close

KABAR JATIM

KABAR JATIM

Masuk Libur Panjang, Pj Bupati Sidoarjo Ingatkan Instalasi Listrik Dimatikan

PRN SIDOARJO |Menjelang libur panjang selama 5 hari mulai besok, Rabu 28 Oktober hingga Minggu 1 November. Pj. Bupati Hudiyono meminta pegawai pemkab Sidoarjo mengecek satu persatu ruangan di kantor sekretariat daerah memastikan instalasi listrik seperti AC, lampu dan komputer dimatikan sebelum pulang kerja. Selasa, 27/10/2020.

Hudiyono meminta untuk dilakukan pengecekan, supaya terhindar dari terjadinya konsleting listrik yang bisa menyebabkan kebakaran.

“Tadi sudah mengingatkan ke staf pemkab yang ada di ruangan jika sudah mau pulang dimatikan dulu komputernya, AC dan lampu, mulai dari ruang bagian pemerintahan, bagian organisasi, bagian LPSE dan bagian hukum saya cek satu persatu”, kata Hudiyono.

Selain di kantor sekretariat daerah, Hudiyono juga mengingatkan kepada dinas-dinas untuk melakukan hal yang sama.

“Cek setiap ruangan jangan sampai ada yang kelewatan”

Selain pemborosan listrik, Hudiyono juga mewanti-wanti jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran karena konsleting. (Adv/Yuli).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Curah Hujan Tinggi Pj Bupati Hudiyono Imbau Warga Sidoarjo Waspada Musim (La Nina)

PRN SIDOARJO | Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menghimbau warga Sidoarjo tetap waspada (La Nina) atau yang disebut di mana suhu permukaan laut di Samudera Pasifik akan mengalami pendinginan pada bagian tengahnya.

“Dampaknya fenomena iklim (La Nina) meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum, meski Sidoarjo tidak termasuk yang tedampak (La Nina).” Himbau Hudi

Kewaspadaan karena cuaca buruk diwilayah laut Jawa bagian utara, meliput perairan Tuban Lamongan, perairan Gresik-Surabaya.

Penyebabnya terutama banjir dibeberapa titik wilayah Sidoarjo disebabkan tingginya curah hujan bersamaan dengan gelombang pasang air laut. Sehingga sungai tidak mampu menampung debit air yang berasal dari hujan dan air pasang.

“Anomali iklim La Nina menyebabkan awal musim hujan lebih awal dan terjadi peningkatan curah hujan di atas normal atau lebih dari 25 persen,” ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda I Wayan Mustika seperti dikutip dari Antara, ditulis Rabu (21/10/2020).

Hudiyono menggelar rapat dengan dengan pimpinan OPD termasuk Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dwijo Prawito dan Kepala Dinas PU BM SDA Yudi Kartika, Selasa (27/10/2020). Untuk mengantisipasi terjadinya banjir seperti tahun.

Hudiyono juga meminta kepada BPBD supaya menyiapkan peralatan sebanyak mungkin seperti, pompa air untuk ditempatkan di daerah yang dinilai rawan banjir.

Sedangkan Yudi Kartika, Plt. Kepala Dinas PU BM SDA kebagian mempercepat normalisasi sungai yang sudah masuk tahun anggaran 2020. Tugas lain yang diberikan kepadanya mengkoordinasikan dengan pemerintah provinsi Jawa Timur terkait dengan penjagaan bendungan pintu rolag.

Dibukanya pintu rolag saat curah hujan tinggi yang dialirkan melalui sungai Porong bisa berdampak banjir pada beberapa desa yang berdekatan dengan sungai, seperti di desa Mindi, Porong.

Hudiyono menambahkan, dengan menghadapi cuaca dengan curah hujan tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Pemkab Sidoarjo saat ini tengah bekerja mengupayakan agar Sidoarjo tidak mengalami kebanjiran seperti tahun lalu.

“Kita sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mengatur debit air yang dikendalikan dari pintu rolag Mojokerto. Salah satu penyebab banjir Sidoarjo karena kiriman air dari barat. Selain itu, yang kita waspadai lagi gelombang pasang air laut”, kata Hudiyono. (Adv/Yuli).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Gegara Cinta Ditolak Janda, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

PRN SIDOARJO | Perumahan The Graha RT. 08 RW. 05 blok B No.33 Dusun. Tropodo, Kec Krian, Kab Sidoarjo digegerkan dengan seorang laki-laki gantung diri Selasa, 27/10/20 Pukul 05,00 Wib.

Kejadian berawal, satpam (Security) saat patroli mendapat laporan dari warga yang melintas depan rumah yang dikontrak ibu seorang janda.

“Ada mayat gantung diri diketahui warga saat lewat depan rumah yang baru kontrak ibu seorang janda” informasi warga yang melintas depan Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Dari kejadian tersebut Yang selanjutnya dilaporkan ke Kumaidi Ketua RT setempat (50) tahun Purnawirawan TNI AL beralamat Perumahan The Graha blok B-I No.41 RT. 8 RW. 5 Tropodo Kec, krian Kab, Sidoarjo.

Kumaidi Ketua RT.08 melihat kejadian ini langsung melaporan ke pihak kepolisian Polsek Krian Kab, Sidoarjo.

Dwi prayitno (35) warga RT. 01 RW. 01 kec, Balongbendo Kab, Sidoarjo tetangga di Perumahan The Graha RT. 08 RW. 05 kontrakan di saat ditemui media menjelaskan sangat terkejut dengan adanya bunuh diri.

“Saya kaget mas ada orang gantung diri disebelah rumah kontrakan saya.” Ujar Dwi

Sutrisno (67) beralamat Dusun Balepanjang RT. 02 Rw. 01 tropodo krian, bekerja sebagai Satpam di Perumahan The Graha menjelaskan, kalau menemui laki laki tersebut dan menyuruh pulang.

“Minggu kemarin jam dua dini hari kita keluarkan dari rumah pacarnya mas dibelakang sana.” Ujar Sutrisno

Sedangkan Nur lailatuz zahro Perempuan (34) Alamat Jl. Aryo bebangah 80 RT. 02 RW. 01 Desa Bangah Kec, Gedangan Kab, Sidoarjo yang mengontrak rumah di Perumahan The Graha blok D-1 no. 34 RT, 06 RW, 05 Tropodo Kec, Krian Kab, Sidoarjo yang di sukai korban mengatakan, saya pas kerja siff malam dan saya gak tau kalau dia dirumah saya karena saya gak dirumah dan hanya orang tua saya yang dirumah dia pamitan ke orang tua saya mau ngopi saya juga gak tau kalau akan terjadi hal begini,” ungkapnya.

Nur lailatuz zahro menjelaskan kronologi berawal pada hari Senin, 26/10/2020 kurang lebih jam 20.00 Wib naik sepeda motor mendatangi kontrakan Nur lailatus zahro dan menyatakan cintanya, namun Danu saat menyatakan cintanya Nur menolak cintanya, Danu korban sempat mengatakan kalau menolak cintanya maka korban akan bunuh diri. “Kalau cintaku kamu tolak q akan bunuh diri” korban langsung pamit keluar rumah kontrakan dan sepeda motor ditinggal di rumah kontrakan.” Jelas Nur

Sementara diketahui korban meninggal bunuh diri bernama Danu Dwi Juli Saputra (26) beralamat Dusun Krajan RT. 02 RW.03 Desa Kalibaru kulon kec, Kalibaru kab, Banyuwangi.

Kejadian ini sementara tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban, tim Latpor dari Polresta Sidoarjo langsung olah TKP korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk melakukan identifikasi lebih lanjut.(yuli)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan Digagas oleh Pemuda Desa

PRN SUDOARJO | Pemuda desa yang jadi penggagas Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan Yussar Stable and Riding, Zahlul Yussar menilai keberadaan wisata edukasi ini diharapkan dapat menjadi sarana para atlet untuk berkembang. Menurutnya, sudah banyak atlet berkuda dan panahan dari Sidoarjo yang berprestasi hingga tingkat nasional. Namun di Sidoarjo belum ada infrastruktur yang layak sebagai tempat latihan. Oleh karena itu, Yussar Stable and Riding hadir sebagai jawaban.

“Ke depan kami akan mengembangkan Sunnah Sport, yakni berkuda, memanah, dan berenang. Saat ini infrastruktur berkuda dan memanah telah dibangun, ke depan akan dibangun pula kolam renang,” ujar Zahlul Yussar.

Selain menjadi sarana pengembangan para atlet, Zahlul Yussar juga akan mengembangkan wisata ini sebagai wisata edukasi yang terintegrasi. Kelak, di tempat ini akan dibangun pula wisata pertanian, wisata air, outbond, mini zoo, serta spot foto yang instagenic.

“Nanti seminggu sekali para pengunjung bisa ikut menanam padi. Dengan begitu, pengunjung khususnya anak-anak, bisa tahu bagaimana cara menanam padi. Karena kalau generasi seterusnya tidak lagi tahu cara menanam padi, kemudian lahan pertanian semakin tergerus, lantas kita mau makan apa?,” ujarnya.

Keberadaan Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan di Desa Kalidawir ini digadang-gadang menjadi salah satu wisata potensial di Kota Delta. Dengan demikian, Sidoarjo memiliki beberapa destinasi wisata yang dapat menarik minat wisatawan dari luar kota maupun luar negeri untuk datang berkunjung. (kominfo)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Gubernur Jawa Timur Resmikan Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan di Tanggulangin

PRN SIDOARJO |Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan Yussar Stable and Riding di Sidoarjo, Sabtu (24/10) sore.

Zahlul Yussar bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Desa (Apedi) menggagas Wisata edukasi ini berada di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin.

Didalam sambutannya, Khofifah mengapresiasi ide penggagas dan Apedi untuk mengembangkan wisata edukasi yang juga akan menjadi tempat pembinaan bibit-bibit atlet berkuda dan panahan di Sidoarjo. Semangat para pemuda untuk membangkitkan kembali potensi desa di kala pandemi sebagai sesuatu yang patut diacungi jempol.

“Desa ini dekat sekali dengan semburan lumpur yang sempat menggegerkan secara nasional. Namun kini tempatnya sangat bagus. Apalagi kalau nanti pengembangan wisata edukasi pertanian dan wisata air telah jadi, saya yakin wisata ini akan menjadi potensi besar di Sidoarjo,” ujar Khofifah.

Masih kata Khofifah, wisata berkuda dan panahan selama ini dikenal sebagai wisata mahal dan hanya orang kaya yang mampu mendapatkannya. Namun di Sidoarjo, wisata ini justru diinisiasi oleh pemuda desa.

Khofifah berharap semua lapisan masyarakat dapat memanfaatkan dan menggunakannya. Terlebih lagi menjadi tempat pembibitan atlet-atlet muda bertalenta dari Kota Delta.

ke depannya desa-desa lain dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh Desa Kalidawir untuk mengelola potensi desanya dan membangkitkan perekonomian warganya. Sebab di kala pandemi ini melanda, tidak dapat dipungkiri perekonomian masyarakat juga terkena imbasnya.

“Ini sangat menjanjikan. Sebab dimana ada wisata hidup, maka di situ sektor riil juga akan hidup,” ujarnya.

Ditempat yang sama Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono menuturkan, pada awal pembangunan arena wisata edukasi berkuda dan panahan, masyarakat setempat sempat tidak antusias. Namun seiring waktu, bisa diajak mewujudkan gagasan dan berhasil mengambil manfaat dari adanya arena wisata edukasi.

“Jadi masyarakat di sini mula-mula enggan diajak seperti itu. Tapi kata kepala desa akhirnya bisa dan berhasil diwujudkan seperti ini. Dan menjadi kekuatan baru di mana kesepahaman antara masyarakat, pengusaha desa dan BUMDes ini terwujud,” tutur Hudiyono.

Masih kata Hudiyono, kalau pemerintah dalam hal ini kan men-support dan itu tidak tiba-tiba tapi kan juga butuh anggaran dan sebagainya. Dan dalam waktu dekat juga akan membuka akses jalan dulu. Jadi, ini wisata, dan kami persilahkan masyarakat desa mengembangkan jadi dikembangkan dengan kerjasama,” tambah pria yang akrab disapa Cak Hud itu.

Saat ditanya soal target, Hudiyono mengaku tak mematok target apapun. Namun, ia hanya berharap arena wisata edukasi tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Ndak ada target. Tapi dengan upaya ini kita optimalkan sebagai penguatan untuk mendukung masyarakat. Apakah ini bermanfaat atau tidak,” tandas Cak Hud.

Sekretaris Desa Kalidawir, Satukan Effendi mengakui dulunya Desa Kalidawir adalah desa mati yang tidak memiliki akses layak ke desa-desa lainnya. Tanah Kas Desa (TKD) yang dimiliki, dulunya tidak produktif selama bertahun-tahun. Dengan hadirnya Wisata Edukasi Berkuda dan Panahan Yussar Stable and Riding, TKD tersebut akan dikerjasamakan untuk mengembangkan wisata pertanian dan wisata air yang terintegrasi.

“Kami berusaha untuk bangkit di tengah pandemi ini dengan mengembangkan potensi yang ada di desa ini. Kehadiran Yussar Stable and Riding akan membawa efek domino. Tidak hanya berdampak pada perkembangan perekonomian warga desa saja, namun juga pertanian dan pendidikan,” ujar Satukan. (ADV/Yuli).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Memetik Hikmah dari Peringatan Maulid Nabi Besar Muhamad SAW

PRN MOJOKERTO | Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassallam yang diperingati setiap 12 Rabiul Awal, memiliki makna dan hikmah yang sangat besar bagi umat Islam. Salah satunya, bertujuan mengingatkan jejak dan napak tilas kehidupan, serta perjuangan Nabi Muhamad SAW kepada umatnya.

Dan kali ini di Rt. 05 dusun Kunjoro desa Kunjorowesi Kecamatan Ngoro telah berlangsung peringatan maulid nabi yang diisi dengan tausiyah H. Sulaiman dari Jedong Ngoro dan dihadiri pula warga dusun serta rekan-rekan Banser yang selalu kompak mengawal segal aktivitas keagamaan diwilayah Ngoro dimasa Pandemi covid-19.

Selain tausiyah dari H. Sulaiman tampak hadir pula Habib Muhammad dari Pasuruan, dalam tausiyah keduanya dapay dipetik hikmah dari peringatan maulid nabi adalah mengingatkan umat terhadap jejak, napak tilas kehidupan, dan perjuangan dari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi akhir zaman yang membawa kabar gembira (bashiran) dan peringatan (nadhiran) kepada umat manusia,

“Nabi Muhammad SAW, merupakan manusia teladan (uswah hasanah) yang dihadirkan oleh Allah SWT untuk diteladani sebagai pembawa risalah untuk perbaikan akhlaq manusia,” ujarnya dikutip dari keterangannya.

Acara berjalan dengan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (M e R).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

KETUA PENGADILAN AGAMA SIDOARJO TERIMA TIM DOSEN PENELITIAN PDP

PRN SIDOARJO | Mengawali babak baru di Pengadilan Agama Sidoarjo dalam kegiatan terima kunjungan penelitian oleh Iskandar Laka, S.H., M.H. dosen Fakultas Hukum Universitas Yos Soedarso Surabaya bersama tim teknis lapangan yang diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Sidoarjo Drs. H. Zamroni Rosadi, S.H., M.H., dengan didampingi Syafiuddin Ariwijaya, S.E., S.H., pejabat Juru Sita Pengadilan Agama Sidoarjo sore ini Jumat 23/10/2020.

Kunjungan tersebut dalam rangka penyerahan surat permohonan izin untuk melakukan penelitian dengan ditandai foto bersama. Serah terima surat pengantar permohonan izin penelitian tersebut dilampiri surat tugas penelitian dengan Iskandar Laka, S.H., M.H. sebagai ketua, dan Kurniadi Prasetyo, S.H., M.Hum. sebagai peneliti anggota.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Ketua Pengadilan Agama Sidoarjo diselingi bincang-bincang kecil antara Ketua Pengadilan Agama Sidoarjo dan Ketua tim Penelitian tentang kebutuhan dokumen dan informasi tambahan yang akan dibutuhkan dalam penelitian.

Ketua pengadilan Agama Sidoarjo Drs. H. Zamroni Rosdi, S.H., M.H. menyambut baik atas kunjungan penelitian tersebut dan mempersilahkan untuk menggali data atau dokumen yang mungkin dibutuhkan Silahkan apa yang dapat kami semua bantu, data apa yang diminta agar penelitian bapak cepat selesai kata orang nomor satu di Pengadilan Agama Sidoarjo tersebut.

Karena sekarang zamannya serba cepat jangan sampai keperluan penelitian bapak terhambat sambung pria yang terlihat santun tersebut disela ramah tamah bersama tim peneliti. Sehingga saking ramahnya pertemuan tersebut, kami yang dari media juga diperkenankan untuk melakukan liputan.

Selain itu PRN juga diperkenankan untuk mengambil foto penyerahan surat permohonan izin penelitian di ruang pimpinan tersebut yang dipilih sebagai tempat untuk menerima tamu dari tim peneliti. Tampak dalam gambar Ketua tim peneliti Iskandar Laka, S.H., M.H. menyerahkan berkas kepada Ketua Pengadilan Agama Sidoarjo Drs. H. Zamroni Rosadi, S.H., M.H.
Tak terasa kegiatan tersebut berlangsung hingga jelang petang baru selesai penuh dengan suasana jalinan silaturrahim yang baik dan penuh keramahan.(Asy/PNR).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Penebangan Pohon, Upaya Prefentif DLH Kabupaten Kediri

PRN KEDIRI | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri melakukan perantingan dan penebangan pohon.

Dalam rangka meningkatkan keamanan dan mencegah resiko terhadap bahayanya pohon tumbang, upaya mengurangi dampak dari pohon tumbang tersebut, DLH berupaya melakukan berbagai upaya preventif guna mencegah terjadinya pohon tumbang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan perantingan pohon-pohon yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kediri.

Perantingan merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup(DLH).

Memasuki musim hujan perantingan yang dilakukan menggunakan teknis pemangkasan bawah tanah, yang artinya pohon dipangkas hingga gundul dan hanya disisakan cabang-cabang utamanya.

“Pohon-pohon yang kering ketika kemarau lalu musim hujan datang dikhawatirkan akan patah, jangan sampai pohon terlalu rimbun, karena kalau misalkan terlalu rimbun lalu kena air dia akan bebannya lebih berat maka pohon tersebut akan tumbang, kemudian jangan sampai pohonnya terlalu lebar itu bisa indikasinya tumbang, jadi itu pohon-pohon yang harus diantisipasi,” tuturnya.

Team perantingan telah melakukan
pemotongan pohon kering yang berada diruas jalan Ds. Kedung Malang Kec. Papar, ruas jalan Ds. Langenharjo Kec. Plemahan, ruas jalan Tegowangi Kec. Plemahan, ruas jalan Kec. Tarokan.

“Sesuai usia pohon, kalau masih sehat dan masih kuat, tidak dilakukan pemotongan sampai habis. Tapi kalau usianya tua dan sudah keropos, baru dilakukan pemotongan sampai pangkal,” ucap Weny Artanti, ST sebagai Kepala Sie Penataan Taman
(Bram/Arya)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Penanganan Covid Kota Kediri Mengacu pada Permenkes

PRN KEDIRI | Penanganan Covid-19 di Kota Kediri mengacu pada Permenkes Revisi 5 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, mulai dari 3T (treatment, tracing, dan test).

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) nomor HK.01.07/MENKES/392/2020 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani corona virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepmenkes tersebut merupakan hasil revisi dari Kepmenkes sebelumnya, yakni nomor HK.01.07/MENKES/278/2020.

Dijelaskan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, Fauzan Adima, sesuai Permenkes Revisi 5 penanganan dari hulu ke hilir. Untuk hulunya gejala ringan atau OTG dirawat/isolasi di RS. Kilisuci.Selalu diadakan sosialisasi dan pengasapan disinfektan baik di tempat – tempat umum, jalan raya meliputi jalan dhoho dan jalan diponegoro, termasuk terminal, stasiun dan juga pasar.

“Jadi yang hilirnya, yang bergejala kita rawat di 3 (tiga) Rumah Sakit Rujukan Covid-19, yaitu RSUD Gambiran 2, RS. Bhayangkara, RS. Muhammadiyah,” jelas Fauzan, Kamis (22/10).

Ditambahkan Fauzan Adima, untuk bantuan dari Pemprov Jatim bidang kesehatan mulai dari APD (alat pelindung diri), alat untuk swab, dan ventilator sudah kami terima, dan semua bantuan itu tersebar di seluruh puskesmas dan 3 Rumah Sakit rujukan covid-19. Pasar pahing kemarin sempat ditutup satu blok karena ada pedagang yang positif.

“Karena positif untuk menghindari penularan lebih jauh, lalu kita tutup dulu. Selanjutnya kita semprot pasarnya, supaya virus yang ada bisa mati dan bisa dibuka lagi,” terang Jubir GTPP.

Data terakhir secara kumulatif pasien covid-19 yang ada di Kota Kediri 227. Yang sudah sembuh 182, meninggal 12, sisanya dalam perawatan.

Fauzan mengatakan hingga kini warga yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 terus dipantau kesehatannya oleh tim medis. Diharapkan, warga tersebut juga mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, sehingga tetap sehat.

“Untuk kesehatan masih dipantau oleh puskemas setempat, harapannya masyarakat lebih disiplin 3M, supaya pandemi covid 19 segera berakhir,” pungkas Fauzan.(BRAM/ARYA)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Proses Perijinan ‘Ribet’ Penambang Liar Wilayah Blitar Menjamur

PRN KEDIRI  |Penambangan Ilegal adalah sebutan yang diberikan kepada pelaku penambangan yang tidak mendapatkan izin dari pemerintah. Kata Ilegal berkonotasi kegiatan liar, merusak, dan tidak menguntungkan. Kegiatan penambangan yang dilakukan adalah dengan melakukan penyedotan dan pengerukan dasar sungai.

Maraknya pertambangan Ilegal di Kabupaten Blitar menurut Pjs Bupati Blitar Budi Santosa adalah buah dari masih berbelit-belitnya percepatan pengurusan legalitas perusahaan.

Istilah tambang rakyat secara resmi terdapat pada Pasal 2 huruf n, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan pokok pertambangan. Pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara,Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) adalah bagian dari Wilayah Pertambangan dimana kegiatan usaha pertambangan rakyat dilakukan. WPR ditetapkan oleh Bupati setelah berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten.

“Dari penambang-penambang illegal ternyata ada komitmen yang baik yaitu bagaimana pengurusan dari illegal menjadi legal dan pengurusannya itu mudah, jangan berbelit-belit. Intinya itu mereka kepingin legal”, kata Budi Santosa, Rabu (21/10/2020).

Pantauannya sejauh ini, proses pengurusan perusahaan pertambangan illegal menjadi legal di Kabupaten Blitar masih tergolong rumit dan kurang mendukung.

“Bagaimana kami disini selaku Pjs Bupati yang juga Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Timur akan mengawal. Saya akan bentuk tim yang di Kabupaten Blitar bagaimana mengawal yang ada di kabupaten sebelum dibawa ke provinsi. Nanti akan ada juga pendampingan dari APRI (Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia). Kalau sudah sampai provinsi, saya akan mengawal bersama BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) dengan tim Cipta Karya dan ESDM sehingga prosesnya menjadi cepat”, terangnya.

Dirinya optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blitar akan meningkat lantaran disumbang dari sektor pertambangan yang sudah menjadi perusahaan pertambangan legal karena proses pengurusan legalitasnya mudah.

Ketua DPW APRI Jawa Timur Pungki Praja Jatmika menilai, masih banyaknya perusahaan pertambangan illegal khususnya di Kabupaten Blitar disebabkan adanya miskomunikasi tentang risalah proses perizinan.

Dikatakan Pungki, pemahaman risalah proses perizinan oleh pengusaha pertambangan menjadi penting agar supaya alur pengurusan izin perusahaan pertambangan bisa dikuasai dan dipahami oleh pengusaha pertambangan.

“Penambang-penambang kurang informasi tentang alur, masuk di kawasan IPR atau tidak. Kemudian masuk ke OP umum atau bukan. Tidak perlu ke teknik pertambangan sebenarnya. Proses izinnya saja dulu, kan ada tahapannya. Misalnya kawasan itu berbatasan dengan Perhutani atau BBWS. Titik koordinatnya melebihi batas dengan perusahaan lain atau tidak. Informasi Kesehatan Tata Ruang (IKTR) harus melibatkan OPD terkait”, tandasnya.

Keinginan dari para penambang Agar semua masalah perizinan legalitas di permudah sesuai dengan arahan dari Pemerintah “Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2010 tentang Wilayah Pertambangan dan secara teknis Mekanisme Izin Pertambangan Rakyat diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010”.(Bram/Arya)

baca selengkapnya