close

KABAR POLISI

KABAR POLISI

Apresiasi Luar Bisa dari Berbagai Kalangan untuk Kapolsek Termuda Kangayan

PRN SUMENEP | Ditengah pandemi covid-19 dalam persiapan keamanan pelaksanaan pilkada 2020, Kepolisian Resort (Polres) Sumenep Polda Jawa Timur menggelar serah terima jabatan (sertijab) untuk tiga Kapolsek, yang digelar di gedung Mapolres Sumenep, Rabu 28/10/2020.

Sertijab tersebut digelar dengan menggunakan protokol kesehatan covid yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Darman, S.I.K, yang dihadiri juga Wakapolres Sumenep, para pejabat utama Polres Sumenep dan Kapolsek di jajaran Polres Sumenep.

Pada kesempatan itu Kapolres Sumenep AKBP Darman, S.I.K, menyampaikan bahwa. “Serah terima jabatan merupakan bentuk penyegaran kinerja di Polres Sumenep, guna untuk semakin lebih baik lagi karena pejabat yang dipilih adalah Bhayangkara yang siap menjalankan amanat serta perintah Pimpinan. Semua Jabatan adalah amanah dari Allah SWT serta kepercayaan dari pimpinan Polri yang harus dijaga dan dikerjakan dengan penuh tanggungjawab dalam mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan,” Tuturnya.

Sertijab 3 Kapolsek tersebut di berikan kepada Akp Rahmatullah, S.H, sebagai Kapolsek Ganding, Ipda Agus Sugito, S.H.,M.H, sebagai Kapolsek Kangean dan Ipda Miftahol Rahman, S.H, sebagai Kapolsek Kangayan di wilayah hukum Polres Sumenep.

Ipda Miftahol Rahman, S.H, atas jabatan barunya menjadi Kapolsek termuda yang ada di jajaran Polres Sumenep Polda Jawa Timur, yang terhitung sejak hari Rabu 28/10/2020, mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari beberapa elemen masyarakat yaitu L- KPK DPC Sumenep dan PJI DPC Sumenep serta team 16 Sumenep.

“Kami mengapresiasi kinerja Ipda Miftahol Rahman, SH, dia layak menjabat sebagai Kapolsek karena atas prestasi dan keberanian dalam menjalankan tugasnya didalam memberikan pelayanan bagi masyarakat kabupaten Sumenep.” Ucap Ketua PJI Sumenep.

Dia menambahkan bahwa Ipda Miftahol R memiliki banyak keahlian dan keberanian didalam menjalankan tugasnya, terbukti disaat menjabat Komandan Tim Jokotole Polres Sumenep banyak penjual miras di Sumenep dirazia, lalu menjabat Kanit di Polsek Pasong-songan yang hanya terhitung hari bisa menangkap DPO kasus penganiyaan yang sudah berjalan sekitar setahun yang lalu di Polres Sumenep.

L-KPK Sumenep, PJI Sumenep dan team 16 berharap, khususnya kepada IPDA Miftahol Rahman, SH, atas jabatan barunya menjadi Polisi yang dicintai dan menghormati masyarakat Sumenep, sesuai Visi dan Misi Polri yaitu terwujudnya pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat yang prima, tegaknya hukum dan keamanan dalam negeri yang mantap serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif. (Deddy/Erf).

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Ops Yustisi Masker Kecamatan Gedangan Menjaring 11 Warga.

PRN SIDOARJO | Pandemi Covid-19 sampai hari ini belum ada ujung selesai dan masih menghantui masyarakat. Kini Institusi Forpimka Kecamatan Gedangan gelar razia operasi yustisi masker di Jalan Raya Ganting Kecamatan Gedangan Sidoarjo, Senin 26/10/20 dimulai jam pukul 09.30 wib sampai selsesai.

Ops Yustisi Masker terkait Inpres no. 6 tahun 2020 tentang kesehatan, giat ops Gabungan Yustisi Masker terdiri dari 8 personil Polsek Gedangan, Danramil Gedangan Kapt info Hendro.S.SH berserta 3 personil anggota Koramil Gedangan, 5 anggota personil Sat Pol PP Kecamatan Gedangan dan 2 anggota personil Pasmar.

Kanit Shabara Ipda Hadi Polsek Gedangan memimpin langsung operasi yustisi masker.

Dalam kegiatan Operasi diberlakukan bagi pengguna jalan pengendara Roda 2 dan Roda 4 yang tidak memakai masker, hasil dari operasi menjaring 11 warga pelanggar tak memakai masker, tipiring 1 peringatan warga ibu yang sepuh lupa membawa tidak bawa masker, 1 lagi peringatan warga anak dibawah umur yang tidak memakai masker di hukum push up 10 kali.

Penertiban masker melalui Ops Gabungan Yustisi ini berjalan dengan aman dan lancar. Institusi Forpimka Kecamatan Gedangan selalu kompak dan bersatu dalam menjalankan tugasnya.”ujar Hadi

Hadi kepada awak media juga menjelas mengenai data hasil dari Ops Gabungan Yustisi hari ini.

“Data berkas penindakan tak bermasker langsung dikirim ke Kejaksaan Sidoarjo di Gor Sidoarjo samping lapangan tenis.” pungkas Hadi.(yuli)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Kasat Lantas : Dihimbau Masyarakat Sumenep Mematuhi Peraturan Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan

PRN SUMENEP | Ditengah pandemi covid-19, guna demi kesehatan dan keselamatan pengendara motor berlalu-lintas. Sat Lantas Polres Sumenep akan segera melakukan Oprasi Zebra Semeru 2020 dan penggunaan masker, yang akan digelar di ruas jalan raya wilayah Sumenep pagi dan sore, akan dimulai sejak tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2020 mendatang.

Kegiatan tersebut tersebut akan digelar setiap hari di setiap wilayah, agar masyarakat lebih tertib dalam berkendaraan mematuhi peraturan lalu lintas dan juga terbiasa menggunakan masker di saat kondisi covid demi keselamatan dan kesehatan bersama.

Polres Sumenep melalui Kasat lantas AKP Toni Irawan, SH. MH, menyampaikan bahwa untuk kegiatan Operasi Lantas Tertib Tangguh Semeru 2020, itu sesuai dengan perintah dari satuan atas, Direktorat lalu lintas Satlantas Polres Sumenep akan melaksanakan kegiatan rutin harian di dua lokasi yang berbeda di lokasi yang rawan terjadi kecelakaan.

“Lokasi-lokasi kegiatan ini didasarkan pada lokasi lokasi rawan kecelakaan, karena kami analisa terdapat banyak masih pelanggaran tentang kesehatan maupun pelanggaran undang-undang lalu lintas.” Ucap AKP Toni Irawan kepada awak media, Kamis 22/10/2020.

AKP Toni Irawan,SH. MH, juga menjabarkan mentaati peraturan kesehatan adalah dengan menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak. Karena dari itu Satlantas Polres Sumenep, berharap bantuan, kesadaran dan keikhlasannya dari masyarakat untuk menjaga kesehatan baik diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

“Kami mohon kepada khususnya masyarakat Sumenep untuk patuhi protokol kesehatan saat covid-19 dan peraturan lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan dan kesehatan untuk kemanusiaan.” Pesan Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Toni Irawan,SH. MH, Kepada masyarakat. (Deddy/Erf).

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Pengedar Sabu Mojoroto Dubekuk Satreskoba Polresta Kediri

PRN KEDIRI | Menindak lanjuti dari laporan masyarakat bahwa masih banyaknya para pengguna dan pengedar narkoba, Sat Resnarkoba Polres Kediri Kota bertindak cepat dalam penuntasan barang haram tersebut.

Seperti yang diungkapkan Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana melalui Kasubag Humas AKP Kamsudi bahwa tersangka yang diduga mengedarkan barang haram berupa sabu-sabu di wilayah Kecamatan Mojoroto Kota Kediri berhasil ditaklukkan petugas di Jalan Raung Gang Masjid Kelurahan Tamanan pada Selasa 13 Oktober 2020 sekira pukul 16.00 W.I.B.

Menurutnya, tersangka R.D.R.S bin Andrianto (21) merupakan warga Jalan Panglima Polim Kelurahan Kemasan Kecamatan Kota harus berurusan dengan Sat Resnarkoba Polres Kediri Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dari tangan tersangka, petugas telah mengamankan sejumlah barang yang diduga sebagai alat hisab berupa 1 buah pipet kaca yang masih ada sabunya, 1 buah korek api, 2 buah plastik klip kecil, dan 1 unit handphone merk MEIZU warna putih beserta simcardnya, diduga juga sebagai alat transaksi, “ katanya, Rabu (14/10/2020).

Selanjutnya tersangka R.D.R.S disangkakan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang R.I tahun 2009 tentang Narkotika.

Tidak berhenti sampai disitu, petugas terus melakukan pengembangan selanjutnya, alhasil selang lima jam kemudian petugas Sat Resnarkoba Polres Kediri Kota berhasil membekuk tersangka G.T.P bin Mislan (23)  di warung soto di Jalan Letjen S. Parman kelurahan Tosaren Kota Kediri. Tersangka diketahui beralamat di Jalan Tosaren Gang II.

“Dari hasil tangkapan tersebut petugas mengamankan barang bukti 1000 (seribu)  pil dobel L dan 1(satu) unit hanphone merk Xiaomi warna hitam dengan simcard,“ terangnya.

AKP Kamsudi menambahkan, untuk tersangka G.T.P dikenakan Undang-Undang R.I nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan disangkakan pasal 196.

Dalam waktu bersamaan anggota Sat Resnarkoba lainnya juga telah mengamankan seorang pemuda asal Lingkungan Ringinanom RT 05 RW 02 Kelurahan Ringinanom Kecamatan Kota Kediri inisial E.E.P (28) bin Triadi Susanto saat berada dipinggir sungai Brantas kelurahan setempat.

“Berdasar informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Kecamatan Kota sering dijadikan ajang peredaran narkotika jenis sabu,  setelah petugas  cek ternyata benar akhirnya dengan melakukan upaya paksa tim berhasil mengamankan tersangka,” imbuhnya.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota selanjutnya membeberkan barang bukti yang telah diamankan petugas antara lain 1 (satu)  klip sabu berat 0,26 gram, 3(tiga) buah pipet kaca, 1(satu) buah korek api dan seperangkat alat hisab sabu.

“Tersangka kini dikenakan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,“ tegasnya.

Dari ketiga tersangka yang sudah masuk jeruji besi tahanan mapolresta, petugas Sat Resnarkoba masih terus berperang dengan waktu guna dapat mengungkap tersangka pengedar dan pengguna narkoba lainnya.

Bravo pada petugas karena ditengah malam, hari berikutnya sekira pukul 00.30 W.I.B menginjak hari Rabu, 14 Oktober 2020 tim berhasil sikat lagi pemuda inisial M.B.A.A bin Wahyudi (24)  warga asal Jalan KH Ashari Gang Kenanga Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Hal ini diketahui juga berdasar informasi dari masyarakat bahwa diwilayah Kecamatan Mojoroto masih sering digunakan sebagai ajang peredaran narkotika jenis sabu tepatnya di rumah kontrakan tersangka di Perum Persada Sayang Nomor 4-A Kelurahan Mojoroto.

Ulasan pers yang disampaikan AKP Kamsudi menerangkan bahwa terangka langsung dicokok petugas pagi, dini hari dan digelandang langsung ke Mapolresta Kediri guna dilakukan penyidikan dengan barang buktinya.

“Dari tangan tersangka M.B.A.A petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 (dua)  klip plastik narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 1(satu) gram dan 2(dua) buah bong alat hisap sabu,“ jelas AKP Kamsudi.

Dengan demikian dipungkasi AKP Kamsudi bahwa sudah genap 4 tersangka yang berhasil di amankan petugas dalam jeda waktu 8,5 jam pada petang, malam sampai pagi dini hari. . Dan kini pasal yang disangkakan yakni pasal 112 ayat (1) Undang-Undang  R.I Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(Bram/Arya)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

3 pengedar Sabu Diringkus Satreskrim Kota Kediri

 

PRN KEDIRI | Pada hari Minggu 11 Oktober 2020 sekira jam 16.00 Wib, unit Reskrim Polsek Kediri Kota, telah melakukan penangkapan pelaku yg Tanpa hak dan tanpa keahlianya menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi atau obat keras jenis doble L dan narkotika jenis sabu-sabu.

Sebelumnya pelapor Andri vektor moren serta saksi Dendy Nugroho dan Syarifal Ibrahim (35) selaku anggota Unit Reskrim Polsek Kediri Kota mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku Febri prasetyo telah mengedarkan obat keras jenis doble L, kemudian melakukan penyelidikan ternyata benar dan melaporkan pimpinan.

Selanjutnya pada hari Minggu tgl 11 Oktober 2020 sekira pukul 16.30 wib dilakukan penggeledahan terhadap pelaku Febri prasetyo dan ditemukan barang bukti di rumahnya berupa15 (lima belas) butir pil doble L yg dibungkus bekas rokok surya, kemudian dikembangkan bahwa pelaku a mendapat barang dari pelaku Muhamad Bahrudin, dan dari pelaku (MB) ditemukan barang bukti berupa pil doble L dan sabu- sabu, serta seperangkat alat isap sabu dan bong dan dikembangkan lagi ke pelaku Rahmad Aminullah (ra) dan dari pelaku (ra) ditemukan bb pil doble L dan sabu-sabu, selanjutnya ketiga pelaku dan BB dibawa ke Mapolsekta utk proses lebih lanjut.

Dari pelaku (fp) disita barang bukti berupa 15 butir pil doble L. dan dari pelaku Mumammad Bahrudin disita brg bukti berupa : 226 butir pil doble L, satu paket sabu- sabu berat kotor 0,18 gram, seperangkat alat isap (bong), skop terbuat dari sedotan, uang tunai Rp.410.000, satu unit hp Realme warna hijau.

Dan dari pelaku Rahmad Aminullah ditemukan brg bukti berupa : 960 butir pil doble L, 4 paket sabu-sabu dg berat kotor 3,93 gram, 7 paket paket hemat sabu2 berat kotor 1,48 gram, 2 paket supra berat kotor 0,61 gram, 1 unit hp merk real me warna hitam biru, uang tunai Rp.752.000., 1 bungkus plastik klip kosong, 1 buah dos book oppo untuk menyimpan barang2, 1 unit sepeda motor Honda Vario 150 warna Hitam dengan Nopol AG 2910 CN, tas warna coklat merk Asttin.

Ketiga tersangka Febri prasetyo melanggar Pasal 196 ayat (1) jo 98 ayat (2) UURI NO.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, tersangka Muhamad Bahrudin 196 ayat(1) jo psl 98 ayat (2) UU no.36 tahun 2009 ttg kesehatan, dan pasal 114 subs 112 UU no.35 tahun 2009 ttg Narkotika dan tersangka Rahnad Aminullah melanggar psl 196 ayat (1) jo 98 ayat(2) UU no.36 thn 2009 tentang kesehatan dan psl 114 subs 112 uu no.35 thn 2009 tentang Narkotika. ( B.soesilo )

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Satreskrim Polsek Mojoroto Bekuk Pelaku Curanmor

PRN Kediri | Pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2020 sekitar pukul 10.00 wib anggota Satreskrim Polsek Mojoroto telah ungkap kasus tindak pidana pencurian Kendaraan Bermotor.

Awal kejadian pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2020 sekira pukul 10.00 Wib telah terjadi tindak pidana Curanmor Roda 2 No pol. AG 2373 AK merk Honda Type ACH1M2B04 tahun 2014 warna Hitam yang dilakukan oleh Eko Hari Purnomo (47) warga jember.

Berawal Kejadian korban parkir kendaraan di depan kantor Mega auto Finance sekitar pukul 08.00 Wib Kemudian oleh korban di tinggal untuk membersihkan kantor sekitar pukul 10.00 wib korban melihat dan mendengar sepeda motor dituntun sambil di stater depan warung samping kantor ternyata sepeda motor tersebut adalah milik korban , selanjutnya korban berteriak kemudian tersangka lari meninggalkan sepeda motor berlari menyebrang ke timur jalan masuk gang dan ternyata gang buntu kemudian tersangka naik keatas rumah selanjutnya di kepung dan ditangkap warga.

Dan kejadian tersebut disaksikan oleh Bagus (23) warga kel. Campurejo dan Sumiati (60) warga Kel. Sukorame.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) dan selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mojoroto untuk proses lebih lanjut.

Dengan ini pelaku di jerat dengan
Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP. ( B.Soesilo)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Reskrim Polsek Pesantren Berhasil Mengamankan Perempuan Pengedar Sabu-Sabu

PRN KEDIRI | Unit reskrim Polsek Pesantren Polres Kediri Kota mengamankan seorang perempuan SW (26) bin Supono, pekerjaan swasta di rumahnya Jalan Sersan Sukandar, Gg.2, Kelurahan Betet, RT 12 RW 05, Kecamatan Pesantren atas dugaan menyimpan dan melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu, Selasa 6 Oktober 2020 sekira pukul 11.30 WIB.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota, AKP Kamsudi mangatakan, bahwa atas laporan dari masyarakat tersangka SW sering melakukan transaksi barang haram narkotika jenis sabu-sabu di rumahnya. Akhirnya unit reskrim Polsek Pesantren langsung mendatangi ke terlapor dan benar adanya, petugas menemukan barang bukti  sabu yang disimpan di dalam kamarnya.

Selanjutnya, petugas langsung menggelandang tersangka ke Mapolsek Pesantren sekira pukul  12.00 WIB guna penyelidikan lebih lanjut atas perbuatan yang dilakukannya.

AKP Kamsudi menjelaskan, terhadap tersangka S.W memang sudah sering kali bahkan beberapa kali melakukan transaksi barang haram tersebut, alhasil dari unit Reskrim Polsek Pesantren akhirnya  telah mengamankan sejumlah barang bukti (BB).

Dari tangan tersangka SW petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus rokok Gudang Garam Surya yang berisi dua bungkus yang diduga sabu-sabu dalam bentuk butiran kristal  pada kemasan plsatik klip dengan berat keduanya 2,28 gr,  seperangkat alat hisab / bong terbuat dari botol aqua, 1 (satu) kotak plastik klip berisi 8 pipet kaca, 1 (satu) kotak plastik bertulis SELECTION berisi 2 buah korek api dua sendok terbuat dari sedotan, 1 (satu) kotak plastik bertulis SELECTION berisi dua pak plastik klip warna bening, 1(satu) bungkus plastik berisi 8 sedotan warna putih, 1 (satu) pak plastik dan 1 (satu) unit Handphone merk Xiaomi warna gold.

Akibat perbuatannya tersebut, kini tersangka harus mendekam dibalik jeruji penjara dan dikenakan pasal 114 atau pasal 112 Undang-Undang RI nomor 35 tentang Narkotika,” pungkasnya AKP Kamsudi, Rabu (7/10/2020). (BRAM /ARYA)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

PERAIH OLIMPIADE DIBEKUK TIMSUS MACAN AGUNG

PRN TULUNGAGUNG | RY (27) warga Ds. Pelem, Kec. Pare, Kab. Kediri yang pernah meraih peringkat 3 Olimpiade Matematika ini bakal merasakan pengabnya jeruji besi setelah dibekuk Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung. RY merupakan DPO kasus penggelapan uang perusahaan mencapai ratusan juta.

Awal mula kejadian pada awal tahun 2020 yang lalu perusahaan tempat bekerja RY ini curiga lantaran banyak tagihan yang mencapai ratusan juta belum masuk dan setelah dilakukan audit, ternyata banyak ditemukan order fiktif.

Akhirnya manajemen perusahaan yang bergerak dibidang makanan dan minuman melaporkannya ke Polres Tulungagung sehingga petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut atas laporan tersebut hingga petugas dari Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung berhasil membekuk RY ketika di wilayah Kediri.

Saat menjalani pemeriksaan, RY ini mengakui semua perbuatannya dengan modus membuat order fiktif dan memakai nama toko-toko besar di Tulungagung dan hasil uang penggelapan digunakan melunasi hutang sebesar Rp 160 juta serta gaya hidupnya yang mewah.

Atas perbuatan tersebut RY dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan jabatannya dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (B.SOESILO/ARYA)

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Satresnarkoba Polres Sumenep Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu.

PRN SUMENEP | Dalam rilis Humas Polres Sumenep menjelaskan bahwa, Satresnarkoba Poles Sumenep telah berhasil mengungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, dengan Barang Bukti (BB) seberat ± 3,02 gram. Di halaman rumah warga, di desa Giring Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Wilayah hukum Polres Sumenep. Senin 5/10/2020.

Pengungkapan tersebut berawal informasi dari masyarakat bahwa, Terlapor yang berinisial ‘Dur’ warga Sampang, akan melakukan transaksi Narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Sumenep, ujung timur pulau Garam, Madura, Jawa Timur.

Atas informasi tersebut petugas Satresnarkoba Polres Sumenep langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan kepada terlapor, disertai penggeledahan dengan barang bukti di tanah berupa: 1 (satu) poket/kantong plastik klip ukuran sedang berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 3,02 gram yang dibungkus dengan kertas Alumunium Foil dan sobekan plastik warna hitam, di halaman rumah warga, di desa Giring Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Senin 5/10/2020, sekitar pukul 23.30 Wib.

Selanjutnya terlapor berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep, guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Sehingga terlapor terancam dengan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Deddy/Erf).

baca selengkapnya
KABAR POLISI

Deteksi Dini Covid-19, 1038 Anggota Polresta Kediri Ikuti Rapid Tes Masal

PRN KEDIRI | Sebanyak 1038 Anggota Polresta Kediri yang terdiri dari anggota Polri, ASN dan PHL Polresta Kediri melaksanakan Rapid Tes sebagai deteksi dini pencegahan Covid -19 di lingkungan Polresta Kediri dan Polsek Jajaran. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari Selasa dan Rabu (29-30 September 2020) di rupatama Mapolresta Kediri dengan Protokol Kesehatan yang ketat, satu persatu Anggota dilakukan rapid rapid test dilaksanakan oleh Tim Urkes Polresta Kediri  bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Kediri

Petugas medis dari Urkes Polresta Kediri  dan tenaga medis RS Bhayangkara mengawali pemeriksaan dengan mendata identitas dan riwayat petugas. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengambilan sampel darah di ruang Rupatama Polresta Kediri

Kapolres AKBP Miko Indrayana S.I.K menjelaskan bahwa tujuan Rapid test yang diikuti 1038 personel tersebut merupakan upaya untuk mendeteksi kondisi kesehatan anggota Polri, ASN dan PHL sekaligus untuk mencegah penularan COVID-19 diantara sesama anggota maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

Pihak Polri khusunya Polresta Kediri terus berkomitmen mencegah penyebaran virus Covid-19, salah satunya dengan melakukan skrining berupa rapid test. Kegiatan rapid test tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan seluruh personel dan keluarga selama masa pandemi Covid-19 ini. “Harapannya, melalui rapid test ini kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,

Kegiatan ini dilakukan mengingat petugas Kepolisian bertugas di lapangan dalam menjaga keamanan masyarakat.“Petugas kepolisian langsung bersentuhan dengan warga, dan bertugas melakukan pengamanan Pilkada serta kegiatan Operasi Kepolisian sehingga sangat riskan terpapar Covid, sedang untuk hasilnya akan kami informasikan kepada anggota langsung, tambah Kapolresta Kediri

Apabila dari hasil Rapid ini   terdapat anggota yang reaktif tentunya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan perawatan terhadap anggota dan kita juga lakukan Rapid kepada keluarganya. pungkas AKBP Miko Indrayana ** ( B Soesilo)

baca selengkapnya