close

NUSANTARA

NUSANTARA

Naskah Akademik Ranperda KLA Bantaeng Tiba di Fase Konsultasi Publik

PRN BANTAENG – Melibatkan berbagai unsur yang ada di Kabupaten Bantaeng, Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Bantaeng terus digodok oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) yang digawangi St Ramlah sebagai Kepala Bidang. Dimana melekat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Bantaeng.

Sejak digulirkan sebagai sebuah gagasan untuk menjadi payung hukum atas terselenggaranya perlindungan bagi anak di daerah ini, tepat Rabu pagi (19/02/20), naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) itu memasuki tahap Konsultasi Publik.

Digelar di Aula Husni Kamil Malik, Kantor KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Bantaeng, kegiatan itu dihadiri sejumlah Pimpinan Organisasi/Lembaga Masyarakat dan Pemerintah maupun perorangan yang mengklaim diri Pemerhati Anak dan Perempuan.

Tampak hadir perwakilan Balang Institute, USAID IUWASH Plus, LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Butta Toa, Forum Anak Butta Toa (FABT), PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Butta Toa, PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), KPI (Koalisi Perempuan Indonesia) Cabang Bantaeng, Teras Baca Lembang-lembang, AMBAE serta PT Huady Nickel-Alloy Indonesia (HNAI) sebagai perwakilan dunia usaha.

Hadir pula Lembaga Pemerintah yakni perwakilan pejabat di lingkup OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Bantaeng. Konsultasi Publik juga diramaikan perwakilan Kantor Kemenag (Kementerian Agama), Pengadilan Agama, Polres serta DPRD Kabupaten Bantaeng yang diwakili Hasanuddin selaku Ketua Bapemperda, Pratita Nareswari Putri Wijaya selaku Ketua Komisi A dan Asriyudi Asman selaku Ketua Komisi B.

Bagi Pratita Perda Anak sangat penting dihadirkan untuk mengakomodir sekaligus membackup pembangunan yang mengarah pada penguatan kebijakan di level Pemerintahan. Untuk kemudian kata dia, semua elemen masyarakat turut dilibatkan dalam pencapaian hasil maksimal.

“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi dan mensupport setinggi-tingginya pembuatan Perda Layak Anak. Perda yang akan dihadirkan betul-betul sangat krusial, sangat penting, Saya berharap kita semua serius menangani Perda ini”, tegasnya berulang kali.

Ditambahkan jika pihaknya akan bekerja keras melahirkan Perda dimaksud. Meski belum dipastikan apakah akan menjadi inisiatif DPRD atau menjadi usulan Pemerintah yang ujungnya tetap akan dibahas dan ditetapkan di DPRD.

“Kami di komisi A menaruh harapan bahwa Perda ini menjadi payung hukum bagi anak-anak kita ke depan, anak-anak generasi emas menuju Indonesia Emas di tahun 2045. Perlu juga diingat, bagaimana kita menghadirkan perlindungan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)”, harap dia.

Senada itu, Hasanuddin menjelaskan bahwa saat ini DPRD Bantaeng telah mencatat 9 usulan Perda dan KLA masuk di urutan terakhir. Menariknya, proses menuju terbitnya Perda KLA yang paling hebat terutama dari sisi alur.

“Di samping pengawasan, DPRD punya kewenangan melahirkan Perda. Di Bapemperda kita sudah menerima beberapa pengajuan Ranperda, di penyampaian judul sudah ada 9”, ungkapnya.

Diketahui, pekan sebelumnya P3A Bantaeng menggelar FGD (Focus Diacussion Group). Berlanjut diskusi demi diskusi, pengumpulan dan penyajian data, penyusunan draft Naskah Akademik hingga konsultasi bersama DPRD, semua itu ditangani Bonthain Institute sebagai lembaga yang dipercayakan P3A Bantaeng.

Hasanuddin mengingatkan agar masyarakat tidak sekedar mengajukan saja Perda tanpa melalui proses. Digambarkan tatkala dirinya ditemui seorang warga dengan sebuah masukan agar ada Perda tertentu, berselang sebulan, dia ditagih mengenai keberadaan Perda itu sudah lahir atau belum.

“Ini bukan finalisasi, tidak semudah itu melahirkan Perda, banyak aspek perlu diperhatikan. Masih butuh perjuangan, apa yang kita lakukan hari ini adalah penguatan”, tutupnya. (sYAM)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Sosialisasi Kegiatan Terpadu TNI Manunggal KB-KES

PRN Bantaeng – Kondisi kependudukan saat ini baik dalam arti jumlah dan kualitas maupun persebaran menjadi tantangan yang berat bagi pembangunan bangsa Indonesia. Kondisi ini jelas merupakan fenomena yang membutuhkan perhatian dan penanganan berkelanjutan. (19/02).

Salah satu upaya yang telah dan terus dilakukan oleh pemerintah yakni dengan pengendalian jumlah penduduk melalui program keluarga berencana dan program kesehatan. Ini tergambar pada pelaksanaan Sosialisasi Kegiatan Terpadu TNI Manunggal KB-KES Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kab. Bantaeng di Ruang Pertemuan Hotel Ahriani, Rabu Pagi.

Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya revetilisasi program KB, yang dilaksanakan guna memperoleh kesatuan pola pikir dan pola tindak dalam rangka mencapai optimalisasi koordinasi dan keterpaduan pelaksanaan program KKBPK di lapangan, sehingga diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mencapai target program KB di Kabupaten Bantaeng utamanya dalam hal pencapaian akseptor MKJP.

Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin yang membuka sosialisasi secara resmi pada kesemoatan tersebut menghimbau kepada seluruh peserta sosialisasi yang terdiri dari para penyuluh KB, TNI dan Bidan dapat saling membantu mendukung program KB di tengah masyarakat. “Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa program KB adalah program yang aman bagi kesehatan”, kata Wabup.

Wabup juga mengingatkan peserta agar senantiasa meningkatkan lagi seluruh program pembangunan terutama yang menyentuh langsung pada keluarga dan masyarakat kurang mampu.

Turut hadir pada pembukaan sosialisasi antara lain Dandim 1410 Bantaeng, Tambohule Wulaa, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Ahmad Harun, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Abdi Sam, serta para Penyuluh KB. (SYAM)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Dihalaman Makodim 1410/Btg Persit Kartika Chandra Kirana Gelar Senam Pagi

PRN BANTAENG – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 1410/Bantaeng menggelar kegiatan rutin senam pagi. Senam digelar di halaman makodim 1410/Btg Jalan Dahlia, Kel. Pallantikang, Kec. Bantaeng, Kab. Bantaeng. Jumat 21/2/20.

Ketua Persit cabang XXVII Sri Yunengsi Tambohule Wulaa memimpin langsung kegiatan rutin tersebut. langsung mengikuti irama musik senam bersama para istri prajurit ini.

Dalam kesempatan tersebut ketua Persit KCK cabang Kodim Bantaeng juga melaksanakan Jumat Berkah membagikan bingkisan kepada warga Koramil 1410-02 Erengmerasa yang kurang mampu.

Sala satu warga yang menerima bingkisan, sangat berterima kasih atas adanya kegiatan jumat berkah ini mudah-mudahan menjadi ladang pahala di akhirat nanti.ucapnya(syam)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Hadiri Musrenbang, Sekda Bantaeng Ingin Masyarakat Turut Andil Dalam Pembangunan

PRN Bantaeng – Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab menghadiri pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2021 Tingkat Kecamatan Bantaeng. Ini merupakan Musrenbang Kecamatan terakhir yang digelar setelah sebelumnya telah dilangsungkan di 7 Kecamatan lainnya. (19/02)

Sekda dalam sambutannya mengatakan bahwa Sinergitas sangat dibutuhkan dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Bantaeng. Disampaikannya bahwa ke depan sangat diharapkan agar tidak ada lagi OPD yang bekerja sendiri-sendiri.

“Kita harus membuat kegiatan dengan menggunakan data yang akurat. Persoalan data ini, hendaknya dikembangkan sistem koordinasi yang baik antar lembaga di antara wilayah. Masyarakat juga tidak boleh hanya menjadi penonton dalam setiap kegiatan pembangunan”, ujar Sekda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Bantaeng, Chandra, Kepala Bappeda Bantaeng, Muh. Dimiati Nongpa, para Lurah, serta delegasi se-Kecamatan Bantaeng. (syam)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Musrenbang di Bissappu, Wabup Bantaeng Beri Arahan

PRN Bantaeng – “Pembangunan adalah membuat sesuatu yang belum ada menjadi ada atau meningkatkan yang sudah ada menjadi semakin baik lagi. Agar dapat berjalan efektif dan efisien, ini harus kita rencanakan dengan sebaik-baiknya”, demikian disampaikan Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin saat memberikan arahan pada Pelaksanaan Musrenbang RKPD 2021 Tingkat Kecamatan di Kantor Camat Bissappu, Kab. Bantaeng. (19/08).

Wabup juga menegaskan Musrenbang dilaksanakan tidak lain guna menggali, menentukan serta memaksimalkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat tingkat Desa/Kelurahan untuk kemudian memfasilitasi kebutuhan masyarakat kita. “Kita harus menyentuh kebutuhan orang banyak dengan memperhatikan azas manfaatnya”, tegas Bupati.

Pelaksanaan Musrenbang telah berlangsung sejak Senin, 10 Februari 2020, dan Kecamatan Bissappu menjadi Kecamatan ke-7 tempat diaelenggarakannya Musrenbang RKPD 2021 tingkat Kecamatan ini.

Turut hadir Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah Ahmad, Camat Bissappu, Bella, para Kepala SKPD, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Bissappu. (syam)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Sekda Bantaeng Buka Monev Percepatan Asuransi Pertanian

PRN BANTAENG – Usaha di sektor pertanian akan selalu dihadapkan dengan resiko ketidakpastian yang bisa terbilang cukup tinggi. Resiko tersebut meliputi kegagalan panen yang bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti bencana alam dan serangan pengganggu tanaman. (19/02).

Sehubungan dengan hal tersebut, pemerintah senantiasa berupaya memberikan solusi melalui asuransi pertanian. Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sekretaris Daerah, Abdul Wahab telah membuka secara resmi monitoring dan evaluasi percepatan asuransi pertanian tahun anggaran 2020 di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu Pagi.

Kepala Seksi Asuransi Pertanian Kementerian Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Ika Purwani, menghaturkan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Bantaeng yang telah memberi kontribusi realisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) tahun 2019.

“Pemerintah pusat ingin mempercepat realisasi AUTP, dengan target 1 juta ha. Sementara AUTS/K memiliki target 120 ribu ekor, sehibgga kami terus mengejar realisasi target. Maka dari itu saya mengajak seluruh unsur terkait untuk melakukan sosialisasi, agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya”, ujarnya.

Sementara itu, Sekda Bantaeng mengatakan bahwa asuransi pertanian ini adalah program berkelanjutan pemerintah daerah yang akan kami kawal karena memang termuat dalam RPJMD kami. “Menjadi konsen Bapak Bupati dalam mengawal petani kita sehingga petani tidak perlu takut mengalami kerugian. Ini sering terjadi pada musim kemarau dimana air sangat kurang sehingga memang harus ada perlindungan bagi para petani. Termasuk perihal pencurian ternak yang kadang terjadi dan menyebabkan kekhawatiran. Jadi saya harap para Camat dan penyuluh pertanian terus melakukan pendampingan”, kata Sekda.(syam)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Forum Pemerhati Petani Butta Toa ‘Siap’ Mengadvokasi Keluhan Petani Bantaeng

PRN BANTAENG – Dalam upaya peningkatan produksi pangan FP2BT ( Forum Pemerhati Petani Butta Toa) perlu adanya pembenahan dalam struktur organisasi agar lebih profesional dan efisien di Bantaeng pada umumnya.

Dalam kesempatan pertemuan ini Jamaluddin Jamal sebagai kordinator 1 di forum mengatakan untuk lebih efesiennya mengadvokasi persoalan di petani maka kami lakukan pemantapan pengurus dalam struktur forum, insya allah kami akan mencoba untuk tetap bersinerji dengan pemerintah dalam mengawal petani Bantaeng dari segala bentuk persoalan yang terjadi di tingkat petani.

Jamaluddin juga menambahkan bahwa pembentukan forum ini sejak tahun 2016 lalu namun karna ada beberapa pengurus yang tidak aktif sehingga kami bersama dengan teman teman lakukan pembenahan struktur mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan dintingkat Desa.

Sementara Aidil selaku kordinator II juga mengatakan bahwa kami tidak hanya melakukan pembenahan forum, namun kami juga akan berusaha untuk menerbitkan legalitas Forum, Aidil berharap dengan susunan pengurus yang baru ini Forum Pemerhati Petani Butta Toa bisa lebih bersinerji dengan pemerintah kedepan, mampu menyerap segala persoalan petani untuk mencari solusi dari persoalan yang terjadi. (syam)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Dikmas Lantas di Masjid Besar Taqwa Tompong

PRN Bantaeng – Bertempat di Masjid Besar Taqwa Tompong Kab. Bantaeng, Kasat Lantas Akp Badruz Zaman S.Sos didampingi Kanit Dikyasa melaksanakan kegiatan Dikmas Lantas berupa Himbauan Tertib Lalu Lintas kepada Para Jemaah Masjid dan Siswa Mts, Ma Maarif Tompong pada hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 07.30 wita usai pelaksanaan Shalat Dhuha.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Menghimbau kepada Para Jemaah, Guru dan Orang Tua Siswa kiranya tidak memberikan Izin kepada Putra dan Putrinya menggunakan Sepeda Motor sendiri ke Sekolah apa bila belum memiliki SIM guna menghindari Pelanggran Lalu Lintas yang dapat menyebabkan Kecelakaan Lalu Lintas.

Ditambahkan pula, kiranya Para Siswa apabila diantar oleh Orang Tua, Saudara atau siapa saja Wajib Menggunakan Helm sesuai ketentuan karena apabila terjadi Kecelakaan Lalu Lintas akan mengurangi Fatalitas / resiko korban kecelakaan.

Terimaksih atas kunjungan Bapak Kasat Lantas Polres Bantaeng yang telah memberikan pencerahan kepada kami mengenai Tertib Berlalu Lintas dan harapan kami sekiranya Ada waktu secara rutin dilaksanakan, ucap H. Muh Thamrin Labandu S.Sos selaku Ketua Pengurus Masjid sekaligu Ketua Yayasan yang turut hadir pada Kegiatan tersebut bersama para Pengurus Dewan Guru dan Pembina, Para Jemaah Masjid serta siswa Ma dan Mts Nahdlatut Thawalib Tompong.(syam)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Sosialisasi Kegiatan Terpadu TNI Meanunggal KB – KES

PRN BANTAENG – Pada Hari Rabu Tanggal 19 Februari 2020 Pukul 09:15 Wita Bertempat di Aula Hotel Ahriani,Jln.Raya Lanto, Kel.Tappanjeng,Kec.Bantaeng,Kab. Bantaeng, di laksanakan Sosialisasi Kegiatan Terpadu TNI Meanunggal KB – KES Dengan Tema ” Melalui Sosialisasi Kegiatan Terpadu TNI – KES Kita Wujudkan Sinergitas Antara TNI Dan Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Dalam Membentuk Berkualitas, Sehat Dan Sejahtera ” Yang di Buka Oleh H.Drs.Sahabuddin (Wakil Bupati Bantaeng).

Turut Hadir dalam acara tersebut, Letkol Czi.Tambohule Wulaa S.I.P (Dandim 1410/Btg), Ahmad Harum S.Sos (Kabag Litbang BKKBN Provinsi Sul – Sel), Abdi Sam (Ka BKKBN Kab.Bantaeng), Kapten Inf Jufri Upara SH (Pasi Ter Dim 1410/Btg), Sri Nengsih (Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 1410/Btg), Personel Kodim 1410/Btg, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 1410/Btg, Para Tamu Undangan Kl 120 Orang.

Sambutan Bapak Ahmad Harum S.Sos (Kabag Litbang BKKBN Provinsi Sul – Sel)
Kegiatan ini sangat penting karena momentum yang tepat untuk menguatkan komiten konsentrasi
dan konsistensi pemerintah daerah dalam menggerakkan program yang bertujuan terciptanya norma keluarga kecil bahagia.

Program KB adalah program nasional dan dan sudah berjalan sejak lama sehingga dengan semangat juang tenaga penggerak perlu diperhatikan kesejahteraannya.

Melalui Sosialisasi Kegiatan Terpadu TNI – KES Kita Wujudkan Sinergitas Antara TNI Dan Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Dalam Membentuk Berkualitas, Sehat Dan Sejahtera. ucapnya

Dan di lanjutkan sambutan Bapak Bupati Bantaeng yang dibacakan oleh Bapak Wakil Bupati Kab Bantaeng,
Pelaksanaan sosialisasi kegiatan terpadu TNI MANUNGGAL KB-KES Tahun 2020, anggap Penting dan kegiatan ini sangat staragis sebagai upayaRevetilisasi program keluarga berencana dan juga program kesehatan lainnya.

Melalui program keluarga berencana dan program kesehatan mempunyai arti yang sangat penting dalam upaya mewujudkan manusia indonesia sejahtera disamping program pendidikan dan kesehatan.
Mengingat kegiatan strategis DPPKB berada di Lini lapangan perlu dipahami bersama bahwa kegiatan prioritas DPPKB tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh jajaran DPPKB saja melainkan sangat memerlukan dukungan dan kerjasama dengan para stakeholder dan mitra kerja semua.

Karena itu melalui kesempatan ini saya berharap kepadaTNI, dan bidan yang ada di bantaeng sebagai bagian pelaksana program KKBPK di lapangan untuk terus menjalin kerjasama yang baik dengan DPPKB Karena bidan dan TNI merupakan ujung tombak dari keberhasilan program KB di lapangan. (syam)

baca selengkapnya
NUSANTARA

Bupati Bantaeng Launching 1 Desa 1 Hafidz Pada Pembukaan MTQ ke-32

PRN Bantaeng – Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-32 tahun 2020 Tingkat Kabupaten Bantaeng resmi dibuka. Kecamatan Gantarangkeke didaulat menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ kali ini, yang mana pembukaannya dipusatkan di Lapangan Olahraga Dampang, Gantarangkeke, Senin Malam. (17/02).

Disamping untuk menyaring dan menyelekai hafidz hafidzah dan qori qoriah guna wakili Bantaeng di MTQ Tingkat Provinsi pada tanggal 9 s/d 18 April mendatang, juga sebagai wadah syiar Islam dan menumbuh kembangkan minat baca Al-Qur’an.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf, H. Rappe, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulsel, mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ di Kab. Bantaeng sangat semarak.

“Ini MTQ Kabupaten tapi berasa Tingkat Provinsi karena begitu ramai. MTQ ini mari kita jadikan bukan sekedar sebagai syiar agama namun juga guna mendorong roda perekonomian sekurangnya di wilayah Kecamatan ini”, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa tidka menutup kemungkinan dari MTQ ini akan lahir juara yang mewakili Sulsel dan berlaga di Tingkat Nasional, pada Agustus mendatang. “Berlombalah dengan penuh semangat, dedikasi, dan prestasi”, katanya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin dalam sambutannya mengatakan ini momen yang sangat strategis karena di satu sisi merupakan upaya dan komitmen kita dalam mengembangkan syiar Islam, dan di sisi lain merupakan sarana untuk menyeleksi qori dan qoriah yang akan mewakili Bantaeng di tingkat Provinsi.

“Saya harap seleksi ini betul-betul dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, kedepankan objektivitas sehingga kualitas pemenang dapat diunggulkan pada tingkat yang lebih tinggi. Seluruh komponen masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kondusif, dan yang terpenting adalah kita pererat tali silaturrahmi”, ujar Bupati.

Pada kesempatan itu juga, Pemerintah Daerah dalam komitmennya sebagai bagian dari keberlanjutan pemerintahan serta ingin melihat pengembangan SDM yang lebih berkualitas, telah berikrar bersama dalam program 1 Desa /Kelurahan, 1 Hafidz. “Program ini tentu akan melahirkan generasi Bantaeng yang berbasis Al-Qur’an. Kita akan berdayakan pesantren-pesantren yang ada di Bantaeng, dan besar harapan agar masyarakat terutama generasi muda dapat semakin termotivasi untuk membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar”, tambah Bupati.

Penyelenggaraan MTQ ke-32 ini akan berlangsung sejak 17 s/d 22 Februari 2020, memperlombakan 9 cabang dan diikuti peserta utusan dari 8 Kontingen Kecamatan sebanyak 416 putra dan 236 putri, serta dewan hakim dan juri yang berjumlah 45 orang.

Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, para unsur Forkopimda, Ketua GOW Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, para Asisten, para Kepala SKPD, para Kabag, serta para Camat lingku Pemerintah Kabupaten Bantaeng.(syam)

baca selengkapnya