close

METRO JABODETABEK

METRO JABODETABEK

Yang Minta Lahan Kementerian Pertanian Bukan Pemkot

PRN KOTA TANGERANG – Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menyebut yang meminta lahan KemenkumHam untuk dijadikan lahan pertanian adalah Kementerian Pertanian.

Hal itu diungkapkan Arief saat menggelar pertemuan dengan warga, tokoh agama dan pegawai Pemkot Tangerang, di Ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Senin (15/7/2019).

Bahkan Arief juga berharap permasalahan Pemkot Tangerang dengan KemenkumHam RI tidak harus berkepanjangan dan tak perlu dijadikan polemik.

“Padahal yang meminta lahan tersebut untuk menjadi lahan pertanian adalah Kementerian Pertanian. Sampai dengan saat ini bahwa kepentingan Pemkot Tangerang adalah untuk menata kawasan, agar Kota Tangerang menjadi lebih rapih dan nyaman. Jujur secara pribadi saya kaget juga mendapatkan pernyataan Pekot tidak ramah dan saya cari gara-gara diacara peresmian oleh MenkumHam kemarin,” terangnya.

Arief menambahkan, bahwa Pemkot Tangerang tidak pernah mengusulkan lahan KemenkumHam untuk menjadi lahan pertanian, penetapan lahan pertanian itu didasari proses pemetaan tata ruang.

“Pemerintah justru memperjuangkan agar di Kota Tangerang tidak ada plotingan untuk lahan pertanian termasuk lahan milik KemenkumHam sebagaimana draft Raperda RTRW yang sedang kita usulkan,” jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa pada tahun 2014, Pemkot Tangerang telah mengajukan surat permohonan dan mulai ada progers pengukuran tanah pada tahun 2016.

“Kemudian di tahun yang sama, yaitu 2016. Pemkot juga mengajukan surat ke Presiden dan juga Mensekneg. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan. Dari seluruh luas 181 hektar lahan KemenkumHam yang sudah dibangun 64,15 persen sisanya hanya 13 persen, kalau semua lahan dibangun warga Kota Tangerang dapat apa,” tegasnya.

Dirinya juga mengaku, bahwa pihaknya telah banyak mengajukan surat permohonan, namun hingga kini belum ada jawaban pasti mengenai serah terima lahan KemenkumHam ke Pemkot Tangerang.

“Sudah banyak sekali surat yang dikirimkan, namun hingga kini belum juga ada jawaban mengenain serah terima KemenkumHam dengan Pemkot Tangerang,” tandasnya. (JALIL)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

PESAN WALI KOTA TANGERANG UNTUK LPM

PRN TANGERANG – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tangerang menggelar rapat koordinasi penguatan kelembagaan LPM. Acara dilangsungkan di gedung serba guna MUI Kota Tangerang, Selasa 16 Juli 2019.

Acara tersebut dibuka Wakil Wali Kota Tangerang, Sjahrudin. Ia juga menekankan, bahwa organisasi LPM harus bisa berguna untuk masyarakat dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan sampai tingkat kota.

“Organisasi ini adalah sebagai fasilitator yang berguna untuk masyarakat dan berperan aktif mengawasi pembangunan sebagai mitra pemerintah. Salah satu tugas organisasi LPM, yaitu ikut berperan dalam kegiatan musrembang kelurahan,” terangnya.

Terakhir ia berpesan agar setiap anggota LPM tidak bertindak atau berlaku arogan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Berikut Fungsi organisasi LPM kelurahan yang disampaikan Wali Kota:
1. Fasilitator
2. Mediator
3. Motivator
4. Dinamisator
(jalil)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Penghentian Pelayanan Disebabkan Walikota dan Kemenkumham Bersitegang

PRN KOTA TANGERANG – Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Achmad Ricky Fauzan menyebut Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah bakal menunda penghentian layanan pengangkutan sampah dan PJU di tanah milik KemenkumHam RI.

Diketahui sebelumnya, rencana penghentian pelayanan di lima wilayah kelurahan itu, lantaran Walikota Tangerang dengan MenkumHam, Yosanna Laoly sedang bersitegang. Terkait tudingan MenkumHam kalau Walikota Tangerang tidak ramah dan mencari gara-gara.

Dalam hal itu, Ricky menegaskan, bahwa Walikota Tangerang menunda penghentian pelayanan di lima wilayah Kelurahan dengan pertimbangan kepentingan masyarakat.

“Tadi sore Pak Wali menerima perwakilan warga dari lima wilayah kelurahan dikediamannya. Hasilnya, dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat Pak Wali memerintahkan jajarannya untuk tetap memberikan layanan pengangkutan sampah dan PJU secara parsial,” papar Ricky, Minggu (14/7/2019).

Ricky menambahkan, para perwakilan warga yang berasal dari lima kelurahan di Kecamatan Tangerang tersebut juga menyampaikan dukungannya kepada Pemkot Tangerang, untuk tak henti memperjuangkan fasos fasum KemenkumHam untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Warga pun meminta KemenkumHam tak diam dalam situasi kericuhan yang telah dibuat ini. Segera berikan fasos fasum kepada Pemkot Tangerang agar dapat dikelola untuk kepentingan masyarakat,” terangnya.

Lebih dalam ia mengatakan, bahwa pada pertemuan itu, Walikota Tangerang dengan bijak menjelaskan alur perkara secara langsung dengan sebenar-benarnya.

“Sehingga warga lebih jelas duduk perkara antara Pemkot dengan KemenkumHam,” ungkapnya.

Ricky menandaskan, bahwa Walikota Tangerang memohon doa kepada seluruh masyarakat terkait fasos fasum, agar lahan-lahan yang memang hak masyarakat ini dapat diselesaikan dengan baik.

“Semoga dengan doa masyarakat Kota Tangerang. Persoalan fasos fasum bisa cepat terselesaikan dan dapat diterima warga Kota Tangerang untuk kepentingan warga Kota Tangerang itu sendiri,” tukasnya menirukan ucapan Walikota Tangerang. (Jalil).

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Sakit Hati Dan Sering Bertengkar Hingga Berujung Pembunuhan

PRN Tangsel – polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Fifiana Sri Lestari (17), warga Kampung Pinang, RT 02/03, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang ditemukan di pinggir jalan, Jumat 21 Juni 2019 lalu.

Korban dibunuh dengan cara dicekik, lalu diikat tali rapia, dan mayatnya dibuang di pinggir jalan dekat sebuah danau di wilayah Kecamatan Legok. Pelaku berinisial JKR (18), yang tak lain merupakan tunangan korban.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan bahwa terungkapnya kasus ini setelah petugas berhasil mengidentifikasi identitas korban yang saat ditemukan tanpa identitasnya tersebut. Setelah melakukan pendalaman kepada para saksi, kecurigaan mengerucut terhadap JKR yang diketahui siang harinya terlihat pergi bersama Fifi.

Ferdy menyatakan, saat diperiksa penyidik JKR sempat mengelak telah menghabisi nyawa tunangannya tersebut. Namun setelah dicecar pertanyaan, akhirnya mengakui kepada penyidik.

“Pelaku sempat mengaku pada waktu kejadian sedang berada di tempat lain. Tapi akhirnya mengaku juga,” jelas Ferdy.

Adapun motif pembunuhan tersebut jelas Ferdi, tersangka JKR merasa sakit hati dan sering bertengkar dengan korban terkait keberadaan mantan pacar korban.

“Awalnya ribut di dalam mobil CRV milik orangtuanya yang dipakai oleh tersangka. Pihak korban dinilai sering membandingkan mantan pacar dengan tersangka. Korban kemudian dicekik dan tersangka membeli tali rafia dan membuangnya,” beber Kapolres.

Atas perbuatannya tersebut, lanjut Ferdi, tersangka dijerat UU Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUPidana dan atau Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman Hukuman maksimal seumur hidup.

“Karena korban masih di bawah umur maka tersangka akan kami jerat dengan UU Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUPidana dan atau Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman Hukuman maksimal seumur hidup,” pungkasnya.

Sebelumnya jenazah Fifi ditemukan oleh saksi yang melintas, Jumat 21 Juni 2019 sekitar pukul 14.00 WIB, dalam posisi terlungkup dan meninggal dunia. Kemudian saksi melaporkan ke Polsek Legok dan diserahkan ke Polres Tangsel. Keluarga Fifi menduga jika anaknya yang biasa mereka panggil dengan Fifi tersebut tewas oleh JKR yang tak lain adalah tunangannya sendiri.

Penulis : Ria

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang Adakan Halal Bi Halal

PRN Jakarta – Ketua Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang Ny. Detri Lukman Cahyono beserta seluruh Pengurus dan anggota Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang menghadiri Halal Bi Halal Polsek Metro Tanah Abang dalam rangka perayaan Idul Fitri 1440 H Yang bertempat di Aula Lt 3 Polsek Metro Tanah Abang, jumat (14/6/19).

Kegiatan dihadiri oleh Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP LUKMAN CAHYONO,SiK.MH, Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang.

Seluruh anggota Polsek Metro Tanah Abang, 30 orang Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang, PNS dan PHL, 25 anggota Marinir yang sedang bertugas di Polsek Metro Tanah Abang.

Kapolsek Tanah Abang,  AKBP Lukman Cahyono, SIK MH menuturkan, Kegiatan ini dilaksanakan yang bertujuan untuk saling memaafkan, mempererat tali silahturahmi dan memupuk rasa kekeluargaan serta saling memaafkan antar Anggota Polsek Metro Tanah Abang, tegasnya kepada awak media. (ria)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Polres Jakpus : TNI-Polri untuk Pengamanan Sidang Perdana di MK Tidak Gunakan Senjata Api

PRN JAKARTA — Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan menegaskan, anggota TNI-Polri yang melakukan pengamanan sidang perdana sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menggunakan senjata api. Sidang sengketa PHPU pilpres akan digelar mulai pukul 09.00 WIB.

“Anggota TNI-Polri yang melaksanakan pengamanan tidak menggunakan senjata api,” kata Kombes Pol Harry kepada wartawan di Gedung MK, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/6).

Harry meminta personel yang melakukan pengamanan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan aturan yang ada. Kawasan di Gedung MK sudah steril dan dipagari barrier kawat berduri.

“Tolong patuhi SOP dan prosedur yang ada. Pelaksanaan di depan MK sudah steril dan diamankan,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Jumat pagi, MK akan menggelar sidang pendahuluan sengketa PHPU pilpres yang diajukan Prabowo-Sandiaga Uno. Agenda sidang perdana hari ini adalah mendengarkan permohonan pemohon (kubu Prabowo-Sandiaga Uno). (ria)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Wakapolres Jakpus Amankan Satu Orang Yang Sengaja Stop Kendaraan Melintas

PRN Jakarta – Seorang pria berbaju merah ditangkap polisi di sekitar Patung Kuda, yang jadi tempat aksi massa kawal sidang MK. Pria itu sengaja menyetop kendaraan yang melintas di Bundaran Patung Kuda.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian menjelaskan, pria tersebut terpisah dari para pengunjuk rasa, kemudian sengaja memberhentikan kendaraan yang melintas. Polisi yang curiga langsung menangkap pria tersebut.

“Jadi menurut dia tadi ada sesuatu yang salah dengan pengaturan lalu lintas, terus dia tadi ada menyetop beberapa pengendara sehingga mengganggu arus lalu lintas,” kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Adian di Kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Pria tersebut langsung ditangkap oleh polisi yang berjaga di sekitar lokasi. Arie mengatakan belum mengetahui motif pria tersebut memberhentikan kendaraan yang melintas.

“Kita amankan di Polsek untuk dicek. Nanti kita dalam, apa motifnya apa ada gangguan kita belum tahu,” tandas Arie. (ria).

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

4 Pelaku pengrusakan, pembakaran dan penjarahan Kendaraan Operasional Brimob adalah Kelompok Kriminal

PRN JAKARTA – Team Gabungan Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan 4 Pelaku perusuh sekaligus perusak dan pembakaran mobil Operasional Brimob pada 22 Mei 2019 lalu yang terparkir dijalan Tali Kota Bambu palmerah Jakarta Barat dan di jalan brigjen Katamso dekat. Flyover Slipi Jakarta Barat

Tak hanya itu, pelaku yang berinisial SL alias JL juga mencuri tas yang berisi senjata api dan uang tunai puluhan juta rupiah.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH mengatakan, pihaknya Telah melakukan penangkapan terhadap empat orang tersangka yakni SL, DI, WN, dan DO.

“Dimana kami amankan pelaku ini merupakan. Kelompok kejahatan dimana aksinya selain untuk melakukan Kerusuhan mereka juga melakukan penjarahan” ujar Kombes Hengki, Jumat (14/06/19).

Hengki mengungkapkan kronologi penangkapan keempat tersangka tersebut. Dijelaskannya, berdasarkan hasil penyelidikan Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat melalui analisis CCTV yang diperoleh dari temuan di lapangan, didapatkan informasi bahwa pelaku SU merupakan pelaku yang memecahkan kaca mobil Brimob dan mencuri tas yang berisikan Senjata api jenis Glock 17 dan tas merk Tumi yang dicuri dari mobil Brimob, di Slipi Jakarta Barat saat kerusuhan tanggal 22 Mei 2019.

“Ini kita tangkap 4 orang karena ada properti Brimob yang dicuri sampai sekarang harus kita amankan. Ada beberapa (properti) seperti senjata api dan sebagainya,” kata dia.

Masih dikatakannya, pelaku mengakui bahwa benar pelaku mengambil tas yang berisi uang 50 juta, STNK motor, kartu ATM, kartu anggota dan senjata api dari mobil Brimob yang telah dirusak pelaku dan massa.

Dari hasil penangkapan tersebut petugas mengamankan 1 pucuk senjata api jenis Glock 17, 1 unit honda Vario hitam, 1 unit HP samsung, 1 unit HP xiomi, 1 unit hp xiomi ,1 unit hp vivo, 13 butir peluru,1 buah jaket,b1 buah cincin emas, 1 buah kalung emas, 1 buah gelang emas, 1 buah celana, 1 pasang sepatu, uang sejumlah Rp 1.135.000

” Uang yang dicuri dipakai pelaku untuk membeli burung, bayar utang dan beli emas. Sedangkan untuk barang bukti tas, kartu ATM dan kartu anggota dibakar untuk menghilangkan barang bukti,”katanya.

Dengan ditangkapnya empat orang tersebut, sudah 189 tersangka yang diamankan oleh polisi dari Polres Metro Jakarta Barat.

Sekedar diketahui, pada kerusuhan 22 Mei 2019, di Sekitar Flyover Slipi, tepatnya di samping pintu masuk Wisma BCA, dua bus milik Brimob dibakar oleh massa yang melakukan kerusuhan.

Sementara itu, beberapa bus dan sejumlah kendaraan lain kacanya pecah dan rusak. (ria).

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Pelaku Tawuran Saat Malam Takbiran di Ciduk Polisi, Atribut Andepol di Bakar

PRN Jakarta | Sebanyak 24 remaja di Johar Baru Jakarta Pusat diamankan polisi usai terlibat tawuran yang kerap terjadi di Pulo Gundul, tepatnya di depan minimarket samping rel kereta api Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, saat Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu.

Tidak ada korban jiwa akibat tawuran itu, namun sebuah pedagang bensin eceran menjadi sasaran dan amukan para pelaku serta membakar kios tersebut. Untung api tidak membesar dan segera dipadamkan oleh sebagian warga.

Kapolsek Johar Baru Komisaris Polisi (Kompol) Endy Mahandika. SH mengatakan awalnya polisi mendapat informasi dari warga akan ada tawuran susulan yang kerap terjadi di wilayah jalan Pulo Gundul dekat salah satu minimarket (samping rel kereta api) pasca malam takbiran. Mendapat informasi tersebut polisi polsek Johar Baru pun berjaga di lokasi yang dituju. Dan berhasil mengamankan MR salah satu pelaku tawuran yang hendak menyalakan petasan ke arah lawan.

Kapolsek menjelaskan awalnya, polisi menangkap salah satu remaja berinisial MR pelaku tawuran yang telah sengaja menyalakan petasan ke arah lawan pada 12 Juni 2019, Jam 04.00 Wib.

“MR berhasil kami amankan saat hendak menyalakan petasan kearah lawan untuk memancing tawuran,” kata Kompol Endy Mahandika usai memberikan arahan serta pembinaan terhadap para pelaku tawuran di halaman Mapolsek Johar Baru, Kamis (13/6/2019).

Ia mengungkapkan dari MR polisi berhasil mendapatkan keterangan dan mendapatkan nama – nama pelaku tawuran.

“Tanpa menunggu waktu, dari hasil keterangan MR. Maka kami melakukan penjemputan kepada para pelaku tawuran di rumah masing – masing yang di pimpin oleh Kanit Reskrim dan berhasil mendapatkan sebanyak 24 orang,”papar Endy Mahandika.

Karenanya, lanjut Endy Mahandika pada dasarnya aksi-aksi tawuran dan premanisme ini merupakan perilaku yang menyimpang.

“Tak jarang aksi tawuran dan premanisme membuahkan ketidak nyamanan dan kerap menimbulkan keresahan hingga menelan korban meski hanya terluka,”katanya.

Andepol Pulo Gundul Bakar Atribut

Keberadaan nama atau Istilah “Sebutan” di wilayah Johar Baru menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian sektor Polsek Johar Baru.

“Kami sudah pantau keberadaan Andepol Pulo Gundul dan nama istilah atau sebutan bagi kelompok anak – anak remaja di wilayah Johar Baru ini, melalui sosial media. Tentu, ini menjadi perhatian kami untuk memberikan ruang sempit kepeda meraka, sebab jika ini dibiarkan akan terus dan terus terjadi tawuran di wilayah ini,” terang Endy Mahandika di Mapolsek Johar Baru.

Usai memberikan arahan dan pembinaan kepada para pelaku tawuran yang kebanyakan dari meraka itu di dominasi oleh remaja yang sebagian besar masih sekolah ini.

Dihadapan Kapolsek dan Kanit Reskrim Iptu M.Rasid para remaja itu melakukan ikrar untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya serta membakar atribut bertulisakan Andepol Pulo Gundul.

Selain itu, Kapolsek menghimbau kepada masyarakat khususnya bagi para remaja untuk tidak ada lagi atau menggunakan nama istilah di wilayah Johar Baru.

“Tentu kami akan mengawasi gerak gerik mereka dan kami menghimbau kepada masyarakat khususnya kepada para remaja untuk tidak melakukan hal-hal yang mengganggu ketentraman di wilayah Johar Baru. Jika hal ini terus terjadi maka kami tidak akan segan – segan untuk menindak tegas bagi pelaku tawuran siapapun mereka”tegasnya.

Sementara itu, Iptu M.Rasid Kanit Reskrim Polsek Johar Baru menambahkan bahwa dari beberapa pelaku tawuran ada diantara mereka yang mengkonsumsi narkoba.

“Setelah kami melakukan tes urine, ada beberapa dari mereka itu positif mengkonsumsi narkoba dan selanjutnya kami tahan,”pungkasnya.

Penulis : Ria

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Lapas Pemuda Tangerang Jadi Tuan Rumah Teleconference Percepatan Revitalisasi Pemasyarakatan 

PRN TANGERANG – Kamis (13/6) – Lapas Pemuda Tangerang hari ini mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan teleconference percepatan revitalisasi pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Banten (Kanwil Kemenkumham Banten). Dalam teleconference ini, hadir Imam Suyudi selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Jumadi selaku Kepala Lapas Pemuda Tangerang; dan juga seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten.

Teleconference ini sendiri merupakan hasil prakarsa dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Tujuannya adalah untuk menyiapkan apa saja yang dibutuhkan guna berjalannya revitalisasi pemasyarakatan sesuai dengan harapan. Tak hanya dari segi sarana, namun juga dari prasarana pendukungnya.

Di sela-sela teleconference, Imam Suyudi juga menyampaikan harapannya agar seluruh UPT Pemasyarakatan se-Banten bisa menyatukan visi guna terwujudnya revitalisasi.

“Tak hanya revitalisasi pemasyarakatan, kami juga berharap agar seluruh UPT bisa terus meningkatkan pelayanan baik kepada Warga Binaan dan juga masyarakat. Sehingga dapat terwujud suasana yang kondusif,” ujar Imam Suyudi.

Lebih lanjut, Imam Suyudi menambahkan bahwa seluruh UPT Pemasyarakatan juga dirasa perlu menyamakan persepsi terkait hal ini. Harapannya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di UPT Pemasyarakatan lain.

Jumadi juga menyambut baik pelaksanaan teleconference ini, seraya berharap agar Lapas Pemuda Tangerang bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada publik, baik para Warga Binaan maupun masyarakat pada umumnya.

“Penunjukkan Lapas kami sebagai tuan rumah saya rasa merupakan suatu kehormatan. Kami juga berharap agar kegiatan ini bisa menjadi momentum bagi kami untuk terus memberikan pelayanan publik yang baik,” kata Jumadi.

Penulis : Ria

baca selengkapnya