Kegiatan Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber dari Dinas kesehatan yaitu Dr. Nugraha Ningrum dan dari DP3AKB Rahayu, S. Sos yang keduanya memberi materi tentang kesehatan dan gizi serta pengembangan BKB di taman posyandu.

Peserta yang hadir dari beberapa kader posyandu se-kabupaten Ngawi. Melalui sosialisasi ini harapannya akan lebih paham lagi dalam pengembangan Taman posyandu terkait mereka nanti akan menerima hibah untuk mengembangkan generasi emas yang sehat dan berprestasi.(wx)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Mahasiswa Trunojoyo Madura Lirik Potensi Lorjuk di Pesanggarahan

Wujud nyata mahasiswa UTM dalam program KKN.

Bangkalan, PRN – Lorjuk merupakan karang laut bercangkang yang panjang tubuhnya sekitar 3 cm. Di Madura, Lorjuk sering diolah untuk dijadikan pepes, dan air hasil rebusannya dapat diolah menjadi petis. Bahkan lorjuk bisa disebut sebagai seafood langka yang menjadi andalan kuliner di Madura.

Nah, sangat beralasan jika sejumlah mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memilih lorjuk sebagai bahan utama untuk membuat olahan produk unggulan frozen food. Ini terjadi saat para mahasiswa UTM melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN), di Dusun Prongpong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, Madura.

Kelompok KKN 01 UTM diikuti 15 mahasiswa-mahasiswi dari berbagai jurusan ini, berlangsung awal Juli dengan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. 

“Kami memilih lorjuk sebagai bahan dasar olahan produk unggulan, karena di daerah Pesanggrahan memiliki potensi besar dalam hasil laut terutama lorjuk,” ujar dosen pembimbing lapangan, Mujtahidin SPd, MPd, disela mendampingi mahasiswa di lokasi KKN.

Pelatihan dilakukan di Dusun Prongpong, salah satu dusun yang rata-rata penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan lorjuk. Berdasarkan informasi, selama ini nelayan langsung menjual lorjuk dalam bentuk mentah pada pengepul.

Pelatihan olahan yang dilakukan kelompok KKN 01 UTM bersama ibu-ibu Prongpong berhasil membuat dua produk makanan olahan, yaitu siwil dan nugget. Kedua jenis makanan ini memiliki pangsa pasar yang dapat diterima oleh semua kalangan, sehingga diharapkan mampu mengembangkan perekonomian masyarakat desa secara berkelanjutan.

“Antusias warga Prongpong tinggi sekali, terbukti sebanyak 30 ibu-ibu tak beranjak meninggalkan tempat pelatihan hingga akhir acara. Kami berharap ini menjadi langkah awal warga Prompong meningkatkan perekonomian mereka,” harap seorang mahasiswi peserta KKN, Karina.

Kahadiran kelompok KKN 01 UTM tersebut, ingin membantu mengembangkan ekonomi masyarakat Desa Pesanggrahan, khususnya Dusun Prongpong, agar potensi lorjuk yang ada bisa diolah menjadi produk unggulan desa. Dengan harapan desa juga bisa mendapatkan keuntungan bukan hanya dari pengepul saja, namun mereka juga bisa mendirikan usaha kecil dari produk unggulan yang sudah dilatihkan bersama Kelompok KKN 01 UTM. (rewandy/karina/cb)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Markas DPC PPP Kabupaten Mojokerto Didemo

PRN MOJOKERTO – Buntut dari ketidak terbukaan pengurus PPP Kabupaten Mojokerto dan berakhir dengan pelaporan ke Polres Mojokerto atas dugaan tindak pidana korupsi, kantor DPC PPP Kabupaten Mojokerto di jalan raya Gayaman di “Gruduk” anggota PPP. Sabtu, 13/7/19.

Dalam orasinya Subkan S. Ag selaku ketua pendemo menyampaikan bahwa pada dasarnya PPP berazaskan Islam dan memiliki ciri Ahlussunah wal Jamaah artinya menjadi kwajiban setiap anggota PPP menjunjung kehormatan dan nama baik partai.

“Nur Rosyid adalah sekertaris DPC PPP Kabupaten Mojokerto, dia telah menggelapkan uang bantuan saksi pileg 2019 dari DPW PPP Provunsi Jawa Timur dengan cara tidak membagikan uang saksi PPP sebagaimana yang sudah disepakati” tegas Subkan, S. Ag.

Sementara orasi dari pendemo lain yang juga sebagai pelapor kasus ini yaitu Machroji Mahfud, kekuasaan tertinggi partai PPP ada pada anggota partai dan karena Nur Rosyid dirasa sudah melanggar aturan partai, anggota menghendaki Rosyid harus dipecat dari jabatannya dan dikeluarkan dari keanggotaan PPP.

“Nur Rosyid itu gajinya 40 juta per bulan dari menjadi anggota dewan, tidak pantas dia makan uang saksi dari DPW, mangkanya dia harus dihapus keanggotaannya dari PPP demi nama baik PPP” pungkas Machroji Mahfud mengakhiri aksi damai fi kantor DPC PPP Kabupaten Mojokerto. (sh07).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

UNTUK MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN PEMKAB SUMENEP MENGGELAR JOB FAIR.

PRN SUMENEP, Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Tenaga Kerja terus berupaya melakukan program-pogram untuk mempermudah bagi masyarakat calon pencari kerja guna mengurangi tingginya angka pengangguran di kabupaten Sumenep dengan menggelar bursa kerja atau job fair di Gedung Korpri Sumenep, ujung timur pulau garam Madura, Rabu (10/7/2019).

Kegiatan Job Fair tersebut Pemkab Sumenep berupaya menghadirkan 20 perusahaan dengan berbagai spesifikasi yang berlangsung selama dua hari di gedung Korpri mulai tanggal 10 s/d 11, guna memperbudah bagi masyarakat Sumenep mencari lowongan kerja sesuai bakat dan pendidikan yang di dimiliki.

Dalam kegiatan Job fair tersebut langsung dihadiri oleh Achmad Fauzi, SH, wakil bupati Sumenep yang menjelaskan dalam sambutannya, bahwa kegiatan Job fair adalah merupakan salah satu upaya pemerintah Sumenep kepada masyarakat Setempar bagi calon pencari kerja untuk mempermudah mencari kerja di berbagai perusahaan yang ada di Sumenep dan luar Sumenep.

“Pemkab Sumenep berharap kepada masyarakat setempat untuk pencari kerja benar-benar memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari pekerjaan sesuai dengan bakat, pendidikan dan kemampuan yang dimiliki oleh pencari kerja,” Ucap Achmad Fauzi.

Dan juga Menurut keterangan Achmad Fauzi wakil bupati Sumenep yang akan mencalonkan lagi di Pilkada mendatang menjelaskan bahwa kegiatan bursa kerja atau Job fair yang dilakukan setiap tahun tersebut telah membawa dampak positif terhadap masyarakat Sumenep,

“Sesuai data angkatan kerja di tahun 2017 sebanyak 822 ribu 431 jiwa dan pada 2018 bertambah menjadi 907 ribu 970 jiwa atau meningkat 10,40 persen. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan sejak tahun 2015 sampai 2018, yakni pada tahun 2017 sebesar 1,83 persen dan 2018 menurun menjadi 1,79 persen,” Tuturnya.

Ditempat yang sama dan dalam kesempatan yang sama, Moh. Sahrial Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, juga memaparkan bahwa kegiatan bursa kerja atau job fair yang dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Sumenep guna untuk meningkatkan semangat berkompetisi yang sehat bagi calon pencari kerja sesuai kebutuhan perusahaan ternama yang ada di Kabupaten Sumenep dan luar Sumenep.

“Pemeritah kabupaten Sumenep menggelar job fair ini yang digelar setiap tahun bisa bermanfaat dan memberi efek positif kepada masyarakat calon pencari kerja, sebab 20 perusahaan itu membutuhkan tenaga kerja sekitar 500 hingga 600 orang,” pintanya.

Semoga segala upaya yang dilakukan Pemerintah kabupaten Sumenep bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep. (erfandi).

baca selengkapnya