close

HIBURAN, SENI & BUDAYA

HIBURAN, SENI & BUDAYA

SRAMBANG PARK DI ERA NEW NORMAL

PRN Ngawi | Wisata Srambang Park yang terletak di lereng Gunung Lawu yang berhawa sejuk, tepatnya di Desa Girimulyo Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi. kini eksis lagi mulai tanggal 5 Juli 2020. Mulai Maret 2020 Srambang Park tutup total karena adanya pandemi Covid 19. Meskipun tutup 46 orang karyawan tetap bekerja seperti biasa sesuai arahan dari pengelola.

Wisata Srambang Park, yang dibuka di era new normal tetap mematuhi aturan protokol Pemerintah, karyawan maupun pengunjung harus memakai masker, demi menjaga kesehatan dan Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ) sebelum masuk area wisata. Baru pertama buka sudah 500 pengunjung yang datang untuk menikmati wisata alam yang masih asri, dan belum terkontaminasi asap pabrik demi refreshing menghilangkan rasa penat bersama keluarga.

Disepanjang jalan yang menuju ke air terjun di sediakan tempat bermain anak – anak, tempat selfie yang bagus, dan serta tempat istirahat yang dikelilingi dengan sungai yang airnya sangat sejuk dan bersih.

Wisata Srambang Park berada di lahan Perhutani. Sudah menyabet sebagai tempat wisata yang terbersih di Indonesia dibawah naungan Perhutani, dan sudah terkenal di kancah Nasional, maupun Internasional. terbukti dengan adanya turis dari mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan, dan keasrian Srambang Park.

Hariyanto sebagai Owner, Srambang Park juga menjadi Pejabat di dunia Pendidikan sebagai Kepala SDN 1 Margomulyo, di Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. asli Putra Ngawi dari Desa Katikan Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, yang sukses dalan mengelola berbagai tempat wisata di Ngawi ( Srambang Park, Air Terjun Suwono, dan sekarang sudah mulai memperbaiki Monumen Suryo ) dan mengangkat Kabupaten Ngawi kekancah dunia.

“Pendapatan warga sekitar tempat wisata akan naik, karena dengan berdagang kuliner, maupun cindera mata, serta karyawan pun sebagian diambil dari warga sekitar, agar perekonomian disekitar tempat wisata dapat hidup”. Jatmiko

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Diberitakan Miring oleh Salah satu Media Online, Manager Karaoke “Sukaria” Angkat bicara

PRN BANTEN | Gerah dengan pemberitaan online yang terkesan menyudutkan Karaoke Keluarga “Sukaria” di KP.Telagasari Kecamatan Balaraja, Manager karaoke angkat bicara klarifikasi perihal yang sebenarnya.

Adalah Karaoke Keluarga “Sukaria” beberapa waktu yang lalu diberitakan oleh salah satu media online bahwa 2 pekan yang lalu Karaoke Sukaria telah buka dan beroperasi dan tidak menjalankan protokol kesehatan. (27/6/20).

Menanggapi hal itu Ari selaku Manager Karaoke keluarga “Sukaria” menerangkan bahwa tempat hiburan karaoke keluarga ini sejak adanya pandemi covid 19 yang melanda negara kita, tempat hiburan karaoke keluarga ini tutup, dibuka kembali pekan lalu setelah status provinsi Banten dinyatakan sona hijau. Itupun tidak langsung beroperasi seperti biasa yang seluruh ruang karaoke terisi pengunjung, melainkan hanya tiga ruang karaoke serta membatasi jumlah pengunjungnya. (27/6)

Senada juga disampaikan oleh Andi selaku Staf Satpol PP Kecamatan Balaraja, kepada Pena Rakyat News Andi menyampaikan bahwa terkait adanya pemberitaan di salah satu media online yang menuding bahwa tempat hiburan karaoke keluarga diwilayahnya beroperasi tidak menjalankan protokoler kesehatan, padahal selama buka kembali sepekan yang lalu setelah provinsi banten dinyatakan status zona hijau pihak managemen selalu mematuhi anjuran pemerintah dengan menjalankan protokoler kesehatan, bahkan di dalam ruangan dipasang tanda duduk pengunjung yang berjarak 1 meter satu sama lain. Terang Andi.

Lebih lanjut Andi mengatakan, bersama Babinsa serta Bhabinkamtibmas setempat selalu mengawasi aktifitas karaoke keluarga tersebut. ” kami selalu mengawasi kegiatan tempat hiburan karaoke keluarga ini agar menjalankan perintah pemerintah untuk mengikuti protokoler kesehatan dalam menjalankan aktifitasnya, kalaupun wilayah kita ini sudah berstatus zona merah. “ Pungkas Andi.

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Pererat Silahturahmi, Grub Relawan Sosial Nganjuk Gelar Halal Biahalal

PRN NGANJUK | Bertempat di Cafe Pendopo, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Grup Relawan Sosial Nganjuk menggelar halal bihalal sederhana secara internal antara pengurus dan anggotanya, Senin (08/06/2020) pukul 16.00 wib.

Acara dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Sosial Nganjuk, Supleir PKH Kabupaten Nganjuk serta para anggota yang tergabung dalam Grub Relawan Sosial tersebut.

“Alhamdulillah, semoga dengan kegiatan halal bihalal ini bisa membuahkan hasil yang baik, sekaligus untuk menyampaikan peran organisasi bagaimana Grub Relawan Sosial harus tetap memperkuat himbauan dan aturan pemerintah di tengah covid 19 menyampaikan pesan dan ajakan agar tetap mentaati PSBB serta meneruskan informasi-informasi yang bersifat positif,” Ujar Andik selaku koordinator Dinsos Nganjuk.

Lebih lanjut, Andik juga mengajak agar Grub Relawan Sosial, agar tetap komitmen dan konsisten untuk menjadi kontrol sosial.

“Fasilitasi masyarakat yang terdampak, agar bantuan-bantuan dari pemerintah bisa tersalurkan dengan baik dan berjalan dengan kondusif,” katanya.

Sementara itu, H. Kharim selaku Supplier PKH Kabupaten Nganjuk menegaskan kepada seluruh anggota agar tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang positif menjadi pelengkap keamananan serta mengajak untuk tetap menjaga ibadah kepada Allah serta meningkatkan terus kepedulian serta kepekaan kepada sesama ditengah pandemi ini.

“Untuk para anggota Grub Relawan Sosial, agar melihat sisi lingkungan yang tidak mendapatkan bantuan atau ketahanan pangan nya sudah habis, supaya bisa segera dibantu dan diberikan bantuan pangan terhadap masyarakat yang sangat lemah serta rawan pangan,” tandasnya. (tobing/farida)

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Temu Darat Pesantren Udara Dial 142690 di Bulan Syawal

PRN MOJOKERTO | Pada momen lebaran 1 Syawal 1441 Hijriah untuk menjalin tali silahturahmi dan keakrapan pesantren udara dial 142690 mengadakan acara temu darat. 31/5/20.

Perlu menjadikan perhatian bahwasannya pesantren udara ini memiliki jangkauan yang cukup luas meliputi Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Jombang dan Kediri.

Dalam acara temu darat kali ini dipimpin oleh Abah Sholeh Grogol kecamatan Kutorejo Mojokerto dan kegiatan kali ini berupa sholat berjamaah dilanjutkan dengan tahlil untuk mendoakan para jamaah yang telah meninggal dunia.

Sementara menurut Gobrek selaku Net pengendali dial 143690 berpesan bahwa acara selanjutnya akan dibicarakan diudara dan bagi rekan-rekan yang ingin bergabung dapat masuk ke dial 143690. (M e R).

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Tidak Taat pada Protokol Kesehatan, Kegiatan Usaha Cafe di Kediri Kota Ditutup

PRN KEDIRI | Semakin marak bertambahnya kasus positif virus covid-19 di Kota Kediri, membuat kondisi masyarakat kurang kondusif hal ini disebabkan kurang sadarnya lapisan masyarakat tentang protokol kesehatan. selasa (26/05/2020)

Warga jl. PK Bangsa kota kediri  mengadukan kepada Polsek Kota Kediri karna merasa terganggu dengan adanya aktifitas yang dilakukan oleh SK Lan Cafe yang tidak mematuhi beberapa protokol kesehatan.

Dari adanya aduan masyarakat tersebut, Polsek Kota Kediri dan beberapa jajaran lainnya menindaklanjuti dan mendatangi langsung TKP. Beberapa rekan dari media dan jajaran Polsek kota Kediri mendatangi langsung di TKP dan menemukan sekitar 20 motor lebih juga beberapa mobil di halaman depan.

Belum lagi pengunjung yang berada di samping utara cafe, ini sudah jelas melanggar protokol. Seperti yang sering di sampaikan oleh pemerintah kota kediri seharusnya pemilik usaha tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara berjaga jarak 1 meter, menggunakan masker, jangan berada di keramaian dan mencuci tangan. Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai virus covid-19.

“Menurut saya bila pelaku usaha tetap tidak mentaati protokol kesehatan menurut saya harus diberikan sanksi yang tegas berupa penutupan usaha atau yang lain, bole saja melakukan usaha asal tetap mentaati protokol kesehatan” ungkap Ketua umum LSM IJS kediri advokad Moch Mahbuba SH. saat di temui oleh rekan media.

Rekan media juga sempat mendapat kabar bahwa pada hari selasa (26/05/2020) sekitar pukul 10.00 WIB telah diadakan pertemuan yang di adakan oleh Kelurahan Banjaran. Bersama tiga pilar yang turut serta mengundang para pelaku usaha.

“Memang benar, kemarin kami telah menggelar pertemuan yang menghadirkan pelaku usaha warung kopi di wilayah Banjaran untuk ikut serta mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan larangan berkumpul lebih dari 5 orang.

Dalam kesempatan kali itu juga telah di sepakati bersama jika operasional tutup maksimal pukul 21.00 wib,” terang Muhartoyo selaku Kepala Kelurahan Banjaran. (Bram/Asa)

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Jajaran TNI Polri Ngoro Siap Mengamankan Takbir Keliling

PRN MOJOKERTO | Gema Takbir dan Tahmid berkumandang diseluruh pelosok negeri pertanda kemenangan umat Islam menyambut 1 syawal 1441 hijriyah. 23/5/2020.

Bersama ini Pena Rakyat News bersama jajaran Kepolisian Sektor Ngoro dan Koramil Ngoro dan bersama dengan Banser Ngoro, mengawal perjalanan umat islam mengumandangkan takbir di jalan raya dan Mushola-mushola serta masjid memberikan rasa aman.

AKP GUGUK selaku Kapolsek Ngoro turun langsung memimpin pengamanan pelaksanaan takbir keliling ditengan merebahnya pandemi corona.

Kapolsek Ngoro menghimbau kepada seluruh warga Ngoro walaupun ditengah kebahagiaan merayakan idul fitri 1 syawal 1441 namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. (M e R)

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

BRI SYARIAH Berbagi kepada Anak Yatim di Villa Bukit Durian

PRN MOJOKERTO | BANK BRI SYARIAH KCP MOJOSARI berbagi sedekah berupa uang dan sembako kepada anak yatim bersama pengasuh Villa Bukit Durian. kamis 21 mei 2020 jam 16.00

“Berbagi di Villa Durian, Doa Yatim Sejahtera” rencana kedepan berbagi kepada anak yatim ini akan dilaksanakan setiap tahun.

Hal ini dibenarkan oleh Syahyu Isydiyono selaku Pimpinan Cabang Bank BRI Syariah KCP Mojosari, dirinya berharap kegiatan berbagi kepada anak yatim ini semoga dapat dilaksanakan setiap tahun.

Sementara menurut Ustadz Muhyiddin selaku Pengasuh Villa Bukit Durian menyampaikan banyak terima kasih atas terselenggaranya acara ini dan atas kehadiran dari rekan-rekan bank BRISyariah KCP Mojosari.

Beliau juga menambahkan bahwa berbagi tidak hanya materi Maupun sembako. Kehadiran dari temen teman menjadi giroh /kebahagiaan tersendiri bagi para anak anak yatim di villa tersebut. (M e R)

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Yayasan Tlasih 87 dan Koramil Puri Laksanakan Giat Penyemprotan

PRN MOJOKERTO | Sampai seminggu menjelang lebaran Yayasan Tlasih 87 masih terus melaksanaksn kegiatan sosial kemasyarakatan dalam rangka menangkal penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan desinfektan dari desa ke desa. 17/5/20.

Kali ini Yayasan Tlasih 87 dibawak kepemimpinan Ki Wiro Kadeg menggandeng Koramil Puri melaksanakan penyemprotan jalan protokol di desa Sumbergirang, Mlaten, Kebonagung, Tangunan, Puri, Kintelan, Medali, Karangmojo, Sumbergayam dan Sumolawang.

Menurut Ki Wiro Kadeg, harapan terbesar diadakannya kegiatan penyemprotan kali ini menggunakan Probiotik sebagai ketahanan tubuh agar warga masyarakat dapat merasa aman kesehatannya dan khusuk dalam menjalankan ibadah puasa dan siap lahir batin menghadapi lebaran 1441 H.

Ucapan terima kasih atas segala dukungan dari Koramil Puri khususnya Basori selaku Batuud Koramil Puri yang turun langsung mengawal dan mengikutikegiatan penyemprotan ini hingga selesai dalam keadaan aman terkendali. (sh07)

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Ngoro Sedan Club Berbagi Masker Peduli Covid-19

PRN MOKOKERTO | Peduli Covid-19 Paguyuban Ngoro Sedan Club kerja bareng dengan ISN, RAPI  dan Polsek Ngoro serta tim Kesehatan Puskesmas Ngoro mengadakan Bhakti Sosial membagikan masker dan minuman segar. 16/5/20.

Menurut keterangan RIMBA ketua NSC (Ngoro Sedan Club) sebanyak 500 masker dan minuman segar telah dibagikan di depan pos Check poin Polsek Ngoro.

Alhamdulillah kegiatan Bhakti sosial berjalan lancar, dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu jualannya kegiatan ini. (M e R)

baca selengkapnya
HIBURAN, SENI & BUDAYA

WISATA RELIGIUS ASTA GUMUK DI KABUPATEN SUMENEP BANYAK DI DATANGI PEZIARAH.

PRN SUMENEP | Konon menurut cerita Asta Gumuk makam dari Kiai Moh Ali Brambang, dikenal sebagai ulama yang tersohor di masa kerajaan Sumenep yang memiliki keistimewaan membuat seekor kera bisa mengaji Al-Qur’an di masa itu, makam tersebut terletak di sebelah timur bandara Internasional Turnojoyo Sumenep, desa Kalimo’ok, kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep, ujung timur Pulau Garam Madura. Selasa 05/05/2020.

Hal itu terjadi karena pada suatu hari, K. Moh Ali sempat memukul anak seorang Raja Sumenep, hingga membuat Raja marah dan diminta mengajari seekor kera untuk mengaji. Sehingga berkat keilmuan yang dimiliki K. Moh Ali, sikera tersebut akhirnya bisa mengaji. Dari itu ada anggapan ilmu seseorang belum sempurna sebelum ziarah ke makam K. Moh Ali. Brambang.

Kiai Moh Ali Brambang mempunyai silsilah dari Syekh Maulana Sayyid Jakfar, As Sidik atau dikenal dengan Sunan Kudus yang mempunyai keturunan Pangeran Katandur, yang mempunyai empat anak yaitu : Kiai Hatib Paddusan, Kiai Hatib Sendang, Kiai Hatib Rajul, dan Kiai Hatib Paranggan.

K. Moh Ali Brambang adalah putra pertama dari Kiai Hatib Paddusan. Dia seorang penyiar agama Islam dan ulama besar yang disegani selama hidupnya, yang wafat tahun 1092 H. Bahkan raja Sumenep pun juga pernah berguru kepadanya, karena K. Moh AIi mempunyai kelebihan di luar nalar, yakni bisa mengajari kera berbicara bahkan sampai bisa mengaji.

Dalam cerita ini menjelaskan bahwa, pada masa kerajaan Sumenep, Raja Sumenep memiliki anak yang dititipkan kepada K. Moh Ali untuk belajar mengaji. Pada saat belajar mengaji putra Raja tersebut dipukul oleh Kiai Moh Ali, dan akhirnya putra Raja pulang untuk mengadukan sikap Kiai Moh Ali pada sang ayah, sehingga sang ayah/Raja sangat marah pada K. Moh Ali. Dan menanyakan apa alasan putranya dipukul. Dengan tenang K. Moh Ali menjawab bahwa tidak berniat memukul putra raja melainkan kebodohannya yang dipukul, agar kebodohan itu tidak menemani putra raja.

Dari jawaban tersebut Sang Raja tersinggung dan marah, lantas Raja mengatakan bahwa jika memang K. Moh Ali bisa membuat orang pintar dengan memukul, maka K. Moh Ali boleh pulang membawa kera dengan syarat harus bisa mengajari kera tersebut mengaji.

Ringkas cerita, K. Moh Ali setiap malam mengajak kera memancing, pada malam ke 39, jari kera tersebut di ikat dengan tali yang terbuat dari sabut kelapa lalu dibakarnya sambil memerintahkan sesuatu kepada kera. “Hai kera jika api ini sampai pada jarimu dan terasa panas, maka teriaklah dengan mengatakan panas!”.

Pada saat proses itulah kera tersebut bisa berbicara dan bisa mengaji. Tiba saatnya K. Moh Ali dan kera untuk kembali ke Keraton dan setelah berda di Keraton dalam pertemuan besar dengan Raja dan disaksikan oleh para punggawa kerajaan, setelah semua berkumpul di kerajaan, sang kera di beri Alquran untuk mengaji dan betapa terkejutnya Raja beserta para punggawa yang hadir melihat dan mendengar kera tersebut bisa mengaji Alquran dengan indah.

Setelah selesai mengaji, K. Moh Ali melemparkan pisang kepada kera dan berkata “Ilmu Kalah Sama Watak”. Dan Raja pun berkata bahwa, “Barang siapa yang menuntut ilmu tidak menginjak tanah Brambang, maka ilmunya dianggap kurang sempurna atau tidak syah”.

Dari kemampuan yang luar biasa diluar nalar manusia yang dimiliki oleh Kiai Moh Ali Brambang di masa hidupnya, kini tempat makam kuburannyapun yang kini di sebut Asta Gumuk sampai saat ini sebelum ada virus Covid-19, sering ramai didatangi oleh peziarah dari lokal maupun luar kabupaten, guna untuk melakukan berziarah kubur dan mendo’akan almarhumah

Menurut keterangan Pak Wardi yang sering berziarah ke makam K. Moh Ali menjelaskan bahwa Asta Gumuk tersebut sering banyak juga yang datang dari Pulau Jawa, khususnya yang berasal dari, seperti Situbondo, Probolinggo, Pasuruan dan juga dari Jakarta. Mereka bisa datang secara rombongan maupun perorangan untuk berziarah. (Erfandi).

baca selengkapnya