close

BISNIS, EKONOMI

BISNIS, EKONOMI

Tingkatkan Pembinaan Kemandirian Dengan Wewujudkan Sarana Asimilasi Dan Edukasi (SAE) pada Rutan Sambas

PRN SAMBAS | Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sambas memiliki Sarana Asimilasi dqn Edukasi (SAE), hal tersebut ditandai dengan diresmikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kalbar. Jum’at/ 04-12.

Dalam kesempatan itu Kadivpas Kalbar, Suprobowati mengemukakan bahwasanya Sarana Asimilasi dqn Edukasi (SAE) Rutan Sambas ini sebagai wujud pembinaan kemandirian narapidana untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat, sehingga ada bekal ketrampilan dan keahlian diri ketika bebas untuk bisa dipergunakan dalam mencari penghidupan.

Kadivpas Kalbar, Suprobowati sedang mengambil telur di peternakan ayam petelur Rutan Sambas

“keberadaan SAE ini sangat penting bagi perkembangan pembinaan narapidana, karena dengan kegiatan kemandirian yang diberikan akan bisa membantu mereka untuk memiliki ketrampilan dan keahlian sehingga menjadikan bekal diri setelah bebas nanti, “terangnya.

Adapun area SAE Rutan Sambas ini memiliki lahan sekitar 2 Ha yang letaknya dibelakang tembok Rutan sambas.

Dalam kegiatannya SAE Rutan Sambas ini menggandeng dinas pemerintah setempat, antara lain dinas pertanian, peternakan dan perikanan kab. Sambas.

Di SAE Rutan Sambas ini terdapat berbagai macam kegiatan antara lain : perkebunan sawit, pertanian jagung, pertanian sayur-mayur, peternakan ayam petelur dan perikanan ikan nila. Semua itu terwujud atas kerjasama yang telah terjalin antara Rutan Sambas dengan dinas terkait di pemerintah kab. Sambas.

Hal senada juga disampaikan oleh Karutan Sambas, Priyo Tri Laksono bahwasanya kehadiran SAE di Rutan Sambas ini berkat peranan pemerintah setempat yang ikut berperan dalam program pembinaan untuk meningkatkan ketrampilan dan keahlian sebagai bekal mereka setelah bebas nantinya.

“hal ini merupakan sinergitas dan jalinan kerjasama yang baik antara pihak Rutan dengan dinas di pemerintahan kab. sambas, semoga peranan pemerintah setempat kedepannya akan lebih memberikan perhatian kepada warga yang ada di dalam Rutan,”ucapnya. (RED).

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

Masker “U Can See” Siap Menjadi Solusi Gaya Hidup Normal Baru

PRN SURABAYA |  Masker “u can see” sebutan untuk masker tembus pandang. Berbahan plastik mika food grade dipastikan aman untuk digunakan. Dipasarkan dengan harga satuan 20 ribu siap menjadi solusi gaya hidup normal baru. Jumat, 13/11/2020.

Kepada media, Kristianto menyampaikan bahwa ide tentang masker ini berawal dari perubahan prilaku hidup normal baru. Penggunaan masker kain, umumnya membuat seseorang sulit mengenali lawan bicara. Bahkan sangat mungkin menjadi peluang bagi pelaku kejahatan.

Bersama kolega, pria asal Surabaya ini akhirnya menangkapnya sebagai peluang. Masker tembus pandang ditawarkan sebagi solusi.

Dengan tetap mempertimbangkan aspek kesehatan dan estetika, masker ini diyakini dapat menjadi salah satu solusi. Setidaknya pengguna masker ini dapat tetap saling mengenal.

Hadir di acara Lemdik KJJT, Kristianto menyampaikan bahwa dengan kekuatan produksi 20 karton (@karton 480 pcs) perhari, pasar masker ini telah merambah ke seluruh Indonesia. Selain itu pihaknya sedang giat mensosialisasikan penggunaan masker ini di tengah masyarakat.

“Dalam beberapa minggu kedepan ini kami sudah merencanakan untuk mensosialisasikan penggunaan masker ini di lingkungan Kepolisian”, ungkap chief operating officer dalam sesi presentasi di depan awak media. (Henri).

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

KAI RAIH SERTIFIKAT ISO 37001:2016 SISTEM MANAJEMEN ANTI PENYUAPAN

PRN NGANJUK | PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 setelah menjalani proses sertifikasi yang sesuai dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan.“Sertifikasi ini merupakan bentuk komitmen KAI untuk mengatasi segala bentuk penyuapan dan sebagai perusahaan publik yang menjalankan Good Corporate Governance (GCG) yang baik,”ungkap Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo saat menerima Sertifikat di Gedung Jakarta Railway Center, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).
Didiek menambahkan, sertifikasi inisekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Menteri BUMN Nomor: S-35/MBU/02/2020 tentang Implementasi Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) di Badan Usaha Milik Negara berdasarkan SNI ISO 37001:2016. Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 memberikan panduan untuk mencegah, mendeteksi dan menindaklanjuti penyuapan dan tindakan korupsi lainnya.“Sertifikasi ini memperkuat pencegahan korupsi, kolusi,dan nepotisme yang telah kami jalankan sebelumnya seperti pengendalian gratifikasi dan pencegahan benturan kepentingan, budaya Whistleblowing System, pengelolaan LHKPN, sistem pengawasan intern,dan lain sebagainya,”terang Didiek.
Untuk mendapatkan sertifikasi SMAP SNI ISO 37001:2016ini, KAI melakukan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pengembangan dan implementasi, evaluasi, dan sertifikasi. Adapun sertikasi yang diperoleh oleh KAI dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi TUV Nord Indonesia untuk unit Quality Assurance & GCG dan lembaga sertifikasi Sucofindo untuk unit Pengadaan Barang dan Jasa. Kedepan, KAI akan terus mengembangkan dan menyempurnakan SMAP sehingga kebijakan menjadi proporsional dalam mencegah terjadinya penyuapan dan praktik korupsi lainnya.
Didiek mengatakan, selanjutnya SMAP ini akan diImplementasi ke seluruh satuan organisasi baik di kantor pusat maupun di daerah.Penyerahan sertifikat ini menjadi hadiah bagi KAI yang akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-75 pada 28 September 2020.
Dengan bertambahnya usia, KAI akan terus Wujudkan KAI Bersih, Bebas Suap, Bebas Korupsi.“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Kami akan selalu berkomitmen dengan didapatkannyasertifikasi ini.Seluruh Insan KAI akan terus menjunjung tinggi nilai AKHLAK, budaya integritas, serta zero tindakan penyuapan dan tindak pidana korupsi di lingkungan Perusahaan,sehingga tercipta tata kelola perusahaan yang baik,”tutup Didiek. (HMS KAI/tobing)
baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

HUT ke-75 KAI, Pelanggan Cukup Bayar Tiket 75%

PRN NGANJUK | PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan diskon tiket sebesar 25%, sehingga pelanggan cukup membayar 75% dari harga normal.

“Promo ini kami berikan sebagai apresiasi kepada pelanggan setia KAI dalam rangka HUT ke-75 KAI yang jatuh pada 28 September 2020,” Kata Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, melansir apa yang disampaikan oleh Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi.

Pelanggan dapat memperoleh tiket dengan harga murah, yakni mulai dari Rp150.000 untuk relasi Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Malang, Rp160.000 untuk relasi Bandung-Surabaya, serta Rp190.000 untuk relasi Jakarta-Yogyakarta. Namun untuk relasi tertentu Ixfan mengatakan, pelanggan KA akan memperoleh harga lebih murah lagi, karena berlaku tarif parsial. “Untuk lebih jelasnya pelanggan dapat melakukan cek harga lewat KAI Access,” imbuhnya.

Untuk KA – KA yang melintas di wilayah kerja Daop 7 Madiun, Promo dimaksud berlaku untuk 9 perjalanan kereta api keberangkatan 28 September 2020. Tiket promo jumlahnya terbatas, segera pesan melalui aplikasi KAI Access, Web kai.id, dan seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Adapun KA yang mendapatkan promo adalah sbb:

1. KA 72 Bima (Gambir-Surabaya Gubeng) Eksekutif 410.000
2. KA 254 Jayakarta (Pasar Senen-Surabaya Gubeng) Ekonomi 190.000
3. KA 2 Argo Wilis (Bandung-Surabaya Gubeng) Eksekutif 370.000
4. KA 78 Turangga (Bandung-Surabaya Gubeng) Eksekutif 370.000
5. KA 292 Matarmaja (Pasar Senen-Malang) Ekonomi 150.000
6. KA 291 Matarmaja (Malang-Pasar Senen) Ekonomi 150.000
7. KA 71 Bima (Surabaya Gubeng-Gambir) Eksekutif 410.000
8. KA 253 Jayakarta (Surabaya Gubeng-Pasar Senen) Ekonomi 190.000
9. KA 77 Turangga (Surabaya Gubeng-Bandung) Eksekutif 370.000
Tak hanya itu, pelanggan yang berangkat menggunakan KA Promo HUT ke-75 KAI tersebut berhak mengikuti undian berhadiah Voucher tiket KA Eksekutif dan Suvenir menarik. KAI menyediakan ratusan voucher dan ribuan suvenir yang akan dibagikan kepada pelanggan yang beruntung.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perjalanan dan promo HUT KAI, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, email cs@kai.id, dan media sosial KAI 121.

Berbagai promo ini bertujuan untuk memberikan kado kepada masyarakat dalam hal peningkatan pelayanan pada momen Hari Ulang Tahun yang ke-75 KAI. KAI berharap minat masyarakat akan layanan kereta api akan semakin meningkat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru, KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan seperti pelanggan diharuskan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test, wajib memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak nafas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

Pelanggan KA Jarak Jauh juga diharuskan mengenakan Face shield selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Bagi pelanggan dewasa, Face Shield akan disediakan KAI. Sedangkan pelanggan dengan usia dibawah 3 tahun (infant) agar membawa Face Shield pribadi.

Manager Humas Daop 7 Madiun
Ixfan Hendriwintoko

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

Pelayanan The Square Hotel Dimusim Pandemi

PRN SURABAYA | Kendati hotel saat melewati musim Pandemi covid-19 banyak yang gulung tikar akan tetapi The Square Hotel Jl.Siwalankerto 146-148, Rungkut, Surabaya, Jawa Timur tetap melayani Tamu sesuai Protokol Kesehatan.

Adanya covid-19 yang sangat berdampak bagi pengusaha khususnya bisnis perhotelan.

Nita selaku general manager menerangkan, “Sebenarnya covid ini sangat berdampak bagi management The Square mas,”kata Nita

“Penurunan aktivitas hotel begitu pesat mas akan tetapi Management The Square Hotel tetap malayani tamu sesuai standart protokol kesehatan yang berlaku dimusim pandemi mas.”

Management The Square Hotel selama pandemi covid- juga melakukan efisiensi karyawan dengan cara merumahkan beberapa karyawan mas.

“karyawan yang kami rumahkan juga mendapatkan gaji mas, Beliau menerima gaji 50% dari gaji karyawan aktif mas.” Ujar Nita

Masih kata Nita, Walaupun demikian, wanita yang telah menjabat 5 tahun sebagai general maneger (GM) menjamin kualitas pelayanan hotel tidak berkurang.

” Selain tetap ketat dalam menerapkan standart protokol kesehatan covid-19, pola pelayanan yang praktis yang membuat pelayanan menagement yakin masih dapat bersaing.”

Dalam melakukan pelayanan protokol kesehatan dimulai dari tamu cek’in dan Cek’out.

“Cek Suhu bagi yang cek’in dan pengecekan suhu badan tidak boleh lebih dari 26c° kalau kita menemukan tamu saat cek suhu lebih dari 26c° tamu itu kita tempatkan diruang isolasi di lantai 1dihotel kami,” Ujarnya

Bagi Tamu yang lolos cek suhu kita lanjutkan registrasi dan akan kita bantu pelayan selanjutnya.” Tambah Nita

Dalam menjangkau coustumer, pemasaran produk hotel lebih condong kepada digital marketing.

“Dengan inovasi digital marketing kami optimis dapat tetap bertahan melewati musim pandemi covid-19 ini,” Pungkasnya. (YULI)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

Optimis ! The Square Hotel Tetap Bertahan Menjalani Bisnis di Masa Pandemi

PRN SURABAYA | Untuk dapat bertahan di masa wabah Covid-19 seluruh sektor kehidupan dipaksa merubah pola. Tak terkecuali bisnis perhotelan. 27/8/20

The Square Hotel Surabaya merupakan salah satu pelaku bisnis yang menyadari keadaan ini.

Hotel yang berdiri sejak November 2011 kini hanya menerima kunjungan maksimal 21 kamar dari 125 yang dimiliki.

Dalam Konfrensi Pers, Nita selaku general manager menerangkan bahwa penurunan aktivitas hotel begitu pesat.

“Kami sempat merumahkan 50 karyawan namun dengan 9 orang kami tetap bisa bertahan”, ungkap wanita berkacamata itu.

Walaupun demikian, wanita yang telah menjabat 5 tahun sebagai general maneger ini menjamin kualitas pelayanan hotel tidak berkurang.

Selain tetap ketat dalam menerapkan standart protokol kesehatan, pola pelayanan yang praktis yang membuat pelayanan mereka diyakini masih dapat bersaing.

Dalam menjangkau coustumer, pemasaran produk hotel lebih condong kepada digital marketing.

“Dengan inovasi digital marketing kami optimis dapat tetap bertahan melewati masa pandemi ini”, tutup nita dalam sesi wawancara di forum pertemuan KJJT. (Samosir)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

“SUNAT GRATIS” Dalam Rangka HUT ke-3 Pusat Sunat Modern Tanpa Jarum Suntik Indonesia

PRN MOJOKERTO | Sebagai wujut syukur dalam kesuksesan PUSAT SUNAT MODERN ” Rumah Khitan Hikmah Husada”  yang ke 3 tahun, dibuka pendaftaran sunat gratis bagi anak-anak Yatim, Piatu dan anak-anak yang kurang mampu.

Kepada Pena Rakyat News H.M. Nasukhan S.Kep.Ns. (H Anas) sebagai nara sumber dari PUSAT SUNAT MODERN ” Rumah Khitan Hikmah Husada”  menerangkan bahwa, praktik ini sudah berjalan selama 3 tahun yaitu dengan menggunakan metode Sunat tanpa suntik, tanpa dijahit dan tanpa di verband.

Seperti diketahui bersama bahwa PUSAT SUNAT MODERN ” Rumah Khitan Hikmah Husada” sudah menapaki pengalamannya sejak tahun 2016 dengan berbekal ijin praktik dari dinas kesehatan nomor 848/1747/416-103.B/2016.

Untuk tahun ini dikesempatan HUT ke-3 dibuka buat 10 anak untuk segera mendaftarkan sunat gratis, pendaftaran dibuka mulai tanggal 30 Juli 2020 dan pelaksanaan kegiatan sunat gratis akan di selenggarakan pada 12 September 2020 bertempat di Jalan Jolotundo No. 28 Purwojati Ngoro Mojokerto.

Suwaktu-waktu pendaftaran ditutup apabila kuota sudah terpenuhi “Siapa Cepat Dia Yang Dapat”

Jurnalis : Mulyono (M e R)

baca selengkapnya
BISNIS, EKONOMI

Mengantisipasi Krisis Pangan Pemprov Jatim Menggelar Program Percepatan Tanam Padi 

PRN SUMENEP | Guna untuk mengatasi krisis pangan dalam situasi adanya wabah Covid-19 yang sedang terjadi saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memilih kabupaten Sumenep untuk melakukan program percepatan tanam padi, yang digelar di desa Babalan kecamatan Batuan, kabupaten Sumenep, di ujung timur pulau garam Madura, provinsi Jawa Timur. Jumat 19/06/2020.

Gerakan percepatan tanam padi tersebut dilakukan dengan tetap menggunakan protokol keselamatan Covid-19 terhadap semua para undangan yang hadir, dengan dilakukan cek suhu dan untuk melakukan cuci tangan sebelum memasuki tempat acara yang sudah di siapkan oleh panitia penyelenggara.

Gerakan percepatan tanam padi tersebut dihadiri oleh: Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Pemprov Jatim Ir. HADI SULISTYO, M.Si. bersama Rombongan Staf. Wabup Sumenep AHMAD FAUZI, SH.MH. bersama Staf. Dandim 0827 Sumenep LETKOL Inf. ATO SUDIATNA bersama Ajudan. Waka Polres Sumenep KOMPOL ANDI FEBRIANTO ALI, SE. bersama anggota. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan ( Dispertahortbun ) kabupaten Sumenep ARIF FIRMANTO, S.TP., M.Si. bersama Staf. Kasat Pol. PP Pemkab Sumenep PURWO EDI PRASETIA, SH  bersama anggota. Segenap Kelompok Tani dan Sejumlah awak Media yang hadir.

Kegiatan tersebut diawali dengan penanaman bibit padi secara simbolis yang dilakukan langsung di sawah oleh, Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Pemprov. Jatim an. Ir. HADI SULISTYO, M.Si. Wabup Sumenep AHMAD FAUZI, SH.MH. Dandim 0827 Sumenep an. LETKOL Inf. ATO SUDIATNA.
Waka Polres Sumenep an. KOMPOL ANDI FEBRIANTO ALI, SE. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan ( Dispertahortbun ) kabupaten Sumenep ARIF FIRMANTO, S.TP., M.Si.

Dalam sambutan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH.MH, mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dengan memilih kabupaten Sumenep untuk melakukan program gerakan percepatan tanam padi, guna untuk mengantisipasi krisis pangan di dalam situasi wabah Covid-19 ini.

” Atas nama Pemerintah kabupaten Sumenep mengucapkan banyak terimakasih kepada dinas Ketahanan pangan Provinsi Jawa Timur, semoga dengan kegiatan gerakan percepatan tanaman padi ini di kabupaten Sumenep untuk memutifasi kita supaya dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan pangan kepada masyarakat kabupaten Sumenep”. Ucap Wabup Sumenep.

Achmad Fauzi Wakil Bupati Sumenep juga menyatakan bahwa, Kabupaten Sumenep terdiri dari daratan dan kepulauan, petensi yang sangat besar yang ada di kabupaten Sumenep antara lain adalah di bidang pertanian, kabupaten Sumenep memiliki lahan sawah seluas 25.681 hektar dan luas sawah mencapai 117.341 hektar, yang bisa ditanam meliputi, Padi, Jagung, Kedelai, Kacang tanah, Kacang hijau, Ketela atau Pohong, dll.

Khusus untuk menanam padi kabupaten Sumenep memiliki lahan produktifitas yang semakin meningkat, dari tahun ke tahun, seperti yang dilakukan saat ini sawah di desa Babalan memiliki luas sawah 53 Hektar, yang terdiri dari 3 desa 40 Hektar di desa Babalan, 11 Hektar di desa Pabian dan 2 Hektar di desa Kolor, dan Alhamdulillah area tanam tersebut merupakan sawah yang produktif, sehingga bisa ditanam padi sampai 2x.

“Peningkatan produksi tanaman pangan perlu ditingkatkan yang paling baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya rendah dari tahun ketahun, kebutuhan pangan mengalami peningkatan sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk, penting yang ada di dalam upaya pencapaian produksi pangan di Kabupaten Sumenep berbagai strategi kebijakan tempuh antara lain, pengembangan sarana dan prasarana yang setiap tahun kita rasakan peningkatan produktivitas, pelatih penggunaan benih unggul, Penggunaan pupuk, serta penerapan teknologi yang berkembang saat ini penambahan produksi pengolahan dan pemasaran penguatan kelembagaan pertanian terhadap pendapatan”. Imbuhnya.

Dalam sambutan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo menyebutkan bahwa kabupaten Sumenep sebagai salah satu dari beberapa Kabupaten percontohan di Jawa Timur dalam program percepatan tanam padi, karena kabupaten Sumenep sangat berpotensi untuk tanam padi dan jagung, seperti yang dilakukan saat ini Gerakan Percepatan Tanam Padi di area persawahan Desa Babalan Kecamatan Batuan, Jumat (19/06/2020).

“Gerakan percepatan tanam padi di saat terjadi wabah Covid-19 seperti ini, agar tidak terjadi kekosongan produksi padi, karena para petani tetap menanam padi di daerahnya, bahkan program ini mampu meningkatkan produksi padi melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, sehingga Jawa Timur tetap menjadi lumbung pangan nasional”. Tutur Ir. HADI SULISTYO, M.Si.

Untuk itu Ir. HADI SULISTYO, M.Si. berharap kabupaten Sumenep bisa mencukupi kebutuhan kebutuhan pangan di 15 Provinsi yang lain tidak hanya di Jawa Timur saja, dengan dilakukan program gerakan percepatan tanam padi dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli, masih ada hujan, sehingga pihaknya menggenjot penanaman dilakukan lebih awal.

“Inilah bentuk kepedulian Gubernur Jawa Timur di wabah Covid-19 supaya seluruh daerahnya melakukan penanaman padi lebih awal, seperti kabupaten percontohan yang di tunjuk untuk program percepatan tanam padi di antaranya Kabupaten Jember, Tulungagung, Nganjuk, Ngawi, Bojonegoro dan Kabupaten Tuban”. Paparnya.

Disela waktu acara tersebut ARIF FIRMANTO, S.TP., M.Si. selaku Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep, mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Gubernur Jawa Timur kepada kabupaten Sumenep khusunya bagi para petani di Sumenep.

“Semoga dengan adanya program pelaksanaan percepatan tanam padi ini bisa memberikan motivasi, guna untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep,” Katanya. (Erfandi).

baca selengkapnya