PRN Madiun |Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Madiun Tahun 2023,Rabu 13/3/2024.
Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Madiun dan dihadiri Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD Kota Madiun,Walikota Madiun,Wakil Walikota Madiun,Forkopimda Kota Madiun,dan OPD Kota Madiun.
Walikota Madiun Maidi dalam sambutanya mengatakan capaian kita juga harus meningkat untuk optimalisasi belanja daerah kita harus berskala prioritas ekonomi yang artinya pembangunan yang bisa menaikan ekonomi jangan asal membangun tetapi tidak punya tujuan.
Walikota Maidi juga menjelaskan pentingnya membangun Sumber Daya Manusia dan jangan sampai gagal,kedepan akan memprioritaskan Sumber Daya Manusia karena tidak bisa diulangi seperti membangun proyek,apabila Sumber Daya Manusia diprioritaskan dikawal komitmen dan berhasil maka saya yakin semua akan berhasil,pembangunan kota kita semakin mendunia capaian kita juga harus meningkat,jelas Walikota Maidi.
Disampaikan bahwa LKPJ Kota Madiun tahun 2023 dengan penjelasan tentang pengelola keuangan daerah yang terdiri atas Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah. Untuk Pendapatan Daerah yang ditargetkan Rp 1,88 trilyun dapat direalisasikan Rp 1,117 trilyun atau tercapai 102,64 persen.
Rinciannya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari target anggaran Rp 261 milyar realisasi Rp 255 milyar atau 97,61 persen. Pendapatan transfer dari target Rp 827 milyar terealisasi Rp 862 milyar atau 104,24 persen.
Belanja Daerah dari rencana alokasi anggaran Rp 1,280 trilyun dapat direalisasikan Rp 1, 194 trilyun atau tercapai 93,35 persen. Dengan rincian, Belanja Operasi dari alokasi anggaran Rp 1,53 trilyun terealisasi Rp 975 milyar atau 92,66 persen. Sedang Belanja Modal dari alokasi anggaran Rp 222 milyar terealisasi Rp 217 milyar atau 97,72 persen. Belanja tidak Terduga dari alokasi anggaran Rp 4 milyar terealisasi Rp 1,2 milyar atau 30,83 persen. Pembiayaan Daerah. Penerimaan pembiayaan daerah dari rencana anggaran Rp 191 milyar terealisasi Rp 191 milyar atau 100 persen. Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono mengatakan bahwa anggota dewan telah menerima nota pengantar LKPJ Walikota,dalam pelaksanaan dan perencanaan pembangunan sudah tepat baik pendapatan maupun belanja anggaran,ini adalah kerja bersama antara eksekutif,legislatif,dan yudikatif termasuk dukungan masyarakat Kota Madiun dan kedepan pembangunan Kota Madiun lebih maju.
Hasil pembahasan panitia khusus DPRD akan disampaikan kepada pimpinan dan anggota DPRD dalam Rapat Paripurna sebagai bahan rekomendasi DPRD dan selanjutnya akan disampaikan Rapat Paripurna berikutnya dan rencana pembahadan laporan itu dilaksanakan dalam waktu dekat ini dengan OPD Pemerintah Kota Madiun dan ditarget tuntas paling lambat satu bulan sudah selesai,terang Wakil Ketua 1 DPRD Kota Madiun Istono.

