PRN Madiun | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Walikota Madiun Tentang Perubahan APBD Tahun 2022 diruang sidang paripurna,Rabu 3/8/2022.
Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun dan dihadiri,wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD Kota Madiun,Walikota Madiun,Wakil Walikota Madiun,Forkopimda,dan OPD.

Walikota Madiun Maidi mengatakan Pemerintah Kota Madiun menyiapkan anggaran di pos Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.32,9 milyar pada perubahan APBD Tahun 2022 dana cadangan itu diantaranya untuk penanganan penyakit mulut dan kuku serta untuk pengendalian Covid-19.Angka tersebut tergolong fantasis mengingat pada APBD Tahun Anggaran 2022 semula dianggarkan hanya Rp.8,7 milyar naik Rp.24,2 miliar menjadi Rp.32,9 milyar atau 275,65 persen,anggaran itu akan digunakan jika terjadi kondisi darurat,jelas Walikota Maidi.
Belanja Tidak Terduga memang harus ada kenapa naik karena kalau terjadi kenaikan Covid-19 dan kesehatan lainya ini kita harus masif jangan sampai terjadi refokusing anggaran nanti,Belanja Tidak Terduga itu salah satu dana cadangan ketika terjadi kedaruratan,jelasnya.
Sementara Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra mengatakan adanya kenaikan Belanja Tidak Terduga pada perubahan APBD Tahun 2022,selain digunakan untuk penanganan Covid-19 juga pemulihan ekonomi.Anggaran yang diajukan Pemerintah Kota tersebut akan digunakan sebagai dana cadangan jika sewaktu waktu nanti ada keperluan mendesak.
Pada Perubahan APBD Tahun 2022 anggaran pendapatan daerah direncanakan naik dari Rp.983,4 milyar menjadi Rp.1,2 trilyun,kemudian rencana anggaran belanja daerah naik dari Rp.1,158 trilyun menjadi Rp.1,298 trilyun,berikutnya rencana defisit anggaran sebesar Rp.295,936 milyar,rencana penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp.295,9 milyar,serta rencana pengeluaran pembiayaan daerah nihil dan rencana anggaran pembiayaan neto sebesar Rp.295,9 milyar.
Karena Tahun 2023 ini juga merupakan tahun riskan mungkin banyak kepentingan kepentingan yang kita targetkan selesai di Tahun 2023 sebelum menginjak ke Tahun 2024,terang Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya.
(Adv/Toni)

