close

KABAR JATIM

KABAR JATIM

Woro..Woro…Seruan Kamtibmas Kapolsek Kangayan Bersama Forkopimka

PRN SUMENEP | Dimasa pandemi covid-19 yang masih mencekam kita semua, dan untuk mengantisipasi terhadap ancaman Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) khususnya di wilayah hukum Polsek Kangayan Polres Sumenep, Kapolsek bersama Forkopimka setempat melakukan woro-woro keliling jalan. Jumat 22/01/2021.

Kegiatan tersebut digelar sejak pukul 07.30 Wib S/d 11.00 Wib, di Jalan Kabupaten, dari Desa Daandung menuju Jalan Kabupaten Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, dengan menggunakan mobil patroli Polsek Kangayan, mobil dinas Kecamatan, mobil Ambulans Puskesmas Kangayan.

Berdasarkan keterangan dari Ipda Miftahol Rahman SH, selaku Kapolsek Kangayan menerangkan, bawah kegiatan woro-woro tersebut guna untuk sosialisasi Kamtibmas, dan sosialisasi penyebaran Virus Covid-19, kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan woro-woro tersebut diikuti oleh; Nurullah SH (PLT Camat Kangayan), IPDA Miftahol Rahman SH (Kapolsek Kangayan), Aipda Niko Sutikno SH (Kanit Intelkam), Pelda Supriyanto (Danposramil Kangayan Koramil Kangean 0827/18 ), sejumlah Perawat Puskesmas Kangayan, serta Tokoh Masyarakat.

IPDA Miftahol Rahman SH, selaku Kapolsek Kangayan menghimbau larangan tegas membawa sajam tanpa izin kepada masyarakat. Meskipun pada umumnya, membawa Sajam sudah menjadi kebiasaan masyarakat kepulauan pada sebelumnya.

“Menghimbau kepada masyarakat Kangayan, dilarang membawa Senjata tajam, sesuai UU Darurat No 12 Tahun 1951 Pasal 2 ayat 1, Dilarang menggunakan /Mengkonsumsi Narkotika sesuai UU Narkotika No 35 Tahun 2009 , dan Dilarang penambangan pasir di pinggir Pantai, sesuai UU Lingkungan Hidup dan Pertambangan.” Tegas Kapolsek baru dan termuda itu.

Nurullah SH, selaku PLT Camat Kangayan, juga menghimbau larangan kepada masyarakat untuk melakukan penambangan Pasir liar di pinggir pantai, yang berada di wilayah Kecamatan Kangayan, pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.

Selanjutnya dari Pegawai Puskesmas Kangayan, juga memberikan himbauan tentang cara pencegahan Covid 19 kepada masyarakat Kangayan, agar bisa ikut serta dalam memutus mata rantai penyebaran virusnya.

Kegiatan Woro-woro sosialisasi Kamtibmas dan sosialisasi pencegahan Covid 19, yang dilakukan di wilayah hukum Kangayan Polres Sumenep, dengan menggunakan pengeras suara yang mengelilingi wilayah tersebut berjalan lancar, tertib dan aman. (Deddy/Erf)

baca selengkapnya
HUKUMKABAR JATIMLAWAN KORUPSI

Rusunawa Diperuntukkan Bagi Siapa? Menyorot Rasa Keadilan Pemanfaatan 51 Unit Rusunawa Oleh Umaha

PRN SIDOARJO| 51 unit Rusunawa Ngelom, Sepanjang, Kec. Taman, Kab. Sidoarjo dimanfaatkan Kampus Umaha sebagai hunian mahasiswa. Surat Kesepakatan bersama Pemkab Sidoarjo dengan Kampus akibatkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) harus lapang dada haknya termarjinalkan. Jumat (22/1/2021).

Temuan PRN terkait pemanfaatan Rusunawa oleh Lembaga swasta menjadi perhatian yang patut disorot. Kekuatan kapitalis yang berlindung di balik jubah pengembangan dunia pendidikan sedang menciderai rasa keadilan.

Pasalnya, menurut Undang-undang nomor 20 tahun 2011 tentang Rumah Susun, pasal 1 poin 7 dijelaskan bahwa diselenggarakannya rumah susun umum adalah untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi MASYARAKAT berpenghasilan rendah (MBR).

Istilah MBR kerap dipakai dalam produk hukum baik Peraturan Menteri, Gubernur  maupun Bupati atau Walikota. Pada umumnya kemunculan istilah ini dikaitkan dengan peraturan Rumah Susun sebagai golongan prioritas yang berhak memanfaatkan Rusunawa.

Ditemui di ruangannya, Bayu, staf UPT Rusunawa Sidoarjo membenarkan bahwa peruntukan rusunawa seyogianya bagi Masyarakat berpenghasilan rendah.

“kalau lembaga mestinya ngak bisa,” jawab Bayu ketika awak media menanyakan apakah lembaga atau institusi swasta bisa mengajukan pemanfaatan Rusunawa untuk tinggal karyawan atau sejenisnya.

Keyakinan staf UPT Rusunawa ini seketika berubah ketika dikonfirmasi bahwa 51 unit Rusunawa Ngelom sampai saat ini dimanfaatkan oleh Umaha. Kamis (14/1/2021).

Tak lama berselang, melalui pesan aplikasi Whatsapp, Bayu mengirim tiga file foto.

SAH….!!

File tersebut adalah foto dokumen Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh Bupati Sidoarjo Saifulilah dan Dr. M. Fathony Rodli mewakili Kampus.

Ditandatangani pada hari kamis tanggal dua bulan juli tahun dua ribu lima belas (2/7/2015), diterangkan bahwa Tridharma Perguruan tinggi menjadi poin penting kerjasama.

Dokumen ini dijadikan dasar pemanfaatan 51 unit Rusunawa Ngelom yang diperuntukkan bagi tempat tinggal Mahasiswa.

Bila merujuk pada surat Kesepakatan Bersama Bupati dan Rektor Umaha, maka jangka waktu telah memasuki masa kadaluasrsa (2/7/2020). Namun hingga berita ini dirilis (22/1/2021), Umaha masih tetap memanfaatkan 51 unit rusunawa.

Terkait dengan polemik ini, praktisi hukum dan pengamat kebijakan publik angkat bicara. Iskandar Laka S.H., M.H., menyampaikan bahwa keabsahan sebuah produk hukum harus memenuhi tiga unsur.

“harus memenuhi unsur wewenang, prosedural dan substansi,” lanjut Mahasiswa sementara menempuh S3 (Kandidat Doktoral) dari salah satu Universitas Negeri di Jawa Timur ini.

Masih dalam keterangan Iskandar Laka, semua aspek tersebut harus terpenuhi dengan benar sehingga tidak terjadi cacat formil dan materil.

Menurutnya, sebuah produk hukum harus dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Bukan saja itu, isi dari produk hukum tidak boleh bertentangan dengan produk hukum yang di atasnya.

“sepanjang pengamatan saya, tidak ditemukan prioritas peruntukan rusunawa bagi kepentingan instasi atau lembaga dalam produk hukum yang lebih tinggi dari peraturan baik menteri, bupati atau walikota,” ungkap Iskandar yang juga adalah dosen hukum salah satu universitas swasta di Surabaya. (Samosir)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Polsek Kangayan Amankan Pemuda Pembawa Sajam di Pinggang

PRN SUMENEP | Lagi-lagi, seorang pemuda warga Kangayan, pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, di amankan Polsek setempat, karena membawa sajam jenis pisau yang diselipkan di pinggang.

Berdasarkan rilis Polsek Kangayan dan LP-A/03/I/RES.1.24/RESKRIM/SUMENEP/SPKT POLSEK KANGAYAN, tanggal 20 Januari 2021, Sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951, tentang larangan membawa sajam. SP- Sidik/04/I/2021/Polsek Kangayan, 20 Januari 2021. SP-Gas/03/I/2021/Polsek Kangayan, 20 Januari 2021.

Bahwa, berawal pada hari Rabu 20 Januari 2021, IPDA Miftahol Rahman SH, Kapolsek Kangayan bersama anggota melaksanakan patroli di wilayah hukumnya.

Selanjutnya mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada seseorang yang berada di sumber air di Dusun Jukong-jukong bawah, Desa Jukong-jukong, sedang membawa senjata tajam yang tidak berijin.

Berdasarkan dari informasi tersebut, Kapolsek bersama anggota melakukan penyelidikan, bahwa benar ada seorang laki laki diduga telah membawa sajam.

Selanjutnya Kapolsek dan anggota melakukan penangkapan dan upaya hukum berupa penggeledahan badan dan menemukan satu buah pisau lengkap dengan sarungnya.

Kini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Kangayan, Guna Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut. (Deddy/Erf).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Terapkan Strategi Dana Pagu Indikatif Kecamatan, Cak Hud, Perbaiki Jalan Rusak

PRN SIDOARJO | Usai di sidak PJ Bupati Sidoarjo Senin sore, (18/1/2021) jalan rusak di desa Wedi kecamatan Gedangan hari ini, Rabu (20/1/2021) sudah mulai diperbaiki. Dari pantauan di lokasi sudah ada sepuluh pekerja yang dikerahkan pemkab Sidoarjo.

Mereka mulai menguras genangan air yang ada jalan yang berlubang. Hudiyono, PJ Bupati Sidoarjo sendiri yang turun memastikan dilokasi bersama dengan Camat Gedangan dan pegawai dinas PU BM SDA.

Hudiyono mentargetkan perbaikan jalan raya Sedati desa Wedi kecamatan Gedangan ini selesai dalam seminggu. Perbaikan jalan akses utama daerah industri ini menjadi perhatian Hudiyono karena merupakan salah satu jantung perekonomian Sidoarjo. Ada ratusan Industri sedang maupun besar di sepanjang jalan raya Gedangan sampai arah Betro Sedati.

PJ Bupati Sidoarjo yang juga menjabat Kepala Biro Kesos Jatim ini minta kepada para pengusaha yang ada di wilayah Gedangan – Sedati untuk ikut peduli menjaga. Minimal merespon jika jalan yang ada di depan pabriknya terdapat genangan air untuk segera di sedot.

“Industri sekitar sini juga kita harap merespon lah kalau ada genangan air di depan pabriknya segera disedot supaya aspal jalannya tidak mudah rusak. Karena aspal bila terkena genangan air terus menerus maka mudah mengelupas apalagi dilewati kendaraan besar-besar pasti cepat rusak”, kata Cak Hud sapaan akrab Hudiyono.

Dinas PU BM SDA juga diminta membuatkan drainase yang baik agar air hujan segera bisa surut dan tidak menimbulkan genangan.

Percepatan perbaikan fasilitas dan infrastruktur publik juga dilakukan Cak Hud dengan menerapkan strategi dana pagu indikatif wilayah kecamatan.

Cak Hud mengatakan dengan strategi ini, anggaran yang dialokasikan untuk pelayanan publik ini akan ditransfer langsung ke kecamatan mulai bulan Februari 2021.

“Jadi, ada pagu indikatif wilayah kecamatan alokasi anggaran untuk pelayanan publik. Khususnya yang menyangkut infrastruktur publik yang menjadi atensi masyarakat, seperti jalan, sampah, saluran air,” katanya.

Cak Hud menyebutkan, kecamatan Gedangan mendapatkan dana 500 juta untuk perbaikan jalan rusak dan sekitar 400 juta untuk pembangunan drainase/saluran air. Kecamatan Waru akan mendapatkan dana Rp1 miliar supaya bisa merespon laporan warga dengan cepat.

Dengan uang itu, kecamatan bisa membeli mesin stamper untuk memadatkan jalan dengan cara swakelola. Sehingga, kalau ada masyarakat lapor jalan rusak bisa cepat diperbaiki.

“Bisa cepat karena uang sudah kita transfer. Kan biasanya kalau ada laporan kerusakan jalan, penanganannya masih menunggu pencairan dananya,” kata Cak Hud.

Adapun besar anggaran pemeliharaan dan perbaikan jalan kabupaten Rp19,350 miliar. Sementara anggaran pemeliharaan jalan lingkungan Rp7,945 miliar. (Kominfo).

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Quick Respon, Cak Hud Bantu Warga yang Hidup Sebatang Kara

PRN SIDOARJO | Robil (55 th) mempunyai nasib kurang beruntung tidak seperti tetangga kanan kirinya. Warga desa Seketi kecamatan Balongbendo ini sehari-hari tinggal ditempat yang jauh dari layak.

Kondisi ini terjadi setelah ia dan istrinya berpisah, dengan meninggalkan tiga anak dan ketiga anaknya ikut bersama mantan istrinya yang kini tinggal di Mojokerto. Sejak saat itulah kondisi mentalnya drop dan mengalami depresi. Selain sudah tidak punya rumah, kebutuhan makan sehari-hari mengandalkan uluran tangan saudara dan tetangganya.

PJ Bupati Sidoarjo, Hudiyono yang mendapat laporan langsung menelusuri tempat Robil tinggal. Kondisinya memang sangat tidak layak, kata Cak Hud sapaan akrab Pj Bupati Sidoarjo saat melihat foto kondisi tempat tinggal Robil.

Kemudian Cak Hud menghubungi dengan dinas Sosial, Baznas Sidoarjo, Camat serta perangkat desa Seketi agar segera menindaklanjuti dengan memberikan bantuan.

Bantuan berupa uang 10 juta rupiah dipergunakan untuk membangun tempat tinggal Robil yang berukuran 2,5 m x 2,5 m. Bangunan semi permanen ini melindungi Robil dari panas dan hujan. Karena sebelumnya Robil membuat hunian sendiri dari kayu bambu yang ditata seperti gubuk.

“Quick respon atau respon cepat menanggapi aduan dari masyarakat adanya salah satu warga yang hidup sebatang kara. Kita datang langsung melihat kondisi dan kita memberikan bantuan berupa uang dan sembako.

“Prinsipnya pemerintah harus hadir jangan sampai warga yang kurang beruntung merasa hidup sendiri tidak ada yang membantu.” kata Hudiyono, usai bertemu Robil di balai desa Seketi, Balongbendo, Rabu, (20/1/2021).

Meski di tengah kesibukan menerima aduan jalan rusak yang menuntut juga untuk segera ditangani, namun Cak Hud sapaan akrab Hudiyono masih tetap memperhatikan persoalan sosial. Khususnya perhatian kepada warga yang kurang mampu.

Menurut penuturan warga sekitar, kondisi Robil seperti ini sudah sejak lama setelah pisah dengan istri dan anak-anaknya. Saat diajak komunikasi Cak Hud dari 10 pertanyaan yang dilontarkan ke Robil hanya 5 pertanyaan yang dijawab benar.

Pria yang sehari-hari makan kodok atau katak dari hasil tangkapannya sendiri kini sudah menempati tempat yang cukup layak untuk ditinggali dibanding sebelumnya. (Kominfo).

baca selengkapnya
KABAR JATIMLAWAN KORUPSI

Manfaatkan Aset Negara, PT. Jagat Laksana Ngantor di Kantor Desa Sukoanyar, Ini Penjelasan Kades!!

PRN MOJOKERTO | Perusahaan Outsourcing Jagat Laksana melakukan aktifitas perkantorannya di Kantor Desa Sukoanyar, Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto. Kades, Priyanto S.T, restui pemanfaatan aset negara untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Rabu (20/21/2021).

Kegerahan masyarakat terhadap keberadaan perusahaan outsourcing di kantor desa Sukoanyar akhirnya sampai ke telinga Media. Kepada PRN, GA (bukan nama sebenarnya, red), menyampaikan bahwa pemanfaatan aset negara ini sudah berlangsung lama.

“Dugaan saya itu perusahaan milik pak Kades yang sudah diakusisi,” ungkap GA pada media.

Menanggapi hal ini, PRN mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut. Awak media yang menyamar sebagai pencari kerja langsung disambut oleh dua orang admin PT. Jagat Laksana.

Bertempat di kantor Desa Sukoanyar, dijelaskan bahwa perusahan tersebut menyalurkan tenaga kerja ke beberapa perusahaan besar yang ada di sekitar.

“tapi untuk sekarang belum ada lowongan mas,” ungkap seorang pria yang menjadi staf perusahaan.

PRN mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada Kades Priyanto, ditemui di pendopo desa Jabon Mojokerto (Selasa, 19/1/2021), mengejutkan bahwa orang nomor satu di desa ini mengatakan bahwa perusahaan tersebut milik seorang anggota dewan.

“Punya pak Eko dewan,” ungkap Prayitno kepada media ketika ditanyakan siapa pemilik perusahaan tersebut.

PRN mencoba meminta tanggapan Plt Camat Ngoro melalui sambungan telpon, namun hingga berita ditanyangkan M. Faizin belum dapat terhubung. (Samosir/Yuli)

baca selengkapnya
KABAR JATIMKABAR POLISI

Antisipasi Penularan Covid, Polsek Kota Bubarkan Balap Burung Merpati

PRN SUMENEP | Virus Corona (Covid-19) masih mengintai kita. Untuk memutus mata rantai penularannya, Polsek Kota bersama Patko 91 Sat Sabhara Polres Sumenep bubarkan balap burung merpati yang berlokasi, di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Senin 18/01/2021, sekitar pukul 15.00 wib.

Dalam keterangan rilis Humas Polres Sumenep, pembubaran tersebut dipimpin oleh Ipda Fathorrahman selaku Waka Polsek Sumenep Kota, yang dibantu oleh 8 orang anggotanya dan 3 personil dari anggota Patko 91 Sat Sabhara Polres Sumenep.

“Kegiatan yang dilaksanakan oleh para pecinta burung merpati itu, sebagai kegiatan latihan/tren burung merpati yang diikuti 20 orang pecinta burung merpati lokal Sumenep,” paparnya, Selasa 19/01/2021.

Kegiatan pembubaran yang dilakukan oleh Polsek Sumenep Kota bersama Patko 91 Sat Sabhara Polres Sumenep, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Covid-19, di wilayah Kabupaten Sumenep di masa Pandemi.

“Langkah-langkah yang dilakukan adalah; memberikan himbauan dan pemahaman kepada para pecinta burung merpati, agar kegiatan tersebut tidak lagi diadakan di masa Pandemi, dan melakukan pembubaran kegiatan tersebut,” pungkasnya.

Dalam pembubaran ini berharap, para pecinta burung merpati setelah diberikan himbauan dan pemahaman oleh petugas, bisa menerima dan tidak melakukan aktifitas kembali. Pembubaran itu berjalan dengan tertib, lancar dan aman. (Deddy/Erf)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIMKABAR POLISI

Ajak Masyarakat Untuk Selalu Menggunakan Masker, Polresta Sidoarjo Memasang Spanduk

PRN SIDOARJO | Upaya Pencegahan penyebaran Corona (Covid -19), Polresta Sidoarjo pasang spanduk sosialisasi dan himbauan, agar warga selalu menggunakan masker, di wilayah hukum Sidoarjo, Selasa (19/01/2020).

Pemasangan spanduk himbauan sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), isi dari Spanduk himbauan

“Ayo Dulur..!!! Nganggo Masker, jaga jarak – cuci tangan”

Spanduk Himbauan ini dipasang di alun-alun Sidoarjo, GOR Delta Sidoarjo, Sun City, dan tempat – tempat strategis lainnya yang mudah dilihat dan dibaca oleh masyarakat.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengungkapkan “Pemasangan spanduk Kawasan Wajib Menggunakan Masker itu merupakan himbauan dan sosialisasi untuk menggugah kesadaran kepada masyarakat mematuhi Peraturan Pemerintah, guna antisipasi penyebaran Virus Covid 19 yang semakin meningkat.

“Gunakan selalu masker saat diluar rumah, guna mencegah Virus Corona, untuk kesehatan kita bersama”. Ucap Kapolresta Sidoarjo. (Yuli)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

JAC Siap Mencetak Atlet Renang Nasional

PRN SIDOARJO | Jalasari Aquatick Club (JAC), club renang asal Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, ini tak bisa dianggap sebelah mata, karena sejak didirikan 2017 telah menelurkan bibit atlet renang pilih tanding.

Anak didik JAC ini selalu menjuarai setiap lomba yang diikuti, baik yang digelar tingkat Kabupaten atau antar club renang se Jawa Timur.

Sulis Indrawan, pelatih JAC, ditemui PRN, menjelaskan bahwa club renang ini baru dibentuk 2017 lalu. Usianya masih relatif muda. Namun, prestasi anak didiknya sangat luar biasa.

“Saya bersyukur, ternyata anak didik kita Jalasari Swimming Team berbakat dan berprestasi. Begitu diikutkan lomba malah juara 1. Kalau tidak begitu lainnya juara 2,” ujarnya.

Dia mengakui bahwa sebelum dibentuk JAC, di Kolam renang Jalasari ini mengajar les private.
Kala itu baru 6 anak didiknya. Namun karena terus berprestasi, maka diresmikan menjadi JAC dan memiliki Tim Renang Jalasari atau Jalasari Swimming Team (JST).

“Awalnya saat itu belum terlegalisasi Mas ! Namun dengan tekad dan keyakinan saya, bahwa Kota Sidoarjo akan mencetak atlet renang Nasional. Semangat saya mencetak bibit atlet renang nasional di Sidoarjo sangat kuat, sampai sekarang berbuah manis,” bebernya.

Untuk melahirkan atlet nasional berbakat, di Sidoarjo harus sering digelar lomba dan kejuaraan baik tingkat muda, pelajar, maupun dewasa.

“Pengalaman dahulu bahwa karena banyak lomba antar pelajar dan antar club, Alhamdulillah anak didik saya selalu juara 1,” tambah Indra.

Kini, metode pendidikan renang di JAC sudah lebih tertata. Siswa renang yang masuk terlebih digolongkan dalam kelompok usia.

Kemudian pendidikan fisik ditempa secara berkala, selain teknik renang dan penunjang kecepatan gerakan.
Selanjutnya, pendidikan mental dan jiwa diajarkan sehingga seluruh anak didik di JAC mentalnya terbentuk sebagai mental juara.

“Alhamdulillah dari seluruh perlombaan renang anak didik saya bisa meraih prestasi juara 1,” tukasnya.

Setelah beberapa kali perlombaan diikuti dan selalu menjadi juara, para orang tua siswa bersama pelatih membentuk Club Renang.

Dari situlah cikal bakal terbentuknya, JAC yang mendapat support penuh dari seluruh elemen masyarakat di Sidoarjo terutama orang tua siswa renang.

“Jalasari Aquatick Club (JAC) ini memiliki slogan “Muda Beda dan Berbahaya”, dan ini menambah semangat untuk mengantarkan anak didik saya sampai jadi atlet Nasional,” tegasnya lagi.

Sekadar diketahui, saat ini siswa renang di JAC sudah mencapai 100 an orang. Bahkan setiap hari masih ada lagi yang mendaftar.

Di era pandemi Covid, ini metode tatap muka sangat dibatasi. Namun jadwalnya semakin ketat dan membutuhkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan. Untuk itu kesehatan air dan sterilisasi kolam rutin dilakukan mencegah terjadinya penularan virus.(Yuli)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

RTL ke-1 Diklatsar Banser PAC GP Ansor Kecamatan Ngoro

PRN MOJOKERTO | Perkembangan lembaga keagamaan khususnya PB Nahdatul Ulama diwilayah kecamatan Ngoro kian berkembang pesat, hal ini terbukti dengan kegiatan rutinan setiap 6 bulan sekali yang diadakan oleh Pimpinan anak cabang gerakan pemuda Ansor kecamatan Ngoro.

Bertempat di Masjid Baiturrahman Kecapangan desa Ngoro acara  berlangsung yang diikuti oleh Satkoryon Banser PAC GP Ansor Kecamatan Ngoro.

Dari keterangan penyelenggara kegiatan ini merupakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) ke-1 Diklatsar dan Banser PAC GP Ansor Kecamatan Ngoro.

Tampak acara diawali dengan Istiqosah dan sholawat Mars Banser dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam ceramahnya Ketua Pelaksana Moh Saufi, S.Kom mengingatkan kepada seluruh yang hadir agar selalu mematuhi protocol kesehatan, pasalnya saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19 yang semakin membahayakan.

Seusai sambutan-sambutan acara dilanjutkan dengan kirap keliling desa Ngoro dilanjutkan dengan materi PBB dan kebanseran. (M e R)

baca selengkapnya