PRN SUMENEP – Tenaga honorer Yang tergabung dalam Forum Honorer Katagori 2 Indonisia (FHK2-I) di kabupaten sumenep menggelar aksi demo di depan kantor bupati sumenep dan berlanjut ke kantor DPRD sumenep ujung timur pulau garam madura jawa timur,kamis 20/09/2018.
Aksi damai ini berjumlah kurang lebih 1.200 orang yang sebagian besar terdiri dari pekerja guru honorer kurang lebih 1000 orang dan dari honorer Lain di Kabupaten Sumenep yang ikut serta aksi damai
Aksi demo damai ini menuntut pemkab sumenep agar mendesak pemerintah pusat menunda pelaksanaan CPNS umum sebelum honorer k2 terialisasi tanpa batasan usia dan tanpa tes,karena para honorer sudah puluhan tahun mengabdi dan tidak perlu di ragukan ,- menyelesaikan revisi UU no.5 tahun 2014 tentang aparatur sipil, dan meminta pemerintah memberikan upah yang layak untuk pekerja honorer.
” kami akan segera meyikapi tuntutan dari para aksi honorer k2 ini dengan segera menayangkan surat kepemerintah pusat supaya tuntutannya bisa diperhatikan” tutur sekda kabupaten sumenep Edy Rasyiadi, usai aksi demo di depan kantor bupati dumenep.
Usai menggelar aksi demo damai FHK2-I di depan kantor bupati, Massa demo damai melanjutkan aksinya ke kantor DPRD sumenep untuk menyampaikan aspirasinya dengan berjalan kaki
Setelah perwakilan dari aksi demo FHK2-I menyampaikan aspirasinya di dalam ruangan komisi IV, para aksi demo merasa gembira karena tuntutan aspirasinya di respon baik dan didukung penuh oleh ketua DPRD sumenep dan ketua komisi IV .
“Kami akan segera mendesak sekda utuk segera menayangkan surat ke pemerintah pusat karena para honorer ini pantas diperjuangkan hak hak nya dan semuai ini sudah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan kalian semua” tutur ketua komisi IV H.Moh.Subaidi SE.MM dengan bersemangat di dalam ruang komisi IV.
Di tempat yang berbeda di hadapan para pendemo di depan kantor DPRD, H.Herman dali khusuma ketua DPRD Sumenep ,” kami siap mengawal dan membantu supaya pemerintah memenuhi tuntutan yang sudah menjadi hak para honorer dengan upah yang layak kisaran 750rb-1jt”,
“Semoga upaya kita dan kalian semua di bawah teriknya matahari ini di ridoi allah swa, sehiga usaha kalian utuk menafkahi keluarganya mendapatkan barokah dari allah dan di permudahkan atas semua yang kita lakukan nantinya.” tutur ketua DPRD sumenep sambil meneteskan air mata karena terharu dengan kondisi nasib honorer.”
“Apabila nantinya pihak pemerintah tidak bisa memperhatikan tuntutan kami, berarti pemerintah sudah tidak bisa memberikan keadilan kepada para honorer yang sudah puluhan tahun lebih yang mengabdi kenegara, kami semua nanti akan membawa massa lebih banyak lagi dari sekarang, ” tutur ketua FHK2-I Sumenep Abd. Rahman. (erfandi).

