close

Covid 19

Covid 19KABAR POLISI

Setelah di Vaksin Covid-19, Kapolresta Sidoarjo: Tidak Terasa, Jadi Jangan Takut

PRN SIDOARJO | Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Jumat (15/1/2021), di Kabupaten Sidoarjo mulai dilakukan. Pertama yang disuntik vaksin adalah jajaran Forkopimda Sidoarjo, beberapa pejabat Pemkab Sidoarjo dan tokoh agama.

Vaksinasi Covid-19 tersebut berlangsung di Gedung Hemodialisis Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo. Sesuai urutan Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono disuntik pertama kali. Selanjutnya Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, lalu Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi.

Dalam kesempatan ini Kajari Sidoarjo, Kepala Pengadilan Negeri Sidoarjo juga ikut divaksin. Diikuti kemudian oleh Achmad Zaini Sekretaris Daerah Sidoarjo, lalu dokter Syaf Satriawarman Kepala Dinkes Sidoarjo dan beberapa tokoh agama Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji usai disuntik vaksin, mengatakan tidak sakit dan tidak terasa. “Masyarakat tidak perlu ragu dan takut, ini demi kebaikan kita semua dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, saat seremonial pembukaan pelaksanaan vaksin, Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi pertama kepada para pejabat Pemkab dan Forkopimda ini membuat masyarakat Sidoarjo tidak perlu khawatir soal vaksinasi.

Vaksinasi tahap awal di Kabupaten Sidoarjo akan tetap memprioritaskan tenaga kesehatan. Setelah ini vaksin akan diberikan secara bertahap kepada kurang lebih 11.200 tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Jatah vaksin untuk Kabupaten Sidoarjo sementara ini baru 8.720 dosis. Sedangkan yang sudah datang dari Dinkes Jatim baru 4.000 vaksin dosis.(Tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIM

PPKM Sidoarjo Hari Ke-3, “SENSE OF CRISIS” Forkopimka Tulangan Dipertanyakan. Cafe dan Karaoke Tetap Buka, Apa Pejelasan Camat?

PRN SIDOARJO | Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo tidak memberi kesan adanya “SENSE OF CRISIS”. Istilah yang sering dipakai presiden Jokowi untuk menggambarkan kepekaan atas situasi darurat.

Karaoke dan Cafe tetap beroperasi meski poin ke 6 dari Surat Edaran Bupati menginstruksikan untuk mematuhi Perbup 58 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat Pada Masa Transisi. Kamis, 14/1/2021.

Dalam Perbup 58 Tahun 2020 pasal 18 poin 2  yang telah diubah dengan Perbup 72 Tahun 2020 jelas menyatakan bahwa Karaoke dilarang beroperasi. Hal ini juga ditegaskan oleh Komandan Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) pada jumpa Pers pada Senin, 21/12/2020 di Pendopo kabupaten Sidoarjo.

“Saya tegaskan Perbup 58 masih berlaku, tempat hiburan malam masih belum diijinkan beroperasi,” demikian kutipan penjelasan Kasatpol PP Widiantoro Basuki.

Ketegasan Komandan penegak Perda ini tidak berbanding lurus dengan kenyataan di lapangan. Dari pantauan Media, di wilayah hukum Kecamatan Tulangan, rata-rata Karaoke masih tetap buka dengan leluasa.

Sebut saja Cafe dan Karaoke X (bukan nama sebenarnya, red). Karaoke yang berlokasi di Jalan Raya Kebaron no. 44 ini tetap beroperasi. Dengan 4 Room yang dimiliki, awak media yang menyamar sebagai pengunjung ditawarkan LC (wanita pemandu lagu) dan paket minuman beralkohol.

Menyikapi hal ini, Camat Tulangan Drs. YOKO DIDIK yang di mintai konfirmasinya, menyampaikan bahwa saat ini kegiatan tersebut diperbolehkan dengan kapasitas berkurang.

“Kan sekarang boleh dengan kapasitas berkurang kalau saya ngak salah ya,” demikian penjelasan Camat.

Lebih lanjut pemegang kendali pemerintah Kecamatan ini menyampaikan bahwa perbup 58 berlaku jika kegiatan usaha ini melebihi pembatasan jam malam.

“Kalau melebihi jam malam ya,” demikian ungkap pak Camat merespon penyataan awak media yang menegaskan bahwa Perbup 58 tahun 2020 masih berlaku walau sudah ada Surat Edaran Bupati.

Masih dalam keterangan Yoko, dalam keterangannya, pemimpin pemerintah Kecamatan ini mengakui bahwa di wilayahnya memang belum ada tempat Karaoke yang memiliki ijin.

“Kalau ijin ya belum ada mas,” jawab Camat ketika ditanya berapa banyak tempat Karaoke yang telah memiliki izin di wilayah Tulangan.

Disisi lain, Kapolsek Tulangan menyampaikan respon baik terhadap permasalahan ini. Dalam pernyataannya, AKP. Anak Agung GPW. S.H. menyampaikan siap dan mendukung penegakan hukum atas setiap informasi yang masuk.

“Saya akan segera berkordinasi dengan forkopimka sebab ini rananya penegakan Perda,” demikian keterangan Kapolsek yang terkesan menghargai wewenang Satpol PP sebagai penegak Perda. (Yuli/Samosir)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIMKABAR POLISI

Polisi Perketat Pengamanan Distribusi Vaksin Covid-19 di Sidoarjo Tahap Pertama

PRN SIDOARJO | Distribusi Vaksin Covid-19 mulai dilakukan di Kabupaten Sidoarjo. Pada gelombang pertama, Pemkab Sidoarjo menerima 4.000 vaksin, tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (13/1/2021) dengan pengamanan ketat dari Brimob Polda Jatim dan personel Polresta Sidoarjo.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo dr Syaf Satriawarman mengatakan, 4.000 vaksin Covid-19 itu untuk tenaga kesehatan (Nakes).

“Untuk tenaga kesehatan yang bertugas di Sidoarjo,” kata Syaf kepada wartawan saat menerima distribusi Vaksin Sinovac.

Kadinkes Sidoarjo menjelaskan, vaksinasi Covid-19 akan digelar Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Ada 10 orang yang akan divaksin pertama kali di RSUD Sidoarjo. Seperti Pj Bupati, Sekda, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Dirut RSUD, Kepala Dinkes, perwakilan MUI dan tokoh agama.

Syaf Satriawarman menjelaskan, Pendistribusian vaksin ke masyarakat, tergantung verifikasinya.

Dalam artian, siapa saja yang mendapatkan SMS sebagai penerima vaksin, diminta untuk memverifikasi ulang terkait tempat dan tanggal vaksinasi.

Vaksin Covid-19 yang disimpan di Kantor Dinkes Sidoarjo akan dijaga petugas kepolisian. Begitu pun saat nanti dibagikan.

Hal ini dilakukan agar tidak ada penimbunan vaksin. Baik di Dinas Kesehatan maupun Puskesmas.

Kasat Sabhara Polresta Sidoarjo Kompol Sumaryadi mengatakan, pihaknya menjamin keamanan Vaksin Covid-19. “Mulai dari tahap distribusi yang dikawal ketat oleh Brimob hingga pengamanan penyimpanan di Kantor Dinkes, kami dari kepolisian siap mengamankan,” tegasnya.(Tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIM

Mantan Wartawan JTV Tutup Usia, KJJT Kunjungi Rumah Duka

PRN SURABAYA|Kabar duka yang mendalam, salah satu mantan wartawan senior JTV Arifin Hamid tutup usia karena sakit, pada Senin (11/01/21) pukul 23.00 Wib.

Kabar ini disampaikan langsung dari istri Arifin Hamid melalui telepon seluler yang biasa dipegang semasa masih hidup almarhum di sejumlah group whatsapp jurnalis.

“Saya sebagai putra dari Almarhum Ayah Arifin Hamid, mewakili Ayah yang meninggal dunia tadi malam pukul 23.00 Wib. Di rumah sakit umum Dr Soetomo Surabaya,” pesan whatsapp yang dikirim putra almarhum.

‘Mohon dimaafkan apabila Almarhum Ayah pernah khilaf dan melakukan salah kepada Bapak/ Ibu, mohon doa agar Almarhum Ayah diampuni dan dapat ridloh Allah ta’ala… Amin’

Mendapat kabar Arifin Hamid telah tutup usia, Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) menghadiri rumah duka matan wartawan senior JTV ini, Selasa (12/01/21).

“Kami ikut berduka cita atas meninggalnya bapak Arifin Hamid, yang akrab dipanggil mbah Ipin. Beliau orang baik, sekaligus adalah guru pembimbing para jurnalis di komunitas,” kata Ade Ketua Umum Komunitas Jurnalis Jawa Timur.

Lanjut Ade, kedatangan dia dan rekan jurnalis yang tergabung di KJJT tidak lain mewakili sejumlah jurnalis di seluruh tanah air yang peduli akan sesama profesi.

“Rekan-rekan Jurnalis banyak yang mendo’akan almarhum, nasehat dan bimbingan beliau semasa hidup selalu saya ingat. Disini kita datang untuk kepedulian sesama profesi dengan disampaikan melalui penggalangan donasi untuk meringankan keluarga yang ditinggalkan,” terangnya.

Mulai dari rekan jurnalis di Kota Surabaya, Madura, Sidoarjo, Pasuruan, Banyuwangi, Mojokerto, Gresik, Magetan yang menyelimuti pulau Jawa Timur.

Tidak hanya di pulau jawa timur. Lebih lanjut Ade,  wartawan negeri Kangguru, Australia juga ikut peduli dan ikut berduka melalui KJJT.

“Ada rekan seprofesi yang berada di Australia, sedang mengikuti pendidikan disana menghubungi saya. Dia menyampaikan ikut berduka cita atas meninggalnya bapak Arifin Hamid,” ungkapnya (12/01/21).

Pemberian santunan berupa uang langsung diberikan istri almarhum ibu Yanti, diwakili Pimpred Tabloid Panjinasional Gatot Irawan. Untuk meringankan  beban keluarga Arifin Hamid yang dikumpulkan dari sumbangan sejumlah wartawan.

“Komunitas Jurnalis Jawa Timur sebagai perwakilan rekan wartawan yang memiliki rasa kepedulian yang tinggi akan sesama profesi,” ujar Gatot.

Menurut wartawan yang dianggap sesepuh di jawa timur ini, Kepedulian KJJT terhadap keluarga almarhum sangat patut sebagai contoh oleh organisasi pers manapun.

“Tidak hanya dibidang sosial saja, komunitas jurnalis jawa timur juga memikirkan langkah-langkah pembelajaran, praktek dasar penulisan juga pendidikan jurnalistik,” katanya.

Ditambahkan Gatot, pendidikan jurnalistik di KJJT  sangat dibutuhkan sehingga banyak wartawan yang berminat  untuk bergabung.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi untuk Ketua dan pengurus KJJT, meski baru seumur jagung komunitas ini perlu kita dukung dan kita suport sampai bisa mencetak atau mendidik wartawan yang handal dan profesional,” tutup Gatot Irawan (12/01/21).(tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIM

Pj Bupati Sidoarjo Minta Desa Atau RW Masuk Zona Merah Terapkan PPKM Mikro

PRN SIDOARJO | Tekan penyebaran covid lebih meluas lagi, pemkab Sidoarjo akan memberlakukan PPKM Mikro tingkat desa dan RW. Pernyataan tersebut disampaikan Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono usai memimpin rapat evaluasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang dihadiri jajaran forkopimda Ketua DPRD Usman, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Dandim 0816 Letkol Inf. M. Iswan Nusi, Sekda A. Zaini, Asisten I M. Ainur Rahman dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Syaf Satriawarman. Selasa, (12/1/2021) di Pendopo Delta Wibawa.

Hudiyono minta kepada dinas kesehatan untuk segera melakukan update data terbaru sampai tingkat desa dan RW. Dalam rapat tersebut gugus tugas covid-19 belum menentukan desa atau RW mana yang memenuhi syarat untuk dilakukan PPKM skala mikro.

Gugus tugas masih melakukan pemetaan dan up date data warga yang terpapar covid di tiap desa dan RW. Gugus tugas sangat berhati-hati dalam menetapkan kebijakan ini karena banyak aspek yang jadi pertimbangan.

Kriteria desa yang akan diminta menerapkan PPKM skala mikro yaitu jumlah warga yang terpapar covid lebih dari 10 orang dan jumlah kematian tinggi termasuk rate of transmission (ROT) tinggi.

Dari data yang diperoleh Hudiyono untuk tingkat kecamatan sampai dengan saat ini tidak ada yang masuk zona merah. Hanya ada beberapa kecamatan zona orange. Lainnya sudah kuning.

Berangkat dari data tiap kecamatan tersebut, gugus tugas melokalisir dengan melakukan pengecekan sampai dengan tingkat desa.

“Kita akan melakukan cek data sampai ke tingkat desa untuk mengetahui apakah ditemukan desa yang masuk kategori zona merah atau tidak. Karena untuk kecamatan sudah tidak ada lagi zona merah, yang ada zona orange dan kuning”, terang Hudiyono.

Pejabat Biro Kesos Pemprov Jatim ini juga menjelaskan perlu data riil update bukan data lama sebagai dasar menetapkan desa tau RW tersebut masuk kategori zona merah atau tidak.

Namun demikian, Hudiyono menjelaskan misalnya dalam satu desa ada 10 orang yang terpapar covid-19 dan semuanya dirawat di luar rumahnya, seperti isolasi mandiri di hotel atau sedang dirawat di rumah sakit rujukan maka desa atau RW tersebut tidak dilakukan PPKM mikro. Karena warga yang terpapar sudah dalam perawatan maupun isolasi mandiri diluar desa.

Dengan diberlakukannya PPKM skala mikro tingkat desa dan RW, Hudiyono berharap kesembuhan pasien covid di Sidoarjo trennya lebih tinggi dan penyebaran bisa ditekan.

Pencegahan penyebaran covid-19 perlu pengawasan bersama. Mulai dari masyarakat sendiri, RT/RW, perangkat desa sampai tingkat kecamatan. Pengawasan bersama menjadi penting, jika ada yang terpapar bisa menghubungi dinas kesehatan kabupaten Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan. Bila kategori orang tanpa gejala (OTG) bisa dibawa disalah satu hotel yang khusus untuk isolasi mandiri bagi OTG. Sedangkan orang dengan gejala sedang sampai berat akan dilakukan isolasi di rumah sakit rujukan covid-19. (kominfo).

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIM

PJ Bupati Sidoarjo Melepas Ratusan Petugas Gabungan, Operasi Yustisi Dilakukan Setiap Hari Selama PPKM

PRN SIDOARJO | Masyarakat yang terbiasa disiplin protokol kesehatan tidak perlu khawatir dengan petugas gabungan yang disebar. Karena mereka hanya memburu para pelanggar protokol kesehatan (Prokes) seperti tidak memakai masker, berkerumun dan melanggar jam malam.

Hari pertama diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono bersama forkopimda Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Dandim 0816 Letkol Inf. M. Iswan Nusi dan Kajari Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono melepas ratusan personil gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Senin, (11/1/2021).

Hudiyono berharap dengan diberlakukannya PPKM ini jumlah warga yang terpapar covid bisa menurun. Dan jumlah pasien covid yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit diharapkan tidak ada lagi penambahan. Karena kondisi rumah sakit rujukan saat ini penuh pasien covid.

“Patroli sekaligus operasi yustisi ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memahami pentingnya PPKM di wilayah kabupaten Sidoarjo. Intinya bahwa kegiatan – kegiatan di masyarakat dibatasi 25 persen. Dan ada penerapan jam malam. Mudah-mudahan ini menjadi inisiasi dan edukasi pada masyarakat bahwa kita ini harus tetap waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan”, kata Hudiyono.

Operasi yustisi akan dilakukan selama penerapan PPKM sampai 14 hari kedepan terhitung mulai hari senin 11 Januari sampai 25 Januari 2021. Petugas gabungan dibagi tiga tim yang disebar ke titik lalu lalang dan titik kerumunan masyarakat.

Tim pertama akan menggelar patroli dan operasi yustisi di kawasan jalan lingkar timur. Kemudian tim kedua di jalan raya kawasan Sukodono depan kantor kecamatan dan tim ketiga operasi yustisi di kawasan pasar larangan.

Kombes Pol Sumardji menegaskan selama 14 hari kedepan akan dilakukan operasi yustisi. Bagi pelanggar Prokes akan ditindak tegas dengan sanksi administratif berupa denda bukan lagi sanksi sosial.

“Sanksi bagi pelanggar Prokes akan dikenakan denda bukan lagi sanksi sosial”, ujarnya.

Sanksi administratif menanti warga yang terkena razia yustisi protokol kesehatan. Selama jam malam mulai pukul 22.00 – 04.00 wib petugas melakukan patroli keliling memastikan aktivitas seperti warkop, cafe, toko swalayan modern/mini market sudah tutup.

Petugas juga akan membubarkan kerumunan warga baik di warkop maupun rumah makan yang melebihi kapasitas pengunjung 25 persen. (Kominfo).

baca selengkapnya
Covid 19KABAR POLISI

Kapolresta Sidoarjo Bekali Anggota Probiotik dan Vitamin, Guna Laksanakan PPKM


PRN SIDOARJO | Mulai 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021 di Kabupaten Sidoarjo berlangsung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Upaya ini dilakukan pemerintah sebagai langkah memutus penyebaran mata rantai Covid-19 yang belakangan ini terus melonjak.

Personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta instansi terkait lainnya diturunkan untuk mensosialisasikan segala peraturan PPKM dan juga penegakan disiplin protokol kesehatan ke masyarakat.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, juga termasuk dalam melayani masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji membekali personelnya probiotik, vitamin C dan vitamin D3. Dengan harapan kesehatan para personel dapat terjaga dalam menjalankan tugas keseharian di wilayah hukum Polsek setempat.

“Personel kami turunkan langsung di tengah masyarakat, guna menegakan disiplin protokol kesehatan dan penerapan PPKM berjalan lancar. Karena imunitas personel juga harus mendapatkan perhatian. Karenanya kami topang dengan probiotik dan vitamin untuk menjaga stamina tubuh kita dalam melayani masyarakat,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Senin (11/1/2021).

Untuk mensukseskan PPKM di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Polresta Sidoarjo dan jajaran kembali mengaktifkan Posko Kampung Tangguh Semeru, penegakan disiplin protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi yang dilakukan oleh personel gabungan, menyebar himbauan masyarakat baik melalui banner, pamflet hingga mobil public address, mobile Covid Hunter, serta aktif melaksanakan Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) bersama instansi terkait.” Pungkasnya (Tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIMKABAR POLISI

“Jawa Timur Bangkit” Bentuk Dukungan Moril Polri Lawan Covid-19

PRN SIDOARJO| “Jawa Timur Bangkit”, merupakan pesan yang terpampang dalam Banner merah  menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pesan merupakan bentuk himbauan sekaligus dukungan Polri di Sidoarjo putus penyebaran Covid-19. Minggu, 10/1/2021.

Banner merah yang terpampang foto Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya marak terpasang di tepi jalanan Sidoarjo. Pesan lugas bertuliskan: Jawa Timur Bangkit. Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Negara.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan, pemasangan banner Jawa Timur Bangkit tersebut sebagai upaya menghimbau masyarakat untuk lebih disiplin mentaati protokol kesehatan. Antara lain, wajib memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak satu dengan lainnya.

“Kami tidak lelah mengajak dan mengingatkan masyarakat, agar terus mematuhi protokol kesehatan. Apalagi Covid-19 masih belum mereda, karenanya mari bangkit bersama untuk mencegah penyebarluasannya dengan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, jelang diberlakukannya pembatasan kegiatan masyarakat, Kapolresta Sidoarjo berharap masyarakat serta tempat usaha maupun perkantoran, dapat mentaati peraturan pemerintah sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Samosir/Yuli/MPM)

baca selengkapnya
Covid 19

GP Anshor Sidoarjo Usulkan VISA untuk Penanganan Covid 19

PRN SIDOARJO | Pandemi covid 19 yang belum ada kepastian kapan akan berakhir, semakin menimbulkan banyak simpati masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan penanganannya.

Seperti hari ini (8/1) Ketua PC GP Anshor Sidoarjo, beserta pengurus menemui, Penjabat Bupati Sidoarjo Hudiyono di Pendopo Delta Wibawa.

Hudiyono merasa bangga dipercaya GP Ansor Sidoarjo, dari hasil komunikasi awal sangat solutif terhadap sinergitas pembangunan di Sidoarjo baik pembangunan kemanusiaan, ekonomi dan pembangunan sosial lainnya.

“Tadi ada solusi yang sangat luar biasa bagaimana kita memberikan pendekatan spiritual, keimanan terhadap saudara – saudara kita yang saat ini sedang berjuang untuk melawan covid19 antara lain dengan Virtual Anti Covid Sidoarjo (VISA),” ungkapnya.

Visa ini cara menyembuhkan yang terconfim covid 19, di rumah sakit selama 20 hari, selama 14 hari mereka sudah disentuh dengan vitamin, obat, tapi mereka belum disentuh dengan pedekatan – pendekatan yang sifatnya psikologis.

Teman – teman Anshor ada upaya untuk melakukan pendekatan secara psikologis. Jadi ketika mereka berada pada masa isolasi tidak mengalami stress, dan takut. Nanti ada semacam konten – konten yang akan dilakukan secara virtual.

“Hal ini akan diterapkan untuk di Sidoarjo dulu, terutama di rumah sakit – rumah sakit,“ sambungnya.

Sementara Ketua PC GP Anshor Sidoarjo Reza Ali Faizin, hari ini juga menetapkan Hudiyono sebagai anggota Kehormatan GP Anshor Sidoarjo. Karena PJ Bupati Sidoarjo saat ini selalu dekat dengan masyarakat, sebagai suri tauladan.

Selain itu banyak inovasinya yang fenomenal, juga menjadikan perubahan yang sangat signifikan di Kabupaten Sidoarjo baik itu dari penggunaan APBD, pengawalan APBD juga penanganan Covid 19.

“Terbukti, hari ini perkembangan pasien covid sangat minim, karena berkat kerja keras beliaunya sehingga kami di Anshor, Banser cukup bangga punya PJ Bupati yang sangat cekatan dan paham dengan kebutuhan masyarakatnya,” ungkapnya

“Usulan konsep kami hari ini VISA, bagaimana sahabat – sahabat kita yang positif dan yang tidak mendapatkan motivasi psikologi secara virtual yang membuat mereka semangat dan imunnya meningkat,” jelasnya (kominfo)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR POLISI

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Sidoarjo Gelar Operasi Yustisi

PRN SIDOARJO | Polresta Sidoarjo dan Polsek jajaran bersama TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan gelar Operasi Yustisi Disiplin Protokol Kesehatan. Kegiatan sebagai upaya menangkal penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Selasa (5/1/2021).

Dalam keterangannya, Kabagops Polresta Sidoarjo AKP Trie Sisbiantoro menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya opersi Yustisi agar masyarakan tidak lengah dalam mematuhi protokol kesehatan.

“diharapkan masyarakat senantiasa mengenakan masker saat berada di luar rumah, serta sedapat mungkin menghindari kerumunan. Karena dengan disiplin protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Kabagops Polresta Sidoarjo.

Mengenai kesadaran masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan, masih ditemui kerumunan-kerumunan warga seperti di warkop dan pasar. Beberapa ditemui saat dilakukan patroli operasi yustisi disiplin protokol kesehatan di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo, Selasa (5/1/2021) pagi.

Melalui pendekatan tegas dan humanis, personel gabungan mengingatkan beberapa pelanggar protokol kesehatan agar tetap mematuhi peraturan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Pelanggar dalam operasi yustisi kali ini, ada yang dikenakan sanksi berupa teguran hingga sanksi sosial. Dengan sasaran operasi pengendara roda dua, empat, warung kopi, dan pasar. (Red/MMP)

baca selengkapnya