close

KABAR POLISI

KABAR JATIMKABAR POLISI

Antisipasi Penularan Covid, Polsek Kota Bubarkan Balap Burung Merpati

PRN SUMENEP | Virus Corona (Covid-19) masih mengintai kita. Untuk memutus mata rantai penularannya, Polsek Kota bersama Patko 91 Sat Sabhara Polres Sumenep bubarkan balap burung merpati yang berlokasi, di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Senin 18/01/2021, sekitar pukul 15.00 wib.

Dalam keterangan rilis Humas Polres Sumenep, pembubaran tersebut dipimpin oleh Ipda Fathorrahman selaku Waka Polsek Sumenep Kota, yang dibantu oleh 8 orang anggotanya dan 3 personil dari anggota Patko 91 Sat Sabhara Polres Sumenep.

“Kegiatan yang dilaksanakan oleh para pecinta burung merpati itu, sebagai kegiatan latihan/tren burung merpati yang diikuti 20 orang pecinta burung merpati lokal Sumenep,” paparnya, Selasa 19/01/2021.

Kegiatan pembubaran yang dilakukan oleh Polsek Sumenep Kota bersama Patko 91 Sat Sabhara Polres Sumenep, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Covid-19, di wilayah Kabupaten Sumenep di masa Pandemi.

“Langkah-langkah yang dilakukan adalah; memberikan himbauan dan pemahaman kepada para pecinta burung merpati, agar kegiatan tersebut tidak lagi diadakan di masa Pandemi, dan melakukan pembubaran kegiatan tersebut,” pungkasnya.

Dalam pembubaran ini berharap, para pecinta burung merpati setelah diberikan himbauan dan pemahaman oleh petugas, bisa menerima dan tidak melakukan aktifitas kembali. Pembubaran itu berjalan dengan tertib, lancar dan aman. (Deddy/Erf)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIMKABAR POLISI

Ajak Masyarakat Untuk Selalu Menggunakan Masker, Polresta Sidoarjo Memasang Spanduk

PRN SIDOARJO | Upaya Pencegahan penyebaran Corona (Covid -19), Polresta Sidoarjo pasang spanduk sosialisasi dan himbauan, agar warga selalu menggunakan masker, di wilayah hukum Sidoarjo, Selasa (19/01/2020).

Pemasangan spanduk himbauan sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), isi dari Spanduk himbauan

“Ayo Dulur..!!! Nganggo Masker, jaga jarak – cuci tangan”

Spanduk Himbauan ini dipasang di alun-alun Sidoarjo, GOR Delta Sidoarjo, Sun City, dan tempat – tempat strategis lainnya yang mudah dilihat dan dibaca oleh masyarakat.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengungkapkan “Pemasangan spanduk Kawasan Wajib Menggunakan Masker itu merupakan himbauan dan sosialisasi untuk menggugah kesadaran kepada masyarakat mematuhi Peraturan Pemerintah, guna antisipasi penyebaran Virus Covid 19 yang semakin meningkat.

“Gunakan selalu masker saat diluar rumah, guna mencegah Virus Corona, untuk kesehatan kita bersama”. Ucap Kapolresta Sidoarjo. (Yuli)

baca selengkapnya
KABAR POLISIKRIMINAL

“Glodakkk!!!”, Bocah Kelas 5 SD Gagalkan Upaya Penjambretan

PRN SIDOARJO | Maling..! Maling..! Glodak..! Satu unit motor terjungkir. Warga berhamburan. Kesunyian tiba-tiba berubah ricuh. Demikian gambaran ketika Heri Irawan (31) nyaris dihajar massa akibat upaya penjambretan handphone milik HA, 10 tahun, pelajar kelas 5 Sekolah Dasar di depan warung kopi, Jalan Sidorejo, Kec. Krian, Kab. Sidoarjo. Sabtu (16/1/2021).

Kapolsek Krian Kompol Muklason mengatakan, sebelum pelaku babak belur dihajar warga, anggota Polsek Krian dengan cepat meluncur TKP. Pelaku berhasil diamankan di Mapolsek Krian. Diketahui bahwa pelaku merupakan warga Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Perwira menengah kepolisian ini menuturkan kejadian tersebut, bermula saat korban HA, sedang main Hp di depan warkop. Kemudian datang pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna merah Nopol W 2950 YM dan melintas di depan korban.

“Kebetulan warkop itu terletak di samping rumah korban. Begitu datang, pelaku berhenti setelah lewat di depan korban yang sedang bermain game,” jelasnya.

Masih dalam keterangan Kapolsek, pelaku yang menghampiri dan merampas Hp korban kemudian berlari menaiki sepeda motornya. Tak terima, korban, mengejar pelaku sembari berteriak maling.

“Korban sempat terseret pelaku yang sedang mengendarai sepeda motor. Sampai-sampai keduanya jatuh,” lanjut Kapolsek menambahkan.

Dijelaskan bahwa pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap warga di depan balai desa Barengkrajan.

“Pelaku sempat dihajar massa, tapi beruntung petugas segera datang dan membawa pelaku ke Mapolsek,” imbuhnya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan satu unit sepeda motor dan handphone milik korban. Pelaku kini masih dilakukan pemeriksaan di Polsek Krian.

“Tersangka bakal dijerat pasal 365 KUHP dan atau pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan sebagai pemberatan terancaman hukuman 5 tahun penjara,” tandasnya. (Yuli/Samosir/MMP)

baca selengkapnya
HUKUMKABAR POLISIKRIMINAL

Unit Reskrim Polresta Sidoarjo Tangkap Pelaku Tindak Pidana Persekongkolan Jahat

PRN SIDOARJO | Unit Reskrim Polresta Sidoarjo, Jum’at (15/01/2021) melakukan pengungkapan tentang tindak pidana persekongkolan jahat sebagaimana dimaksud dalam pasal 480KUHP.

Bermula adanya laporan dari HP yang menyatakan, kronologis tentang dugaan penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh tersangka SK (DPO) dalam membeli barang berupa sepeda MTB merk Exotic yang diduga dari hasil kejahatan, selanjutnya tersangka menjual kembali ke Toko Sepeda Restu Krian.

tersangka mengangkut barang berupa 100 dus/unit sepeda MTB 26” merk Exotic dari gudang Denanyar Jombang untuk dibawa ke Toko sepeda Restu Krian, Rabu (06/01/202) sekira pukul 09.00 wib. Sesampainya di Toko Restu Krian sekira pukul 11.00 wib, barang langsung dibongkar untuk diturunkan, namun belum sampai selesai tersangka diamankan oleh petugas.

Dengan diketahui bahwa barang tersebut adalah pesanan dari Toko Sepeda Agung Cilacap dari PT Roda Pasifik Semarang, yang diangkut dengan menggunakan ekpedisi yang dikemudikan oleh SK (DPO), namun tidak dikirim ke alamat pembeli melainkan di jual kepada tersangka AM di Jombang melalui perantara AN. Kemudian oleh tersangka AM dijual ke Toko Sepeda Restu Krian.

Setelah pihak kepolisian melakukan penyidikan dan pemeriksaan kasus tersebut , tersangka AM, tidak dapat menunjukkan dokumen resminya, kemudian tersangka diamankan kemudian dibawa ke kantor untuk dilakukan penangkapan terhadap tersangka AN selaku perantara di Kabupaten Rembang.

Kemudian pelaku dibawa ke Mapolresta Sidoarjo dengan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 171(Seratus tujuh puluh satu) Box/unit sepeda MTB 26” merk Exotic dan 1 (satu) unit truk mitsubhisi warna kuning dengan nomor polisi AG 9267 UE.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latif mengungkapkan pelaku AM dan AN, melakukan tindak persekongkolan jahat atau penadahan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun.(Tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR POLISI

Setelah di Vaksin Covid-19, Kapolresta Sidoarjo: Tidak Terasa, Jadi Jangan Takut

PRN SIDOARJO | Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Jumat (15/1/2021), di Kabupaten Sidoarjo mulai dilakukan. Pertama yang disuntik vaksin adalah jajaran Forkopimda Sidoarjo, beberapa pejabat Pemkab Sidoarjo dan tokoh agama.

Vaksinasi Covid-19 tersebut berlangsung di Gedung Hemodialisis Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo. Sesuai urutan Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono disuntik pertama kali. Selanjutnya Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, lalu Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi.

Dalam kesempatan ini Kajari Sidoarjo, Kepala Pengadilan Negeri Sidoarjo juga ikut divaksin. Diikuti kemudian oleh Achmad Zaini Sekretaris Daerah Sidoarjo, lalu dokter Syaf Satriawarman Kepala Dinkes Sidoarjo dan beberapa tokoh agama Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji usai disuntik vaksin, mengatakan tidak sakit dan tidak terasa. “Masyarakat tidak perlu ragu dan takut, ini demi kebaikan kita semua dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, saat seremonial pembukaan pelaksanaan vaksin, Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi pertama kepada para pejabat Pemkab dan Forkopimda ini membuat masyarakat Sidoarjo tidak perlu khawatir soal vaksinasi.

Vaksinasi tahap awal di Kabupaten Sidoarjo akan tetap memprioritaskan tenaga kesehatan. Setelah ini vaksin akan diberikan secara bertahap kepada kurang lebih 11.200 tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Jatah vaksin untuk Kabupaten Sidoarjo sementara ini baru 8.720 dosis. Sedangkan yang sudah datang dari Dinkes Jatim baru 4.000 vaksin dosis.(Tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIMKABAR POLISI

Polisi Perketat Pengamanan Distribusi Vaksin Covid-19 di Sidoarjo Tahap Pertama

PRN SIDOARJO | Distribusi Vaksin Covid-19 mulai dilakukan di Kabupaten Sidoarjo. Pada gelombang pertama, Pemkab Sidoarjo menerima 4.000 vaksin, tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (13/1/2021) dengan pengamanan ketat dari Brimob Polda Jatim dan personel Polresta Sidoarjo.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo dr Syaf Satriawarman mengatakan, 4.000 vaksin Covid-19 itu untuk tenaga kesehatan (Nakes).

“Untuk tenaga kesehatan yang bertugas di Sidoarjo,” kata Syaf kepada wartawan saat menerima distribusi Vaksin Sinovac.

Kadinkes Sidoarjo menjelaskan, vaksinasi Covid-19 akan digelar Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Ada 10 orang yang akan divaksin pertama kali di RSUD Sidoarjo. Seperti Pj Bupati, Sekda, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Dirut RSUD, Kepala Dinkes, perwakilan MUI dan tokoh agama.

Syaf Satriawarman menjelaskan, Pendistribusian vaksin ke masyarakat, tergantung verifikasinya.

Dalam artian, siapa saja yang mendapatkan SMS sebagai penerima vaksin, diminta untuk memverifikasi ulang terkait tempat dan tanggal vaksinasi.

Vaksin Covid-19 yang disimpan di Kantor Dinkes Sidoarjo akan dijaga petugas kepolisian. Begitu pun saat nanti dibagikan.

Hal ini dilakukan agar tidak ada penimbunan vaksin. Baik di Dinas Kesehatan maupun Puskesmas.

Kasat Sabhara Polresta Sidoarjo Kompol Sumaryadi mengatakan, pihaknya menjamin keamanan Vaksin Covid-19. “Mulai dari tahap distribusi yang dikawal ketat oleh Brimob hingga pengamanan penyimpanan di Kantor Dinkes, kami dari kepolisian siap mengamankan,” tegasnya.(Tim)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Sepak Terjang Calon Tunggal Kapolri Listyo Sigit Prabowo Pilihan Jokowi

PRN SIDOARJO | Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR.

Di bawa komando Sigit. Sepak terjang Bareskrim dalam mengungkap sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian publik. Tak hanya itu, pembenahan internal juga terus berjalan di tubuh reserse tersebut.

Bareskrim juga mengawal seluruh kebijakan pemerintah dengan membentuk beberapa Satuan Tugas (Satgas), diantaranya Satgas Pangan, Satgas Migas, Satgas Kawal Investasi.

Baru menjabat, Sigit langsung tancap gas dengan mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Pada 27 Desember 2019 atau 12 hari setelah dilantik sebagai Kabareskrim, Sigit mengumumkan secara langsung penangkapan dua terduga pelaku kasus tersebut. Mereka adalah, RM dan RB, keduanya merupakan oknum anggota kepolisian.

“Tadi malam tim teknis telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman terhadap saudara NB, pelaku ada dua orang inissial RM dan RB,” kata Listyo dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat 27 Desember 2019.

Tak lama setelah itu, Bareskrim Polri melimpahkan tahap II kasus tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi Kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah dinyatakan lengkap atau P21.

Diketahui, kasus ini sudah bergulir sejak 2015 lalu dan mangkrak lama lantaran adanya kendala non-teknis. Namun, adanya koordinasi yang kuat antara Bareskrim dan Kejaksaan Agung akhirnya perkara tersebut bisa dirampungkan.

Dalam pengadilan, Honggo divonis 16 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Sementara  dua tersangka lainnya Raden Priyono dan Djoko Harsono divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan.

Tak berhenti sampai disitu, Bareskrim juga membuktikan bahwa penegakan hukum tak pandang bulu dan mewujudkan komitmen dalam melakukan pembenahan internal.

Hal itu tercermin dalam penangkapan buronan terpidana kasus hak tagih (cassie) Bank Bali, Djoko Tjandra pada 30 Juli 2020. Bahkan, dalam hal ini, Komjen Listyo memimpin langsung tim ke Malaysia guna menangkap Djoko Tjandra.

Sigit menyebut penangkapan Djoko Tjandra berawal dari perintah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis membentuk tim untuk membawa buronan Djoko Tjandra kembali ke Indonesia.

“Terhadap peritiwa tersebut pak Presiden perintahkan untuk cari keberadaan Djoko Tjandra dimanapun berada dan segera ditangkap untuk dituntaskan sehingga semua menjadi jelas, atas perintah tersebut kepada Kapolri maka Kapolri bentuk tim khusus yang kemudian, secara intensif mencari keberadaan Djoko Tjandra,” kata Sigit di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis 30 Juli 2020 malam.

Penangkapan Djoko Tjandra disebut Sigit sebagai komitmen Polri dalam melakukan penegakkan hukum, sekaligus untuk menjawab keraguan publik. Apalagi, dalam pengusutan perkara ini diketahui adanya keterlibatan dua oknum jenderal yakni, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Sebelum menangkap Djoko Tjandra, jajaran Bareskrim Polri bersama Kemenkumham juga menangkap Maria Pauline Lumowa yang telah menjadi buronan selama 17 tahun dalam kasus pembobolan bank senilai Rp1,7 triliun. Dalam hal ini, Bareskrim Polri berkomitmen untuk mengusut perkara tersebut sampai ke akar-akarnya.

Teanyar Bareskrim Polri sedang menangani kasus dugaan penyerangan Laskar FPI kepada aparat kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek. Penyidikan dilakukan secara transparan, objektif dan merangkul seluruh pihak seperti Komnas HAM dan lembaga independen lainnya.

Bahkan, kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yang menyeret Rizieq Shihab, mulai dari Petamburan, Jakarta Pusat, kerumunan di Megamendung dan RS Ummi Bogor juga semua diambilalih oleh Bareskrim.

Kemudian, Bareskrim juga ambilalih pengusutan dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan yang terjadi di acara Haul Syekh Abdul Qadir Jailani yang digelar di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kabupaten Tangerang, pada 29 November lalu. Kini, perkaranya masih dalam proses penyelidikan.

Pengungkapan kasus besar lainnya yang ditangani Sigit dan jajarannya adalah kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Penyidik Bareskrim telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka.

Kemudian penanganan kasus korupsi, jajaran Bareskrim Polri tercatat menyelamatkan uang negara sebesar Rp310.817.274.052. Jumlah tersebut merupakan hasil penanganan dari 485 perkara korupsi yang ditangani. “Tahun 2020 dilakukan penyelamatan uang negara sekitar Rp310.817.274.052,” kata mantan Kapolda Banten itu.

Pada tahun 2020 tercatat, Bareskrim Polri menerima laporan polisi terkait kasus tindak pidana korupsi sebanyak 1.412. Dari angka itu, diantaranya sudah ada yang rampung atau P21 sebanyak 485, dilimpahkan 19 dan dihentikan atau SP3 ada 31 perkara. Sementara itu, sampai saat ini, Bareskrim Polri masih melalukan proses penyidikan sebanyak 877 perkara tindak pidana rasuah di Indonesia.

Dalam penanganan kasus di dunia siber, Bareskrim Polri sepanjang tahun 2020 tercatat telah mengungkap 140 kasus dugaan tindak pidana penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait pandemi Covid-19. Berdasarkan data, dari ratusan kasus hoaks Covid-19 yang diungkap itu, setidaknya ada 140 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Hoaks dan provokasi bisa memecah belah persatuan Bangsa Indonesia. Sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk mencegah hal itu terjadi. Karena masyarakat yang dirugikan,” ucapnya.

Selain hoaks, sepanjang tahun 2020, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri juga menangani beberapa kasus menonjol. Kasus-kasus itu diantaranya adalah, pengungkapan dugaan provokasi yang menyebabkan kerusuhan dalam demo tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Lalu kasus dugaan penghinaan terhadap NU yang menetapkan satu orang sebagai tersangka. Kemudian, kasus yang menjerat Ruslan Buton terkait dengan ujaran kebencian, perkara pembobolan E-Commerce jaringan internasional, kasus illegal akses ke situs resmi Pengadilan Jakarta Pusat, dan Illegal Akses ke Linkaja. Serta penangkapan terduga pelaku penghinaan terhadap terhadap Kepala Kantor Staff Presiden Moeldoko. Lalu penghinaan terhadap Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Tak hanya itu, Ditipideksus juga telah mengungkap kasus penipuan oleh sindikat kejahatan internasional terkait dengan pembelian ventilator dan monitor Covid-19. Dalam hal ini, ada tiga orang pelaku ditangkap. Pada kasus ini, awalnya ada perusahaan asal Italia yaitu Althea Italy dan perusahaan asal China yaitu Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics yang melakukan kontrak jual beli terkait dengan peralatan medis ventilator dan monitor Covid-19.

“Beberapa kali pembayaran tekah dilakukan kemudian di pertengahan perjalanan ada seorang yang mengaku GM dari perusahaan Italia tersebut kemudian menginformasikan bahwa terjadi perubahan rekening terkait dengan masalah pembayaran sehingga kemudian atas pesan yang masuk dari email tersebut kemudian rekening untuk pembayaran dirubah menggunakan bank di Indonesia,” kata Sigit.

Disisi lain, kinerja Bareskrim Polri dalam mengungkap kasus penipuan alat medis dengan korban perusahaan Belanda mendapatkan apresiasi langsung dari otoritas Negara Belanda. Hal itu terwujud dari kunjungan kerja Duta Besar Belanda dan Atase Kepolisian Belanda.

Pada kesempatan tersebut, otoritas Belanda memberikan apresiasi kepada Bareskrim Polri karena mengungkap kejahatan yang merugikan keuangan sebesar Rp51.206.450.722,90.

Kasus besar lainnya yang dibongkar jajaran Bareskrim adalah mengungkap narkoba jenis sabu sebanyak 1,2 ton. Barang bukti tersebut disita dari jaringan Iran-Timur Tengah yang ditangkap di 2 lokasi berbeda yakni di Serang, Banten dan Sukabumi, Jawa Barat.

Total sepanjang tahun 2020, jajaran Bareskrim Polri mengamankan barang bukti 5,91 ton sabu, 50,59 ton ganja, dan 905.425 butir pil ekstasi. Dari 41.093 kasus tindak pidana narkoba, sebanyak 53.176 tersangka yang dilakukan proses hukum.

Untuk kejahatan narkoba, Bareskrim Polri bersama dengan Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Timur Tengah, di Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi menangkap 11 orang dengan barang bukti sabu seberat 200 Kg.

Lalu, kasus lain yang menonjol ditangani Bareskrim Polri yakni kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Sepanjang 2020, kasus karhutla mengalami penurunan jika dibanding tahun 2019.

Tahun ini, Satuan Tugas (Satgas) Karhutla telah menetapkan 139 orang dan dua korporasi sebagai tersangka. Dimana 99 perkara telah diselesaikan oleh jajarannya sementara 131 perkara masih dilakukan penyidikan. Area yang terbakar juga mengecil menjadi 274.375 hektare dengan titik api 2.875.

Sementara tahun 2019, jumlah tersangka Karhutla mencapai 398 orang dengan 24 korporasi. Sedangkan jumlah area yang terbakar mencapai 1.649.258  hektare atau terjadi penurunan drastis dibanding tahun 2019.

Tak berhenti disitu, Bareskrim Polri mencatat sepanjang Januari hingga Desember 2020 telah mengungkap 455 kasus kejahatan lingkungan hidup yang dapat menyebabkan bencana alam. Hal itu disebabkan maraknya pelanggaran hukum Ilegal Mining atau penambangan ilegal dan tindak pidana perkebunan.

Komjen Sigit mengungkapkan, dari ratusan perkara yang diungkap itu ditemukan fakta bahwa aktivitas ilegal tersebut berdampak terjadinya bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor. Seperti yang terjadi di Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

“Tren kasus lingkungan hidup pada lingkup UU Perkebunan, Kehutanan, dan Pertambangan telah diungkap sebanyak 455 kasus,” kata Sigit.

Dari 455 kasus yang diungkap Bareskrim sepanjang tahun 2020, setidaknya ada 620 orang yang telah dijadikan sebagai tersangka. Angka itu terbilang naik drastis dibandingkan tahun sebelumnya atau 2019 sebanyak 197 tersangka.(Tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR POLISI

Kapolresta Sidoarjo Bekali Anggota Probiotik dan Vitamin, Guna Laksanakan PPKM


PRN SIDOARJO | Mulai 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021 di Kabupaten Sidoarjo berlangsung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Upaya ini dilakukan pemerintah sebagai langkah memutus penyebaran mata rantai Covid-19 yang belakangan ini terus melonjak.

Personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta instansi terkait lainnya diturunkan untuk mensosialisasikan segala peraturan PPKM dan juga penegakan disiplin protokol kesehatan ke masyarakat.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, juga termasuk dalam melayani masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji membekali personelnya probiotik, vitamin C dan vitamin D3. Dengan harapan kesehatan para personel dapat terjaga dalam menjalankan tugas keseharian di wilayah hukum Polsek setempat.

“Personel kami turunkan langsung di tengah masyarakat, guna menegakan disiplin protokol kesehatan dan penerapan PPKM berjalan lancar. Karena imunitas personel juga harus mendapatkan perhatian. Karenanya kami topang dengan probiotik dan vitamin untuk menjaga stamina tubuh kita dalam melayani masyarakat,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Senin (11/1/2021).

Untuk mensukseskan PPKM di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Polresta Sidoarjo dan jajaran kembali mengaktifkan Posko Kampung Tangguh Semeru, penegakan disiplin protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi yang dilakukan oleh personel gabungan, menyebar himbauan masyarakat baik melalui banner, pamflet hingga mobil public address, mobile Covid Hunter, serta aktif melaksanakan Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) bersama instansi terkait.” Pungkasnya (Tim)

baca selengkapnya
Covid 19KABAR JATIMKABAR POLISI

“Jawa Timur Bangkit” Bentuk Dukungan Moril Polri Lawan Covid-19

PRN SIDOARJO| “Jawa Timur Bangkit”, merupakan pesan yang terpampang dalam Banner merah  menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pesan merupakan bentuk himbauan sekaligus dukungan Polri di Sidoarjo putus penyebaran Covid-19. Minggu, 10/1/2021.

Banner merah yang terpampang foto Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya marak terpasang di tepi jalanan Sidoarjo. Pesan lugas bertuliskan: Jawa Timur Bangkit. Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Negara.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan, pemasangan banner Jawa Timur Bangkit tersebut sebagai upaya menghimbau masyarakat untuk lebih disiplin mentaati protokol kesehatan. Antara lain, wajib memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak satu dengan lainnya.

“Kami tidak lelah mengajak dan mengingatkan masyarakat, agar terus mematuhi protokol kesehatan. Apalagi Covid-19 masih belum mereda, karenanya mari bangkit bersama untuk mencegah penyebarluasannya dengan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, jelang diberlakukannya pembatasan kegiatan masyarakat, Kapolresta Sidoarjo berharap masyarakat serta tempat usaha maupun perkantoran, dapat mentaati peraturan pemerintah sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Samosir/Yuli/MPM)

baca selengkapnya
KABAR JATIMKABAR POLISI

Kapolresta Sidoarjo Melalui Kapolsek Krian Salurkan Bantuan Banjir

PRN SIDOARJO| Polresta Sidoarjo melalui jajaran Polsek Krian membagikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir di Dusun Badas, Barengkrajan Kec. Krian.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Krian Kompol Mukhlason bersama dengan Kades Barengkrajan, Babinkamtibmas, dan Babinsa. Sabtu (09/01/2021) sore.

Pembagian Sembako tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung warga Masyarakat yang terkena Dampak Banjir akibat luapan kiriman air dari Sungai Emas yang dikarenakan Intensitas Curah Hujan yang sangat tinggi di daerah tersebut.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji melalui Kapolsek Krian Kompol Mukhlason menjelaskan tujuan pembagian sembako ini, supaya membantu serta meringankan beban ekonomi Masyarakat di wiyalah hukum Polsek Krian dengan jumlah 30 KK dari Kapolresta Sidoarjo.

Kapolsek juga menghimbau seluruh warga agar berhati hati dengan luapan banjir air dari Sungai Emas

“Agar selalu waspada dan berhati hati, juga bagi masyarakat yang terkena Banjir, Semoga bantuan ini bisa bermanfaat. Selalu Tetap waspada untuk masyarakat yang tinggal di sekitaran sungai Emas,” ujar Kapolsek Krian. (Samosir/Yuli/MMP)

baca selengkapnya