close
KABAR POLISI

Dua Pemuda Penghuni Kos Digaruk Petugas, Lantaran Diduga Sebagai Pengedar Narkoba

PRN KEDIRI -Satreskoba Polresta Kediri menangkap dua laki-laki di salah satu tempat kos yang berada di Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Keduanya diduga sebagai pengedar narkoba jenil pil dobel L. Minggu (15/12) sekitar pukul 00.30 WIB.

Diketahui kedua laki-laki tersebut bernama Faga Afrizal Pradana (21) asal Kelurahan Jamsaren Kecamatan Pesantren dan Gandung Setya Putra (22) asal Desa Jambean Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi mengungkapkan, sebelum melakukan penangkapan, Satreskoba Polresta Kediri menerima informasi mengenai peredaran narkotika dan obat keras di wilayah Kecamatan Pesantren.

“Dari informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui peredaran narkotika dan obat keras tersebut. Akhirnya, warga melaporlan adanya penghuni kos yang mencurigakan,” jelas Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, Minggu (15/12).

Masih lanjut AKP Kamsudi, saat personel Satreskoba melakukan pemeriksaan di salah satu tempat kos, ada dua laki-laki di lokasi tersebut. Dua laki-laki tersebut tidak lain Faga dan Gandung, personel pun segera melakukan pemeriksaan serta penggeledahan baik penggeledahan badan maupun tempat kos.

“Saat penggeledahan petugas menemukan satu paket sabu seberat 0,26 gram serta alat hisap (bong). Selain sabu, personel juga menemukan pil dobel sebanyak 743 butir. Diduga, sabu milik Faga ini akan dikonsumsi, barang-barang haram tersebut akhirnya dijadikan barang bukti dan Faga dibawa ke Mapolresta Kediri,” paparnya.

Sementara itu, sambung AKP Kamsudi, petugas yang melakukan pemeriksaan dan penggeledahan pada Gandung, menemukan 140 butir pil dobel L. Akibat menyimpan dan memiliki pil dobel L, tersangka (Gandung) dibawa ke Mapolresta Kediri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara masih di Mapolresta Kediri. Anggota masih melakukan penyidikan tentang kasus ini,” urai Kamsudi

AKP Kamsudi menambahkan, Faga diduga melakukan tindak pidana tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I jenis sabu dan tanpa keahlian mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar berupa pil dobel L.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Sementara untuk Gandung, diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja tanpa keahlian dan kewenangan menyimpan, mengedarkan sediaan farmasi berupa obat keras jenis pil dobel L yang tidak memenuhi persyaratan keamanan sebagaimana dimaksud dalam pasal 196 yo pasal 98 ayat (2) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” imbuhnya. (B.susilo)

Tags : Budak NarkobaKediri

Leave a Response

*