32.8 C
Mojokerto
BerandaKABAR JATIMDandim 0816 Sidoarjo Tinjau Kampung Tangguh Penghasil Jamu Herbal

Dandim 0816 Sidoarjo Tinjau Kampung Tangguh Penghasil Jamu Herbal

PRN SIDOARJO| Kampung Tangguh Dusun Semampir RW 06 Ds. Sidorejo Kec. Krian Kab. Sidoarjo mendapat apresiasi khusus dari Dandim 0816 Sidoarjo atas upaya inovasi dan kreatifitasnya yang dilakukan oleh warga semampir untuk membuat dapur umum jamu herbal penambah imun pencegah Covid-19. (29/7/21)

Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi, S.H. mengunjungi dapur umum jamu herbal penambah peningkat imun di kampung tangguh yg dibuat berdampingan dengan Posko PPKM Mikro dan Tempat Karantina yang dibuat oleh warga Dusun Semampir RW 06, selain itu Dandim 0816 Sidoarjo juga memberikan bantuan paket sembako serta obat-obatan bagi warga yang Isoman.

Dapur umum jamu herbal ini dibuat, dilatarbelakangi banyaknya warga Dusun semampir yang akhir-akhir ini sakit dan juga meninggal dunia.

Jamu yang diproduksi di dapur umum tersebut diantaranya diberi nama jamu Gumacer dan jamu Sawan 21. Jamu tersebut di berikan kepada warga yang saat ini lagi sakit dan juga yang sedang melaksanakan isoman.

Selain jamu kampung tangguh ini juga telah mendirikan posko PPKM Mikro dan Tempat karangtina sementara bagi warga yang reaktif confirmasi positif Covid-19.

Sementara itu Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi, S.H. mengatakan bahwa dapur umum ini lain dari pada yang lain, kalau biasanya dapur umum untuk memasak logistik masyarakat namun dapur umum ini adalah dapur umum pembuatan jamu herbal yang diperuntukkan untuk warga yang sakit biasa maupun warga yang isoman secara gratis.

“Ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan perlu diapresiasi, sudah jarang masyarakat yang masih melestarikan tradisi jamu sebagai peninggalan leluhur untuk sarana penyembuhan diri dari segala penyakit,” Kata Dandim.

Sutrisno selalu ketua RW 06 mengatakan  bahwa jamu tolak sawan 21 dan gumacer ini diproduksi sebanyak buat 200 botol setiap harinya.

“kita bagikan kepada warga yang membutuhkan, jamu tersebut dibuat dari bahan bahan herbal yang mudah didapat di sekitar kita mulai dari kencur, jahe merah, dlingu dan lain-lain. Dan alhmadulilah semenjak warga kami yang diberikan jamu tersebut berangsur-angsur sembuh, hal ini berkat iktiyar kita bersana untuk meminta kepada tuhan yang maha esa untuk melindungi warga dari penularan Covid-19,” tutur Sutrisno.

(Red)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya