close

METRO JABODETABEK

METRO JABODETABEK

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang “SEGEL” Bangunan Tak Miliki IMB.

PRN TANGERANG – Anggota DPRD Kota Tangerang Banten kembali menyegel bangunan yang tidak/belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dikawasan Pergudangan dibelakang Polsek Cipondoh Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Banten, Kamis 07 Nopember 2019.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang H. Kosasih mengatakan, sekarang ini kita lakukan penyegelan ada kaitan masalah Inspeksi Mendadak (Sidak) kita yang kemarin.

Saat pembahasan Satpol PP dengan DPRD Kota Tangerang, bahwa ada mekanisme yang harus dilalui oleh pihak Satpol PP untuk melakukan penyegelan, diantaramya adalah adanya Standar Operasional (SOP) dimana Rekomendasi dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) yang sudah melakukan pemanggilan kepada pemilik bangunan, membuat rekomendasi ke Satpol PP agar di segel, maka kami DPRD Kota Tangerang meminta segera menyelesaikan persoalan tersebut untuk di segel.

Kita Apresiasi juga kepada Dinas Bangunan dan Satpol PP Kota Tangerang yang pada hari ini telah membantu melakukan penyegelan terhadap beberapa bangunan yang memang tidak mempunyai atau belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan, ujar H. Kosasih.

Pagi ini bersama sama saya mengawal penyegelan atas hasil sidak kemarin.

Yang paling penting adalah peran serta dari masyarakat, mulai dari proses administrasi  sampai perizinan bangunan, pungkas H. Kosasih. (hartono)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

SELAMAT…Jenderal Polisi Idham Azis, Msi Resmi Menjabat Kapolri

PRN JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi melantik Jendral Polisi Drs Idham Azis, Msi sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/19).

Pelantikan dimulai pukul 09.37 WIB. Idham Azis dilantikan berdasarkan surat keputusan presiden Nomor 97 Polri Tahun 2019 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang ditetapkan 1 November 2019 hari ini Jumat.

Presiden Jokowi lalu mengambil sumpah jabatan atas Jendral Idham Azis sebagai Kapolri baru.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi Dharma Bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Jokowi yang diikuti Idham.

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung Tribrata,”  lanjut Idham masih mengikuti Jokowi.

Idham lalu menandatangani berita acara pengangkatan sebagai Kapolri yang didampingi dua saksi, yakni Mendagri Jendral Purn. Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Berdasarkan pantauan di lokasi, acara pelantikan dihadiri sejumlah pejabat negara seperti Wapres Ma’ruf Amin, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Bappenas Soeharso Monoarfa, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid hingga Mendagri Tito Karnavian.

Lalu juga hadir Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, Menkominfo Johnny G Plate, Menperin Agus Gumiwang, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

Para pimpinan DPR hingga KPK pun terlihat hadir seperti Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin, Wakil Ketua DPR Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar hingga Ketua KPK Agus Rahardjo. Lalu ada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum PAN sekaligus wakil ketua MPR Zulkifli Hasan,

Idham Azis ditunjuk Jokowi menggantikan Tito Karnavian yang ditunjuk sebagai Mendagri dalam Kabinet Indonesia Maju. Ia ditetapkan setelah melalui fit and proper test oleh Komisi III DPR pada Rabu (30/10/19) lalu. (PRN/ SKI).
baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Tumbuhkan Bakat dan Minat Melalui ” Giat Kampung Pemuda” di Periuk Jaya

PRN TANGERANG – Aparatur Kelurahan Periuk Jaya Kecamatan Periuk Kota Tangerang menggelar kegiatan “Kampung Pemuda” di halaman Kantor Kelurahan Periuk Jaya, Sabtu 26 Oktober 2019.

Lurah Periuk Jaya M. Aam Hamdani S.IP yang didampingi Sekretaris Kelurahan Muhdi Komarudin S.IP mengatakan, kegiatan “Kampung Pemuda” merupakan Program Pemerintah Kota Tangerang.

Kegiatan kali ini mengusung Tema “Pemuda Hari Ini Pemimpin Masa Depan”, diisi dengan berbagai macam perlombaan, yaitu : Futsal, Mural, Stand Up Comedy, Puisi dan Akustik.

Setiap jenis perlombaan panitia hanya memberikan hadiah kepada juara 1 sampai juara 3, katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia pelaksana kegiatan Ahmad Sirojjuddin SPd.I yang juga sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Periuk Jaya mengatakan, kegiatan ini dimulai dengan Perlombaan Futsal yang telah selesai dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 yang lalu.

Dilanjutkan pada hari ini dengan dilaksanakan nya perlombaan “MURAL” pada pukul 08:00 Wib sampai dengan selesai.

Sedangkan lomba “Stand Up Comedy” dan “Puisi” dilaksanakan pada sore hari pukul 16:00 Wib.
Kemudian lomba “Akustik” dilaksanakan pada pukul 20:00 Wib.

Kegiatan ini akan diakhiri dengan Hiburan yang diisi oleh Group Musik “SAMSAKA” Band, lanjut nya.

Acara ini juga dihadiri oleh Babinsa (Ari May Lury serta Mardiyanto) dan Binamas (Priyadi) Kelurahan Periuk Jaya.

M. Aam Hamdani SIP juga mengatakan, sangat mengapresiasi kepada para pemuda yang telah mengikuti kegiatan ini.

Mudah-mudahan kegiatan “Kampung Pemuda” ini bisa dilaksanakan setiap tahun.
Dan semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menumbuh kembangkan “BAKAT-MINAT” dari para pemuda di wilayah Kelurahan Peruik Jaya, pungkas nya. ( jalil-Hartono)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Target Pembangunan JORR 2 Triwulan Pertama 2020 Harus Bisa Digunnakan

PRN KOTA TANGERANG – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kota Tangerang. Walikota Tangerang, H Arief R Wismansyah bersama Wakil Walikota, H Sachrudin dan Pj Sekretaris Daerah, H Tatang Sutisna didampingi Direktur Utama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) Agus Suharjanto, meninjau lokasi pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) Kunciran-Cengkareng di Jalan Husein Sastranegara, Kecamatan Benda, Jumat (19/9/2019).

Arief mengatakan, Pemkot Tangerang akan membantu percepatan pelaksanaan pembangunan tol JORR 2 yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kota Tangerang.

“Apalagi ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019 ini prosesnya. Sehingga di triwulan pertama 2020 sudah bisa dipergunakan,” ujar Arief saat meninjau lokasi tersebut.

Proses pembangunan fisik Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) Kunciran-Cengkareng hingga saat ini masih berada di posisi 58%, sedangkan target pembangunan pada bulan September 2019 adalah 80% untuk ruas tol sepanjang 14,19 KM.

Arief menegaskan, Pemkot Tangerang akan mendukung penuh pelaksanaan pembangunan Proyek Strategis Nasional ( PSN) di Kota Tangerang, terlebih yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga segala urusan yang terhambat bisa segera diselesaikan,” ungkap Arief.

Sementara itu Dirut PT JKC, Agus Suharjanto menyatakan, salah satu kendala saat ini yang menjadi faktor penghambat proses pembangunan JORR 2 adalah terkait pembebasan lahan.

“Masih ada 20% yang harus dikejar proses pembangunannya, dan diharapkan bisa selesai sesuai target di akhir tahun,” terang Agus.

Sebagai informasi, jalan tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan terbagi menjadi empat seksi, yaitu seksi pertama Simpang Susun Kunciran-Interchange Sultan Ageng Tirtayasa sejauh 2,04 kilometer, seksi kedua dari Interchange Sultan Ageng Tirtayasa-On/Off Ramp Benteng Betawi sejauh 3,52 kilometer, seksi ketiga di On/Off Ramp Benteng Betawi-Interchange Husein Sastranegara sejauh 6,57 kilometer dan seksi keempat di Interchange Husein Sastranegara-Simpang Susun Benda dengan jarak 2,06 kilometer.

“Titik akhir jaringan jalan tol JORR2 berada di ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran,” tutup Agus. (Hms/jalil.mhud)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Taman Gajah Menjadi Saksi Apresiasi Wakil Wali Kota Tangerang Kepada Kapolres

KOTA TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota menggelar apel dan deklarasi bersama masyarakat yang dipusatkan di Taman Gajah, Rabu (4/9/2019). Kegiatan itu mendapat apresiasi dari Wakil Walikota, Sachrudin saat memberikan sambutan pada apel tersebut.

Menurut Sachrudin, apel yang juga melibatkan jajaran pemerintah dan TNI, diharapkan dapat mendukung dan membantu kepolisian dalam melaksanakan serta menyukseskan operasi patuh Jaya.

“Kami mengapresiasi deklarasi yang secara langsung melibatkan unsur masyarakat. Apa yang dilakukan jajaran kepolisian bermuara untuk kepentingan masyarkat. Ini dalam rangka antisipasi, menyelamatkan nyawa karena tadi kita lihat korbannya sangat fatal,” ungkapnya..

Sachrudin berharap, dengan digelarnya deklarasi tersebut masyarakat dapat menerima informasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas.

“Nanti kita juga akan menyampaikan kepada jajaran camat dan lurah agar masyarakat dapat tertib dengan aturan,” pesannya. Polres Metro Tangerang Kota.

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim mengatakan, bahwa ini ada dua konsep. Konsep pertama pada saat gelar pasukan, yang lebih banyak ke aparat dan pemerintah daerah.

“Konsep kedua yang sekarang ini dilakukan, adalah apel bersama masyarakat. Kami menilai dengan melibatkan masyarakat, operasi patuh jaya diharapkan dapat berjalan dengan maksimal dan sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Abdul Karim.

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, kepolisian tidak mungkin melakukan penertiban tanpa ada dukungan dari masyarakat,

“Pihaknya tidak mungkin menertibkan sendiri dan harapan kita diwilayah kota tangerang tertib berlalu lintas,” ujar Kapolres.

Ia berharap Melalui deklarasi tersebut dapat menjadi ujung tombak untuk menghimbau kepada masyarakat lainnya untuk membantu tugas kepolisian Apel operasi Patuh Jaya

“Seperti Bhabinkantibmas kita memberdayakan masyarakat yang ada sehingga dapat membantu tugas kepolisian,” jelasnya.

Kapolres merinci, dari 11 Polsek yang tersebar di Kota Tangerang saat ini pelanggaran terbanyak didominasi pelanggar yang melawan arus.

“Hampir semua titik kerawanan melawan arus, kurang lebih bisa mencapai 100 titik,” sebutnya.

Berdasarkan data tersebut, kata Kapolres, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah Kota Tangerang untuk membuat rambu-rambu khusus.

“Penertiban baru, Pemasangan barier baru, tujuannya untuk ketertiban masyarakat,” tandasnya. (jalil)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Yang Minta Lahan Kementerian Pertanian Bukan Pemkot

PRN KOTA TANGERANG – Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menyebut yang meminta lahan KemenkumHam untuk dijadikan lahan pertanian adalah Kementerian Pertanian.

Hal itu diungkapkan Arief saat menggelar pertemuan dengan warga, tokoh agama dan pegawai Pemkot Tangerang, di Ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Senin (15/7/2019).

Bahkan Arief juga berharap permasalahan Pemkot Tangerang dengan KemenkumHam RI tidak harus berkepanjangan dan tak perlu dijadikan polemik.

“Padahal yang meminta lahan tersebut untuk menjadi lahan pertanian adalah Kementerian Pertanian. Sampai dengan saat ini bahwa kepentingan Pemkot Tangerang adalah untuk menata kawasan, agar Kota Tangerang menjadi lebih rapih dan nyaman. Jujur secara pribadi saya kaget juga mendapatkan pernyataan Pekot tidak ramah dan saya cari gara-gara diacara peresmian oleh MenkumHam kemarin,” terangnya.

Arief menambahkan, bahwa Pemkot Tangerang tidak pernah mengusulkan lahan KemenkumHam untuk menjadi lahan pertanian, penetapan lahan pertanian itu didasari proses pemetaan tata ruang.

“Pemerintah justru memperjuangkan agar di Kota Tangerang tidak ada plotingan untuk lahan pertanian termasuk lahan milik KemenkumHam sebagaimana draft Raperda RTRW yang sedang kita usulkan,” jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa pada tahun 2014, Pemkot Tangerang telah mengajukan surat permohonan dan mulai ada progers pengukuran tanah pada tahun 2016.

“Kemudian di tahun yang sama, yaitu 2016. Pemkot juga mengajukan surat ke Presiden dan juga Mensekneg. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan. Dari seluruh luas 181 hektar lahan KemenkumHam yang sudah dibangun 64,15 persen sisanya hanya 13 persen, kalau semua lahan dibangun warga Kota Tangerang dapat apa,” tegasnya.

Dirinya juga mengaku, bahwa pihaknya telah banyak mengajukan surat permohonan, namun hingga kini belum ada jawaban pasti mengenai serah terima lahan KemenkumHam ke Pemkot Tangerang.

“Sudah banyak sekali surat yang dikirimkan, namun hingga kini belum juga ada jawaban mengenain serah terima KemenkumHam dengan Pemkot Tangerang,” tandasnya. (JALIL)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

PESAN WALI KOTA TANGERANG UNTUK LPM

PRN TANGERANG – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tangerang menggelar rapat koordinasi penguatan kelembagaan LPM. Acara dilangsungkan di gedung serba guna MUI Kota Tangerang, Selasa 16 Juli 2019.

Acara tersebut dibuka Wakil Wali Kota Tangerang, Sjahrudin. Ia juga menekankan, bahwa organisasi LPM harus bisa berguna untuk masyarakat dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan sampai tingkat kota.

“Organisasi ini adalah sebagai fasilitator yang berguna untuk masyarakat dan berperan aktif mengawasi pembangunan sebagai mitra pemerintah. Salah satu tugas organisasi LPM, yaitu ikut berperan dalam kegiatan musrembang kelurahan,” terangnya.

Terakhir ia berpesan agar setiap anggota LPM tidak bertindak atau berlaku arogan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Berikut Fungsi organisasi LPM kelurahan yang disampaikan Wali Kota:
1. Fasilitator
2. Mediator
3. Motivator
4. Dinamisator
(jalil)

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Penghentian Pelayanan Disebabkan Walikota dan Kemenkumham Bersitegang

PRN KOTA TANGERANG – Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Achmad Ricky Fauzan menyebut Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah bakal menunda penghentian layanan pengangkutan sampah dan PJU di tanah milik KemenkumHam RI.

Diketahui sebelumnya, rencana penghentian pelayanan di lima wilayah kelurahan itu, lantaran Walikota Tangerang dengan MenkumHam, Yosanna Laoly sedang bersitegang. Terkait tudingan MenkumHam kalau Walikota Tangerang tidak ramah dan mencari gara-gara.

Dalam hal itu, Ricky menegaskan, bahwa Walikota Tangerang menunda penghentian pelayanan di lima wilayah Kelurahan dengan pertimbangan kepentingan masyarakat.

“Tadi sore Pak Wali menerima perwakilan warga dari lima wilayah kelurahan dikediamannya. Hasilnya, dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat Pak Wali memerintahkan jajarannya untuk tetap memberikan layanan pengangkutan sampah dan PJU secara parsial,” papar Ricky, Minggu (14/7/2019).

Ricky menambahkan, para perwakilan warga yang berasal dari lima kelurahan di Kecamatan Tangerang tersebut juga menyampaikan dukungannya kepada Pemkot Tangerang, untuk tak henti memperjuangkan fasos fasum KemenkumHam untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Warga pun meminta KemenkumHam tak diam dalam situasi kericuhan yang telah dibuat ini. Segera berikan fasos fasum kepada Pemkot Tangerang agar dapat dikelola untuk kepentingan masyarakat,” terangnya.

Lebih dalam ia mengatakan, bahwa pada pertemuan itu, Walikota Tangerang dengan bijak menjelaskan alur perkara secara langsung dengan sebenar-benarnya.

“Sehingga warga lebih jelas duduk perkara antara Pemkot dengan KemenkumHam,” ungkapnya.

Ricky menandaskan, bahwa Walikota Tangerang memohon doa kepada seluruh masyarakat terkait fasos fasum, agar lahan-lahan yang memang hak masyarakat ini dapat diselesaikan dengan baik.

“Semoga dengan doa masyarakat Kota Tangerang. Persoalan fasos fasum bisa cepat terselesaikan dan dapat diterima warga Kota Tangerang untuk kepentingan warga Kota Tangerang itu sendiri,” tukasnya menirukan ucapan Walikota Tangerang. (Jalil).

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Sakit Hati Dan Sering Bertengkar Hingga Berujung Pembunuhan

PRN Tangsel – polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Fifiana Sri Lestari (17), warga Kampung Pinang, RT 02/03, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang ditemukan di pinggir jalan, Jumat 21 Juni 2019 lalu.

Korban dibunuh dengan cara dicekik, lalu diikat tali rapia, dan mayatnya dibuang di pinggir jalan dekat sebuah danau di wilayah Kecamatan Legok. Pelaku berinisial JKR (18), yang tak lain merupakan tunangan korban.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan bahwa terungkapnya kasus ini setelah petugas berhasil mengidentifikasi identitas korban yang saat ditemukan tanpa identitasnya tersebut. Setelah melakukan pendalaman kepada para saksi, kecurigaan mengerucut terhadap JKR yang diketahui siang harinya terlihat pergi bersama Fifi.

Ferdy menyatakan, saat diperiksa penyidik JKR sempat mengelak telah menghabisi nyawa tunangannya tersebut. Namun setelah dicecar pertanyaan, akhirnya mengakui kepada penyidik.

“Pelaku sempat mengaku pada waktu kejadian sedang berada di tempat lain. Tapi akhirnya mengaku juga,” jelas Ferdy.

Adapun motif pembunuhan tersebut jelas Ferdi, tersangka JKR merasa sakit hati dan sering bertengkar dengan korban terkait keberadaan mantan pacar korban.

“Awalnya ribut di dalam mobil CRV milik orangtuanya yang dipakai oleh tersangka. Pihak korban dinilai sering membandingkan mantan pacar dengan tersangka. Korban kemudian dicekik dan tersangka membeli tali rafia dan membuangnya,” beber Kapolres.

Atas perbuatannya tersebut, lanjut Ferdi, tersangka dijerat UU Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUPidana dan atau Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman Hukuman maksimal seumur hidup.

“Karena korban masih di bawah umur maka tersangka akan kami jerat dengan UU Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUPidana dan atau Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman Hukuman maksimal seumur hidup,” pungkasnya.

Sebelumnya jenazah Fifi ditemukan oleh saksi yang melintas, Jumat 21 Juni 2019 sekitar pukul 14.00 WIB, dalam posisi terlungkup dan meninggal dunia. Kemudian saksi melaporkan ke Polsek Legok dan diserahkan ke Polres Tangsel. Keluarga Fifi menduga jika anaknya yang biasa mereka panggil dengan Fifi tersebut tewas oleh JKR yang tak lain adalah tunangannya sendiri.

Penulis : Ria

baca selengkapnya
METRO JABODETABEK

Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang Adakan Halal Bi Halal

PRN Jakarta – Ketua Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang Ny. Detri Lukman Cahyono beserta seluruh Pengurus dan anggota Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang menghadiri Halal Bi Halal Polsek Metro Tanah Abang dalam rangka perayaan Idul Fitri 1440 H Yang bertempat di Aula Lt 3 Polsek Metro Tanah Abang, jumat (14/6/19).

Kegiatan dihadiri oleh Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP LUKMAN CAHYONO,SiK.MH, Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang.

Seluruh anggota Polsek Metro Tanah Abang, 30 orang Bhayangkari Ranting Metro Tanah Abang, PNS dan PHL, 25 anggota Marinir yang sedang bertugas di Polsek Metro Tanah Abang.

Kapolsek Tanah Abang,  AKBP Lukman Cahyono, SIK MH menuturkan, Kegiatan ini dilaksanakan yang bertujuan untuk saling memaafkan, mempererat tali silahturahmi dan memupuk rasa kekeluargaan serta saling memaafkan antar Anggota Polsek Metro Tanah Abang, tegasnya kepada awak media. (ria)

baca selengkapnya