PRN MOJOKERTO| Prof. K.H. Asep Saifuddin Chalim sampaikan moto “Memberi untuk berbagi” sebagai moto ASC Foundation. Sebuah lembaga sosial yang didanai secara mandiri tanpa bantuan dari pihak manapun. Tidak mencari bantuan dari manapun, hanya memberi untuk berbagi kepada orang lain yang membutuhkan bantuan.
Moto ASC kembali ditegaskan pada kesempatan memberikan bantuan korban gempa bumi di Jawa Timur beberapa waktu lalu. Pada hari Senin (19/04/2021) ASC FONDUTION memberi bantuan sejumlah 1775 paket. Antara lain di Kabupaten lumajang 600 paket. Setiap paket berisi mie instan, sarung, rukuh, beras 5 kg dan uang tunai.
Untuk Kabupaten Malang, ASC menyalurkan 1.500 paket, Kabupaten Tulung Agung 125 paket, Kabupaten Blitar 25 paket dan Kabupaten Trenggalek 75 paket.
Dari informasi yang dihimpun oleh awak media, bantuan ASC Foundation disalurkan langsung oleh M. Albarra selaku direktur beserta dengan rombongan ke tempat korban bencana.
Pada kesempatan Rabu (21/04/2021) kyai Asep kembali sampaikan moto “Memberi untuk berbagi”. Dalam acara ini, Kyai mengundang relawan bela Kyai dan Santri (Bekisar), mantan tim 9, mantan kordes, mantan baret untuk buka bersama di Masjid kampus institut Kh. Abdul Chalim desa bendungan jati Kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto.
“Terima kasih kepada semua undangan saya yang hadir pada sore hari ini se kecamatan Bangsal yang sebelumnya kecamatan Mojosari dan rencana 18 kecamatan saya akan undang tuntas dalam bulan romadhan,” ungkap kyai.
Adapun kegiatan diisi dengan istighosah dan doa. Sementara takjil buka puasa memgkonsumsi Kurma dan air putih. Shalat Maghrib berjamaah, Makan buka Puasa dengan Nasi Rawon dan Pembagian Shadaqah dari ASC Foundation berupa bingkisan yang berisi sarung, beras 5 Kg dan Uang transport Rp.100.000.
Kyai Asep juga mengajak untuk mendoakan pemimpin bangsa baik Pak Presiden Jokowi, Gubernur Kofifah, Bupati Ikfina dan waklinya Gus Barra agar diberi keteguhan iman, sehat wal afiat, amanah dalam menjalankan tugas.
Masih kata yai Asep, ASC FONDUTION memiliki cita-cita agar masyarakat bisa sejahtera, jangan sampai ada yang kekurangan. Khususnya warga Mojokerto jangan sampai ada rumah belum diplester, lantai dari tanah. Bila pemerintah Mojokerto belum dapat menjangkau, ASC akan turun tangan untuk membantu sampai tuntas. (Whab)

