close

KRIMINAL

KRIMINAL

Pusat Perjudian Sabung Ayam Plosorejo “Kebal Hukum” Siapa Dibalik Itu ?

PRN KEDIRI | Aturan pemerintah terkait protokol kesehatan dimasa Pandemi Corona ini ternyata tidak berlaku bagi para penjudi  Sabung Ayam di Plosorejo yang masuk di wilayah hukum Polres Kediri.

Hal ini terbukti saat awak media mendapati puluhan sepeda motor dan mobil yang terparkir tak lain milik pengunjung yang ‘bebas’ melakukan perjudian sabung ayam.

Pernyataan ini dibenarkan oleh sebut saja Mandor (bukan nama sebenarnya), dirinya mengatakan bahwa di dusun Sumber Contong setiap hari terdapat puluhan bahkan ratusan orang yang berjudi sabung ayam.

Mandor menambahkan bahwa sebenarnya warga mayoritas merasa resah apalagi dimasa Pandemi seperti ini, pasalnya mereka semua tidak mematuhi protokol kesehatan.

Terkait keresahan warga Mandor mengatakan bahwa warga tidak dapat berbuat banyak karena penegak hukum saja terkesan melakukan pembiaran.

” Wong aparat saja kayak membiarkan perjudian itu mas, trus kita mau bubarkan ya jelas tidak mampu” celoteh warga lain sambil nyelonong jalan.

Disisi lain dengan bebasnya pusat perjudian sabung ayam ini membuat nilai tambahan inkam tersendiri bagi sebagian penduduk, pasalnya terdapat masukan dari parkir mobil dan motor dengan tarif yang berfariasi.

Sampai berita ini diturunkan awak media masih mendalami siapa aktor dibalik bebasnya perjudian di Sumber Contong Desa Plosorejo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. (Bambang/am)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Kolaborasi Polda Jatim, Polres Tanjung Perak dan Bea Cukai Gagalkan Jaringan Internasional Sabu Malaysia

PRN SIDOARJO | Keberhasilan Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu jaringan internasional patut mendapatkan apresiasi.

Saat Konferensi Pers dihadapan rekan wartawan, Senin (31/8/2020) Pukul 14.30 WIB, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo didampingi Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum beserta jajarannya mengatakakan. “Bahwa Polres Tanjung Perak Surabaya berkolaborasi dengan Kanwil 1 Bea Cukai Tanjung Perak berhasil membongkar dan menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu sindikat Internasional Malaysia yang mau dikirim ke Wilayah Sampang, Madura.”Kata Trunoyudo

Masih kata Trunoyudo, “Pengiriman paket sabu sebanyak 6.548 Gram yang dikemas dalam kardus susu Milo dalam kontainer dari Malaysia Pada Tanggal 18 Agustus 2020 bisa digagalkan Polres Tanjung Perak bersama Kanwil 1 Bea Cukai Jatum,” Jelas Trunoyudo

Setelah adanya informasi, Pihak Polres Tanjung Perak melakukan penyelidikan. Informasi tersebut yakni adanya pengiriman di rumah kosong di Daerah Dusun Mandeman, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang Madura.

Polres Tanjung Perak melakukan pemantauan siapa yang akan mengambil kiriman sabu tersebut dan berhasil mengamankan kedua tersangka inisial LF (19) dan HB (21) merupakan pengangguran, Kepolisian mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti sabu-sabu seberat 6.548 Kg

“Dari Barang Bukti (BB) seberat 6.548 Kg sama artinya menyelamatkan 98.220 orang, dengan Kalkulasi 1 gram sabu bisa dikonsumsi 15 orang,” Jelasnya.

Ditambahkannya, Pihak Kepolisian Polda Jatim akan terus melakukan pengembangan penyelidikan dan penyidikan dari hasil tangkapan ini siapa saja yang terlibat akan kami basmi sampai ke akar-akarnya.

“Jawa Timur masih menjadi tujuan utama peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 113 ayat 2 lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman mati,” Pungkas Trunoyudo (Yuli)

baca selengkapnya
KRIMINAL

N a a s…Warga Selopanggung Gigit Jari Gegara Tertipu Pembelian Sapi Senilai 20 Juta

PRN KEDIRI | Sudah jatuh tertimpa tangga pula, mungkin pepatah itu pantas disandang oleh Sukar (60) warga Desa Selopanggung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Keinginan Sukar memiliki sapi harus kandas, karena sapi yang dibeli seharga Rp 20 juta, tidak segera diantar ke rumahnya.

Pelaku Suwanji (47) warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri sudah tega menipu Sukar dengan berdalih sapi milik Sukar tidak bisa beranak.

Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi mengatakan, berawal pelaku Suwanji menelepon Sukar lewat handphone menyampaikan kondisi sapinya tidak bisa beranak.

“Pelaku menawarkan kepada Sukar untuk ditukarkan dengan sapi miliknya yang mengandung, tanpa menambah biaya dan Sukar menyetujui,” ucapnya, Sabtu (22/8/2020)

Namun, sapi yang dijanjikan Suwanji tak kunjung diantar, ditunggu-tunggu belum datang juga. Dijelaskan AKP Kamsudi, menyadari dirinya ditipu. Akhirnya korban melaporkan pelaku ke Polsek Semen, dari kejadian yang dialaminya menderita kerugian 20 juta.

“Setelah mendapat laporan dari korban, anggota Reskrim Polsek Semen Polresta Kediri berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan hewan ternak berupa sapi,” bebernya.

Ia menuturkan pelaku Suwanji mendatangi rumah Sukar menerangkan sapinya sudah dijual dengan alasan kondisinya sakit. Tapi, tanpa diketahui Sukar mengambil sapi miliknya dan dijual juga.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semen Polresta Kediri untuk proses lebih lanjut,” ucapnya.

Ia menuturkan bahwa petugas berhasil mengamankan barang bukti yang diamankan uang tunai Rp 2 juta dan 1 kwitansi.

“Pelaku dijerat pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman paling lama 4 tahun penjara,” ungkapnya.**( B. Soesilo)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Ganggu Kenyamanan Warga Sidoarjo, Puluhan Anggota PSHT Diamankan Polisi

PRN SIDOARJO | Puluhan simpatisan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang menghadiri acara pengesahan anggota baru PSHT di Kabupaten Sidoarjo diamankan Polisi, setelah melakukan perbuatan yang tidak terpuji dan merugikan masyarakat, Sabtu 22 Agustus 2020 dini hari.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan, para warga PSHT yang datang dari berbagai wilayah seperti Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Lamongan, Gresik dan Surabaya tersebut awalnya hanya ikut hadir dan berpartisipasi dalam pengesahan anggota baru PSHT di Kabupaten Sidoarjo.

Kejadian tersebut bermula saat iring-iringan simpatisan PSHT dari berbagai daerah, mengendarai motor mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara lainnya. Hingga ada kejadian mereka menyerang salah seorang warga di pinggir jalan. Dan mengusir warga yang sedang makan di warung.

“Saya sangat menyayangkan adanya kejadian ini, kecewa juga dengan perilaku mereka yang telah berbuat hal tidak terpuji dan tidak mencerminkan sebagai warga PSHT,” ungkap Kombes Pol. Sumardji.

Ada 58 anggota PSHT yang diamankan polisi akibat kejadian tersebut guna pemeriksaan lebih lanjut. Lanjut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, menjaga ketenangan dan ketentraman Sidoarjo adalah tugas Polisi. Dan di saat warga sidoarjo ketenaangannya terganggu pihaknya langsung turun untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Apalagi dari 58 orang yang diamankan, 6 orang diantaranya kondisinya mabuk. Kita akan proses dan dalami peran mereka,” pungkasnya.(Yuli)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Warga Bangsal Tangkap 2 Pasangan Asik ‘Kuda-Kudaan’ di Kamar Kos

PRN Kediri | Pada pukul 21.30 WIB warga dan perangkat desa di Desa Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri digegerkan oleh dua pasangan mesum yang sedang asik memadu cinta di dalam kamar kos pada hari minggu (24/05/2020)

Kos yang berada di Gang Makam Desa Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri sering di gunakan sebagai tempat memadu cinta.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan “penggerebekan ini di mulai dari awal laporan warga yang risih tentang adanya tempat kos di jadikan tempat memadu cinta sepasang remaja di dalam kos”. Kedua pasangan yang sedang memadu cinta ini di bawa ke Mako Satpol PP guna penyidikan proses lebih lanjut bersama Ketua RT.02 RW.02 dan RW.03 Beserta Perangkat desa untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Dua perempuan yang berpasangan memadu cinta ini berinisial RA (18) beralamat Dusun Sumbersongko Desa Ngreco Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri dan RTH (16) warga Dusun Kwangkalan Desa Tampurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Dan dua laki-laki berpasangan memadu cinta ini berinisial MNI (21) warga desa Kaliboto Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri dan HS (23) warga Jalan Watulumpang Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri.

Setelah pasangan ini di bawa ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk dilakukan pendataan dan pembinaan, selanjutnya akan di serahkan keapda pihak keluarganya masing-masing. (Bram/)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Reskrim Polsek Tanggunggunung Berhasil Gelandang 2 Pelaku Curat

PRN TULUNGAGUNG |Unit Polsek Tanggunggunung Polres Tulungagung gelandang 2 pelaku curat sepeda gunung merk Mosso type falcon 7005 ALC ketika korban sedang tidur milik korban YULI SETIAWAN (31) warga Ds. Ngrejo, Kec. Tanggunggunung, Tulungagung, pada Senin (20/4/2020) dini hari.

Kapolsek Tanggunggunung AKP Sukardi, SH mengatakan, tertangkapnya 2 pelaku DT (19) Gedangan, Campurdarat dan RA (19), Besole, Besuki Tulungagung berawal dari adanya laporan masyarakat yang mana kehilangan sepeda gunung miliknya dan ketika melihat di postingan medsos (FB) korban mengetahui ada yang memposting / menjual sepeda miliknya tersebut.

Mendapat informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Tanggunggunung melakukan serangkaian penyelidikan dan alhasil pada Kamis (23/4/2020) petugas mengamankan 2 pelaku curat sepeda gunung tersebut sekaligus berhasil menyita barang bukti berupa kwitansi pembelian sepeda gunung merk Mosso type Falcon 7005 AIC, uang Rp. 850.000, 2 hp merk OPPO, 1 sepeda motor merk HONDA PCX No. Pol : AG-6801-RCO sebagai sarana melakukan pencurian beserta STNKnya, 1 buah Vape merk Volta 200 dan 1 botol liquid rasa banana licious hasil pembelian menggunakan uang penjualan sepeda gunung milik korban yang menurut keterangan pelaku di jual di Kab. Malang.

Saat ini kedua pelaku dilakukan penyidikan lebih lanjut di Polsek Tanggunggunung dan atas perbuatan itu, Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) KUH Pidana, ancaman hukuman 7 tahun penjara. (CM Dhewanti,AM,Bram)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Satu dari Dua Orang Korban Penjambretan di Jalan Tendean Meninggal Dunia

PRN KEDIRI | Kota Kediri dihebohkan dengan aksi 2 orang jambret dikawasan jalan Tendean Ngronggo kota Kediri, 2 orang korban berboncengan yang hendak di jambret handponenya ditabrak dari belakang dan terjatuh dikabarkan satu meninggal dunia dan satu luka parah. 28/4/20.

Dari data yang dihimpun penarakyatnews.id ditempat kejadian, aksi 2 kawanan penjambret ini terbilang sadis, Putut warga Toseran salah satu dari 2 kawanan penjambret telah menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Nanda dan saudaranya warga Tirtoudan, akhirnya Nanda dan saudaranya terjatuh dan saudaranya Nanda meninggal ditempat kejadian.

Menurut keterangan warga yang melihat kejadian tersebut Putut salah satu pelaku berhasil diamankan warga dan kawannya melarikan diri di kawasan kebun tebu belakang Puskesmas Bence dan saat ini dikepung warga dan Polisi.

Mendengar informasi daan laporan warga Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP I Gusti Agung Ananta langsung menuju TKP bersama anggota dan langsung menghadakan penindakan dengan membawa korban baik yang luka parah dan yang sudah meninggal ke Rumah Sakit.

Sebagai catatan bahwa pelaku penjambretan yang bernama Putut adalah residivis yang sudah pernah menjalani hukuman pada tahun 2007 dan kali ini dirinya harus mengulang kembali hidup dibalik deruji besi. (Bram/arya)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Terlalu….2 Kotak Amal dan Uang 16 Juta Raib ‘Dibobol ‘ Maling

PRN MOJOKERTO | Dalam situasi ekonomi yang morat marit karena wabah virus Covid 19 Corona tidak menuntut kemungkinan aksi nekat mencuri muncul dengan seketika, untuk itu harus selalu waspada.

Hal ini terbukti dengan kejadian yang dialami Sampurna, S.Pd. kepala desa Watesnegoro dan pemilik rumah makan Sampurna Ngoro tekok.

Diperkirakan kemarin malam Sampurna telah kebobolan 2 kotak amal dan uang tunai sebesar 16 juta dengan total kerugian mencapai kurang lebih 17 juta.

Menurut Sampurna, kronologi kejadiannya adalah malam hari dan keadaan warung sedang tutup dengan mencongkel cendela warung saat penjaga warung lagi keluar.

Dengan kejadian ini Sampurna berharap kepada semua masyarakat khususnya wilayah Ngoro agar senantiasa waspada dan hati-hati pasalnya dalam situasi yang seperti ini tidak menutup kemungkinan orang berbuat nekat dengan mencuri atau kriminal lainnya karena terlilit kebutuhan sehari hari. ( M e R/ Samsul).

baca selengkapnya
KRIMINAL

TIM PATROLI SAT SABHARA POLRES BANTAENG BERHASIL MERINGKUS PELAKU JAMBRET

PRN BANTAENG – Emas milik perempuan bernama Daeng Te’ne binti Dongko (55) nyaris raib dibawa kabur penjambret. Beruntung Satuan Sabhara Polres Bantaeng sempat mengejar pelaku berinisial HM (36) di kampung Panaikang, kelurahan Bonto Manai, kecamatan Bissappu, kabupaten Bantaeng pada Kamis, 19 Maret 2020.

Penangkapan tersebut bermula ketika Satuan Sabhara Polres Bantaeng melakukan patroli rutin yang saat itu dipimpin KBO IPDA Ahmad Yani.

“Dalam patroli ditemukan seorang warga Daeng Te’ne (55) berteriak minta tolong setelah menjadi korban penjambretan,” ujar Ipda Ahmad Yani.

Bersama warga sekitar, Polisi berhasil mengamankan pria tersebut. Beruntung terduga pelaku cepat digelandang pihak berwajib ke Mapolres Bantaeng hingga tak terjadi amukan massa.

“Setelah tertangkap Tersangka yang kemudian diketahui beralamat di Kampung Bonto Lonrong, Desa Bonto Lonrong, kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng kemudian kami gelandang ke Mapolres Bantaeng,” ucap Polisi yang akrab disapa Sang Jendral ini.

Sejauh ini, kata dia, terduga pelaku bersama barang bukti diserahkan ke SPK Polres Bantaeng guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka sudah kami serahkan kebagian KA SPK Polres Bantaeng bersama barang buktinya,” tukas dia.

Terpisah, Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri mengapresiasi Satuan Sabhara yang berhasil meringkus pelaku penjambretan tersebut.

“Dengan adanya kegiatan patroli rutin yang digalakkan oleh Satuan Sabhara Polres Bantaeng maka dapat melakukan pencegahan akan terjadinya tindak pidana,” kata Kapolres Wawan Sumantri dalam pesan WhatsApp.

Dengan begitu, insiden ini menjadi bukti bahwa kehadiran Kepolisian di tengah masyarakat memberi rasa aman dan nyaman.(syam cbl)

baca selengkapnya
KRIMINAL

Cholilur Rahman Dikeroyok ABK KM Serbaguna, Ini Ceritanya…

PRN SUMENEP – Tindak pidana bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang (Penganiayaan) dengan Pasal 170 ayat 1, ayat 2 ke 1 subs pasal 351 ayat 1 KUHP. di atas perahu tongkang Savaras Puskopal saat bersandar di pelabuhan pelabuhan penyeberangan Kalianget-Talango, desa Kalianget, kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep. Selasa 04/02/2020, sekitar pukul 11.00 wib.

Berdasarkan laporan Polisi, LP/01/II/2020/JATIM/RES SMP/SEK KLGT, tanggal 4 Februari 2020. Kronologi kejadian tindak pidana penganiayaan tersebut berawal pada hari Selasa 04/02/2020, sekitar pukul 10.30 wib, Cholilur Rahman (25 th) Korban/Pelapor Mahasiswa, dusun Jublug Timur, desa Gapurana, kecamatan Talango, kabupaten Sumenep bersama kawannya yang bernama Ahmad Kusairi dari kantor Pos Kalianget hendak pulang ke desa Gapurana dengan menaiki perahu tongkang Serbaguna di pelabuhan penyeberangan Kalianget-Talango,

Namun saat Cholilur R berada di atas perahu tongkang Serbaguna, di datangi oleh Moh. Sholihin (22 th) ABK KM Serbaguna (Terlapor), warga dusun Krajan, desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, kabupaten Lumajang dan Pelapor/korban di suruh turun dari atas perahu tersebut, hingga akhirnya korban bersama temannya turun dari perahu karena korban tidak menginginkan ada permasalahan.

Lalu sekitar pukul 11.00 wib, Cholilur R bersama temannya naik perahu tongkang Savaras Puskopal dan Moh. Sholihin (Terlapor) bersama orang yang tidak dikenal yang bernama Satrio Joko Sadewo (29 th) warga kelurahan Pajagalan, kecamatan Kota, kabupaten Sumenep. menaiki perahu (sampan) dari Pulau Talango menuju Kalianget dan tidak lama kemudian menghampiri Cholilur yang berada di Tongkang Puskopal hingga terjadi cekcok mulut dan tiba tiba teman Terlapor langsung memukul dengan tangan mengepal kearah wajah Cholilur hingga terjatuh, terus dipukul lagi di bagian kepala yang terlindung oleh tangannya.

Selain itu Moh. Sholihin juga ikut menendang dada Cholilur dengan menggunakan kaki kanannya dan memukul kepala, sehingga beberapa pekerja tongkang Puskopal yang melerai kejadian tersebut.

Atas kejadian tersebut Cholilur mengalami luka lebam pada tulang pipi sebelah kanan dan kiri serta pada bagian hidung, sehingga Cholilur melaporkan kejadian pemukulan bersama sama (Penganiayaan) yang di lakukan dua pelaku tersebut ke SPKT Polsek Kalianget, Selasa 04/02/2020.

Berdasarkan surat perintah penyidikan nomor: Sprin-Sidik/02/11/2020/Polsek, tanggal 13 Februari 2020. AIPDA GATOT HARI PRASETYO selaku Kanit Reskrim Polsek Kalianget telah melakukan, Pemeriksaan terhadap 5 orang saksi, Melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka kepada 2 orang terlapor, Melakukan penahanan terhadap tersangka Muhammad Sholihin dan Satrio Joko Sadewo di rutan Polres Sumenep. (Erfandi)

baca selengkapnya