close

KABAR JATIM

KABAR JATIM

Pemdes Kendung Kwadugan Ngawi Alokasikan DD 2020 untuk Talud

PRN NGAWI | Desa Kendung Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi, yang mempunya 1500 penduduk dan 15 Rt serta 4 Rw, kini mulai bebenah, setapak demi setapak melaksanakan pembangunan demi keindahan, kemajuan serta kesejahteraan warganya.

Pembangunan Talud yang berada di Dusun Kendung 2, merupakan usulan semua petani sewaktu musrenbangdes di Kantor Desa kemarin, dengan berbagai pertimbangan, karena takut terjadi longsor di lingkungan sawah mereka sewaktu musim hujan tiba, sehingga usulan bisa jadi prioritas untuk di danai.Talud sendiri juga dwi multi fungsi, selain melindungi tanah sekitar juga membentuk badan jalan jadi lebih praktis dan indah, ujar Sumadi Kades Kendung saat ditemui awak media seusai pelayanan di Kantor Desa.

Eko Widodo TPK Desa Kendung membenarkan, bahwa Talud yang dibangun di Dusun Kendung 2 yang mempunyai volume 132.00 M3 yang di danai dari DD tahun 2020, memakai anggaran Rp.158.157.000, merupakan usulan warga, khususnya petani, sehingga patut didanai dan dijadikan prioritas. Sebab bila tidak segera di bangun ditakutka jalan melebar dan berbahaya bagi pengguna. (Jatmiko)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Pembangunan Jalan Poros di Desa Dinden Kwadungan Ngawi

PRN NGAWI |  Kita semua tau bahwa pembangunan jalan poros yang dianjurkan Pemerintah saat ini, sangat menguntungkan warga Desa dalam segala akses, baik akses Pendidikan untuk anak sekolah, akses Kesehatan menuju ke Puskesmas, Petani menuju ke sawah dan terutama pedagang dalam menguatkan perekonomian.

Gulit Danan Prasetyo Utomo Kades Dinden Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi mengatakan, Kami atas nama warga Desa Dinden, mengucap syukur, setiap tahun pemerintah memberikan bantuan berupa DD maupun ADD demi kesejahteraan dan Kemakmuran warga Desa. Dan kami sudah melaksanakan pembangunan infrastruktur serta menyiapkan administrasi yang trsnsparant serta akuntable demi kelengkapan pertanggung jawaban agar tidak berbenturan dengan hukum.

Untuk DD tahun 2020 Desa Dinden mewujudkan dengan pembangunan jalan paving di Rt 01- 03 Rw 01 dan di Rt 04 Rw 02 dengan volume panjang 540 M serta lebar 410 M. Banner transparansi anggaran juga sudah kami pasang di depan Kantor Desa, di sudut -sudut jalan serta di lokasi pembangunan plus prasasti, demi mengurangi prasangka kepada Tim Pengelola Kegiatan .

Dan Kami ucapkan terimakasih kepada TPK yang telah mengelola, serta masyarakat yang mendukung program ini, dari awal rencana ( musrenbangdes), hingga pembangunan selesai, serta tenaga semua dari lingkungan sekitar, sehingga warga memperoleh tambah penghasilan. Penduduk Desa Dinden yang terdiri dari 23 Rt dan 3 Rw sebagian penduduk bertani dan berjualan jamu tradisional, serta hidup berdampingan bergotong royong secara damai. (JATMIKO)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

RAPAT PARIPURNA PENYAMPAIAN NOTA KEUANGAN WALIKOTA MADIUN ATAS RAPERDA TENTANG APBD PERUBAHAN TAHUN ANGGARAN 2020

PRN MADIUN | DPRD Kota Madiun menyelenggarakan rapat paripurna Jumat 14/8/2020 melalui Vidio Conference Rapat Paripurna diadakan ditempat berbeda di Gedung Paripurna DPRD Kota Madiun dan di Gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun.

Rapat Paripurna dibuka oleh Istono Wakil Ketua DPRD Kota Madiun dihadiri Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya BMS, Wakil Ketua DPRD Armaya, Walikota Madiun Maidi, Wakil Walikota Madiun Inda Raya AMS, Sekda Kota Madiun, Forkopimda, dan anggota DPRD, OPD berada di gedung GCIO Diskominfo.

Walikota Madiun Maidi menjelaskan penurunan pendapatan daerah utamanya di sektor pendapatan asli daerah (PAD) karenakan dampak wabah Covid-19 bahkan PAD direncanakan penurunan sekitar Rp.13,6 Milyar dari sebelumnya Rp.235,5 Milyar menjadi Rp.221,8 Milyar atau berkurang 5,78 persen.

Walikota Maidi mengungkapkan nggak masalah memang pendapatan turun kok contohnya tiga bulan lebih pajak daerah tidak masuk ke kita bahkan ada yang kita bebaskan memang situasinya seperti ini, orang semua lockdown dirumah semua jualan tidak laku, kalau kita tarik pajaknya ya malah susah mereka, sektor pajak daerah banyak mulai jasa, tempat hiburan, hotel, dan restoran.

Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra mengakui dan tidak dipungkiri penurunan pendapatan daerah utamanya dari sisi PAD disebabkan akibat pandemi Covid-19 sehingga kontribusi pendapatan dari usaha yang dikelola OPD penghasil sebagian besar mengalami penurunan target pendapatan, mulai sektor pajak daerah hingga retribusi jasa umum seperti pelayanan parkir di tepi jalan umum dan retribusi jasa usaha.

Ketua DPRD Andi Raya menjelaskan pasca penyampaian nota keuangan Walikota agenda berikutnya akan dibahas oleh komisi bersama mitra OPD masing masing selanjutnya difinalisasi oleh Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Kota Madiun dan ditargetkan P-APBD 2020 selesai akhir Agustus. Jadi memang dari sisi pajak dan retribusi kita tidak bisa paksakan dengan kondisi ekonomi yang ada di Kota Madiun bahkan di nasional dan internasional pun juga mengalami penyusutan signifikan makanya tidak bisa kita paksakan pemerintah daerah mengejar itu, kita terima saja kita lihat realisasinya nanti di laporan akhir tahun sama di pertanggungjawaban APBD 2020 terang Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra. (ADV/toni)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Siap Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Perguruan Silat di Sidoarjo Deklarasi Damai

PRN SIDOARJO | Jelang dua agenda besar, yakni peringatan 1 Suro yang biasanya ada acara pengesahan anggota baru, lalu berikutnya adalah agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sidoarjo 2020. Sebanyak 17 perguruan silat di Kabupaten Sidoarjo menggelar deklarasi damai.

Deklarasi damai bertujuan sebagai wujud komitmen bersama guna menjaga kondusifitas kamtibmas, berlangsung di Ballroom Aston Hotel Sidoarjo, Jumat (14/8/2020). Yang dihadiri Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi, Ketua IPSI Sidoarjo Bahrul Amiq, serta diikuti kapolsek jajaran Polresta Sidoarjo.

Dihadapan para ketua dan pengurus perguruan silat, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menyampaikan himbauan agar seluruh perguruan silat yang di Sidoarjo berkomitmen bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman, damai dan kondusif.

“Jelang agenda 1 Suro yang selalu ada kegiatan pengesahan murid baru dan nanti kita juga menghadapi Pilkada Sidoarjo, situasi kamtibmas di wilayah kita yang aman, damai dan kondusif ini harus kita jaga bersama. Jangan ada perselisihan di antara kita, dan kuatkan persaudaraan,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut Kombes Pol. Sumardji juga mengajak perguruan silat untuk turut membantu penanganan Covid-19. Sebab obat atau vaksin untuk Virus Corona hingga saat ini belum ada. Caranya adalah dengan disiplin mentaati protokol kesehatan mengenakan masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak.

“Peran sedulur kabeh proaktif membantu pemerintah dalam menangani Covid-19,” kata Kombes Pol. Sumardji.

Pesan serupa juga disampaikan Plt. Bupati Nur Ahmad Syaifuddin. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap situasi kamtibmas Kabupaten Sidoarjo yang aman, damai dan kondusif adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh sebab itu, berbagai perguruan silat juga harus terlibat dalam menjaga situasi seperti ini. Salah satunya adalah melalui forum silaturahmi antar perguruan silat.

Sementara Ketua Ikatan Pencak Silat Sidoarjo Bahrul Amiq menyatakan siap membantu upaya pemerintah serta TNI-Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. “Kami satu tujuan, yakni menguatkan persaudaraan dan cinta damai,” ujarnya.

Di penghujung acara silaturahmi antar perguruan silat, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi damai oleh para ketua perguruan silat, guna mewujudkan kamtibmas di Kabupaten Sidoarjo selalu aman, damai dan kondusif. (yuli)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

RAPAT PARIPURNA PENGAMBILAN KEPUTUSAN 3 RAPERDA KOTA MADIUN DAN PENANDATANGAN NOTA KESEPAKATAN KUPA-PPAS PERUBAHAN TAHUN 2020 WALIKOTA MADIUN DAN PIMPINAN DPRD KOTA MADIUN

PRN MADIUAN | Rapat Paripurna yang dilakukan melalui Vidio Conference dilaksanakan di tempat berbeda di Gedung Paripurna DPRD Kota Madiun dan di Gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun Kamis 13/8/2020.

Rapat Paripurna dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra dan dihadiri oleh Wakil DPRD,Walikota Madiun, Wakil Walikota, Tim Anggaran Pemerintah Kota Madiun dan Anggota DPRD. Sinegritas Pemerintah Kota Madiun dan DPRD untuk mesejahtrakan maayarakat Kota Madiun kian kuat hal ini menyusul telah disepakatinya tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang bertujuan untuk membantu warga kurang mampu di Kota Madiun.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Armaya menjelaskan bahwa hal itu menjadi produk hukum perdana yang berdasarkan usulan dewan pada tahun 2020, DPRD kali ini dianggap tidak hanya mengerjakan tugas pokok namun juga bisa membuat peraturan daerah yang diharapkan dapat berguna bagi masyarakat ini sekaligus merupakan salah satu implemantasi program Walikota.

Pihaknya berharap dua peraturan daerah inisiatif itu semakin berguna dan mampu meningkatkan kesejahtraan masyarakat,kedepan kami bisa terus menciptkan sejumlah produk hukum dengan begitu semakin banyak produk peraturan daerah yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Madiun,semua terjadi berkat kerja keras seluruh pihak terutama DPRD Kota Madiun yang tidak kenal lelah membahas secara maraton sejumlah raperda menjadi perda.

Armaya juga mengatakan selain menetapkan dua perda inisiatif DPRD juga menyetujui satu perda usulan eksekutif untuk segera diundangkan dalam rapat paripurna, meski demikian ada sejumlah catatan yang sempat disampaikan dalam pandangan umum fraksi fraksi terkait perda penyelanggaraan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja bukan penerima upah.

Selain itu dalam proses pendataan dan verifikasi terkait penentuan peserta program JKK dan JKM harus dilakukan secara selektif sementara penerapan besaran iuran ditetapkan melalui perjanjian kerja sama serta perlu adanya komitmen dari pemerintah kota dalam pengalokasian anggaran pemberian program JKK dan JKM,dan yang paling adanya pembinaan,pengawasan,dan pengendalian secara ketat oleh Pemerintah Kota sehingga program ini bisa dilaksanakan dengan baik,seperti pembaruan Data Terrpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS) yang dilakukan setiap empat bulan agar dilakukan secara maksimal tujuanya meminimalkan adanya data penerima manfaat ganda.

Sementara itu Walikota Madiun Maidi mengatakan pengesahan raperda ini merupakan wujud komitmen antara eksekutif dan legislatif untuk bersama sama menciptakan masyarakat Kota Madiun yang sejahtra raperda tersebut juga merupakan salah satu implementasi visi misi MADA periode 2019-2024 melalui Pancakarya yakni Madiun Kota Peduli.

Pemerintah tidak ingin kalau ada pencari nafkah tunggal di keluarga mengalami kondisi yang tidak memungkinkan untuk bekerja justru menjadi beban dan menimbulkan pengangguran baru hingga kemiskinan,sehingga harapan kita jaminan sosial yang telah disepakati ini bisa meringankan beban masyarakat kedepanya.

Walikota Maidi juga mengatakan dengan adanya perda ini diharapkan pemerintah kota mempunyai payung hukum untuk melaksanakan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada masyarakat berupa santunan kematian sebesar 1 juta sehingga akan tercipta suasana kehidupan bermasyarakat yang sejahtera jadi pemerintah kota coba berikan bantuan kepada masyarakat untuk meringankan dukanya seperti biaya penggalian makam dan lain lain, disamping tiga perda tersebut dalam kesempatan itu eksekutuf, legeslatif juga menyepakati soal dokumen KUA-PPAS perubahan tahun 2020 ada lima program prioritas yang menjadi fokus pemanfaatan APBD 2020, optimalisasi kampung tangguh, peningkatan ekonomi berbasis lokal, pemenuhan kesehatan masysrakat, penyediaan APD dan sarana prasarana kesehatan di lingkungan OPD, serta upaya penecegahan penularan Covid-19. (ADV/toni)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

TNI-Polri, Beserta Forkopinda Jatim Perkuat Sinergitas Guna Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan Masyarakat

PRN SIDOARJO | Untuk menindak lanjuti Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, Guna merespon penyebaran Covid-19 di Tanah Air, Kamis (13/8/2020) pagi, di Mako Arhanud 8, Gedangan, Sidoarjo, Forkopimda Jawa Timur melakukan pertemuan secara virtual dengan Forkopimda Kabupaten /atau Kota se-Jatim.

Dengan membahas langkah sinergitas Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait, mengenai isi Intruksi Presiden nomor 6 tahun 2020, tersebut tentang “Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19”, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran mencanangkan peran TNI-Polri dalam penanganan Covid-19.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kepada wartawan bahwa komitmen bersama antara Forkopimda Propinsi Jatim dan TNI-Polri dalam penanganan covid-19, Saat ini pandemi covid-19 masih tetap berlangsung, untuk itu diharapkan pendisiplinan protokol kesehatan harus tetap diterapkan, seperti pemakaian masker, menjaga jarak yang aman, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Oleh karena itu, hal tersebut harus dikuatkan lagi kepada masyarakat di Jawa Timur dalam komando Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim, di mana pembagian masker tetap harus dilaksanakan, penyampaian edukasi kepada masyarakat dan selalu mensosialisasikan pendisiplinan protokol kesehatan dengan baik, ada pengawasan maupun tindakan yang harus ditegakkan atau peringatan maupun sanksi administratif secara tertulis atau lisan,” ujar Gubernur Jatim Khofifah.

Khofifah juga mengajak semuanya termasuk masyarakat, untuk mematuhi Intruksi Presiden No. 6 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakkan protokol kesehatan dalam proses antisipasi penyebaran covid-19 yang baru akan terbit pada tanggal 14 Agustus.

Kegiatan kali ini merupakan momentum yang tepat, bagaimana format bela negara dalam melindungi masyarakat jangan sampai terpapar covid-19 dan aman dalam kehidupan agar aman dan tenteram.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji juga menyampaikan bahwa dengan dicanangkannya Intruksi Presiden No. 6 tahun 2020 tentunya akan dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo.

“Kami bersama Dandim 0816/Sidoarjo, Satpol PP dan instansi terkait akan melaksanakan Intruksi Presiden No. 6 tahun 2020 tersebut dengan sebaik-baiknya dan akan diberikan sanksi tegas kepada warga yang tidak memakai masker dan tidak mentaati protokol kesehatan,” ujar Sumardji

Sedangkan Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi juga menyampaikan hal yang sama, yaitu TNI akan selalu siap membackup penuh penegakan pelaksanaan Intruksi Presiden No. 6 tahun 2020 dalam Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo.(Yuli)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Pemdes Klagen Gelar Tasyakuran Untuk Peringati Bersih Desa

PRN NGANJUK | Nyadran atau Bersih Desa adalah bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas rizki yang telah diberikan berupa sandang, pangan dan papan kepada masyarakat.

Tradisi Sedekah Bumi selalu dilaksakan oleh sebagaian masyarakat setiap tahun, karena sudah menjadi tradisi serta adat desa.

Hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut, Kepala Desa dan Perangkat, Ketua (DKN) Dewan Kesenian Nganjuk, Perwakilan dari Polsek, Koramil, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat serta Warga Desa Klagen.

Menurut Kepala Desa Klagen, Kecamatan Rejoso, Suratmin mengatakan, pandemi virus corona tidak membuat tradisi masyarakat Jawa yakni Nyadran atau Bersih Desa menghilang. Tradisi Jawa ini pun tetap digelar walaupun dengan cara terbatas.

“Dalam kegaiatan itu menerapkan protokol kesehatan yang gunanya untuk mencegah dan memutus mata rantai Virus Corona. Selain itu, juga mematuhi imbauan dari pemerintah agar tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dalam jumlah banyak,” katanya.

Dikatakannya, sebelum pelaksanaan Nyadran, para tokoh masyarakat dusun setempat telah menyepakati pelaksanaan yang berbeda dibanding tahun sebelumnya.

“Saya, berterima kasih kepada semua pihak dengan terselenggaranya kegiatan ini dalam keadaan aman dan kondusif. Jadi selain menuruti anjuran pemerintah untuk social distancing, juga tetap bisa menjaga tradisi yang sudah turun-temurun dilakukan,” katanya.

Masih ditempat yang sama Lukman selaku ketua DKN menambahkan, meskipun kegiatan Nyadran tersebut dilakukan secara terbatas, tetapi tidak mengurangi makna dari ritualnya.

“Doa yang dipanjatkan agar semuanya diberi keselamatan dan kesejahteraan dan untuk hiburan tayubnya dibuat kepyakan (formalitas) saja, hanya sebentar sebagai syarat,” tegasnya. (tobing/farida)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Rumah Kos Bandar Ngalim Disinyalir Digunakan Tempat Mesum

PRN KEDIRI | Menjamurnya rumah kos di wilayah Bandar Ngalim Kelurahan Bandar menjadikan para pelaku asusila mudah untuk berbuat mesum.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid mengatakan, bahwa menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kos di wilayah Bandar Ngalim yang disalahgunakan oleh penyewa kos.

” Masyarakat pernah melihat saat pasangan lepas baju dan celana bahkan anak-anak juga melihat, saat jendela tak tertutup korden, bahkan sering gonta ganti pasangan,” terangnya, Rabu (12/8).

Nur Khamid menambahkan, karena meresahkan warga sekitarnya, petugas Satpol PP menerjunkan regu patroli dan TDD, setelah sampai di lokasi di dapati 2 laki laki dan 3 perempuan dalam 1 kamar keadaan pintu terbuka.

” Guna proses lebih lanjut serta dikarenakan warga sudah mulai bergerombol, ke dua perempuan dan tiga laki laki kita bawa ke mako Satpol PP guna untuk pendataan dan pengembangan.” ucapnya.

Setelah selesai didata dan diberi pembinaan, mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Satpol PP juga memanggil keluarganya masing-masing untuk selanjutnya dilakukan penyerahan.

“Kami mengimbau kepada warga yang ada di Kota Kediri untuk tidak melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat serta mentaati semua aturan yang ada,” (BRAM/ARYA MAHENDRA)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Pemdes Munggut Padas Ngawi Prioritaskan Talud di Tahun 2020.

PRN NGAWI | Warga Rt 03 Rw 01, tidak akan was-was lagi dengan dibangunya Talud di Lingkunganya, karena ditakutkan apabila musim hujan tiba sewaktu waktu tanah bisa abrasi.

Edi Santoso Kades Munggut mengatakan, Pembangunan Talud di Rt 03 Rw 01 sudah lama di idam – idamkan masyarakat, maka dalam Musrenbangdes diusulkan dan menjadi prioritas untuk di bangun dan didanai dari Program DD 2020.

Selain itu Pemdes Munggut juga membangun Talud Pula di Rt 03 Rw 03, yang sudah masuk pula dalam Berita Acara Musrenbangdes sehingga untuk acuan di RPJMDes dan APBDes.Talud sendiri selain melindungi tanah dari longsor juga membentuk bahu jalan terlihat bagus.

Edi Santoso juga menambahkan, Kami atas nama warga Desa Munggut mengucapkan, banyak terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah atas bantuanya, sehingga Desa Kami bertambah indah dan maju baik dari segi pembangunan maupun segi sumber daya manusianya. (Jatmiko)

baca selengkapnya
KABAR JATIM

Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Ning Ita Dorong Perbankan dan UMKM Kota Mojokerto

PRN MOJOKERTO | Untuk memulihkan perekonomian akibat pandemi Covid-19 berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto diantaranya bekerjasama dengan unsur perbankan dalam pemberian modal bagi para pelaku Ekonomi di Kota Mojokerto.

Di tengah pandemi Covid-19, Kota Mojokerto menjadi tuan rumah Rakor Perbamida (Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Daerah se-Indonesia) Jatim-Bali dan Kompartemen Asbisindo (Asosiasi Bank Syariah Indonesia) DPW Jatim. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut awali dengan gala dinner yang dibuka oleh Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari di Rumah Rakyat, Jl. Hayam Wuruk 50, Kota Mojokerto pada Selasa (4/8) malam. Turut hadir dalam acara ini adalah Wakil wali kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Ketua Perbamida Tri Hardianto, serta Ketua Kompartemen Asbisindo Ahmad Saefoel Ghozi.

Dalam pembukaan acara tersebut Ning Ita menyampaikan, pemerintah akan mendukung BPRS Kota Mojokerto “Pemerintah Daerah akan selalu berada di belakang BPR/BPRS bersama-sama dengan masyarakat, para pengusaha, dan tentunya OJK untuk mengentaskan masyarakat dari dampak ekonomi pandemi Covid-19″kata Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan Kota Mojokerto yang hanya seluas 20, 21 km² dengan penduduk sebanyak 139.606 jiwa dan sebagian besar mata pencaharian adalah perdagangan dan jasa terdampak sekitar 61,45%. “Tapi kami Memiliki 6 RS, 11 Klinik, 6 Puskesmas, 11 hotel, rumah kost 36, kafe 18, resto 146, tempat karaoke 6, 6 pusat perbelanjaan besar, serta ratusan warung kopi yang saat ini semua masih eksis, hal ini menunjukkan Kota Mojokerto menjadi pusat pelayanan kesehatan, hiburan, kuliner, belanja dan pendidikan warga dari daerah sekitarnya.”jelas Ning Ita.

Dalam kesempatan ini Ning Ita menyampaikan bahwa, Pusyar masih menjadi andalan dalam permodalan di Kota Mojokerto. “Pusyar merupakan salah satu produk unggulan BPRS Kota Mojokerto untuk memfasilitasi pelaku usaha mikro di wilayah Kota Mojokerto, tanpa biaya bunga, asuransi dan administrasi, karena sudah ditanggung oleh Baznas Kota Mojokerto.”ujar Ning Ita. Ia juga menambahkan bahwa ke depan di Kota Mojokerto akan memperbanyak transaksi secara cashless.

Sementara itu Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi menyampaikan, bahwa pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak di Indonesia saja tetapi terhadap perekonomian di seluruh dunia. Senada dengan Ning Ita, Bambang menyampaikan bahwa perekonomian di tengah pandemi harus terus bergerak secara dinamis karena tidak mungkin orang hanya berdiam diri di rumah selamanya. “Saat ini di dunia perbankan tengah mengalami mengalami tekanan, tetapi yang harus diperhatikan adalah respon untuk bulan-bulan yang akan datang.”kata Bambang. Ia menambahkan bahwa kunci untuk menghadapi krisis akibat pandemi covid-19 adalah sinergitas seperti halnya ketika terjadi krisis moneter pada tahun 1997 yang lalu.

Untuk mendukung pelaksanaan Rakor Perbamida Jatim-Bali dan Kompartemen Asbisindo DPW Jatim, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dekranasda Kota Mojokerto menggelar Pameran Industri Kreatif 2020 di Atrium Sunrise Mall mulai 4 Agustus hingga 6 Agustus 2020 yang ditinjau secara langsung oleh Ning Ita bersama Ketua Dekranasda Nur Chasanah Achmad Rizal.

Menutup acara rakor tersebut Ning Ita berpesan kepada anggota Perbamida dan Asbisindo agar tetap saling bersinergi untuk membangun daerah serta melayani masyarakat dalam pemulihan dampak ekonomi. (whab)

baca selengkapnya