26.8 C
Mojokerto
BerandaHUKUMFuboru Indonesia Layak Diperkarakan Buang Limbah B3 Dipinggir Jalan, Ini Kata DLH...

Fuboru Indonesia Layak Diperkarakan Buang Limbah B3 Dipinggir Jalan, Ini Kata DLH Sidoarjo

PRN SIDOARJO | Pembuangan Limbah B3 secara hukum diperbolehkan di Indonesia, namun dengan catatan harus memenuhi syarat tertentu dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya dalam peraturan perundang-undangan, diantaranya adalah telah memiliki izin dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melakukan netralisasi atau penurunan kadar racun, dan sebagainya.

Akan tetapi hal tersebut berbanding terbalik dari aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pasalnya Agung Suyatno selaku aktivis lingkungan hidup Yaskum Jatim menemukan adanya dumping illegal Jumat (21/07/23) di wilayah Kab. Sidoarjo tepatnya di exit tol porong lama yang diduga kuat limbah tersebut berasal dari perusahaan penghasil limbah B3 yaitu PT. Fuboru Indonesia.

Agung berharap agar Instansi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Sidoarjo transparan dan juga tegas dalam menindak lanjuti laporan dari warga masyarakat terkait dumping illegal limbah B3 di exit tol porong lama, apalagi menyangkut dampak dari limbah B3 tersebut sangat berbahaya.

“Saya akan kawal terus kasus dumping illegal limbah B3 yang terjadi di exit tol porong lama tersebut mas, saya berharap DLH Kab. Sidoarjo dan Instansi Hukum setempat agar transparan”. Ungkapnya

Dikatakannya, kasus tersebut sudah diadukan ke DLH Kab. Sidoarjo pada (21/07/23), bahkan pihak DLH Kab. Sidoarjo juga sudah memberikan jawaban secara tertulis kepada kami Yaskum Jatim bahwa limbah B3 tersebut memang benar milik PT. Fuboru Indonesia yang dihasilkan dari sisa produksi gasket/packing.

Memang pihak DLH Kab. Sidoarjo sudah melakukan verifikasi kepada PT. Fuboru Indonesia, bahkan PT. Fuboru Indonesia sendiri mengakui bahwa limbah B3 tersebut sisa hasil produksi gasket/packing. Bahkan pihak PT. Fuboru Indonesia sudah melakukan pembersihan di exit tol porong lama, dan bekerja sama dengan pihak trasnportir PT. Prasdha Pamunah Limbah Industri serta pihak ending atau pemusnah dari PT. Dowa Echo System Indonesia (DESI)”  ujarnya.

Meskipun pihak DLH Kab. Sidoarjo sudah melakukan verifikasi kepada PT. Fuboru Indonesia, sebaliknya PT. Fuboru Indonesia sudah melakukan pembersihan dengan bekerjasama kepada pihak ketiga yaitu PT. Prasadha Pamunah Limbah Industri sebagai transporter, dan PT. Dowa Echo System Indonesia selaku pemusnah tetap tidak menggugurkan sanksi pidananya dan juga sanksi adminitrasinya.

“Memang saya akui kinerja DLH Kab. Sidoarjo cepat dalam menanggapi aduan kami, dan pihak PT. Fuboru Indonesia sudah melakukan pembersihan akibat dumping limbah B3 di exit tol porong lama, akan tetapi tidak menggugurkan sanksinya mas, baik itu sanksi adminitrasi ataupun sanksi pidananya terkait dumping illegal limbah B3 tersebut” imbuhnya. (OKT)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini