close

KABAR POLISI

KABAR POLISI

TIM T4P POLRES BANTAENG BERHASIL MENANGKAP DPO CURAT

PRN BANTAENG – Tim T4P yang dipimpin Aiptu Hamiruddin telah melakukan penangkapan terhadap DPO Pencurian (bongkar sekolah) di Jl. Pemuda Bantaeng. 28/8/19

Tim T4P Polres Bantaeng menangkap dan mengamankan tersangka Atas Nama AS, 15 THN, warga JL. PEMUDA BANTAENG.

Penangkapan berdasarkan laporan pihak sekolah SD 5 Lembang cina LP – B/26/II/2019/SulSel/Res.btg pasa tanggal 1 februari 2019.

Dari keterangan yang didapat pelaku melakukan pencurian di SD Negeri 5 Lembang Cina ( TKP ), adapun barang yang berhasil di curi oleh pelaku pada saat itu adalah 2 ( Dua ) Unit Laptop, masing – masing 1 ( Satu ) Unit Laptop merk LENOVO  dan ACCER, masing – masing berwarna hitam, 14 Inc, dan masing – masing pada tampilan layar awalnya ( Walpaper ) terdapat tulisan “ SDN.5.L.CINA “, 1 ( Satu ) Unit Kamera Canon, warna hitam, dan Uang tunai sekitar Rp. 7.000.000,- yang kesemuanya merupakan Barang Inventaris SD Negeri 5 Lembang Cina, dan atas terjadinya Peristiwa tersebut maka Pihak SD Negeri 5 Lembang Cina mengalami kerugian materill sekitar  18.000.000,-

Bermula dari hasil penyelidikan terkait keberadaan DPO pencurian sesuai dengan laporan polisi dimana pelaku dideteksi sedang berada dirumahnya setelah beberapa bulan DPO pasca penangkapan rekannya yakni lelaki R sehingga Tim T4P mendatangi rumah DPO dimana pada saat dilakukan penangkapan pelaku sedang nonton tv bersama dengan neneknya dan dari keterangan pelaku semua yang yang dilakukan atas dasar kebutuhan perut.

Selanjutnya tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun Penjara (syam).

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Murni Penyebab Kasus Pembunuhan Lantaran Dendam Pribadi

PRN MADIUN – Kasus pembunuhan HS warga kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun, Minggu 1/9/2019 akhirnya terang benderang, terungkap saat press release kasus pembunuhan HS warga Banjarejo Taman Kota Madiun oleh HC warga Wayut Jiwan Kabupaten Madiun lantaran dendam pribadi keduanya pernah berselisih paham saat mendekam di lapas klas 1 Madiun sekitar tahun 2017.

Tersangka mengaku sakit hati lantaran pernah dipermalukan dihadapan teman teman di lapas dendam itu ternyata dibawa hingga tersangka bebas 17 Agustus 2019.

Sementara itu Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu memberi keterangan sekaligus membantah kabar yang berkembang terkait motif pembunuhan tersebut, beragam dugaan mengemuka salah satunya pembunuhan bermotif organisasi persilatan hal itu tegas dibantah Kapolres Madiun Kota.

Berdasar penyelidikan yang kami lakukan desas desus yang katanya ada unsur dari perguruan silat itu tidak terbukti, seperti yang saya sampaikan lagi pembunuhan karena dilandaskan sakit hati tersangka kepada korban, sembari menyebut penyelidikan juga melibatkan unsur perguruan pencak silat.

Tersangka dibawah pengaruh minuman keras mengajak AT dan IR dua temanya untuk mengantarkan ke rumah korban sekitar pukul 13.00 tanpa babibu tersangka langsung menusukan pisau yang dibawanya kearah perut korban, tusukan pisau juga mengenai liver dan ginjal korban.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan nafas terakhir.Tersangka HC berhasil diamankan di Kelurahan Kejuron Taman tempat persembunyianya beberapa jam setelah kejadian, petugas terpaksa menghadiahi timah panas di kedua kaki tersangka lantaran berupaya melawan petugas, dan tersangka AT ditangkap di rumahnya di Kelurahan

Pangongangan sedang IR yang merupakan warga Kelurahan Manguharjo menyerahkan diri kepada polisi sekitar pukul 15.30.
Dari sini unsur pembunuhan berencana sudah terpenuhi tersangka terbukti sudah menyiapkan alat dan merencanakan pembunuhan, tersangka terancam pasal 340 KHUP dengan ancaman penjara seumur hidup atau selama lamanya 20 tahun kurungan. (toni)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Resmob III Polres Jombang Berhasil Ringkus Sindikat Pembuat KK dan KTP Palsu

JOMBANG – Dalam Pers Rilis Sat Reskrim Polres Jombang menjelaskan bahwa telah mengamankan seorang yang di duga melakukan tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat.

Resmob III mendapatkan informasi bahwa di daerah kec / kab. Jombang ada seorang yang bisa membuat KTP dan KK yang tidak sesuai dengan data aslinya ,kemudian hal ini langsung di tindak lanjuti bahwa informasi tersebut benar adanya ,pada hari Minggu ( 01/09/ 2019) sekira jam 22.00 wib Resmob melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan LPA/17/IX/RES.1.9/2019/JATIM/RES JBG, tanggal 01 September 2019.,Minggu, 01 September 2019 pukul 22.00 Wib di Jln. Semeru Rt/Rw. 009/002 Ds. Denanyar Kec / Kab. Jombang.

Hingga pada akhirnya berhasil menangkap , FDR, Laki Laki , 32 tahun, pekerjaan swasta, Agama Islam, Alamat Jln. Semeru Rt/Rw. 009/002 Ds. Denanyar Kec / Kab. Jombang., AZ, laki-laki,36 tahun, Islam, alamat Dsn. Ploso Ds. Plosogenuk Kec. Perak Kab. Jombang.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jombang Azi pratas SH.SIK Menjelaskan” Tersangka FDR memesan kepada Tersangka AZ untuk dibuatkan KTP dan KK palsu dengan tujuan untuk dipergunakan sebagai kelengkapan kredit sepeda motor, kemudian oleh Tersangka AZ dibuatkan dengan cara melakukan scanning terhadap KTP maupun KK asli lalu identitas maupun foto diedit menggunakan program Paint dan Microsoft Word, setelah itu hasil untuk KTP dicetak menggunakan printer warna pada lembaran plastik mika dan hasil cetakan dipotong dan ditempelkan pada material eKTP bekas sehingga menyerupai eKTP asli, sedangkan untuk KK dicetak warna menggunakan printer warna pada lembaran kertas HVS putih ukuran F4 kemudian dilaminating.”

Ditambahkan oleh Kasat Reskrim “Adapun untuk prosesnya membutuhkan waktu sekitar 2 jam dan setelah jadi oleh Tersangka AZ diserahkan kepada Tersangka FDR dan Tersangka AZ mendapat imbalan Rp. 200.000,-.” Imbuhnya.

Resmob III melakukan penangkapan terhadap tersangka dan setelah itu dikembangkan serta berhasil menangkap tersangka FDR , dan berhasil menyita beberapa barang bukti dibawa ke Polres Jombang guna proses lebih lanjut.Adapun barang bukti tersebut 1 unit komputer ,1 unit printer ,2 lembar eKTP, beberap lembar SUKET dan KK yang diduga palsu.

Dari kejadian ini pelaku dijerat Pasal 96A jo Pasal 8 ayat (1) huruf c UU RI No. 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas UURI No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. (pers riliss/assa)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Berkedok Jual Beli Mobil Pria Penipu ini Diamankan Polisi

PRN Ngawi – Yang dilakukan Johana Kurniawan (42) warga Jl.Kyai Mojo kelurahan Ketanggi Ngawi sungguh terlalu dan nekat terhadap Andi Frantika warga Jl.Trunojoyo kelurahan Karangtengah Ngawi. Dengan aksi tipu dia berhasil mengelabui pria yang akan membeli mobil.senin (02/09)

Kejadian berawal sewaktu Andi Trantika berniat membeli mobil Brio. Lalu keinginan dari korban terdengar oleh Johana Kurniawan. Yang selanjutnya pelaku dan korban bertemu pada awal tahun 2018.

Dengan janji manisnya akhirnya pelaku dapat membuat percaya pada korban, sehingga korban memberikan uang muka sejumlah delapan puluh satu juta. Akhirnya kendaraan yang dipesan tidak kunjung datang, korban terus menagih kendaraan yang dijanjikan.

Kembali dengan alasan bahwa uang untuk mengambil kendaraan tidak cukup akhirnya pria nahas tersebut kembali termakan bujuk manis pelaku. Dimana pelaku meminta tambahan uang yang dikabulkan oleh korban dengan memberikan enam puluh delapan juta rupiah.

Setelah itu pelaku kembali menghilang dan korbanpun kesuitan menghubungi pelaku.

Dan pada bulan Oktober 2018 korban berhasil menemui pelaku yang saat tersebut berjanji akan mengusahakan kendaraan yang diminta oleh korban. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya surat pernyataan antara pelaku dengan korban pada 20 Oktober 2018 silam.

Setelah itu pelaku menyerahkan kendaraan Brio warna abu-abu kepada korban dengan nopol D 1081 AFW. Yang dikemudian hari ternyata kendaraan tersebut diketahui didapat dari jaringan pihak leasing.
Karena korban merasa ditipu oleh pelaku pada 6 Januari 2019 korban melaporkan kejadian yang menimpa dirinya pada kantor Polres Ngawi.

“Pelaku memang dikenal sering melakukan aksi serupa dan saat ini pelaku juga menghadapi kasus yang sama di Polres Magetan,” jelas kapolres Ngawi AKBP.MB.Pranatal Hutajulu pada awak media.

Yang selanjutnya pelaku menjadi buruan dari Satreskrim Polres Ngawi. Sedangkan pelaku berhasil diamankan anggota Satreskrim polres Ngawi pada hari Jumat (30/08) lalu di wilayah Kendal Jawa Tengah.

Untuk tersangka akan dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukluman maksimal 4 tahun penjara. (wixke)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Gabungan Reskrim Polres Sumenep dan Sampang Berhasil Bekuk 2 Pelaku Pencurian Uang Dalam Mobil

PRN SUMENEP-  Atas Laporan Polisi : LP/130/VIII/2019/JATIM/RES SMP, tanggal 26 Agustus 2019. Satuan unit Resmob Polres Sumenep bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Sampang telah berhasil ungkap kasus terhadap dua pelaku pencurian uang tunai Rp. 100 Jt dalam Mobil kondisi parkir di wilayah hukum Polres Sumenep, Ujung timur Pulau Garam Madura, Senin 26/08/2019.

Pencurian itu berawal pada Senin 26/08/2019, sekitar pukul 11.00 wib, SYAIFULLAH, Alamat Dusun Kayu Aru Desa Kangayan Kec. Kangayan Kab. Sumenep. tiba di toko MOFIT JI. Imam Bonjol Desa. Pamolokan Kec. Kota Kab. Sumenep, dan memarkir mobilnya di depan toko tersebut, setelah SYAIFULLAH masuk ke toko tersebut untuk membayar bahan – bahan bangunan yang sudah di belinya.

Lalu dua tersangka ALI IDRUS Als SUMBING Pekerjaan : Swasta, Alamat Jl. DI Panjiatan No. 24 Kel. Bagus Kuning Kec. Plaju Kab. Palembang bersama dengan MOH SHOLEH, Pekerjaan : Petani, Alamat Dusun Raas Desa Kemuning Kec. Traga Kab. Bangkalan, melakukan pencurian uang tunai Rp. 100 Jt, yang ditaruh didalam mobil Suzuki Ertiga warna putih Nopol : M-1870-VM.

Menurut keterangan dari AKP Widiarti SH Kasubag Humas Polres Sumenep, bahwa tersangka ALI IDRUS (SUMBING) dan MOH SHOLEH berboncengan dengan menaiki sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam lalu berhenti di belakang mobil SYAIFULLAH yang terparkir dipinggir jalan.

” ALI IDRUS Als SUMBING mendekat ke mobil yang terparkir tersebut, sedangkan tersangka MOH SHOLEH berjaga disekitar mobil dan memberitahu jika ada orang yang tau/memergoki tersangka ALI IDRUS Als SUMBING maka akan kabur/melarikan diri dari tempat tersebut.” Kata Widiarti SH.

“Lalu tersangka ALI IDRUS Als SUMBING melempar sebutir benda warna hitam ke kaca samping kanan depan mobil yang mengakibatkan kaca tersebut pecah selanjutnya ALI IDRUS Als SUMBING mendorong pecahan kaca tersebut kedalam lalu mengambil plastik hitam yang berisi uang Rp. 100.000.000,- yang berada di kursi depan mobil, setelah berhasil mengambil uang dua tersangka ALI IDRUS Als SUMBING dan MOH SHOLEH melarikan diri/kabur ke arah selatan.” Tambahnya.

Karena kejadian tersebut Resmob Polres Sumenep menghubungi anggota Polres Pamekasan, anggota Polres Sampang dan Polres Bangkalan, bahwa ke dua pelaku (tersangka) melarikan diri ke arah selatan menuju Surabaya, serta menginfokan ciri-ciri tersangka pencurian uang tersebut.

Kemudian sekira pukul 14.30 wib di depan Alfamart camplong Anggota Polres Sampang melihat ciri2 pelaku dan selanjutnya mengamankan pelaku dan hasil interogasi bahwasanya kedua pelaku selain melakukan pencurian d Sumenep kedua pelaku juga pernah melakukan pencurian uang dengan modus yg sama di depan SMP Torjun Sampang dgn kerugian 52.000.000. Pada tgl 20 Agustus 2019.

Barang bukti yang berhasil di amankan dari kedua pelaku berupa;
– 1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam Nopol : L-4171-UI.
– 1 (satu) buah helm warna putih
– 1 (satu) buah helm warna hitam
– 1 (satu) buah kemeja warna krem
– 1 (satu) buah celana warna coklat muda
– 1 (saru) buah celana warna coklat tua
– uang sebesar 70.000.000.

kemudian Resmob dan penyidik Pidum dipimpin oleh KBO Reskrim menuju Polres Sampang untuk berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sampang. (erfan)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

PENYERAHAN HEWAN KORBAN 10 EKOR SAPI DAN 53 EKOR KAMBING DARI KELUARGA BESAR POLRES SUMENEP.

PRN SUMENEP, Kapolres Sumenep AKBP Muslimin S.I.K. Melaksanakan Penyerahan dan pemotongan Hewan Qurban dengan jumlah keseluruhan hewan Qurban Keluarga Besar Polres Sumenep sebanyak 10 ekor Sapi dan 53 ekor Kambing di halaman Mapolres Sumenep, Minggu 11/08/2019, sekitar pukul 08.00 wib.

Menurut keterangan dari AKP Widiarti SH Kasubag Humas Polres Sumenep menjelaskan bahwa, Penyaluran hewan korban tersebut adalah: 10 (sepuluh) ekor SAPI, dengan rincian, sbb :

Ponpes Al Amien Prenduan selaku pengasuh KH DR Ahmad Fauzi Tidjani, MA sebanyak 1 ekor sapi dari Kapolda Jatim, Ponpes Annuqoyah Kec Guluk-Guluk selaku pengasuh KH Ainul Yaqin sebanyak 1 ekor sapi dan untuk Masyarakat Sumenep 8 ekor sapi.

Untuk 53 ekor KAMBING, dengan rincian, sbb: Ponpes Mathaliul Anwar Kec Kota selaku pengasuh KH Said Abdullah sebanyak 2 ekor, Ponpes Sumber Payung Kec Ganding selaku pengasuh KH Ahmad Sa’duddin sebanyak 1 ekor, Ponpes Sumber mas selaku Kec Ganding selaku pengasuh KH Badwi Sanusi sebanyak 1 ekor, Ponpes Nurur Rahman Kec Guluk-Guluk selaku pengasuh KH Nailur Ridha sebanyak 1 ekor, Ponpes Al Bustan Bayu Giri Kec guluk-Guluk selaku pengasuh KH Ahmad Fahri Sayuti sebanyak 1 ekor.

Lanjut AKP Widiarti terkait pembagian ekor kambing untuk korban, Ponpes Al Isaf Kec Guluk-Guluk selaku pengasuh KH Widadi Rahiem sebanyak 1 ekor, Ketua PC NU Kab Sumenep KH Panji Taufik sebanyak 1 ekor, Ponpes Nurul Ikhlas Kec Ambunten selaku pengasuh KH Fauzi Hasbullah sebanyak 1 ekor, Ponpes Assadad Kec Ambunten selaku pengasuh KH Taifur Aliwafa sebanyak 1 ekor, Ponpes Al Ibrohiem Kec Rubaru selaku pengasuh KH Mawardi sebanyak 1 ekor, Toga Kec Dungkek KH Mistari sebanyak 1 ekor, Ponpes Mathlabul Ulum Kec Lenteng KH Taufiqurahman sebanyak 2 ekor, Masyarakat Kab Sumenep sebanyak 39 ekor

Kegiatan pembagian hewan korban tersebut dihadiri langsung oleh:, Kompol Andi Febrianto Ali, S.E ., (Wakapolres Sumenep), PJU Polres Sumenep, Para Kapolsek Jajaran Polres Sumenep, Seluruh Anggota dan ASN Polres Sumenep.

“Selama kegiatan tersebut berlangsung berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif”, tutup AKP Widiarti.
(Kusno).

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Polres Sumenep Gelar Pers Rilis atas Beberapa Kasus yang Telah Diungkap

PRN SUMENEP – Dalam pers rilis yang di gelar Polres Sumenep dengan sejumlah wartawan yang ada di kabupaten Sumenep, tentang penindakan kasus yang terungkap oleh Reserse kriminal yang terjadi di wilayah hukum polres Sumenep, di ujung timur pulau garam Madura, Rabu 31/07/2019.

Dalam keterangan AKBP Muslimin selaku Kapolres Sumenep telah memaparkan kasus tindak pidana yang terungkap oleh Polres Sumenep Yang diantaranya:
1. kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh 6 pelaku di rumah kost desa kolor dengan cara bergiliran dalam kondisi korban tidak sadarkan diri, dari ke 6 pelaku tersebut ada beberapa pelaku yang masih dibawah umur.

2. Kasus curanmor dengan dua kasus yang berhasil di ungkap oleh satuan Reskrim Polres Sumenep yang pelakunya dalam satu kasus ada dua orang dengan modus sama sama karena kebutuhan ekonomi,

” Di informasikan hususnya kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Sumenep yang memarkir kendaraannya di usahakan agar menggunakan kunci ganda, agar si pelaku curanmor agak kesulitan,” harapan Kapolres Sumenep kepada masyarakat.

3. Pengungkapan kasus pembunuhan penembakan di Talango yang sudah lama Setahun lebih, yang kejadian tersebut pada hari Jum’at 20 April 2018, atas kelihaiyan Polres Juli 2019 kasus pembunuhan tersebut terungkap oleh Polres Sumenep, dari kedua pelaku yang sudah ketangkap kasus pembunuhan tersebut akan di kembangkan oleh Polres Sumenep untuk menangkap aktor dari semua itu,

“Inisial pelaku ‘M alias E’, warga desa Sang kec. Talango, dan ‘N alias S’, Desa Banban kec. Talango, dengan barang bukti yang di amankan adalah sebuah Butir peluru dan hasil visum, sehingga pelaku dikenakan,Pasal 340 sub. Pasal 338  Jo 338, pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukumannya diatas 20 th,” ucap Muslimin.

Masih keterangan AKBP Muslimin, ” DPO dengan inisial K, pelaku dengan bayaran 15 juta, motif korban di duga pelaku santet, semua itu masih dalam proses pengembangan Polres Sumenep yang sebenarnya motif apa..?”, IMBUHNYA.

Bayaran 15 juta itu untuk dua pelaku yang masing-masing pelaku ada yang menerima 10jt, dan yang satunya menerima 5jt.

4. Kasus tindak pidana narkoba yang Kini semakin marak yang beredar di Indonesia, pinta Kapolres Sumenep kepada rekan rekan media jangan sampai terlibat dalam kasus narkoba dan apabila ada dari petugas kepolisian yang terlibat mohon segera dilaporkan.

Untuk kasus narkoba dalam saat ini ada 8 perkara yang bisa diungkap oleh Polres Sumenep, apa bila dari masyarakat bisa membantu mengungkapkan bandar besar dengan alat bukti yang kuat dari pihak kepolisian akan memberikan penghargaan. Barang bukti yang ada terkumpul sampai 11gram. Dengan pelaku 12 orang. (erfandi).

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Kasus Pembebasan Lahan Bandara Trunojoyo Berjalan Lancar, Penyidik Polres Sumenep Layangkan SP2HP

PRN Sumenep – Dugaan kasus pemalsuan dokumen kepemilikan lahan di Bandara Trunojoyo Sumenep saat ini kian berjalan mulus sesuai dengan regulasinya.

Pasalnya penyidik Polres Sumenep telah melayangkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 2 Juli 2019 kemarin kepada saudara Pelapor atas nama Subiyakto.

Menurut Kabbag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti, SH mengatakan dalam SP2HP tersebut pihak penyidik telah melakukan klarifikasi kepada 4 orang selaku terlapor dari Dinas Perhubungan Sumenep.

“Hasil perkembangan terakhir terkait penanganan kasus Bandara Trunojoyo, bahwa penyidik Polres Sumenep telah melakukan klarifikasi terhadap saudara Agustiono Sulasno, Ma’adin, Bambang Rudi Hartono dan saudara Sustono (Mantan Kadishub Sumenep, red) sendiri,” kata Kabbag Humas Polres di ruang kerjanya. Kamis (11/7).

Lebih lanjut, Widiarti menjelaskan, selanjutnya penyidik Polres Sumenep akan memanggil Badana Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep untuk dimintai keterangan.

“Selanjutnya Penyidik akan mengundang kepada Badan Pertahan (BPN Sumenep, red) untuk melakukan klarifikasi. Badan Pertahan adalah selaku lembaga yang mengeluarkan atau menerbitkan peta bidang tanah tersebut (Sertifikat Tanah, red),” jelasnya pula.

Selain itu, Widiarti yang juga menjabat sebagai Kapolsek Kota itu juga menyampaikan bahwa sebenarnya terkait SP2HP tersebut sudah beberapa kali diantarkan kerumah pelapor, tapi karena keadaan rumah selalu kosong akhirnya belum sampai ke pelapor.

“Untuk perkembangan hasilnya, SP2HP sudah kita luncurkan kepada bapak Subiyakto (pelapor, red), tetapi beberapa kali anggota kesana rumah tertutup,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kanit Pidter Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort (Satreskrim Polres) Sumenep, Miftahol Rahman, membenarkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengatarkan SP2HP kerumah pelapor tapi selalu tidak ada orangnya dirumah.

Oleh karena itu Pihak Polres mengirim surat hasil perkembangan teraebut dikirimkan kepada pelapor lewat jasa Pos. “Saya kerumah tidak ada, saya telpon tidak bisa. Jadi lewatkan POS, ” katanya lewat aplikasi Whatappsnya.

Sementara menurut Subiyakto (Pelapor) mengatakan bahwa dirinya kalau siang memang jarang ada dirumah karena waktu jam kerja. “Kalau siang saya kan lagi kerja mas,” jawabnya singkat.

Jurnalis : Rud/Erfan

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Tasyakuran Peringatan HUT BHAYANGKARA ke-73 POLRES MOJOKERTO

PRN MOJOKERTO – Dalam momentum peringatan hari Bhayangkara ke-73 menyajikan 73 tumpeng dan dihadiri 200 orang di Mako Koramil Jatirejo Kabupaten Mojokerto. 10/7.

Hadir dalam acara tasyakuran 73 tumpeng rayakan hari Bhayangkara ke-73, Sekda kab. Mjk ( Ir. Hery suwito. MM ), Waka Polres Mjk ( Kompol Toni Sarjaka SH. Sik. MH), Kasdim 0815 mjk ( Mayor inf.Zainal arifin), Kepala kejaksaan negri atau yg diwakili, PJU Polres Mojokerto, Camat se. Kab. Mojokerto, Kapolsek Jajaran Polres Mojokerto, Danramil jajaran Kodim 0815 Mojokerto, PP ( persatuan purnawirawan polri ) Kab. Mojokerto, Kepala desa se Kec. Jatirejo, Toga dan Tomas se Kec. Jatirejo.

Dalam sambutannya Waka Polres Mojokerto, Kompol Toni Sarjaka SH. Sik. MH mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden yg telah membimbing kami dalam keberhasilan organisasi Polri , Kami akan menjalankanka amanat bapak presiden yaitu
– Meningkan SDM polri
– Mengedepankan strategi Polri dalam bidang pelayanan dan perlindungan hukum kepada masyarakat
– Meningkatkan kualitas publik secara modern
– Meningkatkan profesionalisme
– Perkuat kerjasama antara TNI dan Polri serta lembaga lainnnya dalam bidang keamanan.

Waka Polres juga mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden yg telah menaikkan tunjangan kinerja kami sebanyak 70 % untuk meningkatkan kesejahteraan Polri.

Sementara selain arak-arakan dari Mako Koramil Jatirejo dengan membawa 73 tumpeng, acara ini juga dihibur dengan kesenian tradisional Bantengan ” Maja Utama” dibawah asuhan ( gus Bas). (samsul/nono).

baca selengkapnya
KABAR POLISI

POLSEK JATIREJO : Semarak 73 Tumpeng Ramaikan HUT BHAYANGKARA ke-73

PRN MOJOKERTO – Dalam merayakan HUT BHAYANGKARA ke-73 Jajaran MUSPIKA Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, memberikan apresiasi luar biasa. 10/7/19.

Sebanyak 73 tumpeng yang di pikul oleh prajurit Polri sebagai simbul hari ulang tahun Polri ke 73 tahun dan pengabdian Polisi terhadap masyarakat, bangsa dan negara Republik Indonesia.

Tampak hadir dalam acara yang digelar di Koramil Jatirejo, Waka Polres Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto, Dandim, Kejaksaan, Perkumpulan Budayawan dan dinas lain seluruh kabupaten Mojokerto.

Sementara untuk meramaikan pagelaran HUT BHAYANGKARA ke-73 juga diramaikan oleh seni budaya jaranan yang cukup ternama “GUS BAS” dari Jatirejo dan hiburan orkes melayu dengan artis kondang jawa timur.

Harapan kedepan dengan motto: Rastra Sewakotama, yang artinya Abdi Utama bagi Nusa Bangsa, POLRI dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. (Samsul).

baca selengkapnya