close

KRIMINAL

KRIMINAL

Warga Bangsal Tangkap 2 Pasangan Asik ‘Kuda-Kudaan’ di Kamar Kos

PRN Kediri | Pada pukul 21.30 WIB warga dan perangkat desa di Desa Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri digegerkan oleh dua pasangan mesum yang sedang asik memadu cinta di dalam kamar kos pada hari minggu (24/05/2020)

Kos yang berada di Gang Makam Desa Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri sering di gunakan sebagai tempat memadu cinta.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan “penggerebekan ini di mulai dari awal laporan warga yang risih tentang adanya tempat kos di jadikan tempat memadu cinta sepasang remaja di dalam kos”. Kedua pasangan yang sedang memadu cinta ini di bawa ke Mako Satpol PP guna penyidikan proses lebih lanjut bersama Ketua RT.02 RW.02 dan RW.03 Beserta Perangkat desa untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Dua perempuan yang berpasangan memadu cinta ini berinisial RA (18) beralamat Dusun Sumbersongko Desa Ngreco Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri dan RTH (16) warga Dusun Kwangkalan Desa Tampurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Dan dua laki-laki berpasangan memadu cinta ini berinisial MNI (21) warga desa Kaliboto Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri dan HS (23) warga Jalan Watulumpang Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri.

Setelah pasangan ini di bawa ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk dilakukan pendataan dan pembinaan, selanjutnya akan di serahkan keapda pihak keluarganya masing-masing. (Bram/)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Reskrim Polsek Tanggunggunung Berhasil Gelandang 2 Pelaku Curat

PRN TULUNGAGUNG |Unit Polsek Tanggunggunung Polres Tulungagung gelandang 2 pelaku curat sepeda gunung merk Mosso type falcon 7005 ALC ketika korban sedang tidur milik korban YULI SETIAWAN (31) warga Ds. Ngrejo, Kec. Tanggunggunung, Tulungagung, pada Senin (20/4/2020) dini hari.

Kapolsek Tanggunggunung AKP Sukardi, SH mengatakan, tertangkapnya 2 pelaku DT (19) Gedangan, Campurdarat dan RA (19), Besole, Besuki Tulungagung berawal dari adanya laporan masyarakat yang mana kehilangan sepeda gunung miliknya dan ketika melihat di postingan medsos (FB) korban mengetahui ada yang memposting / menjual sepeda miliknya tersebut.

Mendapat informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Tanggunggunung melakukan serangkaian penyelidikan dan alhasil pada Kamis (23/4/2020) petugas mengamankan 2 pelaku curat sepeda gunung tersebut sekaligus berhasil menyita barang bukti berupa kwitansi pembelian sepeda gunung merk Mosso type Falcon 7005 AIC, uang Rp. 850.000, 2 hp merk OPPO, 1 sepeda motor merk HONDA PCX No. Pol : AG-6801-RCO sebagai sarana melakukan pencurian beserta STNKnya, 1 buah Vape merk Volta 200 dan 1 botol liquid rasa banana licious hasil pembelian menggunakan uang penjualan sepeda gunung milik korban yang menurut keterangan pelaku di jual di Kab. Malang.

Saat ini kedua pelaku dilakukan penyidikan lebih lanjut di Polsek Tanggunggunung dan atas perbuatan itu, Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) KUH Pidana, ancaman hukuman 7 tahun penjara. (CM Dhewanti,AM,Bram)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Satu dari Dua Orang Korban Penjambretan di Jalan Tendean Meninggal Dunia

PRN KEDIRI | Kota Kediri dihebohkan dengan aksi 2 orang jambret dikawasan jalan Tendean Ngronggo kota Kediri, 2 orang korban berboncengan yang hendak di jambret handponenya ditabrak dari belakang dan terjatuh dikabarkan satu meninggal dunia dan satu luka parah. 28/4/20.

Dari data yang dihimpun penarakyatnews.id ditempat kejadian, aksi 2 kawanan penjambret ini terbilang sadis, Putut warga Toseran salah satu dari 2 kawanan penjambret telah menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Nanda dan saudaranya warga Tirtoudan, akhirnya Nanda dan saudaranya terjatuh dan saudaranya Nanda meninggal ditempat kejadian.

Menurut keterangan warga yang melihat kejadian tersebut Putut salah satu pelaku berhasil diamankan warga dan kawannya melarikan diri di kawasan kebun tebu belakang Puskesmas Bence dan saat ini dikepung warga dan Polisi.

Mendengar informasi daan laporan warga Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP I Gusti Agung Ananta langsung menuju TKP bersama anggota dan langsung menghadakan penindakan dengan membawa korban baik yang luka parah dan yang sudah meninggal ke Rumah Sakit.

Sebagai catatan bahwa pelaku penjambretan yang bernama Putut adalah residivis yang sudah pernah menjalani hukuman pada tahun 2007 dan kali ini dirinya harus mengulang kembali hidup dibalik deruji besi. (Bram/arya)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Terlalu….2 Kotak Amal dan Uang 16 Juta Raib ‘Dibobol ‘ Maling

PRN MOJOKERTO | Dalam situasi ekonomi yang morat marit karena wabah virus Covid 19 Corona tidak menuntut kemungkinan aksi nekat mencuri muncul dengan seketika, untuk itu harus selalu waspada.

Hal ini terbukti dengan kejadian yang dialami Sampurna, S.Pd. kepala desa Watesnegoro dan pemilik rumah makan Sampurna Ngoro tekok.

Diperkirakan kemarin malam Sampurna telah kebobolan 2 kotak amal dan uang tunai sebesar 16 juta dengan total kerugian mencapai kurang lebih 17 juta.

Menurut Sampurna, kronologi kejadiannya adalah malam hari dan keadaan warung sedang tutup dengan mencongkel cendela warung saat penjaga warung lagi keluar.

Dengan kejadian ini Sampurna berharap kepada semua masyarakat khususnya wilayah Ngoro agar senantiasa waspada dan hati-hati pasalnya dalam situasi yang seperti ini tidak menutup kemungkinan orang berbuat nekat dengan mencuri atau kriminal lainnya karena terlilit kebutuhan sehari hari. ( M e R/ Samsul).

baca selengkapnya
KRIMINAL

TIM PATROLI SAT SABHARA POLRES BANTAENG BERHASIL MERINGKUS PELAKU JAMBRET

PRN BANTAENG – Emas milik perempuan bernama Daeng Te’ne binti Dongko (55) nyaris raib dibawa kabur penjambret. Beruntung Satuan Sabhara Polres Bantaeng sempat mengejar pelaku berinisial HM (36) di kampung Panaikang, kelurahan Bonto Manai, kecamatan Bissappu, kabupaten Bantaeng pada Kamis, 19 Maret 2020.

Penangkapan tersebut bermula ketika Satuan Sabhara Polres Bantaeng melakukan patroli rutin yang saat itu dipimpin KBO IPDA Ahmad Yani.

“Dalam patroli ditemukan seorang warga Daeng Te’ne (55) berteriak minta tolong setelah menjadi korban penjambretan,” ujar Ipda Ahmad Yani.

Bersama warga sekitar, Polisi berhasil mengamankan pria tersebut. Beruntung terduga pelaku cepat digelandang pihak berwajib ke Mapolres Bantaeng hingga tak terjadi amukan massa.

“Setelah tertangkap Tersangka yang kemudian diketahui beralamat di Kampung Bonto Lonrong, Desa Bonto Lonrong, kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng kemudian kami gelandang ke Mapolres Bantaeng,” ucap Polisi yang akrab disapa Sang Jendral ini.

Sejauh ini, kata dia, terduga pelaku bersama barang bukti diserahkan ke SPK Polres Bantaeng guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka sudah kami serahkan kebagian KA SPK Polres Bantaeng bersama barang buktinya,” tukas dia.

Terpisah, Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri mengapresiasi Satuan Sabhara yang berhasil meringkus pelaku penjambretan tersebut.

“Dengan adanya kegiatan patroli rutin yang digalakkan oleh Satuan Sabhara Polres Bantaeng maka dapat melakukan pencegahan akan terjadinya tindak pidana,” kata Kapolres Wawan Sumantri dalam pesan WhatsApp.

Dengan begitu, insiden ini menjadi bukti bahwa kehadiran Kepolisian di tengah masyarakat memberi rasa aman dan nyaman.(syam cbl)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Cholilur Rahman Dikeroyok ABK KM Serbaguna, Ini Ceritanya…

PRN SUMENEP – Tindak pidana bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang (Penganiayaan) dengan Pasal 170 ayat 1, ayat 2 ke 1 subs pasal 351 ayat 1 KUHP. di atas perahu tongkang Savaras Puskopal saat bersandar di pelabuhan pelabuhan penyeberangan Kalianget-Talango, desa Kalianget, kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep. Selasa 04/02/2020, sekitar pukul 11.00 wib.

Berdasarkan laporan Polisi, LP/01/II/2020/JATIM/RES SMP/SEK KLGT, tanggal 4 Februari 2020. Kronologi kejadian tindak pidana penganiayaan tersebut berawal pada hari Selasa 04/02/2020, sekitar pukul 10.30 wib, Cholilur Rahman (25 th) Korban/Pelapor Mahasiswa, dusun Jublug Timur, desa Gapurana, kecamatan Talango, kabupaten Sumenep bersama kawannya yang bernama Ahmad Kusairi dari kantor Pos Kalianget hendak pulang ke desa Gapurana dengan menaiki perahu tongkang Serbaguna di pelabuhan penyeberangan Kalianget-Talango,

Namun saat Cholilur R berada di atas perahu tongkang Serbaguna, di datangi oleh Moh. Sholihin (22 th) ABK KM Serbaguna (Terlapor), warga dusun Krajan, desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, kabupaten Lumajang dan Pelapor/korban di suruh turun dari atas perahu tersebut, hingga akhirnya korban bersama temannya turun dari perahu karena korban tidak menginginkan ada permasalahan.

Lalu sekitar pukul 11.00 wib, Cholilur R bersama temannya naik perahu tongkang Savaras Puskopal dan Moh. Sholihin (Terlapor) bersama orang yang tidak dikenal yang bernama Satrio Joko Sadewo (29 th) warga kelurahan Pajagalan, kecamatan Kota, kabupaten Sumenep. menaiki perahu (sampan) dari Pulau Talango menuju Kalianget dan tidak lama kemudian menghampiri Cholilur yang berada di Tongkang Puskopal hingga terjadi cekcok mulut dan tiba tiba teman Terlapor langsung memukul dengan tangan mengepal kearah wajah Cholilur hingga terjatuh, terus dipukul lagi di bagian kepala yang terlindung oleh tangannya.

Selain itu Moh. Sholihin juga ikut menendang dada Cholilur dengan menggunakan kaki kanannya dan memukul kepala, sehingga beberapa pekerja tongkang Puskopal yang melerai kejadian tersebut.

Atas kejadian tersebut Cholilur mengalami luka lebam pada tulang pipi sebelah kanan dan kiri serta pada bagian hidung, sehingga Cholilur melaporkan kejadian pemukulan bersama sama (Penganiayaan) yang di lakukan dua pelaku tersebut ke SPKT Polsek Kalianget, Selasa 04/02/2020.

Berdasarkan surat perintah penyidikan nomor: Sprin-Sidik/02/11/2020/Polsek, tanggal 13 Februari 2020. AIPDA GATOT HARI PRASETYO selaku Kanit Reskrim Polsek Kalianget telah melakukan, Pemeriksaan terhadap 5 orang saksi, Melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka kepada 2 orang terlapor, Melakukan penahanan terhadap tersangka Muhammad Sholihin dan Satrio Joko Sadewo di rutan Polres Sumenep. (Erfandi)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Tim Resmob Satreskrim Polresta Kediri Berhasil Ringkus Pembobol Counter Vanila Iphone

PRN KEDIRI – Pelaku pembobol konter yang berada di Jalan Wachid Hasyim Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Nopri Setiawan, asal Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, akhirnya tertangkap. Dia (pelaku) ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin, Makasar, Selasa (11/2).

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi menjelaskan, dalam penangkapan ini, tim Resmob Satreskrim Polresta Kediri melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) pencurian dengan pemberatan. Pelaku mencuri 6 unit telepon genggam (HP) merek Iphone, tepatnya di konter Vanila Iphone pada (9/1) lalu.

Pada Senin (10/2), tim Resmob mendapatkan informasi bahwa ada warga di daerah Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri yang memiliki Iphone 8 plus yang dibeli dari postingan jual beli HP marketplace media sosial (medsos).

“Sekitar pukul 14.00 WIB, tim Resmob melakukan penyelidikan tempat tinggal warga tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, Hp Iphone 8 Plus milik warga tersebut sesuai (identik) dengan salah satu Hp Iphone yang hilang di TKP berdasarkan ciri fisik dan Nomor IMEI Hp Iphone,” jelasnya, Rabu (12/2).

Dari keterangan yang diperoleh personel tim Resmob, Hp Iphone 8 Plus dibeli lengkap seharga Rp 5,8 juta dari salah satu warga di Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri juga melalui postingan di group marketplace.

“Personel segera melakukan penulusuran di rumah warga Kecamatan Ngasem. Dia mengaku pada Januari 2020, pernah membeli 2 unit HP Iphone dari Nopri, yaitu HP Iphone 8 Plus Rp 4,9 juta dan HP Iphone 7 Plus Rp 2,7 juta,” ucapnya.

AKP Kamsudi menjelaskan, pada Selasa (11/2) sekirtar pukul 15.30 WIB, tim Resmob melakukan koordinasi dengan pihak petugas Bandara Juanda, Surabaya serta Bandara Sultan Hasanudin, Makasar. Pasalnya, Nopri diketahui setelah menjual barang hasil cutian, dia pergi ke Makasar.

Pelaku akhirnya ditangkap di Bandara Sultan Hasanudin, Makasar, selantnya tim Resmob melakukan penjemputan di Polsek Kawasan Bandara Sultan Hasanudin, Polres Maros, Makasar untuk dibawa ke Mapolresta Kediri. (Bambang)

baca selengkapnya
KRIMINAL

KARENA CICILAN MOBIL SEORANG PNS NEKAT MENCURI SEPADA ONTEL

PRN SUMENEP – Telah terjadi tindak pidana pencurian berupa 1 (satu) unit sepeda angin / pancal merk Polygon series 5 warna hitam, yang di lakukan oleh salah satu oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) di lingkungan Kabupaten Sumenep. Minggu 09/02/2020.

Perbuatan itu terjadi Karena untuk bayar cicilan Mobil, yang di lakukan oleh AGUS. S (47 th) seorang PNS di Sumenep, warga Perum Arya Wiraraja Blok A II No. 14, desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. di amankan oleh petugas Polsek Kota karena nekat mencuri satu unit Sepeda Pancal, di area parkir Taman Adipura sebelah timur, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Minggu 09/02/2020, sekitar pukul 06.00 wib.

BAMBANG HERIAWAN/Pelapor (38 th), Swasta, warga desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Setelah memarkir sepeda angin/ pancalnya di area sebelah timur Taman Adipura, melaksanakan jalan santai di area Taman Adipura.

Tak lama kemudian pelapor mendengar bahwa ada seseorang telah mencuri sepeda angin, setelah itu pelapor mengecek dan ternyata sepeda angin miliknya yang telah dicuri orang.

Menurut keterangan yang dihimpun dari AKP Widiarti SH Kasubag Humas Polres Sumenep melalui WA selulernya, motif tersebut karena untuk bayar cicilan Mobil, “Motif Pencurian sepeda pancal adalah untuk bayar cicilan Mobil Innova”, Jawab Widiarti.

Atas kejadian tersebut korban mengalami tafsir kerugian sebesar Rp. 4.750.000,- ,sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUH Pidana. Pelaku bersama barang bukti di amankan di Polsek Kota guna proses penyelidikan lebih lanjut. (Erfandi)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Pelaku Pembacokan Atas Diri Wakid Sampai Detik ini Masih Dalam Pencarian

PRN SUMENEP – Telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia kepada Ach. Wakid (37 th), tani, warga dusun Barona, desa Gadding, Kecamatan Manding, kabupaten Sumenep. di jalan desa depan rumah istri korban, dusun Kalompang, desa Gadding, Kecamatan Manding, kabupaten Sumenep. Sabtu 08/02/2020. Sekitar pukul 14.00 wib.

Korban meninggal dunia akibat dibacok menggunakan celurit dengan 3x bacokan yang mengenai perut sebelah kiri korban dengan luka sobek yang begitu parah.

Menurut keterangan yang dihimpun dari AKP Widiarti SH Kasubag Humas Polres Sumenep, Pelaku pembacokan tersebut diduga bernama ENNAN, tani, alamat desa. Tenunan, Kecamatan Manding, kabupaten Sumenep.

“Korban bersama mertuanya yang bernama BUSIYA (50 th), tani, warga dusun Kalompang, desa Gadding, Kecamatan Manding, kabupaten Sumenep. berangkat bersama dengan jalan kaki menuju sawah, untuk mengambil bibit padi yang akan ditanam, ketika sampai di jalan depan rumah istri korban, korban dihadang oleh ENNAN yang membawa sajam berupa celurit yang masih terbungkus, tanpa basa-basi ENNAN langsung celurit tersebut ditebaskan ke perut korban sebanyak 3 kali,” kata Widiarti (dalam rilisnya). Sabtu 07/02/2020.

Setelah korban terjatuh bersimpuh darah tak berdaya,ENNAN meninggalkan sikorban dengan melarikan diri ke arah timur sambil membawa Celurit, sedangkan BUSIYA yang mengetahui kejadian tersebut tidak dapat berbuat apa-apa, hanya berteriak histeris sehingga banyak warga yang datang dan menolong korban,” Imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut korban dengan mengalami luka robek pada perut sebelah kiri panjang 20 cm dalam 10 cm, di larikan ke Puskesmas Manding untuk dilakukan tindakan medis dan akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Sampai berita ini tayang modus pembacokan tersebut belum diketahui dan pelaku masih dalam pencarian Polisi. (Deddy/Fan).

baca selengkapnya
KRIMINAL

SEORANG BAPAK KEBLINGER DIKEDIRI, MEGAGAHI ANAK KANDUNG HINGGA HAMIL

PRN KEDIRI – Suparno (57) petani di Kediri harus berurusan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kediri, pasalnya telah menggauli putri kandungnya sendiri hingga hamil 4 bulan.

Menurut sumber kejadian itu mulai terungkap saat Suparno di laporkan oleh nenek kurban pada Kamis (23/01/2020).

Nenek korban telah mendapatkan informasi dari tetangganya, kemudian nenek korban mencoba memastikan kebenaran informasi tersebut kepada korban. Saat itulah korban mengaku telah disetubuhi ayah kandungnya sendiri.

Kasubag Humas Polres Kediri, AKP Purnomo, saat dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut, dan petugas saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan menyita sejumlah barang bukti.

Saat ini tersangka telah dijebloskan disel tahanan Mapolres Kediri untuk mempertanggung jawab kan perbuatannya. (B Soesilo)

baca selengkapnya