By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Garap Proyek Tanpa Koordinasi Desa, Ada Apa Dengan Kecamatan Sukamulya?
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Garap Proyek Tanpa Koordinasi Desa, Ada Apa Dengan Kecamatan Sukamulya?
NUSANTARA

Garap Proyek Tanpa Koordinasi Desa, Ada Apa Dengan Kecamatan Sukamulya?

Redaksi
Last updated: 9 Juli 2021 7:55 pm
Redaksi
Published: 9 Juli 2021
Share
SHARE

PRN KABUPATEN TANGERANG| Proyek pembangunan Rehabilitasi Perbaikan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang menggunakan material Udit berlokasi di Kampung Kemayungan RT.007/005 Desa Kaliasin Kecamatan Sukamulya, diduga tidak sesuai dengan Bestek serta tidak ada pemberitahuan/ Koordinasi kepada Kepala Desa.

Tidak adanya koordinasi dengan pihak desa dibenarkan oleh H. Dedi, Kepala desa Kaliasin ketika ditemui di kantornya.

“Saya tau pelaksana proyek itu orang Kresek yang bernama Lutfhi Bule dan sampe dengan saat ini belum pernah datang ke Kantor Desa atau memberitahukan adanya pelaksanaan pengerjaaan proyek SPAL tersebut,” tegasnya.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Shafira Putri Utama ini dengan nama Paket Perbaikan / rehabilitasi SPAL Kp. Kemayungan 007/005, menelan anggaran sebesar Rp. 99.729.000,- dari Kas APBD dengan estimasi pengerjaan selama 30 hari kerja.

Dari penelusuran awak media dilapangan, meski dianggarkan memakan waktu 30 hari pengerjaan, namun proyek ini hanya dikerjakan dalam hitungan hari dengan hasil yang dipastikan hampir rampung.

Meski Desa Kaliasin sebagai penerima manfaat dari pembangunan proyek tersebut, kepada awak media, Kades Dedi, merasa tidak dilibatkan dalam pelaksanaan pembagunan .

“Sekali lagi saya tegaskan kepada awak media bahwa saya tidak tahu adanya kegiatan pelaksanaan pembangunan tersebut bahkan jumlah anggarannya pun tidak tahu. Intinya tak ada koordinasi sama sekali kepada saya,” kata Dedi.

Terkait hal ini, awak media mencoba mengkonfirmasi Kasi Ekbang Kecamatan Sukamulya. Dihubungi berkali-kali melalui seluler, awak media tidak mendapatkan sambungan. Tak hanya itu, awak media juga mencoba menemui langsung ke ruang kerjanya namun hasilnya nihil.

“Jarang ada di kantor, sibuk dan sedang ada urusan masalah relokasi lahan di luar,” kata salah seorang staf kecamatan menjelaskan sulitnya menemui Kasi Ekbang.

Menanggapi hal tersebut Mulyadi, SH selaku Biro Hukum Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang berkomentar. Mulyadi menganggap bahwa apa yang terjadi di desa Kaliasin sebagai bentuk ketidak transparanan pengelolaan antara kecamatan dan desa.

Lebih lanjut, Mulyadi mengatakan bahwa ketidaktransparanan ini akhirnya menimbulkan kerugian pada masyarakat. Diantaranya minimnya pengawasan penggunaan anggaran dan kualitas bahan bangunan.

“seharusnya pelaksana atau pemborong harus melibatkan penerima manfaat, dalam hal ini yaitu Kepala Desa, kan semuanya harus sesuai prosedur biar semuanya bisa menjalankan fungsi kontrolnya, tetapi kalau kenyataannya atau faktanya pelaksana/ pemborong seperti ini, masyarakat bisa punya asumsi lain tentang mereka,” Kata Mulyadi.

(Mul)

You Might Also Like

Pembangunan Jalan Cor Beton Dimulai di RT 03 RW 04 Dusun Plosorejo Jagir
Diduga Peralatan Tidak Reading, Tim P.H.O Proyek Keuir Dishub Tidak Terima Proyek Pengadaan Rekanan
Unit Sabhara Polres Bantaeng Mengantisipasi Masyarakat ‘Beli Bodong’ di Minimarket
Ketua Bhayangkari Cabang Bantaeng Kembali Sambangi Warga Yang Kena Penyakit Hidrocepalus
Acara Pangantar Satgas Ter Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?